Darahku Pedangku

Darahku Pedangku
Peramal Muda


__ADS_3

"Sudah cukup, biarkan kami istirahat di sini kalian bawa saja dia dan carilah si takdir perang itu" ucap Gam yang sepertinya sudah sangat kelelahan


Dengan berat hati Yusha dan kawan-kawan meninggalkan Gam dan dua temannya


Wanita yang mereka bawa itu adalah benar peramal muda, dan sepertinya dia sedang dalam tidur panjangnya, hal itu dibuktikan dengan Farel yang bisa merasakan energi wanita itu sangat stabil dan tidak terluka


Mereka berusaha mencari lubang dimensi lain untuk pergi dari dunia iblis walaupun itu amat sangat sulit, apalagi kekuatan Zanet, Felix dan Yusha tidak dapat digunakan karena energi mereka terus terkuras


Mereka terpaksa untuk beristirahat di negeri iblis untuk sementara waktu sampai bisa menemukan jalan keluar selain jalan keluar utama


Di negeri iblis tidak terlalu banyak tempat persembunyian, hanya ada goa dan itu pun dipenuhi oleh para monster, namun sepertinya semenjak mereka membawa wanita itu para monster memberikan jalan dan tidak mengganggu mereka, jadi mereka bisa tinggal di goa untuk sementara waktu sembari menunggu wanita itu siuman


" Apa karena dia dibesarkan oleh raja iblis jadi dia memiliki derajat yang tinggi di sini, sehingga pada masa tidak mengganggu?" ucap Yusha keheranan


Dua hari mereka di sana dan akhirnya wanita itu bisa membuka matanya


"siapa kalian?" wanita itu langsung terkejut walaupun keadaannya amat sangat lemah tapi dia masih bisa bangkit


"tenanglah nona kami adalah orang-orang yang membawamu dari menara itu" ucap Yusha menenangkan


"itu berarti kalian adalah orang-orang yang ingin mencuriku, kalian adalah orang jahat" sepertinya wanita itu mengalami situasi yang buruk sebelum tertidur atau pingsan


"kami tidak tahu apa yang terjadi padamu yang jelas saat kami tiba kamu sudah dibawa oleh beberapa orang dari menara itu, di luar menata ada banyak monster dan para orang-orang yang sedang bertarung" perang Felix pada si wanita


Wanita itu berhenti sejenak hingga Zanet mendekatinya

__ADS_1


Walaupun akan sangat menguras energi karena saat ini situasi kekuatan Zanet yang lebih boros daripada di dunia manusia, Zanet mencoba mentransfer ingatannya pada wanita itu


Setelah melakukan transfer memori itu Janet langsung muntah darah dan kondisinya sangat lemah, Kak Farel langsung memberinya pengobatan


Wanita itu merasa bersalah lalu dia memperkenalkan dirinya


"Namaku adalah Kayla Margareta Mahveen, aku adalah anak yang diasuh oleh raja iblis" tutur wanita yang sekarang sudah lebih tenang dari sebelumnya


"memang apa yang sebenarnya terjadi padamu kenapa kamu merasa terancam dengan keberadaan kita?"tanya Felix


"di dunia ini energi manusia akan cepat habis namun untuk orang-orang yang sangat kuat mereka masih bisa bertahan, Lalu ada beberapa rombongan yang bisa masuk ke dalam kastil dan melukai ayahku hingga dia harus menyembunyikan dirinya, ayah membuat pagar pelindung untuk melindungiku namun di saat-saat terakhir mereka bisa masuk ke dalam pelindung itu, dan dengan kekuatanku yang tersisa aku melempar mereka ke dimensi yang lain, karena aku menggunakan energi secara berlebihan sehingga tubuhku tidak kuat dan aku tidak sadarkan diri sampai aku terbangun di sini" Keyla pada Yusha dan kawan-kawan


"kalau mereka bisa mengusik raja iblis berarti mereka sangat kuat" tanya Rei


Keyla melihat ke arah Rei yang bertanya namun sepertinya dia merasa terkejut melihat aura Rei yang berbeda dari kawan-kawannya, dia Lalu menoleh pada orang yang sedang mengobati Zanet yaitu Kak Farel, dia juga memiliki energi yang sedikit berbeda namun tidak lebih kuat dari milik Rei


Yusha menghentikan perbincangan karena dia merasa lapar, jadi mereka memutuskan untuk mencari bahan makanan lalu istirahat dan nanti kalau semuanya sudah siap mereka akan melanjutkan perjalanan


Keyla membantu mereka mencari bahan makanan yang bisa mereka gunakan atau makan di negeri iblis


Setelah semuanya selesai makan mereka lantas beristirahat namun Keyla yang baru saja terbangun masih bisa terjaga dan menatap langit kemerahan itu, tiba-tiba Rei datang menghampirinya


"hai Keyla boleh aku duduk di sini?" sambil menunjuk tempat duduk di sebelah Kayla


"oh ya silakan, siapa namamu?" tanya Keyla yang memang tidak mengenal mereka semua karena tadi tidak sempat menanyakan nama satu persatu masing-masing orang

__ADS_1


"oh namaku adalah Reizakiel, kamu bisa panggil aku Rei, dan wanita tadi adalah Zanet, lalu yang menyembuhkannya adalah Farel kamu bisa panggil dia Kak fare, kemudian Yusha adalah orang yang terakhir bicara denganmu dan sisanya adalah Felix"


Keyla mengangguk paham


"kenapa energimu dan orang yang menyembuhkan Zanet itu berbeda dengan teman-teman yang lain, energimu tidak seperti manusia biasa" tanya Keyla yang penasaran


"oh itu karena Farel adalah kakakku jadi energi kita sama, sedangkan kenapa energiku tidak sama dengan manusia lain adalah karena faktor genetik mungkin, keluargaku itu memang aneh aku juga tidak tahu kenapa kamu berbeda dengan yang lainnya" ucap Rei yang memang tidak mengetahui apapun tentang kekuatan atau auranya sendiri


"kalian ingin apa dari aku, sepertinya banyak manusia menginginkan aku" tanya Keyla


"apa kamu benar-benar seorang peramal?" Rey langsung bertanya to the point karena dia merasa aneh kalau Kayla tidak mengetahui apapun


"ya aku bisa meramal tapi itu jika aku sedang pada mode meramal, dan yang paling penting aku tidak bisa meramal masa yang sekarang terjadi melainkan masa depan yang bisa mempengaruhi banyak hal, intinya intinya aku bukan ahli ramal tapi aku bisa meramal" ucap Keyla dengan jujur


Dalam batin Ray bertanya apakah Keyla adalah peramal muda itu atau mereka salah orang


"kenapa kamu menatapku begitu aku tahu kamu meragukanku kan, baiklah aku akan jelaskan, aku itu bukan meramal seperti kebanyakan orang, aku meramal karena aku mendapat anugerah atau penglihatan secara tidak sengaja, ya seperti penglihatanku tentang akan datang masa ayahku bersembunyi di lorong bawah tanah dan aku terkurung di menara dan hal ini terjadi pada kemarin, lalu aku juga meramalkan bahwa banyak manusia turun dari lubang dimensi dan langsung dikepung oleh para monster lalu ada seorang dari mereka meledakkan kembang api dan semua monster jadi hancur berkeping-keping"jelas Keyla pada Rei


penjelasan Kayla itu meruntuhkan semua persepsi yang ada di pikiran Rei, sekarang dia yakin bahwa Kayla adalah peramal muda itu, mungkin saja memang tidak meramalkan namun tanpa sengaja melihat takdir seseorang


Setelah berbincang cukup lama Rei memintanya untuk beristirahat karena dia juga harus beristirahat untuk perjalanan nanti


Sebelum masuk Keyla menanyakan sesuatu


"apakah kamu keturunan pengendali darah yang telah lama menghilang"

__ADS_1


Rei menghentikan langkahnya lalu menoleh pada Keyla


__ADS_2