Darahku Pedangku

Darahku Pedangku
curhatan kesepian


__ADS_3

Felix dan Yusha sementara tinggal di tempat persembunyian itu, mereka juga meningkatkan kemampuan masing-masing saat setelah kondisi mereka dirasa membaik


Kembali pada saat penyerangan naga itu terjadi, saat itu Zanet adalah orang pertama yang terluka, namun dia masih bisa bangkit dan mencoba menggunakan sihirnya, namun sayang karena sang naga tiba-tiba terfokus padanya dan mengibaskan ekornya untuk menyingkirkan Zanet, Zanet terpental cukup jauh sehingga membuat Farel merasa khawatir dan meminta Felix untuk menyusulnya, lalu kemudian tersisa Farel, Keyla , Reizakiel dan Yusha.


Rei dan Yusha mencoba melawan naga itu dengan sekuat tenaga, sedangkan Keyla mencoba membuat dinding pengurung namun usahanya gagal dan dia malah diserang dengan nafas naga, beruntungnya Yusha bisa menghalau itu dengan kekuatannya


Keyla mencoba sekali lagi untuk membuat dinding pelindung agar teman-temannya bisa terbebas dari serangan naga, dan sepertinya kali ini naga berhasil membuat Keyla terjatuh karena kibasan ekornya


kibasan itu juga berimbas pada Yusha yang memang sudah terluka sedari tadi, dengan tertatih Keyla berlari memasuki hutan diikuti dengan Farel. Farel mencoba meneriaki Keyla berharap dia berhenti dan menunggu Farel


Farel terus berlari lalu meneriaki kawan-kawannya untuk juga menjauh dari naga, saat dirasa sudah cukup jauh Farel menurunkan kecepatan berlarinya dan hendak kembali namun di sana ada Keyla yang berdiri tegak di belakangnya


"jangan kembali, kita memang harus berpisah" ucap Keyla yang tidak terlalu terluka parah


Di sana Farel sedikit terkejut dan bingung kenapa Kayla harus lari padahal dia masih sanggup untuk bertarung, Farel juga sedikit marah karena Keyla seperti acuh pada teman-temannya apalagi barusan dia melarang Farel untuk kembali dan mengatakan bahwa memang seharusnya semuanya berpisah


Keyla menjelaskan bahwa semuanya sudah menjalankan takdir yang seharusnya, yang terpenting sekarang adalah mereka berdua harus menemukan Zanet karena hanya Zanet yang tidak akan menemukan jalannya sendiri


Yusha akan bertemu dengan Felix itulah yang ada dalam penglihatan Keyla, Keyla juga mengatakan bahwa mereka berdua akan ditolong oleh segerombol orang-orang pelarian


sedangkan Rei akan mencari jati dirinya untuk sementara waktu, namun dia tidak bisa melihat keadaan Zanet, jadi sebaiknya mereka berdua harus segera mencari Zanet karena memang tadi saat berpisah Zanet dalam keadaan yang cukup parah

__ADS_1


Farel mengenal nafas seolah tak percaya akan apa yang dibicarakan oleh Keyla, namun tak ada jalan lain selain mengikuti apa yang Kayla katakan


Mereka terus berjalan namun sepertinya tidak ada jalan keluar atau pemukiman yang bisa mereka temui, semuanya hanya hutan dan mereka sudah melangkah cukup jauh, bisa dipastikan mereka semakin jauh dari teman-teman yang lain karena tidak mungkin Zanet yang terluka parah bisa berjalan sejauh itu


Keyla merasa kesal karena tidak mendapatkan penglihatan lain yang ada hubungannya dengan Zanet, Farel mencoba menenangkannya dan menyarankan untuk beristirahat sebentar


Semalaman itu Keyla terus bermeditasi berharap ada suatu penglihatan yang bisa masuk dalam pikirannya, namun ternyata nihil, tidak ada satupun penglihatan yang bisa dia lihat


Farel menggunakan kekuatannya untuk menyembuhkan dirinya sendiri, dia memang tidak terluka sedikitpun saat penyerangan naga itu terjadi, namun Farel menggunakan seluruh kekuatannya untuk memberikan support kepada semua anggota team. itu membuat kekuatan Farel habis dan menyebabkan badannya harus menerima konsekuensi di mana tubuhnya merasakan sakit untuk pertama kalinya. Farel tidak bisa menyembuhkan tubuhnya walaupun itu hanya kelelahan saja


Keyla yang mengetahui kondisi Farel menghentikan meditasinya dan mencari obat atau sesuatu yang bisa dimakan oleh Farel, setidaknya agar kondisi Farel tidak semakin memburuk karena kekurangan energi


"untuk apa kakak minum darah? kan kakak bukan vampir" ucap Keyla yang tidak tahu harus bereaksi seperti apa lagi, setau Keyla vampir itu hanya mitos karena di perpustakaan iblis pun tidak di jelaskan akan keberadaannya


"di dalam darah segar terdapat banyak energi yang mengalir, jika kamu bisa mendapatkan darah hewan segar untukku, aku akan menceritakan banyak hal tentang keluarga kami" Farel tahu dia tidak bisa menyembunyikan semua hal tentang keluarganya untuk selamanya, dia ingin seseorang tahu dan melengkapi buku sejarah tentang keluarganya


Tanpa banyak bertanya Keyla langsung mencari hewan yang bisa dia dapatkan di hutan itu, bukan karena penasaran dengan cerita Farel melainkan karena khawatir tentang kondisi Farel yang semakin memburuk


Setelah mendapatkan apa yang Farel minta Keyla langsung kembali dan memberikannya pada Farel


"kuharap kamu akan menjaga rahasia ini dari yang lainnya, aku tak ingin adikku dikucilkan, dia terlihat sangat hidup saat bersama dengan teman-temannya"

__ADS_1


Keyla mengangguk setuju, dia memang tidak memiliki niat sedikitpun untuk membocorkan apa yang dia tahu tentang Rei dan juga Farel


"saat kami terluka dan mencapai batasnya kami memerlukan sesuatu yang masih segar, aku tidak sanggup untuk makan daging mentah jadi aku hanya bisa minum darah, tapi jika kami tidak sampai pada batas seperti ini, kami tidak perlu melakukan hal menjijikkan itu, Rei adalah anak yang sangat tertutup, sejak kecil dia di doktrin untuk hidup sendiri dan tidak membutuhkan orang lain, Yuna masih memiliki perasaan begitupun dengan aku atau adik kami yang paling kecil, berbeda dengan Rei yang benar-benar berhati dingin dan acuh, dia memenjarakan keinginannya sendiri untuk menuruti keinginan orang tua kami" terang Farel


"aku mengetahui sedikit tentang keluarga kalian tapi aku tidak pernah berpikir bahwa kalian akan sangat tertutup itu di masyarakat"


"kami itu berbeda, kami terlalu kuat untuk bersanding dengan manusia biasa, jika kami keluar mereka akan menganggap kami sebagai monster dan memusuhi kami tentunya"


"aku tahu hidup dalam kesepian dan perbedaan itu sangatlah berat dan menyakitkan karena aku pun juga begitu"


kedua orang yang sama-sama memiliki masa lalu suram itu hanya bisa saling memandang dan menguatkan, Farel berpesan agar Keyla selalu bersyukur dan berusaha untuk masa depan, dia juga menitipkan adiknya agar Kayla bisa memberikan dukungan yang penuh untuk Rei


Farel merasa benar-benar tidak yakin apakah Rei bisa hidup normal selamanya, dia menitipkan Rei pada Keyla karena hanya Kayla yang mengetahui kebenaran soal Rei


Yang ditakutkan Farel adalah apabila teman-temannya mengetahui fakta tentang Rei dan keluarganya, apakah mereka masih bisa menerima dan tertawa bersama dengan Rei


Keyla meyakinkan bahwa persahabatan mereka amatlah kuat, lebih kuat dari apa yang kita percayai selama ini, dia minta Farel untuk tidak terlalu cemas dan memberikan kepercayaan penuh pada adiknya untuk menjalani hidupnya yang lebih baik


Farel merasa tenang dengan apa yang diucapkan Kayla, setelah itu Farel memutuskan untuk beristirahat sementara Kayla akan berjaga sembari terus mencoba melacak keberadaan yang lainnya


Mereka harus tinggal di sana beberapa hari karena kondisi Farel yang sangat lambat pulih, namun yang membuat mereka sedikit tenang adalah Keyla berhasil melacak sinyal kehidupan dari Zanet, walaupun keberadaannya masih belum bisa dipastikan

__ADS_1


__ADS_2