Darahku Pedangku

Darahku Pedangku
Angela


__ADS_3

Rei langsung pergi ke gerbang kastil, di sana dia langsung menunjukkan tanda pengenal miliknya yang asli, prajurit yang berjaga saling menatap satu sama lain dan memberi hormat pada Rei. tentu saja Rei merasa heran namun dia juga bersyukur kerena tidak ada halangan yang berarti


Sampai di dalam kastil dia langsung disambut oleh beberapa pelayan, mereka juga menanyakan maksud kedatangan Rei di sana.


"aku tidak memiliki janji dengan Nyonya Angel, namun aku memiliki kepentingan yang mendesak terhadapnya, tolong beri tahu beliau bahwa aku ingin menemuinya"


Karena penjaga gerbang dengan mudah memberikan izin maka para pelayan juga meminta Rei untuk menunggu dan mereka akan mengatakan hal itu pada tuan mereka yaitu Nyonya Angela


tak berselang lama nyonya Angela datang untuk menemuinya, dia langsung bertanya siapa Rei dan apa tujuan menemui dirinya


"aku adalah Reizakiel George Eden, aku memerlukan sesuatu darimu"


Mendengar nama terakhir Rei, Angela langsung meminta Rei untuk ikut dengannya ke ruangan yang lebih privasi


"apa tujuanmu datang kemari tuan muda Rei?" ucapin Angela dengan lembut


"aku ingin meminta sesuatu darimu"


"apa yang bisa aku berikan? jikalau itu sangat berguna untukmu maka aku akan mencoba memberikannya"


" aku harus masuk ke negeri peri jadi aku membutuhkan batu kristal milikmu"


"kau tahu kan itu bukan sesuatu yang bisa aku berikan, dunia peri tidak menginginkan manusia masuk ke dalam sana"


"aku harus masuk ke sana, ini bukan hanya tentang aku tapi juga tentang seluruh negeri yang kau tempati saat ini"


Angela terdiam sejenak, dia seperti sedang mengamati Rei secara lebih dalam


"apakah kamu adalah pemilik takdir perang?, dari mana kamu tahu informasi mengenai batu permata milikku?"


"aku bukan pemilik takdir perang itu, aku hanya melindungi peramal muda yang bisa melihat siapa pemilik takdir perang, aku harus menjaganya agar dia selamat dan ramalan itu terjadi, untuk informasi mengenai batu milikmu aku mendapatkannya dari pangeran iblis"

__ADS_1


Angela semakin yakin bahwa Rai bukanlah manusia biasa karena dia bisa sampai mendapatkan informasi dari dunia bawah. hal itu menunjukkan bahwa Rei telah berhasil mengalahkan pangeran, karena hanya para pemenang yang akan mendapatkan informasi penting seperti ini


"berjanjilah untuk menjaga batu kristal milikku ini, aku tak bisa pulang jika aku tidak memiliki kristal ini lagi, aku sangat merindukan keluargaku jadi kumohon gunakan ini sebaik mungkin dan kembalikan jika semuanya sudah selesai"


Rei tersenyum bahagia dan dia juga berjanji bahwa akan segera mengembalikan batu itu jika semuanya telah membaik, setidaknya sampai dia bisa mengamankan peramal muda


Rei langsung bersiap untuk kembali kepada kelompoknya, dia mendapatkan kuda dari Nyonya Angela dan itu sangatlah membantu untuk perjalanan menemui teman-temannya


Jarak yang ditempuh sangatlah jauh jadi Rey harus sesekali berhenti dan dia meluangkan waktu untuk berlatih. Tak sia-sia usahanya selama ini karena kemampuan Rei meningkat sangat pesat, selain langsung berhadapan dengan naga Rei juga memiliki waktu untuk memaksimalkan latihannya karena tidak ada teman-temannya yang melihat hal itu


Rei kembali dengan kekuatan penuh dan juga semangat yang berkobar untuk bisa masuk ke negeri peri dan mengamankan teman-temannya, sebenarnya Rei tidak memiliki niatan lain selain mengamankan kawan-kawannya, dia yakin bahwa pemilik takdir perang itu pasti bisa menyelesaikan semua ini apabila ramalan Keyla tetap terjaga kerahasiaannya


Saat hampir sampai ke tempat teman-temannya Rei mendapati banyak bandit yang sudah mengelilingi tempat itu, sepertinya mereka adalah orang-orang yang sama saat para teman-temannya hendak datang ke lokasi itu, namun jumlah mereka saat ini jauh lebih banyak dari sebelumnya


Rei yang tidak ingin teman-temannya mengalami kesulitan mencoba untuk menangani hal ini, dia juga berencana untuk menjadikan mereka bahan percobaan untuk kekuatannya sebagai seorang pengendali cairan


Walaupun ini pertama kalinya Rei mengendalikan darah manusia dan bukan hewan ataupun naga seperti biasanya, namun dia dapat melakukannya dengan baik


Orang yang dikendalikan Rei awalnya hanya dikendalikan langkah kaki dan gerakan tubuhnya


Hingga ada Seorang warga yang kemungkinan salah satu dari orang-orang yang bersembunyi di sana tiba di tempat itu


"ada orang, ayo kita ambil hartanya sebelum menyerbu tempat mereka"


"pastikan dia sendirian agar kita tidak memulai keributan sebelum waktunya"


Mereka mulai berbisik dan itu terdengar jelas oleh Rei dengan model telepatinya. Karena hal itu Rai mulai membuat orang yang dia kendalikan merusak tubuhnya sendiri


Para bandit yang melihat temannya bertingkah aneh sampai mematahkan tulang dan bagian tubuh lainnya menjadi panik dan ketakutan


"apa dia kesurupan?, atau dia jadi zombie"

__ADS_1


"bodoh itu kan hanya mitos, masa ada yang begituan"


Beberapa dari mereka mulai kacau karena ketakutan, namun kebanyakan dari mereka tetap mengincar seorang warga itu dan tidak terlalu menghiraukan kawan mereka yang sudah sekarat


warga yang hanya sendirian itu langsung dikeroyok dan itu membuat Rei emosi sehingga dia mencoba untuk mengendalikan para bandit dengan jumlah yang banyak itu sekaligus


Walaupun hal itu berhasil tapi tentu saja energi Rei juga terkuras habis karena belum bisa mengendalikan energi sebesar itu dengan baik


Rei langsung menarik laki-laki itu saat semua bandit tengah tumbang, Rei khawatir apabila mereka masih bisa bangkit lagi karena energi Rei sudah terkuras


"tuan terima kasih untuk bantuannya, dan apakah Anda terluka?"


Rei hanya mengganggu, karena walaupun kelihatannya secara fisik dia tidak apa-apa tapi jika dilihat dari energinya maka Rei sudah sangat kritis


Benar saja Rei langsung dibawa ke dalam tempat persembunyian para warga yang kabur dari pantauan kekaisaran


Beruntungnya Zanet dan lain-lainnya masih ada di sana sehingga Rey bisa merasa sedikit tenang dan bisa beristirahat untuk waktu yang agak lama


"Kak Farel.... Rei ada di depan" ucap Keyla dengan semangat memberi kabar pada Farel dan yang lainnya


Farel, Felix, dan Yusha langsung bergegas ke pintu masuk karena sudah sangat mengkhawatirkan Rei yang berhati hari tak ada kabar


Farel langsung memeriksa keadaan adiknya dan dia merasa heran kenapa Rei bisa kehabisan energi sampai seperti itu.


Farel tidak bisa melakukan banyak karena memang Rei tidak terluka melainkan hanya kehabisan energi, jadi yang bisa dia sarankan hanyalah meminta Rei untuk istirahat total


"biar aku yang bawa dia masuk" ucap Felix sambil langsung menggandeng lengan Rei sebelah kanan dan yang kiri di papah oleh Yusha


"mereka terlihat sangat senang melihat Rei datang, ya walaupun aku juga sangat senang melihatnya datang" Zanet tersenyum haru melihat semuanya telah kembali


Keyla mengangguk dan membiarkan Zanet yang menyusul kawan kawannya. Setelah itu Keyla menghampiri Farel dan meminta agar bicara empat mata dengan Rei karena mungkin Rei memiliki sesuatu untuk di sampaikan

__ADS_1


Farel yang sudah terbiasa dengan Keyla langsung mengiyakannya dan menunggu waktu yang pas


__ADS_2