Darahku Pedangku

Darahku Pedangku
peregangan di dunia manusia


__ADS_3

Mereka langsung bergegas dan mencari tempat istirahat sekaligus mencari pemukiman warga untuk menanyakan lokasi keberadaan mereka saat ini


"rasanya seperti baru keluar dari ruangan kedap udara" ucap Felix dengan semangat


"ya kamu benar, aku bahkan merasa seperti melayang di sini" Keyla yang tidak pernah menginjakkan kakinya di dunia manusia merasa beban tubuhnya lebih ringan daripada saat berada di dunia iblis


"oh ya kan selama ini kamu berada di dunia iblis dan saat ini kamu di dunia manusia mungkinkah kekuatanmu jauh lebih kuat di sini daripada di sana" Rai penasaran dengan hal itu


"aku ini kan juga manusia, tentu saja aku merasakan seperti yang kamu rasakan saat ini, hanya saja aku lebih merasa seperti baru lahir kembali karena memang aku kan tidak pernah merasakan sesuatu yang sesegar dan sebebas ini sebelumnya, berbeda dengan kamu yang memang sudah lama berada di dunia manusia" jelaskan Keluar


Di sela-sela pembicaraan itu Farel menanyakan apakah Rei masih merasa sakit atau tidak, lalu Rei dengan pasti mengatakan bahwa tubuhnya sedikit demi sedikit bisa sembuh dan energinya juga bisa kembali dengan lebih cepat di sini


Mereka berjalan seperti tidak memiliki rasa lelah sama sekali, maklum saja keluar dari negeri iblis membuat mereka merasa melayang dan ringan karena selama di negeri iblis mereka terbiasa dengan membawa beban tubuh yang lebih berat daripada di dunia manusia


"kita bisa menganggap bahwa di negeri iblis kita itu seperti sedang berlatih menggunakan baju yang berat dan juga penekan energi, sehingga di sini kita merasa menjadi orang yang bisa merasakan tubuh seringan ini" ucap yusha sambil tertawa kecil


"ya kamu benar, Itu sangat benar"Felix dan yang lainnya merasa setuju dengan pernyataan yang dibuat Yusha


Saat sedang dalam perjalanan itu tiba-tiba mereka melihat sosok naga yang terbang di atas mereka


Semuanya spontan merunduk sembari menahan nafas dan suara mereka, bukan karena alasan tapi karena memang di negeri iblis monster itu juga ada yang terbang dan mereka harus melakukan hal itu untuk menghindari mereka

__ADS_1


"wah tidak mungkin mereka sudah masuk sejauh ini"besok Felix tidak percaya bahwa naga sudah berkeliaran di negeri manusia dengan bebas


"ini pertama kalinya aku melihat naga yang besar seperti itu" kali ini Rei jujur karena dia memang tidak pernah melihat naga


"mereka itu lebih menakutkan daripada monster ya, auranya itu lebih mengintimidasi" Keyla yang dahulu sudah sangat sering bertemu dengan monster merasa jauh tertekan juga saat bertemu dengan naga


"ya aku setuju soal itu, sebaiknya aku menggunakan mode pengawasan ya, agar kita tidak sembarangan menginjak ke wilayah yang berbahaya" Zanet mulai membuka indra perasanya yang biasa dia gunakan saat berada di negeri iblis


"kamu akan kehilangan banyak tenaga kalau menggunakan itu Zanet" Felix merasa khawatir pada Zanet begitupun dengan yang lainnya


"terang saja aku saat ini sudah mencapai level yang lebih tinggi dari sebelum masuk ke dunia iblis, bahkan energiku seperti tidak berkurang sedikitpun walau walaupun aku menggunakan mode ini" tutur Zanet


"kekuatan kita sudah banyak meningkat dari sebelum masuk itu karena kita memaksa diri untuk bertahan di dunia iblis dalam waktu yang sangat lama" yusha benar juga segala kekuatan mereka harus dipergunakan di dunia iblis sehingga saat mereka masuk ke dunia manusia semuanya menjadi lebih mudah dari sebelum mereka masuk ke dunia iblis


Zanet menyimpulkan bahwa para warga sengaja bersembunyi karena memang naga berkeliaran dengan bebas saat ini


Zanet langsung menuju salah satu rumah yang ada di sana dia bilang di sana ada satu keluarga yang sedang bersembunyi


Benar saja saat mereka sampai di rumah itu ternyata ada sebuah keluarga di dalamnya tapi sayangnya kepala keluarga tidak mengizinkan mereka masuk ke dalam rumah itu, tekan negosiasi dan bukti-bukti yang jelas Yusha dan kawan-kawan berhasil meyakinkan sang pemilik rumah dan membuat mereka bisa masuk ke dalam rumah itu


saat mereka sedang bercerita seperti dengan pemilik rumah, tiba-tiba Farel mendapat sinyal dari Yuna, dan Farel langsung mencoba menyambungkan telepatinya kepada Yuna

__ADS_1


......................


"kamu di mana Farel dan Rei juga di mana kenapa kalian tidak bisa ku hubungi"


"kami dari negeri iblis itu sebabnya kamu tidak bisa mengirim telepati pada kami, memang ada apa?" Farel merasa cemas pada Yuna


"aku dan Ryuji dikurung di dalam rumah oleh ayah, beliau berkata ini demi keamanan kami karena di luar sudah sangat berbahaya, aku tidak tahu apa yang harus kulakukan saat ini yang jelas ayah tidak berada di pihak manusia ataupun naga, beliau juga tidak berpihak pada pemberontakan, pintu gerbang rumah kita ditutup rapat dan dikunci dengan sihir tidak ada seorangpun yang bisa masuk" jelas Yuna pada Farel


"apa perlu aku menjemputmu Kak?"


"entahlah aku juga tidak tahu harus melakukan apa, apa sebaiknya kalian pulang dan bersembunyi di dalam rumah ataukah kalian tetap berada di luar dan menyelamatkan diri, berada di sini sama saja sedang menunggu kehancuran, tidak tahu apakah kita bisa bertahan suatu saat nanti, tapi di luar pun situasinya tidak aman tidak tahu kita bisa bertahan atau tidak"


"Kakak tetaplah di rumah bersama Ryuji dan keluarga aku dan Rei akan terus berjuang dan membantu para manusia untuk bisa menyesuaikan masalah ini, kami sudah bersama dengan sang peramal takdir perang" setelah Farel menuturkan itu Yuna dan Farel memutuskan telepati mereka


Yuna merasa tenang jika mereka sudah menemukan orang itu, namun sekarang yang menjadi masalah apakah pilihannya berada di rumah bersama keluarga adalah hal yang tepat atau tidak


Farah terus merenung sendirian dia tidak membagikan cerita itu pada yang lainnya apalagi pada Rei, dia takut Rei nekat dan malah pulang ke rumah


Felix yang melihat Kak Farel sedang galau langsung mendekatinya dan menanyakan apa yang membuat Kak Farel merasa cemas seperti itu


Farel mengatakan bahwa dunia ini benar-benar kacau dan saudaranya sekarang berada dalam masalah yang entah itu bisa dikatakan serius atau malah berada di titik yang aman, dia juga mengatakan bahwa dia tidak bisa memberitahukan apa alasannya dan dia juga tidak ingin Rei mengetahui hal itu

__ADS_1


Felix mengaku paham dia tahu setiap orang memiliki masalah dan rahasianya masing-masing, jika memang perlu untuk dirahasiakan maka rahasiakanlah, itu adalah jalan terbaik sampai mereka benar-benar memiliki jalan keluarnya


Felix tahu bahwa keluarga Rei bukanlah keluarga sembarangan dan pasti masalah yang mereka hadapi bukanlah masalah sepele, jadi dia tidak akan mungkin memiliki saran yang tepat untuk masalah Farel, dia hanya bisa mendukung dan juga membantu apabila dibutuhkan


__ADS_2