Darahku Pedangku

Darahku Pedangku
Terbongkar


__ADS_3

"wah lihat reaksi kalian yang langsung menegang, aku yakin kalian masih ingat saat kedatanganku ke kediaman kalian waktu itu"


"kami tidak mengenali bahwa yang mulia adalah orang yang waktu itu itu datang ke kediaman kami, maafkan kami" tutur Farel


"wah seharusnya kalian mengetahui bahwa ayah kalian telah melukaiku, tapi berhubung kalian tidak mengetahui itu ya mau bagaimana lagi, aku tak bisa meluapkan kekesalanku pada kalian"


"maafkan kesalahan ayah kami yang mulia" Farel berusaha sesopan mungkin karena di situasi mereka sangat tersudut saat ini


"sudah, jangan ungkit masalah orang dewasa untuk sekarang, katakan apa tujuan kalian? "


"kami ingin meminta bantuan untuk menyelesaikan kehancuran yang semakin parah di wilayah manusia" ucap Yusha selaku ketua team


"wah anak anak sehebat kalian masih bisa memikirkan hal yang mulia itu ya, bagaimana kalau ku tawarkan sesuatu yang mungkin bisa kalian pertimbangkan"


"apa itu yang mulia?"


"bawa semua keluarga kalian kemari dan hiduplah dengan damai di sini, biarkan yang lainnya mengurus diri mereka sendiri, kalian akan terjamin keamanannya di sini"


"kami tidak bisa memilih pilihan itu" tegas Yusha


" itu keputusanmu atau team mu"


Yusha menoleh pada semua kawan kawannya


"aku tidak akan goyah, penyihir agung akan merestui niat agungku,aku tak akan gentar pada pilihan pertamaku" ucap Zanet


"ayah dan ibuku tak pernah mengajarkanku tentang bertahan hidup dengan egois seperti itu " Felix menolak pilihan ke dua itu


"lalu bagaimana dengan kalian para George Eden?" tanya raja peri pada Rei dan Farel yang terlahir di keluarga tertutup dan tak punya belas kasih


"aku sudah tercemar dengan kesetiaan pada sahabatku dan aku juga sudah melihat dunia lebih jelas dari sebelumnya, mungkin dulu aku akan memilih pilihan kedua tapi sekarang aku ingin semua berjalan dengan damai seperti seharusnya, aku ingin menyelamatkan banyak orang" tegas Reizakiel


Farel tersenyum mendapati kemantapan hati adik tertuanya itu


" baiklah kalau begitu, katakan apa yang kalian inginkan, kami tak bisa ikut perang karena kami adalah pihak netral"


" beritahu kami apa yang bisa di lakukan untuk menghentikan ini" tanya Yusha

__ADS_1


"bagaimana nona Kayla apa kamu punya jawabannya?"


"menundukkan raja naga agar mereka mau mendengar kami"


"ya betul, yang kalian butuhkan adalah kekuatan kalian sendiri, aku akan mengajarkan apa yang bisa kalian dapatkan untuk mengalahkan raja"


"suatu kehormatan bagi kami" ucap Yusha


" mulai sekarang harus tak ada rahasia di antara kalian, apa kau faham Reizakiel George Eden?"


"iya yang mulia" jawab Rei


semua menoleh ke arah Rei dan mereka merasa penasaran apa yang di sembunyikan Rei dari mereka


Setelah bercakap cakap cukup lama mereka di persilahkan untuk beristirahat, mereka di beri sebuah ruangan cukup besar dengan 2 kamar tidur yang di lengkapi fasilitas lengkap dan mewah


setelah semua membersihkan diri mereka berkumpul di ruang berkumpul


"aku yakin tak ada satupun dari kita yang punya rahasia kecuali kau Rei" ucap Yusha


"biar aku yang membuka sedikit tentang rahasia Rei" ucap Felix


"Felix jadi kamu tau sesuatu?" tanya Zanet


"ya aku mengetahui itu sebagai bayaran agar aku mau terus berada di menara agung, kau masih ingat kan Yusha saat awal masuk dan kamu di bully habis habisan oleh Robert dkk, saat itu q menangis di kamar dan ingin berhenti tapi Rei memberiku semangat dan mengatakan bahwa dia adalah anak dengan level paling tinggi yang misterius itu, dia berkata aku harus bangga karena punya dia sebagai sahabatnya, karena itu aku menjadi lebih percaya diri dan mau meneruskan sekolah di menara agung dan berusaha mengimbanginya"


"apa benar kamu adalah orang itu Rei?" tanya Yusha


"ya itu benar, maaf aku menyembunyikan itu agar tidak mencolok dan tidak jadi perhatian yang lainnya"


"astaga, aku jadi merasa malu padamu" ucap Yusha


"aku ingin punya teman dan hal yang ku sembunyikan itu berhasil membuatku memiliki kalian, maafkan aku ya teman teman" ucap Rei


Semalaman itu mereka berbincang soal Rei serta membahas soal langkah selanjutnya, dan mereka memutuskan untuk mulai memperkuat kekuatan masing masing


keesokan harinya mereka siap untuk menerima pelatihan, mereka bersiap di ruang berkumpul hingga seseorang mengetuk pintu kamar dan Keyla membukanya

__ADS_1


"selamat pagi nona dan tuan, silahkan untuk mengikuti saya ke ruang latihan" ucap peri pelayan itu


"iya, mohon bimbingannya" balas Keyla sambil memanggil teman temannya


mereka berjalan melewati taman yang sangat indah dengan bunga dan pohon yang belum pernah mereka jumpai di dunia manusia


" apa bunga di sini memang tidak ada di dunia manusia?" tanya Keyla pada peri yang sedang menunjukkan jalan mereka


"bunga dan pohon di sini hanya bisa hidup jika terdapat nafas peri di sekitarnya, mungkin akan sangat sulit jika mereka hidup di dunia manusia yang jarang ada peri di sana "


"oh... sungguh luar biasa ya, bunga ini sangat indah"


"iya mereka sangat indah namun juga kasihan karena tidak bisa hidup di mana saja, jika kami tidak ada mungkin bunga bunga ini juga akan sulit bertahan"


"kalian kan sangat kuat jadi tidak akan punah kan"


"sebenarnya raja tidak ingin membantu manusia dan bersikap netral namun jika manusia musnah dan dunia tidak seimbang, maka kami juga akan musnah, sekarang saat banyak penderitaan maka siklus kelahiran peri juga terganggu"


"aku baru tau ada yang seperti itu" sahut Yusha


"kami adalah simbol keseimbangan jadi jika dunia mulai tidak seimbang maka kami akan menuju kehancuran juga, itulah mengapa kami akhirnya mau menerima kalian dan mambantu manusia, kami berharap dunia kembali sehat seperti sebelumnya"


"ya kami berharap begitu juga" balas Felix


"kita sudah sampai, selamat berjuang" ucap peri itu yang kemudian meninggalkan mereka


Mereka memasuki tempat latihan dan di sana sudah ada raja peri


"selamat datang para nona dan tuan, silahkan tunjukkan kemampuan kalian, aku sudah menyiapkan prajurit terbaikku dan kalian bisa melawan mereka untuk menentukan sejauh mana kemampuan kalian dan aku bisa menentukan guru mana yang cocok dengan kalian"


" siapa yang akan mulai duluan" ucap seorang peri yang sedari tadi berdiri di dekat raja


"aku duluan" ucap Yusha


pertarungan begitu mudah dan cepat, Yusha kalah dengan cepat begitupun yang lainnya, hingga Rei yang mendapat urutan terakhir mulai maju


tak seperti yang lainnya, Rei mampu mengalahkan mereka bahkan semuanya di babat habis oleh Rei, mulai saat itu semua sahabatnya mengetahui kalau Rei lebih mirip monster di banding manusia, dia menghadapi para peri itu dengan mudah

__ADS_1


__ADS_2