
" hufttt, banyaklah Cathy, bahkan dia mengatakan kalau mommy ini galak seperti emak- emak rempong sekompleks".
" hahaha, ada- ada aja tuh sih Riska" menggeleng- gelengkan kepalanya.
" itulah bikin mommy darah tinggi dengan tingkahnya semakin hari semakin menjadi- jadi".
" hehehe, mommy baru tahu ya, Riska memang kayak gitu mom, di kampus aja dia berani berkelahi sama senior ".
" apa....!!!!!" kaget.
" ouppsss, ketahuan lagi ,aduh mati gue kalau sampai Riska tahu gue bocorin rahasianya gue bakal di pukul habis- habisan kenapa sih nih mulut ngak bisa mengontrol kata- kata" bergumam dalam hati.
" Cathy, jujur sama mommy apa semua itu benar".
" emmm, ngak kok mom, Cathy cuma bercanda kok, hehehe".
" benaran kamu ngak bohongi mommy kan atau kamu sekongkol dengan Riska ,ayo cepat ngaku".
" ng...ak n...gak kok mom, Cathy ngak bersekongkol sama Riska, suer deh mom".
" awas aja mommy tahu kamu berbohong mommy ngak segan- segan kasih tahu ini semua ke mama kamu " mengancam.
" ia mom, kalau gitu Cathy kekamarnya Riska dulu ya mom".
" hmmm".
" ia mom, berlalu pergi".
selepas perbincangan itu Cathy terus mengomel- ngomel tanpa henti hingga Cathy ngak sadar telah sampai di depan pintu kamarnya Riska.
" huftt, gara- gara gue ngak bisa mengontrol mulut gue hampir aja mommy tahu semuanya".
" woyyy, Cath, loh kenapa ngomel- ngomel kayak orang gila aja loh bicara sendiri".
" astaga, dasar sepupu laknat loh" kaget.
" hehehe, habisnya loh malah benggong kayak patung trus ngomel- ngomel kayak orang gila".
" siapa juga yg bicara sendiri".
" hufttt, ia in aja deh biar cepat, btw loh kenapa ke kamar gue".
" ya ellah Ris, loh kok malah ngomon kayak gitu memangnya gue ngak boleh ke kamar sepupu gue sendiri".
" ya ngak bolehlah".
" ya ampun pelit bangat sih loh" cemberut .
" bodoh amat, wleeee" .
" terserah".
" hmmm".
" widiiih, cantik amat sih loh Ris".
" jelaslah gue cantik kan gue udah cantik sejak dalam kandungan nyokap gue😁😁😁".
" hufttt, kumat lagi tuh kepedeannya" menggeleng- gelengkan kepalanya.
" biarin wleeee".
" dasar sepupu laknat".
" oh ya btw di bawah ada acara apa sih kok tumben mommy sama daddy menyuruh gue bersiap- siap apalagi pakai acara berdandan segala lagi".
" mana gue tahu kan gue bukan orang tuanya".
" loh memang bukan orang tuanya tapi pengawalnya " 😂😂😂.
" sekate- kate loh ngomon".
" hahahah".
" ketawa aja terus sampai mulut loh berbusa".
" ya ellah ngambek aja loh terus".
" yaudah yuk kita turun".
" ok, sebelum si kanjeng mami itu ngomel- ngomel".
" hahaha".
kami pun turun kebawah.
lain halnya dengan tuan KEVIN WIJAYA YUNANDA yg sudah sampai di depan rumah tuan JUNA VERNANDES.
__ADS_1
" huftt, akhirnya kita sampai juga ya mi, di rumah calon mantu sama calon besan".
" ia pi, akhirnya mami ngak sabar nih bertemu dengan calon mantu mami" senang.
sedangkan Angga cuma benggong membayangkan seperti apa pernikahannya sama cewek yg dia cintai hingga membuat mami KARIN penasaran.
" yes, akhirnya malam ini gue akan bertunangan sama loh cewek bawel , gue pastiin loh akan menjadi milik gue selamanya" bergumam dalam hati sambil senyam- senyum.
" pi, kayaknya ada yg lagi berbunga- bunga nih" menggoda.
" ia ya mi, tapi siapa ya" pura- pura.
" ya siapa lagi kalau bukan anak kita yg di belakang ".
" hehehe, papi sama mami bisa aja menggoda aku".
" lah buktinya dari tadi mami perhatiin kamu senyam- senyum kayak orang gila".
" ishhh, mami kok ngomon kayak gitu " cemberut.
" hahaha, sudahlah mi, jangan menggodanya nanti dia grogi ketemu sama calon mantu".
" hahahah, papi benar juga".
" apaan sih papi sama mami ngaco deh kalau bicara siapa juga yg grogi aku tuh cuma gemetar aja sedikit hehehe".
" yaellah itu namanya grogi bukan gemetar ".
" hehehe".
" sudah jangan berdebat lagi ayo kita turun".
" ok".
setelah perdebatan yg cukup panjang tiba- tiba pak Tejo datang menghampiri keluarga tuan KEVIN WIJAYA YUNANDA.
" silahkan masuk nyonya, tuan dan aden " membuka gerbang dan mempersilahkan masuk ke dalam rumah.
" ia makasih pak Tejo".
" sama- sama tuan, mari saya parkir mobilnya di sana".
" eee, ia pak Tejo silahkan" memberikan kunci mobil ke pak Tejo lalu memakirkan mobil di halaman.
" tok...tok...tok...!!!!".
" eee, jeng, apa kabar lama kita ngak bertemu" menyapa saling berpelukan.
" alhambulillah baik jeng, trus kalau jeng sendiri gimana kabarnya".
" ya seperti kamu lihat zkarang jeng".
" wah, jeng tambah cantik aja ya".
" ahhh, jeng bisa aja, jeng juga tambah cantik kok".
" hmmm".
" eee ,maaf silahkan masuk jeng, mas" mempersilahkan.
lalu merekapun masuk kedalam lalu tiba- tiba tuan JUNA datang menghampiri mereka yg asih mengobrol.
" eee, calon besan sudah datang ya" senang.
" ee, ia juga calon besan , gimana kabarnya nih bro".
" ya seperti kamu lihat zkarang".
" tambah ganteng aja kamu bro".
" hahaha, kamu juga bro tambah ganteng, oh ya ini pasti calon mantu aku ya , ganteng bangat" senang.
" hahaha, siapa dulu donk papinya gitu loh" kepedean.
" ia deh aku akui anakmu ini menurunkan kegantengan dari kamu".
" hahaha".
perdebatan itu pun tak kunjung selesai . dari ujung tangga tanpa di sadari Riska dan Cathy kaget melihat kedatangan Angga.
" Ris, itu kan Angga ngapain dia datang kesini bersama kedua orang tuanya" penasaran.
" mana gue tahu gue aja kaget lihatnya".
" jangan- jangan loh di jodohin lagi sama Angga".
" mana ada loh tuh ngaco kalau ngomon".
__ADS_1
" ya siapa tahu aja loh dan Angga benar di jodohkan ".
" apaan sih loh tuh dari tadi ngomongi jodoh- jodoh mulu" kesal.
" kan gue cuma mastiin aja Ris, ngak mungkin kan Tante KARIN sama om KEVIN datang kesini kalau ngak ada tujuannya".
"ia juga sih, mungkin tante KARIN sama om KEVIN lagi bahas bisnis sama daddy dan juga mommy".
" ia sih, udahlah daripada kita kepo lebih baik kita turun aja trus kita tanyain langsung sama mommy dan daddy".
" ok, ayo".
aku dan Cathy pun langsung menghampiri mereka yg lagi asik bergurau.
" malam mom, dad, tante KARIN dan juga om KEVIN" senyum.
" eee, anak mommy udah selesai dandan ya ayo kalian berdua duduk kita makan malam bersama".
" ya ampun calon mantu mami cantik bangat ya pi" senyum.
" haaa...!! calon mantu" kaget.
" lah kok kamu kaget gitu nak, memangnya jeng KIARA sama mas JUNA belum kasih tahu nak Riska ya kalau kamu mau di jodohkan sama nak Angga".
" eee, jeng maaf ya soalnya aku tuh belum kasih tahu Riska soal perjodohannya dengan Angga ".
"apa.....!!!! jadi gue di jodohin sama cowok resek ini".
" ia nak, mami sama mommy kamu udah sepakat kalau kalian besar nanti kita mau jodohkan kalian berdua".
" maaf ya om, tante bukannya aku bikin kalian kecewa tapi aku benar- benar menolak perjodohan ini".
" Riska..!! kamu ini apa- apaan sih bicara kasar sama tante KARIN dan juga keluarganya kayak gitu".
" sudahlah jeng, gpp mungkin nak Riska terkejut mendengar ini semua terutama pertunangan mereka hari ini".
" oh ya jeng skali lagi saya minta maaf ya atas kelakuan anak saya kalau gitu saya mau ajak Riska bicara empat mata dulu gpp kan?".
" ia gpp kok jeng, silahkan".
mommy KIARA pun membawah Riska ke taman belakang di mana mommy KIARA memberitahukan perihal perjodohan mereka . di sana Riska ngak habis pikir dengan kedua orang tuanya yg nekat menjodohkan mereka berdua.
" mommy apa- apaan sih kenapa mommy malah menjodohkan aku sama cowok resek itu" marah.
" sayang dengerin mommy dulu mommy lakukan itu karna mommy punya alasan".
" alasannya apa mom, katakan biar aku tahu".
" alasan mommy lakuin itu biar keluarga kita dan keluarga Angga menjalin silaturahmi".
" silaturahmi kan ngak harus di jodohkan mom".
" sayang, mommy tahu tapi mommy lakuin ini yg terbaik buat kamu".
" yg terbaik mommy bilang justru ini bikin masa depan aku rusak mom".
" serah apa katamu tapi perjodohan ini tetap di lanjutkan mau kamu menolak atau tidak mommy sama daddy tetap melaksanakannya".
" mommy sama daddy egois cuma kepentingan mommy sama daddy yg kalian utamakan mommy ngak pernah ngertiin perasaan aku kayak gimana" emosi yg meluap- luap.
" mommy ngak egois mommy lakukan ini agar masa depanmu cerah".
" tapi bukan caranya seperti ini mom, aku ngak bisa menerima perjodohan ini sampai kapan pun aku tetap menolaknya".
" ok kalau kamu tetap menolaknya semua fasilitas yg mommy sama daddy kasih mommy sita dan kamu tidak akan mendapatkan sepersen pun warisan mommy sama daddy".
" mommy kejam cuma karna hal itu mommy tegah memperlakukan aku kayak gitu".
" semua keputusan ada di tangan kamu kalau kamu mau melanjutkan perjodohan ini mommy tidak akan menyita fasilitas yg mommy kasih tapi kalau kamu tetap ngeyel menolaknya kamu tanggung sendiri resikonya".
" tapi ini bukan jaman siti nurbayah yg harus main jodoh- jodohkan mom".
" mau siti nurbayah atau bukan perjodohan ini akan mommy lanjutkan".
" kalau gitu mommy saja yg menikah sama cowok resek itu".
" kamu tuh ya bikin mommy tambah emosi" marah dan berlalu keluar dari kamar Riska menuju ke meja makan.
lain halnya di meja makan Angga sangat sedih mendengar perkataan Riska yg tidak mau menikah dengannya. hingga membuat mami KARIN ikut merasakan apa yg di rasakan Angga anak satu- satunya itu.
" nak, kamu gpp kan?".
" emm, ngak kok mi, oh ya mi kalau memang Riska ngak mau menikah sama aku gpp kok di batalkan saja perjodohannya" lesuh.
" siapa bilang Riska ngak mau menikah sama kamu nak" mommy KIARA tiba- tiba datang dan mendengarkan semua pembicaraan Angga dan mami KARIN.
" eeee, jeng, oh ya calon mantuku mana jeng".
__ADS_1
" ada kok di taman bentar lagi kesini".