
" kalau loh ngak ikutin gue, trus loh ngapain di sini" tanya RISKA balik ke ANGGA dengan judes.
" heeee..!!!! terserah gue donk, mau kesini kek, mau kesana kek, itu urusan gue, lagian inikan tempat umum, terserah orang donk mau datang kesini" jawab ANGGA dengan judes .
" gue tau ini tempat umum, tapi bisa ngak sih loh jangan duduk di sebelah gue, tuh masih banyak kursi sana" ucap RISKA dengan nada judes dan menunjuk ke arah kursi lain.
" terserah gue donk, mau duduk di sini kek atau disana kek , itu urusan gue kenapa loh yg sewot" ucap ANGGA dengan judes dan kasar.
" whaaattttt...!!! ,loh bilangi gue sewot, loh kali yg sewot sama gue"ucap RISKA dengan marah.
ANGGA menatap tajam ke arah RISKA .
" woyyyy...!!!, ngak usah tatap gue kayak gitu keles" jawab RISKA dengan sedikit takut sama tatapan ANGGA kepadanya.
__ADS_1
lalu ANGGA pun sedikit emosi dan memajukan tubuhnya ke arah RISKA.
RISKA pun memundurkan duduknya .
" buset dah, kenapa ada pembatas kursi segala sih di belakang gue,mana lagi nih cowok resek yg udah dekat bangat sama gue" ucap RISKA dalam hati dengan kesal.
hingga ANGGA dengan sigap mengunci tubuh RISKA dengan kedua tangannya.
" ingat ya, cuman kita berdua disini, jadi loh jangan macam- macam sama gue, kalau ngak loh bakal nyesel nantinya" ucap ANGGA dengan sedikit mengancam RISKA.
" aahh...!!!, jangan- jangan dia mau lakukan hal aneh sama gue, ngak- ngak" ucap RISKA dalam hati sambil mengeleng- gelengkan kepalanya.
ANGGA yg melihat RISKA hanya tersenyum penuh kemenangan.
__ADS_1
RISKA yg melihat ANGGA tersenyum dengan cepat RISKA mendorong ANGGA hinga jatuh ke tanah.
" loh tuh ya..!!! hobby bangat dorong gue "jawab ANGGA dengan emosi dan marah.
" heee...!!! gue ngak akan dorong loh seandainya loh ngak macam- macam sama gue, dasar omes" jawab RISKA dengan emosi.
" ohhh..!!, jadi loh ngatain gue omes, ok kalau itu mau loh" ucap ANGGA sambil melangkah kearah RISKA dan mendekatkan wajahnya dan bibirnya lalu mencium RISKA sekilas.
" dasar brengsek loh, asal loh tau ya itu ciuman pertama guetapi loh malah mengambilnya" jawab RISKA dengan emosi dan marah sambil menampar ANGGA dan menanggis.
RISKA pun pergi dengan perasaan hancur dan menanggis dan meninggalkan ANGGA di taman sendirian.
" ya Tuhan ,apa yg gue lakukan terhadapnya, gimana kalau dia benci sama gue dan ngak mau maafin gue, ahhhhh...!!!, sial- sial, harusnya gue pikir dulu baru lakuin itu" ucap ANGGA dengan frutasi.
__ADS_1