
sore berganti malam. di kediaman pak juna, Riska terduduk diam di kamarnya. mommy yg menyadari Riska belum datang ke meja makan lalu menanyakan ke Cathy tentang Riska yg belum makan malam hari ini.
" Cathy".
" ia mom, ada apa".
" oh ya Cathy, Riska kemana kok tumben dia belum turun makan".
" mungkin masih di kamar mom".
" yaudah mommy keatas dulu mau melihat Riska dulu".
" ia mom".
mommy Kiara pun langsung menuju ke kamar Riska di lantai dua. sesampainya disana mommy pun langsung membuka pintu kamar namun mommy kaget melihat Riska ngak ada di kamarnya. hingga mommy mencari ke kamar mandi dia juga ngak menemukan Riska . akhirnya tanpa sengaja mommy melihat pintu kearah balkon terbuka lalu mommy Kiara pun langsung kesana dan dia melihat Riska yg berdiri di balkon sambil melamun.
" sayang, kamu ternyata disini ya mommy dari tadi cariin kamu eee ,ternyata kamu di sini rupanya" menghampiri Riska dan mengusap kepala Riska.
" ee, mommy kok bisa ada di sini" kaget.
" ia sayang, tadi mommy cariin kamu di kamar sama kamar mandi tapi kamu ngak ada disana trus mommy lihat pintu kearah balkon ini terbuka yaudah mommy kesini ee ternyata kamu ada di sini"berbicara panjang lebar.
" ohh".
" sayang, kamu kenapa dari tadi mommy perhatiin kamu benggong kamu melamunin apa sih coba cerita sama mommy siapa tahu mommy bisa bantu".
" emmm, aku gpp kok mommy jangan khawatir".
" gpp gimana kata Cathy seharian ini kamu benggong terus bahkan di kampus tadi kamu di keluarkan dari kelas gara- gara melamun apa yg bikin kamu kayak gini sayang" mengusap kepala Riska dengan lembut.
" maafin aku ya mom" memeluk mommy dan menanggis.
" sayang ,kamu kenapa menanggis trus kenapa kamu minta maaf".
" hikss...hikss..hiks...a...a...ku minta maaf udah bikin mommy sama daddy kecewa".
" sayang, mommy sama daddy tahu kok perasaan kamu kayak gimana justru mommy sama daddy minta maaf terlalu egois sama kamu bahkan mommy sama daddy ngak pernah ngertiin kebahagiaan kamu maafin mommy ya sayang".
" ngak mom, justru aku yg minta maaf aku sudah menyakiti perasaan kalian".
" sayang, dengarin mommy ya justru mommy yg slalu tegas sama kamu".
" mom, aku janji akan menjadi anak yg slalu menurut sama mommy dan daddy" .
" ia sayang, oh ya mommy dengar dari Cathy katanya kamu mulai suka ya sama Angga".
" ia mom, aku ngak tahu kenapa aku mulai cemburu saat Angga dekat sama cewek lain padahal dulu aku biasa- biasa aja melihat Angga sama cewek lain tapi zkarang aku ngak tahu perasaan apa yg aku jalani zkarang mom".
" sayang kalau memang kamu suka sama Angga kamu harus memperjuangkan Angga".
" tapi aku binggung mom, dengan semua ini".
" sayang dengarin mommy ya cinta tuh harus di kejar dan di perjuangkan bukan dengan cara menyerah masa ia kamu mulai suka sama Angga kamu malah menyerah kayak gitu padahal Angga kan belum tahu kamu suka sama dia".
" tapi aku takut kalau aku memberitahu Angga tentang perasaan ini trus Angga menolaknya gara- gara aku sempat membatalkan pertunangan kami".
dari kejauhan Cathy sengaja menelpon Angga hingga Angga senang mendengar pengakuan Riska terhadap dirinya. namun Riska ngak menyadari kalau mommy dan Cathy telah bekerjasama untuk memberitahukan Angga lewat telpon.
" tuh Angga ,loh dengar sendiri kan kalau Riska mulai suka sama Loh".
" ia Cath, gue senang bangat mendengar Riska mulai membuka hatinya buat gue".
" zkarang loh kan tahu Riska tuh cinta mati bangat sama loh Ngga, jadi cinta loh ngak bertepuk sebelah tangankan?".
" emmm, Cath" senyum bahagia .
sedangkan di balkon Mommy terus membujuk Riska untuk mengatakan sebenarnya ke Angga sebelum terlambat.
" sayang, kamu secepatnya kasih tahu Angga sebelum terlambat".
" emm, ia mom,, aku akan secepatnya mengatakan perasaanku padanya".
" semangat ya sayang, mommy akan slalu mendukungmu" memeluk Riska dengan sangat bahagia.
" mom".
" ia sayang, kamu mau mengatakan apa".
" daddy di mana mom".
" daddy ada di bawah sayang, yuk kita ke bawah trus makan malam bersama".
" emmm, ia mom" mereka pun turun ke bawah. sedangkan di meja makan daddy sangat senang mendengar pengakuan anaknya yg mulai membuka hatinya buat Angga . tanpa sadar Riska yg melihatnya syok melihat daddynya tersenyum seperti itu.sesampainya di meja makan, mereka pun langsung makan tanpa suara.hingga Riska memutuskan membuka suara .
" dad".
" ia anak daddy yg cantik".
" barusan daddy manggil gue kayak gitu bukannya daddy masih marah sama gue kok daddy tiba- tiba bicara dan senyum itu kepada gue apa daddy ngak marah lagi ya sama gue" gumam dalam hati dan kaget.
" anak daddy yg cantik ini kenapa benggong hmmm".
" ngak kok dad, aku cuma kaget aja mendengar daddy manggil aku kayak gitu bukannya daddy masih marah ya sama aku".
" maafin daddy ya sayang, daddy sudah marah- marah sama kamu padahal daddy ngak bermaksud seperti itu".
" ia dad, justru aku yg minta maaf sudah bikin daddy marah dan kecewa maafin aku ya" memeluk daddy dengan senang.
" nah gitu donk kan enak di lihatnya".
" ia mom".
mereka pun langsung makan. setelah makan malam selesai mereka langsung ke kamar masing- masing.
__ADS_1
keesokan paginya seperti biasa Riska dan Cathy turun ke meja makan bersama mommy dan daddynya yg sudah menunggu mereka dari tadi.
" pagi dad, pagi mom".
" pagi juga anak- anak daddy yg cantik".
" sudah ayo duduk makan nanti terlambat ke kampus".
" baik mom".
" ok mom".
setelah selesai makan mereka pun langsung berangkat ke tempat tujuan masing- masing.
" mom, dad, kita berangkat dulu".
" yaudah hati- hati di jalan ".
" sip mom, dad" menyalami mommy dan daddy lalu pergi ke garasi .
" Ris, loh yg nyetir mobil ya gue lagi malas menyetir".
" perasaan gue terus deh yg menyetir mobil bukan loh ".
" hehehe, ya gpp donk zkali- zkali lah".
" pala loh yg zkali- zkali dasar sepupu laknat" jengkel dengan tingkah Cathy.
" Ris, cepatan nanti kita telat loh".
" biarin telat" geram dengan Cathy.
" isss, skate- skate loh ngomon Ris".
" loh tuh ya udah enak- enakan duduk malah menyuruh- nyuruh cepat loh pikir gue sopir loh apa".
" yaellah Ris, loh tuh kayak gitu terus" .
Riska tidak menghiraukan Cathy yg terus- terusan mengomel. selama perjalanan yg cukup panjang akhirnya mereka telah sampai di kampus. lalu Riska langsung menuju parkiran mobil . setelah memarkir mobil mereka pun langsung ke gerbang kampus.disana tanpa sengaja Riska berpapasan dengan Angga cs yg juga masuk ke dalam kampus.
" hyyy, ayank Dito" senyum.
" hyy juga ayank beb" memeluk Cathy.
" hmm, loh berdua bisa ngak jangan bermesraan di depan kita ".
" apaan sih irih bilang bos".
" cihh, siapa juga yg irih tuh gue kasian sama nih anak satu yg belum ada doinya" menunjuk kearah Alif.
" hahaha, makanya lif, loh cepat punya pacar biar kayak kita bisa bermesraan" mengejek ALIF.
" cihh, mentang- mentang punya pacar malah mengejek gue bentar juga loh berdua putus trus bernasib sama kayak gue, wleee".
" isss, apaan loh lif, malah mendoain kita putus" kesal kearah Alif.
" biarin siapa suruh mengejek gue terus".
" loh bertiga bisa diam ngak bisa gue pusing melihat kalian bertiga kayak bocil berantam ngak malu apa sama umur sendiri udah tua bersikap kayak anak kecil saja" jengkel dengan sikap sahabatnya itu.
Angga dari tadi cuma menatap Riska dengan senyum hingga Riska yg melihat Angga tersenyum kearahnya langsung salting.
" emmm, Cath, ke kelas yuk" menarik tangan Cathy.
" loh duluan aja Ris, gue masih mau pacaran dulu sama ayank Dito" bermanja- manja di lengan Dito.
Angga yg melihat Riska merajuk dan salting dia terus tersenyum senang bisa membuat pujaan hatinya salting. lalu Angga langsung menarik tangan Riska dan membawahnya pergi bersama.
" ayo Ris" menarik tangan Riska dan membuat Riska kaget di buatnya.
" yaellah bos, malah ninggalin kita sih, mentang- mentang udah bucin lupa sama teman sendiri".
" yaudah yuk kita masuk".
mereka pun langsung ke kampus. berbeda dengan Angga yg membawah Riska ke taman yg ada di belakang kampus hingga Riska kesal dengan Angga yg seenaknya menarik tangannya bukannya ke kelas malah membawahnya ke taman belakang kampus.
" loh ngapain sih bawah gue kesini bukannya ke kelas malah kesini" cemberut.
" loh duduk dulu Ris" menarik Riska hingga tanpa sengaja duduk di atas pangkuan Angga.
" Angga....!!!!".
" kenapa cinta" senyum senang.
" isss, loh tuh ya malah menarik- narik gue, loh sengaja kan ambil kesempatan dalam kesempitan" jengkel dan cemberut.
" apa sih cinta marah- marah terus, hmmm" memeluk Riska dan bersandar di bahu Riska.
"loh bisa ngak jangan seperti ini gue risih tahu" kesal.
" tapi gue suka Ris, kita seperti ini".
" tapi Ngga, nanti ada yg melihat kita seperti ini gimana".
" biarin aja ada yg melihat kita seperti ini biar mereka tahu kalau kamu tuh milik aku selamanya".
" apaan sih, asal loh tahu ya gue bukan milik loh".
Angga yg sedikit kesal dengan omongan Riska langsung membalikan tubuh Riska hingga Riska menatap Angga dengan posisi dekat.
" yakin ngak mau sama gue, hmm".
" apaan sih, udah ah gue ngak suka posis seperti ini".
__ADS_1
" kenapa loh takut gue dengar detak jantung loh hmm" mendekatkan wajahnya ke arah Riska hingga membuat Riska tambah deg- degan.
" A....ngga... , loh bisa ngak jangan mendekatkan wajah loh itu".
" memangnya kenapa, loh takut gue cium pas waktu itu gue cium loh".
" apaan sih dasar omes, udah deh lepasin tangan loh dari pinggang gue karna gue mau pergi" mencoba melepaskan rangkulan Angga namun mustahil karna Angga memeluk Riska dengan sangat erat.
" Angga lepasin".
" kalau gue ngak mau gimana".
" loh tuh ya" geram.
" loh jawab dulu pertanyaan gue baru gue lepasin loh".
" ok, gue akan jawab pertanyaan loh tapi jangan seperti ini gue risih di buatnya".
" gue ngak mau karna gue suka dengan posisi kita seperti".
" tapi Ngga..!!!".
pembicaraan Riska di potong oleh Angga.
" gue mau loh jawab dengan jujur apa benar loh mulai suka sama gue" menatap Riska tanpa memalingkan wajahnya dari Riska.
" aduh gawat nih, gue harus jawab apa coba" gumam dalam hati.
" kok malah diam sih, loh benar mulai cinta kan sama gue ,loh mengaku aja Ris".
" hmm, ok gue akan jujur gue memang mulai suka sama loh Ngga" menunduk.
" coba loh ulangi lagi gue ngak dengar loh bilang apa" pura- pura tuli biar dia bisa mendengar dari mulut Riska sendiri.
" ngak jadi gue malas menggulang kata" kesal.
" ayolah cinta satu kali aja gue pengen dengar dari loh".
" huffttt, gue suka sama loh Angga Wijaya Yunanda!!!!" berteriak kencang hingga membuat Angga senang.
" gue juga suka sama loh Riska Jasmin Yunanda!!! senyum bahagia dan memeluk Riska.
Angga yg melihat Riska cemberut langsung mencubit pipinya.
" isss, sakit Ngga" memegang pipinya.
" hehehe, maaf cinta aku senang bangat akhirnya kita resmi pacaran" senyum bahagia.
" oh ya sejak kapan kita resmi pacaran "pura- pura.
" ok, Riska Jasmin kamu mau kan jadi pacarku" berlutut di hadapan Riska.
" emm, terima ngak ya" pura- pura.
" loh harus terima gue ngak suka penolakan".
" emm, ia gue mau kok jadi pacar loh Ngga".
" jadi zkarang kita resmi pacaran?".
" emm, ia " mengangguk.
" yess, makasih ya cinta,aku senang bangat" memeluk Riska dengan senang bahagia".
" hmm".
" mulai zkarang jangan panggil loh gue lagi tapi aku kamu ya cinta".
" emm, ia gu.. eee, maksudnya aku, hehehe" menggaruk kepalanya yg tidak gatal.
" makasih banyak ya cinta, aku bahagia bangat akhirnya cintaku ngak bertepuk sebelah tangan dan aku janji akan slalu bikin kamu bahagia".
" ia Ngga, aku juga minta maaf ya ".
" minta maaf untuk apa cinta" mengusap wajah Riska dengan lembut.
" aku minta maaf waktu itu aku udah membatalkan pertunangan kita" menunduk sedih.
" cinta lihat aku".
Riska pun menatap Angga hingga membuat Angga senang karna Riska menuruti perkataannya.
" aku tahu kok kan pas waktu itu kamu menolak pertunangan kita karna kamu belum ada rasa sama aku tapi zkarang kamu udah mulai suka sama aku jadi aku harap kamu jangan merasa bersalah" mengusap kepala Riska.
" makasih ya Ngga".
" makasih untuk apa cinta".
" makasih kamu sudah sabar menungguku membuka hati untukmu dan makasih juga kamu mau memberiku kesempatan untuk bisa pacaran sama kamu" memeluk Angga.
" cinta justru aku yg banyak berterimah kasih kamu sudah mau menerimaku jadi pacarmu dan aku janji akan slalu menjagamu".
" ia yank" senyum.
Angga yg mendengar panggilan itu merasa senang.
" emm, ada yg salah ya aku menyebut kata itu".
" ngak kok justru aku senang kamu panggil aku dengan sebutan yank ,makasih banyak ya cinta".
" ia yank".
" i love you my sweetheart".
__ADS_1
" too my Angga" senyum.
" makasih cintaku" senang bahagia.