
setelah ungkapan cinta di taman, mereka pun memutuskan ke kelas. namun tanpa sadar mereka tidak mengetahui bahwa Yoonchi telah melihat mereka di taman . hingga membuat Yoonchi sangat marah melihat pujaan hatinya sudah pacaran dengan cowok lain yaitu musuhnya sendiri.
" cihh, awas aja loh brengsek loh telah merebut Riska dari gue dan gue akan membuat hubungan kalian berdua renggang setelah gue pastikan Riska jadi milik gue" marah dengan emosi yg meluap- luap dan lalu pergi.sedangkan Angga ngak henti- hentinya tersenyum dan menggandeng tangan Riska dengan erat.
" hmmm, yank".
" kenapa cinta" .
" boleh ngak nanti aku ke mall nonton bioskop sama yg lain boleh ya".
" yaudah boleh tapi ingat jangan terlalu kemaleman pulang ya".
" siap bos, hehehe".
" kamu ini cinta" mengusap kepala Riska dengan lembut.
" yaudah yuk kita ke kelas yank" menarik tangan Angga.
" ok, cinta".
mereka pun melanjutkan ke kelas. di kelas semua mata tertuju ke arah Riska dan Angga hingga membuat Riska binggung dengan tingkah temannya.
" cieee, ada yg udah jadian ya gais, pj donk".
" wah, serius nih loh Sar, mereka udah jadian".
" seriuslah tuh buktinya gandengan tangan kayak mau menyeberang aja".
" ya ampun Ris, slamat ya buat kalian berdua, jangan lupa pj nanti".
" slamat Ris, Ngga buat kalian smoga kalian langgeng terus".
__ADS_1
" makasih semuanya atas Doanya".
" jangan lupa pj nanti".
" tenang aja gue udah menyiapkan pj buat kalian di kantin nanti".
" yeeee...!! makan gratis" senang.
" hahaha".
mereka pun memulai pelajaran. setelah beberapa menit pelajaran telah usai. mereka pun langsung menuju ke kantin dimana mereka di traktir makan oleh Angga dan Riska.
" oh ya kalian ambil aja apa yg kalian mau makan nanti gue yg bayar".
" berarti boleh nambah donk".
" boleh nambah dan boleh di bungkus juga di bawah pulang gpp asal kalian senang".
" dan satu lagi gue mau umumkan hari kebahagiaan gue hari ini".
Angga pun memberitahukan kepada semua temannya bahwa dia sudah resmi pacaran sama Riska.
" gue mau bilang kalau gue sama Riska udah resmi pacaran" menatap Riska dengan bahagia.
" ya, kita gagal donk mendapatkan Riska".
" sama bro, gue juga gagal mendapatkan Riska" cemberut.
" sabar aja bro mungkin belum jodohnya kali".
" isss, Riska beruntung ya pacaran sama Angga".
__ADS_1
" jelas beruntunglah kan mereka cocok".
" ia yg satu cantik dan yg satu ganteng".
" ya gagal pacaran sama ayank Angga" lesuh.
dari kejauhan Stella yg mendengar bahwa Riska dan Angga telah resmi pacaran jadi murka lalu pergi dengan hati yg sangat marah.di tempat yg sama Yoonchi yg mendengarnya pun langsung emosi hingga dia pergi parkiran mobil. berbeda dengan Stella setelah melihat semuanya dia langsung melancarkan aksi rencana jahatnya itu untuk menjebak Riska.
" tunggu aja pembalasan gue cewek centil, loh memang beruntung hari ini tapi besok dan seterusnya loh akan meratapi nasib malang loh itu" senyum smirk.
" ia bos, gue juga enek melihat kebahagiaan di kantin tadi".
" ayo".
" kemana bos".
" ke jurang skalian bunuh diri" jengkel.
" hah!!!! kejurangan bos masih waras kan?" memegang kening Stella tapi di tepis oleh Stella dengan kasar.
" apaan sih loh main sentuh- sentuh kening gue" marah.
" ya kan gue cuma mastiin bos sakit atau ngak".
" ya gue tahu bos sakit hati melihat Riska dan Angga jadian tapi bukan seperti ini carahnya bos mau bunuh diri bos ngak takut dosa apa".
" siapa juga yg mau bunuh diri bego" geram.
" lah tadi bos bilang mau ke jurang".
" hee!!! Aswa punya kuping tuh di pelihara bukan di tuliin".
__ADS_1