
Selama perjalanan cukup panjang akhirnya kami pun sampai di sekolah Saskia . Karna jarak dari sekolah ke kampus tidak terlalu jauh .
" kak, Saskia masuk dulu ya makasih sudah anterin" membuka pintu mobil lalu turun berpamitan.
" ia dek, kamu belajar yang baik ya ingat jangan bikin ulah lagi kakak ngak mau lagi berurusan sama guru beka kamu itu".
" siap komandan laksanakan" .
" hahahaha, ada - ada aja kamu ini dek ,udah sana masuk nanti telat loh".
" ok bos ,btw kak Cathy kok dari tadi diam mulu lagi sakit gigi ya kak".
" ia ya kok dari tadi gue ngak dengar suara loh Cath" .
" apaan sih kalian berdua ganggu gue mulu " kesal.
" yaellah kak, kita kan cuma bertanya aja kok malah sewot ngomonnya".
" suka- suka gue lah bocah".
" isssshhh, dasar kakak galak".
" coba loh ulangi loh ngomon apa tadi" geram.
" K-A- K- A- K G- A- L- A - k kaburrrrrrr.....!!!".
" Saskia.......!!!!! Awas loh ya!!!! Geram+ emosi.
" sudahlah Cath, loh tuh ya kayak bocil tahu ngak teriak- teriak kayak orang gila" kesal.
" tuh adek laknat loh malah sekate- kate ngatain gue galak dasar bocah laknat" marah.
" terserah deh " menggeleng- gelengkan kepalanya.
selama perjalanan Cathy hanya ngomel- ngomel ngak jelas hingga membuat aku jengkel mendengarnya. Tak berapa lama pun kami sampai di kampus lalu akupun memarkir mobil ke tempat seperti biasa.
__ADS_1
" woyyy!!!! Cath, tungguin napa".
" apaan sih Ris, teriak- teriak ngak jelas loh".
" yaellah dari tadi tuh muka ngak pernah berubah- ubah datar mulu".
" loh pikir gue bunglon gitu harus berubah- ubah" kesal.
" sans aja kali gue kan cuma bercanda emosi mulu bawaan loh"
" woyyy!!!!!".
" astaga Sarahhh!!!! Bisa ngak sih loh jangan kagetin gue" marah.
" hehehe,.maaf habisnya loh berdua gue panggil dari tadi malah ngak nyahut yaudah gue teriak aja".
" kalau mau teriak tuh sono ke hutan biar sekalian jadi monyet" kesal.
" yaellah Cath, sensi mulu sih ngomonnya sans aja besti" merangkul Cathy.
" ya ampun Cath, kasar bangat sih".
" terserah" berlalu pergi.
" tuh anak kebiasaan deh malah pergi".
" biarin aja Sar, nanti juga bakal balik ke kita".
" ia sih, oh ya btw tuh sih Cathy kenapa kok dari tadi bawaanya marah mulu".
" ceritanya panjang nanti gue ceritain yuk ke kelas keburu sih dosen killer itu masuk duluan ketimbang kita".
" tapi loh serius kan cerita sama gue nanti".
" ia Sarah Aqila!!! "Jengkel.
__ADS_1
" hehehe" menggaruk kepalanya yg tidak gatal.
kami pun masuk menyusul Cathy ke kelas. Selama di koridor kampus aku ngak sengaja menabrak orang hingga membuatku meringgis kesakitan.
" awwhhh!!!!" memegang keningnya.
" ee, maaf gue tadi ngak sengaja nabrak loh".
aku pun yg masih meringgis kesakitan langsung mendonggakan kepala ku menatap laki- laki yg menabrak ku tanpa ku sadari laki- laki yg menabrakku adalah mantan aku sendiri hingga membuatku kaget . Seperti halnya dengan Sarah yg melihat kehadiran masa lalu aku pun kaget sama sepertiku.
" Ra....Ra...ndy" kaget.
" hy ,Ris, apa kabar gue ngak menyangkah kita masih bertemu lagi meskipun sekian lamanya gue mencari loh tapi loh seperti di telan bumi susah gue temukan" tersenyum ramah.
" Heh!!! Randy ,ngapain loh muncul lagi disini setelah apa yg loh perbuat sama sahabat gue hah!!!" marah.
" Sar, udahlah loh kontrol emosi loh ingat ini kampus loh ngak malu di lihat sama semua orang".
" tapi Ris, orang kayak dia memang pantas di di perlakukan kayak gitu seenaknya menghianati loh sama cewek genit" Cathy terus memarahi Randy .
" maaf ,gue salah yg sudah khilaf Ris, gue menyesal telah menghianati loh" menunduk.
" apa tadi loh bilang maaf, hahahaha, seorang playboy cap darat seperti loh menyesal telah membuang berlian dan zkarang loh datang meminta maaf sama sahabat gue ,cuihhh, sorry bro ngak mempan maaf loh buat kita".
" Sar, udah gue bisa atasi sendiri".
" ta...ta...pi Ris".
" ini urusan gue sama Randy Sar, gue bisa mengatasi mantan gue yg paling gue benci" menatap Randy dengan kebencian.
Randy yg mendengarnya pun sakit hati karna orang yg slama ini dia sayangi malah membencinya dengan kesalahan yg fatal hingga membuat Riska ilfil dengannya.
" maaf Ris, gue salah seandainya dulu gue ngak khilaf sama Caca mungkin hubungan kita baik- baik saja ".
" heh, playboy buaya darat, kenapa baru sekarang loh nampakkan wajah loh saat Riska udah menemukan kebahagiaannya sama cowok lain dan zkarang Riska udah bahagia malah loh datang merusak kebahagiaan Riska, kenapa loh malah datang meminta maaf dan menyesalinya kenapa ngak dari dulu loh minta maaf sama Riska kenapa baru sekarang loh minta maafnya setelah loh udah membuat sahabat gue Riska trauma dengan kelakuan keji loh sama sih ulat bulu itu" Sarah mengeluarkan semua unek- unek kekesalanya sama Randy hingga membuat Randy hanya tunduk diam tanpa sekata apapun.
__ADS_1