Dari Kebencian Jadi Cinta

Dari Kebencian Jadi Cinta
27. menghindar....!!!!


__ADS_3

Setelah insiden perdebatan dalam mobil yg cukup panjang mereka pun akhirnya tiba di rumah Riska. Saat gue mau keluar Angga tiba- tiba mencekal tangan gue hingga gue ngak jadi beranjak keluar dari mobil.


" cinta!!!".


" hmmm".


" kamu masih marah ya sama aku cinta" memegang tangan Riska.


Riska hanya terdiam tanpa mengubris perkataan Angga sehingga Angga kesal dengan kekasihnya itu.


" cinta, aku tahu kamu masih kesal dan marah karna aku menciummu tiba- tiba dan aku minta maaf yg sudah khilaf sama kamu cinta".


" siapa bilang aku marah aku cuma sedikit kesal saat kamu menciumku tiba- tiba dengan rakus" .


" kalau kamu memang ngak marah kenapa kamu ngak menatap aku saat kamu bicara".


" hmm, aku udah lelah mau istirahat" melepaskan gengaman tangannya dari Angga lalu keluar dari mobil.


" cinta tunggu!!!" keluar dari mobil lalu menarik tangan Riska.


" ada apa aku lelah aku mau istirahat dulu Ngga".


" bentar cinta, aku masih pengen ngobrol sama kamu".


" besok aja ngobrolnya aku mau istirahat".

__ADS_1


" baiklah kalau itu mau kamu tapi besok kita berangkat kekampus sama - sama ya cinta".


" serah kamu aja".


Angga pun menarik Riska dalam pelukannya.


" makasih cinta, yaudah kamu masuk sana trus istirahat yg cukup ya cinta" merapikan anak rambut Riska yg menghalangi wajahnya yg cantik ke telingga Riska.


" hmm".


" slamat istirahat cinta, muacchhh" mencium kening Riska lalu masuk ke mobil .


" babay cinta sampai ketemu besok" tersenyum .


" ia makasih udah mengantar aku dan hati - hati".


setelah insiden perdebatan di mobil membuat Riska menjadi sedih . malam berganti pagi begitupun dengan Riska yg sudah bangun pagi - pagi sekali sehingga membuat mommynya kaget melihat putrinya yg susah di bangunkan tapi hari ini dia terbangun pagi tanpa harus turun tangan membangunkannya.


" eee, anak mommy kok tumben bangun cepat ngak biasanya tuh".


" isshh, mommy apaan sih aku bangun cepat di bilang tumben trus aku bangun lambat mommy marah- marah " mengeluarkan unek- uneknya.


" hehehe, kan mommy cuma kaget aja melihat kamu udah bangun jam segini biasanya mommy harus datang kekamar kamu untuk membangunkan kamu ".


" maafkan aku ya mom, slama ini aku slalu bikin mommy kerepotan membangunkan aku tapi aku janji aku akan belajar di siplin bangun pagi" memeluk mommy .

__ADS_1


" ia sayang , mommy ngak merasa di repotkan mommy justru senang kamu mau berubah".


dari kejauhan Saskia datang menghampiri mereka berdua yg tenggelam dalam pelukan yg hangat antar anak dan ibu.


" eee, kak Riska tumben bangun cepat biasanya kan kak Riska slalu di bangunkan kalau pagi- pagi" .


" memangnya kenapa kalau kakak bangun cepat salah gitu" menatap Saskia dengan malas.


" isshh, Saskia kan cuma bertanya kak kok kakak jawabnya sewot bangat" kesal.


" sudah- sudah kalian ini kalau ketemu slalu berantam kerjaannya bukannya akur malah bertengkar terus mommy heran deh sama kalian berdua ".


" Saskia yg salah mom" mengaduh manja ke mommy.


" kok Saskia yg salah sih kakak tuh yg salah" menuduh balik.


" eee, ada apa nih kok pada ribut- ribut sih" datang menghampiri mereka.


" ini kak Riska yg duluan cari masalah kak Cathy".


" yaellah kalian berdua tuh ya udah gede masih aja kayak bocah".


" biarin ,wleee" menjulurkan lidahnya kearah Cathy hingga Cathy jengkel di buatnya.


mommy yg melihat perdebatan antar anak- anaknya cuma menggeleng - gelengkan kepalanya. Namun kedatang Daddy Juna membuat mereka yg awalnya berantam langsung terdiam .

__ADS_1


" khmm".


" eee, daddy sudah bangun ya tumben".


__ADS_2