Dari Kebencian Jadi Cinta

Dari Kebencian Jadi Cinta
14. memilih menghindar....!!!!


__ADS_3

" maafin saya bro, saya sudah bikin kalian kecewa atas perbuatan anak saya dan saya harap dengan kejadian ini tidak membuat tali persahabatan kita hancur meskipun kita ngak bisa menyatuhkan keluarga kita".


" ia gpp kok mas, mungkin ini sudah takdir kita memang ngak bisa menjadi keluarga tapi kita di takdirkan menjadi sahabat jadi mas, jangan menyalahkan nak Riska karna ini semua bukan salahnya".


" maafin saya jeng, saya sudah bikin kalian malu atas tindakan Riska".


" nak Angga ,maafin daddy ya daddy tahu kamu sangat kecewa dengan Riska yg sudah menyakitimu".


" gpp kok dad, aku sama Riska mungkin ngak berjodoh" pura- pura senyum padahal hatinya sangat sakit dan rapuh.


" kalau begitu kita pamit pulang dulu".


" hati- hati ya jeng, mas dan nak Angga di jalan zkali lagi kami minta maaf sama kalian" memeluk bunda Dinda .


" ia jeng".


mereka pun langsung masuk kedalam mobil. setelah kepergian keluarga tuan KEVIN WIJAYA YUNANDA, Riska tak henti- hentinya meminta maaf sama daddynya namun permintaan maafnya tidak di hiraukan oleh daddynya.


" dad, aku minta maaf aku ngak bermaksud bikin daddy sama mommy kecewa" .


daddy Juna langsung pergi kekamarnya tanpa memandang Riska. hingga membuat hati Riska sangat sakit melihat daddynya seperti itu. Cathy yg melihat sepupunya itu sangat sakit dan sedih hingga dia memutuskan menghampiri Riska dan memeluknya.


" Ris" memeluk Riska dan menenangkannya.


" Cathy...!! kenapa daddy tidak memaafkan gue padahal gue udah minta maaf sama dia" menanggis.


" loh yg sabar Ris, mungkin daddy butuh waktu sendiri buat menenangkan pikirannya".


" gue tahu gue memang salah gue udah bikin mommy ,daddy dan keluarga mami KARIN kecewa" menanggis .


" ia Ris, gue tahu kok gimana perasaan loh zkarang tapi yg lebih kecewa dan sakit hati itu Angga karna cintanya bertepuk sebelah tangan".


" ia Cath, gue tahu tapi gue ngak bisa membohongi perasaan gue karna gue cuma cintanya sama kak Yoonchi".


" ya gue tahu tapi loh dan kak Yoonchi ngak bisa bersatu cinta loh terhalang restu daddy dan mommy".


"sampai kapan pun gue ngak akan bisa bersatu dengan kak Yoonchi" merasa sedih dan hancur.


setelah perbincangan itu mereka memutuskan pergi ke kamar mereka masing- masing. malam berganti pagi dimana semua penghuni rumah masih terlelap di alam mimpi tapi tidak dengan Riska yg dari semalam dia tidak bisa tidur karna mengingat semua kejadian kemarin malam.hingga dia memutuskan turun kedapur mengambil air minum menghilangkan kerongkongannya yg haus akibat kehabisan menanggis.


at di dapur.


" pagi bik".


" eee, non Riska sudah bangun toh bukannya non Riska sepagi ini masih tidur".


" emmm, ia bik, soalnya aku haus bik makanya aku datang ambil air minum".


" kenapa non Riska tidak panggil bibik saja kan bibik bisa antarkan air minumnya ke kamar non Riska".


" gpp kok bik, aku masih bisa kok ambil air minum sendiri karna aku ngak mau merepotkan bik inem".


" itu sudah tanggung jawab bibik non untuk melayani keluarga ini jadi non, ngak perluh merasa merepotkan bibik".


" ia bik, makasih banyak ya bik" memeluk bik inem dengan sedih.


bik Inem yg menyadari anak majikannya itu menanggis dia pun langsung melepaskan pelukannya lalu menatap Riska dengan sangat sedih.

__ADS_1


" non Riska kenapa menanggis apa bibik memeluk non Riska sangat erat hingga membuat non Riska kesakitan maafin bibik ya non" merasa bersalah.


" ngak kok bik ini semua bukan salah bibik, aku menanggis cuma terharu aja karna cuma bibik tempat aku berbagi masalah dan tempat aku curhat".


" kalau non Riska ada masalah coba cerita sama bibik siapa tahu bibik bisa bantu non".


" emmm, aku habis bikin daddy sama mommy kecewa bik".


" kecewa gimana non".


Riska pun menceritakan semua kejadian kemarin malam dimana dia menolak pertunangannya dengan Angga hingga membuat daddynya kecewa kepadanya. mendengar semua perkataan anak majikannya itu membuat bik Inem sangat sedih mendengar pembicaraan majikannya itu. dari kejauhan daddy dan mommy datang ke meja makan.


"oh ya mom, daddy berangkat dulu" berlalu berdiri .


" lah daddy ngak sarapan dulu".


" daddy nanti sarapan di kantor saja".


" baiklah kalau daddy maunya begitu".


" hmm" berlalu pergi meninggalkan mommy, Riska dan Cathy di meja makan. Riska yg melihat kepergian daddynya membuat hatinya sakit. slama ini daddynya tidak pernah bersikap kayak gitu dia slalu mengajak Riska bercanda namun hari ini semuanya berbeda, daddynya yg dulu perhatian dan penyayang sekarang malah memusuhinya.


" oh ya Cathy, mommy juga mau berangkat dulu" berdiri dan lalu pergi.


" ia mom".


" Cath".


" ia Ris".


" Ris, loh ngak boleh ngomon seperti itu daddy sama mommy masih tetap sama kok kayak dulu".


" tidak Cath, mommy sama daddy udah berubah semenjak kejadian kemarin malam gue merasa bersalah dan membuat mommy sama daddy kecewa".


" yg berlalu biar yg berlalu loh ngak usah menyalahkan diri loh sendiri dan soal mommy sama daddy loh ngak usah ambil hati suatu saat mommy sama daddy bisa mengertiin perasaan loh".


" makasih Cath, loh memang sepupu gue yg paling pengertian" memeluk Cathy dengan senyum.


" ia Ris, sama - sama oh ya yuk kita berangkat zkarang sebelum macet".


" ok".


" masa loh mau berangkat ke kampus dengan muka cemberut kayak gitu loh senyum dikit kek".


" 😊😊😊😊".


" nah gitu donk ini baru sepupu gue yg paling bawel , hehehe" mencubit pipi Riska dengan gemas.


" udah ah yuk".


" lets go".


mereka pun langsung pamitan sama para pelayan dan langsung berangkat ke kampus. selama perjalanan ke kampus Riska cuma melamun hingga membuat Cathy sedih melihatnya.


" gue kasihan sama loh Ris, tapi gue ngak bisa bantu loh maafin gue ya Ris" gumam dalam hati.


setelah perjalanan cukup panjang mereka pun sampai di kampus. di parkiran mobil Riska ngak sengaja melihat Angga yg bergandengan tangan dengan cewek lain hingga membuat Riska merasa sakit hati melihatnya.

__ADS_1


" ada apa ya sama gue kenapa gue sesak bangat melihat Angga sama cewek itu apa gue udah mulai suka ya sama Angga" gumam dalam hati.


" Riska kenapa ya kok malah benggong trus dari tadi menatap Angga sama cewek itu apa jangan- jangan Riska mulai cemburu nih tapi baguslah kalau Riska cemburu itu tandanya dia mulai suka sama Angga" gumam dalam hati sambil tersenyum membayangkan Riska yg lagi cemburu.


" woyyy..!!! mengageti Riska dan Cathy .


" astaga Sarah !!!! loh tuh ya hobby bangat ngagetin orang kalau jantung gue copot gimana loh mau bertanggung jawab hah!!" marah.


" hehehehe, sorry Cath, lagian dari tadi gue panggil- panggil kalian berdua ee, malah sibuk melamun kalian melamunin apa sih".


" apaan sih sok kepo, ayo Ris, kita masuk kedalam" menarik tangan Riska.


" yaellah malah di tinggalin lagi dasar sahabat laknat loh berdua".


" loh juga sih Sar, yg salah ".


" kok gue yg salah".


" sudahlah ayo kita masuk dalam".


mereka pun masuk kedalam kampus. selama pelajaran Riska cuma melamun dan ngak konsen belajar hingga membuat miss Sonya marah dan memukul meja dengan keras sehingga membuat para mahasiswa menjadi kaget.


" ya ampun miss Sonya ngageti aja sih ".


" tahu tuh bikin jantungan saja" kesal.


kelas pun mulai gaduh hingga miss Sonya murka dan geram.


" berhenti.....!!!!! marah dengan sangat emosi.


mereka yg tadinya ribut malah terdiam mendengar teriakan horor dari miss Sonya.


" Riska jasmin!!!!" memanggil Riska dengan sangat lantang lalu semua mata tertuju ke arah Riska.


" eee, ia miss" kaget.


" kenapa dari tadi saya melihatmu melamun dan ngak konsen dengan pelajaran saja hah!!!.


" maaf miss" menunduk.


dari kejauhan Angga yg melihat Riska di marahi dia sangat sedih namun dia sudah bertekat untuk tidak mendekati Riska lagi dan dia juga berjanji untuk melupakan Riska meskipun sangat berat baginya.


" zkarang kamu keluar dari kelas saya karna saya tidak mau melihat orang yg tidak konsen dalam pelajaran saya".


" ia miss, saya keluar maaf saya sudah bikin miss marah dan ngak konsen , saya permisi" keluar dari kelas dengan hati yg sedih.


setelah Riska keluar dari kelas mereka pun melanjutkan pelajaran yg sempat tertundah. lain di taman kampus Riska sedih dan menanggis. saat Riska sedang duduk sendiri di taman , Yoonchi datang menghampirinya dan menenangkan Riska sang pujaan hatinya.


" Riska...!!! duduk di samping Riska.


" ka...k.. Yoonchi!!" kaget melihat kedatangan Yoonchi.


" kamu kenapa sayang coba katakan sama aku kenapa kamu tiba- tiba menanggis kayak gini" mengusap air mata Riska dengan lembut.


" hiks...hiks...hiks..." memeluk Yoonchi.


dari kejauhan Angga menyaksikan dimana Riska dan Yoonchi saling berpelukan dan dia memutuskan untuk pergi tanpa berniat menghampiri Riska.

__ADS_1


__ADS_2