
Yoonchi yg melihat kemesraan Riska dan Angga menjadi cemburu. Hingga dia mengepalkan tangannya. Dari kejauhan Stella yg melihat Yoonchi kakaknya yg terus melihat kearah pasangan sejoli yaitu Angga dan Riska hingga muncullah ide licik untuk mempengaruhi kakaknya itu demi membuat hubungan Angga dan Riska berantakan.
" hayy, kakakku yg paling ganteng" senyum merekah.
" Stella, kamu ngapain di sini" kaget melihat kemunculan Stella yg tiba- tiba.
" memangnya kenapa kalau Stella kesini".
" to the point aja kamu ngapain di sini, kamu pasti punya rencana licik lagi kan?".
" isshh, kakak mah curiga mulu sama aku padahal aku cuma mau bantu kakak untuk mendapatkan Riska".
" ngak usah aku bisa sendiri tanpa bantuanmu itu".
" yakin kakak bisa sendiri tanpa bantuan dariku padahal dengan kerjasama kan lebih cepat dari pada kerja sendiri" .
" apa maksudmu apa ngomon kayak gitu".
" aku punya satu rencana buat hubungan mereka hancur ya tapi kakak ngak mau butuh bantuanku yaudah aku ngak mau kasih tahu kakak" pura- pura .
" ok, kakak mau bantuanmu untuk merusak hubungan mereka ".
" yakin nih kakak setuju".
" jangan membuat aku murka Stella!!!" geram dengan sikap Stella.
" ok- ok, aku kasih tahu rencanaku pada kakakku yg kelewatan bucin ini".
" memang kamu ngak bucin hah!!!".
" hehehe, kakak biasa aja" tersipu malu.
" cepat katakan jangan buang- buang waktuku".
__ADS_1
" isshh, sabar napa sih kakak kayak cewek aja yg lagi pms" kesal.
" kamu mau katakan atau tidak" geram .elihat tingkah laku adeknya yg satu ini.
" ok, aku kasih tahu".
Stella pun menceritakan semua rencananya pada Yoonchi. Hingga membuat Yoonchi setuju dengan tawaran Stella.
" ok, aku setuju dengan rencanamu itu, kapan kita mulai rencana itu".
" hari ini kita bisa memulainya kak" senyum merekah.
" ok, kalau gitu aku pergi" berlalu pergi meninggalkan Stella yg tersenyum licik kearah Angga dan Riska.
" hahaha, kita lihat saja cewek centil , kalian berdua habiskan aja kebersamaan kalian karna hari ini gue akan bikin kalian hancur berkeping- keping" smirk dan berlalu pergi.
sedangkan di taman Riska merasakan ada yg janggal dalam hatinya namun ia tepis perasaan janggal itu. Tanpa sadar Angga yg melihat kekasihnya itu binggung dan dia langsung membuyarkan lamunan kekasihnya itu.
" aku gpp kok yank, kamu jangan khawatir" senyum.
" kamu yakin cinta gpp".
" ia aku baik- baik aja kok ternyata pacarku yg cemburu ini perhatian bangat ya sama aku" menggoda Angga.
" memangnya aku ngak boleh perhatian sama pacar aku yg cantik ini,hmm" mencubit pipi Riska dengan gemas.
" issh ,kebiasaan deh kamu yank main cubit- cubit pipi aku kalau pipi aku tembem gimana" cemberut.
" hahaha" ketawa dengan puas melihat Riska yg cemberut.
" ketawa aja terus sampai kamu puas" kesal .
" hehehe, maaf cinta kamu sih lucu bangat sampai aku ngak bisa menahan ketawa".
__ADS_1
" isshh, nyebelin" mencibirkan bibirnya.
" nyebelin tapi ngagenin kan cinta" menggoda.
" ngak" mencibirkan bibirnya.
" kenapa tuh bibir mau aku cium hah!! ".
Riska pun menutup bibirnya dengan kedua tangannya hingga membuat Angga gemas melihatnya.
" hahahaha, kamu gemas bangat sih cinta tambah sayang deh" senyum merekah.
" sudah ah jangan menggoda aku terus aku jadi malu".
" sejak kapan pacarku yg bawel ini punya rasa malu, hmm".
" apaan sih yank" kesal.
" ia deh, aku mengalah aja deh biar pacarku yg bawel ini ngak cemberut lagi".
" hmm, yank".
" apa cinta".
" aku ke kelas dulu ya soalnya aku masih ada mata kuliah satu".
" yaudah kamu ke kelas gih tapi ingat jangan melirik cowok lain tutup tuh mata".
" trus kalau tutup mata gimana aku mau jalan apa lagi ngak bisa melihat cowok ganteng, hehehe" berlalu pergi tanpa menghiraukan Angga yg sangat kesal .
" cinta...!!!! Awas kamu ya!!" geram.
" hahaha, tapi aku ngak takut, wleee" menjulurkan lidahnya kepada Angga.
__ADS_1