Dari Kebencian Jadi Cinta

Dari Kebencian Jadi Cinta
9. penolakan Riska tentang perjodohannya dengan Angga...1!!!!!


__ADS_3

" hmmm ,ia deh kalau begitu mami ke kamar dulu ya mau kasih tahu kan papi kalau kamu mau terima perjodohan ini sekaligus siap- siap ok".


" ia mi, oh ya nanti aku menyusul ke kamar mami untuk minta maaf sama papi soal kejadian tadi".


" ok, nak, kalau begitu mami pergi dulu yah ingat jangan senyum- senyum terus nanti kirain orang gila alias ngak waras" mengejek.


" mami......!!!!!" berteriak.


" hahaha, dasar bucin".


" biarin yg penting happy".


" ia deh, yg udah happy karna mau di jodohkan sama calon mantu mami".


" hahaha".


" yaudah mami keluar dulu ya" berlalu pergi.


" huftt, dasar mami tapi kalau dipikir- pikir bakal seru nih kalau gue menikah sama cewek bawel itu gimana ya nasib rumah tangga gue" membayangkan sambil senyum- senyum.


selepas percakapan mami dengan Angga akhirnya mami KARIN menemui papi KEVIN di dalam kamarnya dan memberitahukan perihal perjodohan yg di terima oleh Angga.


" pi" menghampiri suaminya di sofa.


" ee, mami bikin kaget aja".


" hehehe, maaf pi".


" mami ada apa kok papi perhatiin senang bangat ngak kayak biasanya" penasaran.


" papi tahu ngak kenapa mami senang".


" mana papi tahu mami aja belum kasih tahu papi".


" hehehe ia ya" mengaruk tengkuknya.


" mami gimana sih, ada- ada aja tingkah mami" menggeleng- gelengkan kepalanya.


" gini nih pi tadi mami ke kamarnya Angga ".


pembicaraan mami KARIN di potong sama papi KEVIN hingga membuat mami KARIN marah.


" trus".


" isshhh, papi gimana sih mami kan belum selesai bicara malah di potong- potong lagi pembicaraan mami" kesal.


" hehehe, ia deh mi, papi minta maaf".


" huftt, yaudah mami lanjutkan tapi papi jangan potong lagi pembicaraan".


" ia cepat ngomon mi, papi penasaran tentang pendapat Angga".


lalu mami KARIN menjelaskan semua perbincangannya sama Angga hingga membuat papi KEVIN kaget dan bahagia mendengar kabar yg sangat ia dengar dari istrinya.


" ya ampun mi, papi senang bangat mendengar kabar ini, papi ngak menyangkah secepat ini Angga menerima perjodohan ini".


" ia pi, mami juga tadi kaget pas Angga bilang mau menerima perjodohan ini, mami kira tadi dia ngak mau eee ,pas mami kasih perlihatkan foto Riska ,dia malah bilang mau menerima perjodohan ini".


" ternyata ya mami, kita ngak susah- susah memperkenalkan mereka ternyata mereka sudah saling kenal bahkan saling cinta" .


" hmmm, mami jadi khawatir nih pi".

__ADS_1


" khawatir kenapa mi?".


" Angga sudah menceritakan semuanya tentang Riska sama mami".


" Angga menceritakan apa saja sama mami".


" Angga bilang Riska ngak suka sama Angga bahkan Riska sangat membenci Angga pi, makanya mami sedih bangat".


" kok mami sedih sih".


" mami sedih karna cintanya Angga bertepuk sebelah tangan".


" ia juga sih tapi mami tenang aja seiring berjalannya waktu mereka berdua akan saling suka dan saling jatuh cinta mungkin zkarang Riska benci sama Angga tapi suatu saat benci itu akan berubah menjadi cinta percaya deh sama papi".


" ia pi, kan sama seperti kita dulu saling benci eee, ujung- ujungnya saling suka dan cinta".


" hahaha ,ia ya lucu juga saat kita bermusuhan dulu jadi terbayang deh saat kamu manjat pohon trus kamu jatuh keselokan trus seluruh badan kamu bau busuk"😂😂😂😂.


" isshhh, papi malah bahas itu sih itukan sudah jadi masa lalu pi, jangan di ingat lagi" cemberut.


" hahaha, ia deh, jangan cemberut gitu ".


" hmmm".


keesokan harinya, di kediaman keluarga Juna Vernandes.


" mom, apa semuanya sudah beres?".


" sudah dad, semuanya sudah beres kok".


" baguslah kalau semuanya sudah beres btw Riska kemana mom, dari tadi daddy ngak lihat tuh kemana dia".


" ya ampun dad, mommy lupa kasih tahu Riska kalau nanti malam calon suaminya datang".


" hehehe, mommy benar- benar minta maaf dad, kalau gitu mommy ke kamarnya dulu kasih tahu Riska untuk siap- siap".


" ok mom, cepatan suruh dia siap- siap sebelum calon suaminya datang".


" baik dad," berlalu pergi.


lalu mommy kiara pun langsung menuju ke kamar Riska dimana dia mendapatkan Riska yg masih terlelap tidur.


" ya ampun nih anak kebo bangat kalau tidur" menghela nafas lalu menarik selimut yg di pakai Riska.


namun nihil semua usaha yg mommy kiara lakukan untuk membangunkan Riska tapi semuanya gagal hingga mommy melakukan suatu rencana yg membuat Riska terbangun.


" maling...maling...maling..!!!!".


" mana malingnya mom" kaget lalu mengambil sapu.


" hahaha".


" kok mommy ketawa sih trus malingnya mana , mommy gpp kan?".


" mommy baik- baik aja kok".


" mommy yakin baik- baik aja trus malingnya mana biar aku skater tuh pake sapu".


" hadeh, kamu ini siapa bilang ada maling".


" tapi mommy kenapa barusan teriak- teriak ada maling".

__ADS_1


" huftt, punya anak satu lemot bangat otaknya".


" apaan sih mom, lagian aku tuh cantik ,pintar, baik ngak sombong ,otaknya cerdas bukan lemot yg mommy katakan" kesal.


" ia in aja biar cepat".


" trus yg tadi mommy bilang apa ".


" ok deh mommy kasih tahu ya tadi mommy cuma ngerjain kamu biar kamu cepat bangun".


" isshhh, mommy tegah bangat sih sama aku malah pake ngerjain aku segala lagi untung tadi aku ngak jantungan coba kalau aku jantungan trus meninggal dan mommy ngak punya anak".


mommy langsung menjitak kepalaku karna saking kesalnya padaku.


" kamu ini kalau ngomon tuh di filter dulu malah asal- asalan bicara" marah.


" hehehe, maaf mom, habisnya mommy bikin aku kesal".


" yaudah sana kamu mandi gih udah bau mana mandinya cuma satu kali setahun lagi" bercanda.


" whatt...!!! mana ada mommy tuh yg mandinya satu kali setahun " kesal.


" memang faktanya kok".


" gini ya mom, aku tuh mandi setiap hari lagian kalau aku ngak mandi masih tetap harum kok".


" hallah bau kayak gitu di bilang harum".


" mommy aja tuh yg ngak mencium aroma harum dari aku".


" sudah- sudah malah banyak tanya kamu cepat sana kamu mandi trus siap- siap jangan lupa pakai baju yg sudah mommy siapkan diatas sofa sekalian kamu berdandan yg cantik ok".


" memangnya kita mau kemana mom, kok pakai acara berdandan segala".


" kita ngak kemana- mana kok cuma di rumah aja".


" lah kalau di rumah kenapa mesti di suruh berdandan segala sih".


" kamu ini kayak wartawan slalu banyak tanya kalau mommy bilang siap- siap dan berdandan tuh di lakukan jangan banyak tanya".


" issshh, mommy galak bangat kayak emak- emak rempong di kompleks ini".


" apa....!!!! kamu bilang apa barusan hah...!!!!! marah.


" hehehe ,ngak kok aku ngak ngomon apa- apa kok".


" yasudah sana cepatan mandi awas kalau sampai mommy melihat kamu tidur lagi mommy ngak segan- segan menyiram kamu pakai air seembar".


" isshh, ia deh, aku ngak akan tidur lagi yasudah mommy keluar dulu sana aku mau mandi dan bersiap- siap".


" ok, mommy keluar dulu awas aja kamu lama berdandan mommy akan memukul mu " mengancam.


" ia mommy bawel" cemberut.


mommy pun keluar dari kamar Riska lalu menuju ke bawah sedangkan aku memilih bersiap- siap.


" huftt, punya anak satu susah bangat diatur".


" eee, mommy kenapa kok ngomel- ngomel ngak jelas kayak gitu".


" tuh saudara kamu sih Riska bikin mommy pusing melihat tingkahnya" memicit keningnya.

__ADS_1


" lah memangny Riska bikin apa sampai mommy pusing kepala kayak gitu".


__ADS_2