
" Ris, loh kenapa akhir- akhir ini loh benggong terus, loh sakit " memegang kening Riska dengan khawatir.
" eee ,apaan sih Dan, gue gpp kok gue cuma bete aja".
" bete karna?".
" ya gimana Riska ngak bete pangeran aja dekat sama cewek lain".
" hah, pangeran siapa".
" siapa lagi kalau bukan sih Angga yg sudah buat sahabat kita satu ini galau merana" mengejek Riska hingga membuat Riska jengkel dengan Cathy sepupu laknatnya itu.
" omg, loh benar Ris, suka sama Angga kok bisa" kaget mendengar perkataan Cathy.
" ya bisalah bego namanya juga cinta".
" gue ngak menyangkah loh Ris, slama ini kan loh benci bangat sama Angga kok zkarang loh malah suka sama dia loh kerasukan roh mana sih Ris, heran gue".
" itu namanya benci jadi cinta, dulu Riska benci sama Angga dan zkarang malah cinta ".
" kalau memang loh suka sama Angga Ris, loh perjuangkan sebelum terlambat ".
" ia Ris, loh kan tahu Angga cowok populer di kampus ini dan dia juga di kelilingi banyak cewek apa loh ngak menyesal nanti Ris, orang yg loh cintai di ambil sama orang lain"
" hmmm, gue binggung dengan perasaan gue " sedih.
" ia Ris, kita tahu ini sangat berat buat loh tapi kalau memang loh sayang sama Angga loh katakan yg sejujurnya sama Angga biar Angga tahu kalau cintanya ngak bertepuk sebelah tangan".
" tapi gue gengsi mengatakan itu sama Angga apalagi gue udah bikin hatinya kecewa terutama gue udah bikin dia sakit hati pas gue membatalkan pertunangan gue sama dia".
__ADS_1
" Ris, loh ngak boleh gengsi karna cinta tak memandang dari kegengsian ya meskipun Angga sangat kecewa sama loh tapi setidaknya loh berusaha membalas cintanya".
" lah tumben loh berbicara bijak Sar, biasanya loh ngomon ngawur mulu".
" loh benar Cer, tuh anak kalau bicara slalu asal ceplos zkarang bicara bijak kayak emak- emak yg menasehati anaknya".
" apaan sih kalian gue bicara ceplos salah trus gue bicara bijak salah juga gue ngak tahu deh isi otak kalian ".
" isi otak gue tuh kak Lomon".
" ya ampun Cer, loh tuh ya udah punya pacar masih aja mengejar cowok lain" jengkel.
" tahu tuh loh mau kemanain sih Fernando".
" ya ngak di kemana- manain kok".
" awas loh Cer, main hati gue bakal tabok tuh muka loh" geram melihat satu sahabatnya yg suka doyan melirik cowok- cowok yg ganteng.
" ya jelaslah kan kita ngak mau loh menyakiti hatinya Fernando yg tulus sayang sama loh Cerys markonah" geram.
" woyyy, nama gue Cerys Claurent Putri bukan Markonah bambang" marah.
" hahaha".
dari kejauhan Stella mendengar semua perbincangan Riska cs hingga dia murka dengan apa yg dia dengarkan barusan hingga membuat dia tambah benci dengan Riska.
" cihh, dasar cewek centil awas aja loh gue akan beri loh perhitungan beraninya loh merebut bebeb Angga dari gue dan gue ngak akan tinggal diam cewek centil" marah dengan emosi yg meluap- luap.
" ia bos, kita labrak aja sih gank centil itu".
__ADS_1
" apa lagi gue ngak sabar mencakar muka sih Sarah itu beraninya dia merebut Dito dari gue".
" ayo kita beri perhitungan sama mereka".
" kalian bego atau gimana sih ,kalau kalian main labrak- labrak kalian mau di Do dari kampus ini hah!!!" geram melihat tingkah curutnya itu.
" ya ngak maulah bos kan gue mau masih kuliah disini" .
" apa lagi gue nanti orang tua gue malah menyuruh gue balik kampung".
" kalau kalian ngak mau di Do dari kampus ini ya sabar donk tunggu sih cewek centil itu keluar dari kampus ini".
" maksud bos apa kok kita ngak mengerti".
" gue udah punya rencana buat mereka untuk menyingkirkan mereka dari kampus ini sekalian menyingkirkan cewek centil itu dari bebeb Angga" senyum sinis.
" menyingkirkan?".
" ia gue bakal bikin cewek centil itu di Do dari kampus ini dan setelah itu ngak akan ada yg menganggu gue sama bebeb Angga".
" caranya gimana bos".
" caranya gue akan masuk ke dalam ruangan pak Rio dan gue akan mengambil dokumen penting kampus ini lalu gue akan menyerahkan dokumen itu ke kampus lain yaitu musuh dari kampus ini" smirk.
" tapi bos, kalau kita ketahuan nanti gimana gue ngak mau di keluarkan dari kampus ini".
" justru itu kalian jangan bermulut ember kalau sampai salah satu diantara kalian membocorkannya kalian akan tahu akibatnya dari gue" mengancam.
" mana berani kita membocorkan rahasia bos".
__ADS_1
" bagus, zkarang ayo kita pergi dan kita lancarkan rencana kita besok".
" ok bos" mereka pun berlalu pergi.