Dari Kebencian Jadi Cinta

Dari Kebencian Jadi Cinta
19. kejahatan Stella...!!!


__ADS_3

Stella yg melihat kedua sahabatnya masih beradu mulut langsung meninggalkannya tanpa menghiraukan mereka yg masih cekcok. hingga membuat mereka berdua geram dengan Stella yg meninggalkan mereka tanpa menunggunya.


" yaellah bos, malah pergi lagi".


" ini semua gara- gara loh bos kan jadi pergi" mengejar Stella.


" isss, loh yg salah bukan gue " jengkel.


mereka pun mengejar Stella. sedangkan di kantin mereka keasikan makan hingga Riska memutuskan untuk pergi ke toilet.


" oh ya gue ke toilet dulu" beranjak dari duduknya.


" mau aku temani cinta" menggoda.


" apaan sih ngak".


" hahaha, rasain loh bos, memang enak " mengejek.


Angga yg kesal dengan sikap Arnold lalu menatapnya dengan tajam.


" hehehe, maaf bos tapi bisa ngak jangan menatap kayak gitu bikin merinding".


" udah donk beb, jangan ribut mulu loh ngak lihat apa kita lagi di lihatin banyak orang".


" hehehe, maaf beb".


" isss, najis".


" irih bilang bos".


" cuihhh, mana ada gue irih sama muka kaleng rombeng kayak loh".


" apa loh bilang" geram dan marah.


" udah stooppp...!!!".


" Ris, biar gue aja yg temani loh ke toilet".


" gpp kok Dan, gue bisa sendiri kok lanjutkan aja makannya" berlalu pergi.

__ADS_1


" yaellah tuh anak kebiasaan bangat sih" jengkel.


dari kejauhan tanpa sengaja Stellah melihat Riska ke toilet sendiri hingga dia melancarkan rencana jahatnya untuk mengunci Riska dari dalam toilet.


" ayo pergi".


" kemana bos".


" ngak usah banyak tanya ikuti aja gue" berlalu mengikuti Riska ke toilet.


"lah bos, kita ngapin ngumpet kayak gini".


" loh bisa diam ngak sih Aswa dari tadi loh berisik mulu" geram.


" hehehe, maaf".


setelah merasa Riska sudah masuk ke toilet Stella pun langsung mengunci pintunya dan ia memberi pintu toilet rusak hingga ngak ada yg bisa masuk dan membukakan pintu untuk Riska.


" hahaha, mampus loh cewek centil makanya jangan berani melawan gue".


" hahaha, memang enak di kunciin dalam toilet yg super duper baunya".


" loh berani bukain pintu buat cewek centil itu loh akan tanggung akibatnya" berlalu pergi.


" loh tuh ya Aswa otak loh lemot trus lebih baik loh periksakan otak loh ke dokter" berlalu pergi meninggalkan Aswa yg masih binggung dengan perkataan karin.


" lah gue ngak sakit kok malah di katain sakit " memegang keningnya.


sedangkan di dalam toilet Riska pun mau keluar tapi pintu toiletnya ngak bisa di buka hingga dia berusaha sekuat tenaga tapi usahanya nihil .


" ya ampun kenapa pintunya tiba- tiba ngak bisa di buka gimana caranya gue keluar".


Riska tetap menggedor- ngedor pintunya tapi nihil ngak ada yg bisa menolongnya karna toilet itu kedap suara hingga membuat Riska pasrah.


" Angga..!! tolongi gue " berteriak dan menanggis.


di kantin Angga dari tadi menunggu Riska belum balik dari toilet hingga dia memutuskan pergi menyusul ke toilet.


" bos, loh mau kemana".

__ADS_1


" gue mau menyusul Riska ke toilet".


" lah ngapain loh menyusul Riska ke toilet Ngga, lagian bentar lagi Riska balik kok".


" ini udah 1 jam lebih Riska belum balik gue takut terjadi sesuatu sama Riska".


" ia juga ya kok gue merasa ada yg ganjal ya".


" maksud loh apa Dan".


Angga pun langsung menyusul Riska ke toilet tanpa menghiraukan mereka yg habis cekcok.


sedangkan dari toilet Riska terus menggedor- ngedor pintu tanpa sengaja Yoonchi mendengar pintu di ngedor langsung menghampiri toilet itu yg bertuliskan pintu rusak.


" tolong...!!! siapa pun di luar tolong bukain pintunya" menanggis.


" siapa ya yg menggedor pintu itu " menghampiri toilet itu.


" Angga..!!! tolongi gue Ngga, gue takut disini" menanggis.


" ini kan suaranya Riska, jadi Riska terkunci dari dalam toilet brengsek siapa yg berani mengunci gadisku" geram.


Yoonchi pun langsung mendobrak pintu itu hingga terbuka. Riska yg kaget langsung memeluk Yoonchi. namun dari kejauhan Angga yg menyaksikan semuanya langsung marah dan emosi lalu menghampiri mereka.


" Riska..!!! emosi.


" yank".


" berani- beraninya loh memeluk pacar gue" memukul Yoonchi hingga Yoonchi terjatuh.


" yank, stopp!!! ini semua ngak seperti kamu lihat".


" aku ngak menyangkah sama loh Ris, loh malah memeluk laki- laki lain di depanku" kecewa.


" yank, kamu dengarin dulu penjelasan aku" meraih tangan Angga namun Angga menepisnya.


" dengarin apa lagi Ris, aku benar- benar kecewa sama kamu" berlalu pergi meninggalkan Riska yg sakit hati mendengar perkataan Angga. Yoonchi yg melihat perdebatan mereka pun tersenyum smirk.


" yes, akhirnya ini yg gue tunggu- tunggu dari tadi, setelah itu mereka akan putus dan gue ngak capek- capek harus turun tangan memisahkan mereka dan gue justru berterimah kasih sama orang yg sudah menjebak Riska hingga mereka bertengkar" gumam dalam hati dan tersenyum smirk.

__ADS_1


__ADS_2