DENDAM SANG PEWARIS

DENDAM SANG PEWARIS
Sangat Elegan


__ADS_3

Kalung kecil berliontin permata biru yang berukuran kecil juga menggantung indah di sana, Kenzia mengambil kotak kalung itu dan terlihat Wanita itu tersenyum.


“Nona Kenzia sangat pintar memilihnya, itu kalung keluaran terbaru kami Nona,” ucap Wanita itu.


“Aku pilih yang ini saja, yang lain terlalu mencolok dan pasti harganya lebih mahal dari kalung kecil ini,” ucap Kenzia, wanita itu kembali tersenyum.


“Justru kalung kecil itu yang lebih mahal Nona karena Liontinnya terbuat dari permata Asli, hanya ada 2 di Dunia,” ucap Wanita itu


“Apa..???? Kalau begitu aku tidak mau mbak...ganti yang lain saja.


“Maaf Nona, semuanya sudah di beli oleh Tuan Arjuna, jadi Nona bisa memakai apa yang Nona suka,” ujar Wanita itu.


“Oh begitu ya, ya sudah kalau begitu, aku pakai yang ini saja lebih Elegan kelihatannya,” ujar Ken.


“Mari saya bantu memakainya Nona,” ucap wanita itu lalu memakaikan Kalung dan Antingnya.


Setelah memakaikannya Wanita itu keluar dari kamar itu dan Kenzia kembali mengambil gambar dan mengirimnya kepada Kenta.


Kenta kembali melihatnya dan kembali tersenyum.


📃Sayang kenapa kamu kirim lagi Fotonya, tadi kamu sudah kirim banyak loh ?”


📃Tapi yang tadi sama yang ini beda sayang ,”


📃Beda apa, sama saja kok sama-sama cantik,”


📃Coba kamu perhatiin deh ,”


Kenta mulai memperhatikan Foto itu dan kembali mengirim pesan sama kenzia.


📃Perasaan sama aja deh ,”


📃iiiih kamu nyebelin tau ,”


“Yack dia ngambek...tapi apa bedanya ya  sama yang tadi ,” ucap Kenta lalu memperhatikan kedua Foto itu dan akhirnya dia tahu apa bedanya dan dia mengirimkan Chat lagi kepada Kenzia.


📃Sayang maaf tadi aku gak lihat kalau kamu memakai Anting dan kalung, jangan ngambek dong sayang ,”

__ADS_1


📃Udah telat udah keburu ngambek,”


📃Jangan ngambek dong, kalau masih ngambek nanti aku masuk ke sana dan nyium kamu ,”


📃Jangan..., aku gak ngambek lagi kok he..he..,”


Pintu ruangan itu kembali terbuka dan muncullah Arjuna dengan pakaian Formalnya, Arjuna berjalan ke arah Kenzia , dan di saat yang sama Kenzia berbalik ke arahnya.


Sejenak Arjuna terpana melihat Wajah kenzia yang sangat sempurna itu. Dia Reflek menarik Kenzia dan menciumnya sehingga Kenzia mendorongnya dengan keras.


“Apa-apaan kamu mas ?” bentaknya sambil memegang bibirnya.


“Maafkan aku Ken, aku reflek karena terhipnotis dengan kecantikan kamu,” ucap Arjuna


“Kamu jahat mas, aku benci di giniin tau gak, Aku mau semuanya aku serahkan di saat kita berdua sudah menikah dan sekarang kamu sudah mengambilnya,” ucap Kenzia mendramatisir.


“Maafkan aku sayang, Aku benar-benar minta maaf,” mohon Arjuna yang sangat takut melihat Kenzia marah.


“Semua sudah terjadi, tapi untuk kedepannya aku tidak mau hal ini kembali kamu lakukan, kalau tidak aku gak mau kenal lagi sama kamu ,”


“Baik sayang, aku janji kalau aku tidak akan begini lagi,” ucap Arjuna.


“Ke mana ?” tanya Kenzia, setahunya mereka akan makan malam tapi ini kan masih Sore.


“Ya Ke Mansion Papa lah sayang, ke mana lagi ,” ujar Arjuna


“Loh bukannya kita akan makan malam ya, ini kan masih sore Mas ,” ucap Kenzia binggung.


“Tidak apa-apa sayang, aku akan mengenalkan kamu dengan keluarga besar kami,” ujar Arjuna


“Tapi Mas ...


“Sudah kamu tenang saja, keluarga aku baik-baik kok ,” ucap Arjuna.


Iya keluarga kamu baik-baik, tapi Papa kamu jahat ,, Batin Kenzia.


“Baiklah kalau begitu,” ucap Kenzia, Arjuna merenggangkan sedikit lengannya agar Kenzia menggandengnya.

__ADS_1


Kenzia terpaksa menggandeng Arjuna, dia risih kalau Nanti Kenta melihatnya seperti itu, namun apa yang dia bayangkan tidak terjadi, Kenta terlihat biasa saja melihat mereka itu yang membuat Kenzia lebih percaya diri berjalan bersama Arjuna.


Arjuna membuka pintu mobil untuk Kenzia dan kemudian dia juga masuk ke sana, Kenta melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang sehibgga Mereka sampai di Mansion sekitar jam 5 Sore.


Kenzia melihat Suasana Mansion itu sangat sepi, dia Heran katanya ada acara tapi Kok sepi-sepi saja. Arjuna mengetahui apa yang ada dalam pikiran Kenzia itu, dia hanya tersenyum melihatnya.


“Jangan heran, acaranya ada di belakang Mansion, jadi di depan sepi, ayo kita masuk ,” ajak Arjuna


Dengan Langkah ragu Kenzia kembali menggandeng Arjuna lalu mereka Masuk ke Dalam Mansion itu.


Di Ruang tamu terlihat ada beberapa orang Pria paruh baya berkumpul di sana, dan di antara mereka ada seorang pria yang amat sangat di Benci oleh Kenzia siapa lagi kalau bukan Bramantyo Pamannya sendiri.


Bramantyo melihat sinis pada Kenzia sedangkan para pria lainnya terpukau oleh kecantikan Kenzia.


“Eh siapa gadis ini, cantik sekali dia, apa itu pacarnya Arjuna, Arjuna memang pintar mencari pasangan,” ujar Gery sepupu dari Bramantyo yang juga sepupu Ayahnya Kenzia, Kenzia masih ingat dengan sosok itu, dia memanglah baik di bandingkan dengan yang lainnya.


“Boleh juga selera kamu Ar, kamu memang lebih jago dari Papa kamu,” bermacam-macam pujian terlontar dari para Pria yang ada di sana sehingga membuat Bramantyo menjadi geram, awalnya dia mau membuat Pacar Arjuna malu bertemu dengan Keluarga besarnya akan tetapi malah kejadiannya tidak seperti yang dia bayangkan.


Bramantyo menatap tajam mata Kenzia, Kenzia membalasnya dengan penuh amarah sehingga Bramantyo bergidik melihatnya.


Siapa dia, kenapa tatapan matanya seakan ingin membunuhku, Aku harus cari tahu siapa anak ini,, Batin Bramantyo


“Sudah kalian jangan berlebihan dia hanya seorang OG di kantor kami,” ucap Bramantyo bermaksud menjelekkan Kenzia agar mereka semua Ilfiel padanya, Bramantyo tersenyum smirk ke arah Kenzia, Arjuna memegang tangan Kenzia agar dia tidak terpengaruh dengan ucapan Papanya itu.


“Iya Om-Om, aku memang seorang OG, tapi apakah Seorang OG gak pantas di Cintai, aku bersyukur memiliki Arjuna yang mencintai aku apa adanya, kalaupun dia hanya seorang tukang Ojek pun aku akan selalu bersamanya ,” ucap Kenzia Lancar


Para Pria di sana takjub dengan ucapan Kenzia yang Elegan itu, tidak terlihat sedikit pun kalau dia adalah kalangan bawah.


“Bravo... bravo... kalau ada satu saja gadis seperti dia lagi saya akan menjodohkan dengan Rey Putra sayan,” ucap  Gery, semua pun mengiyakan apa yang dia ucapkan.


Bramantyo semakin gerah berada di sana, dia terlihat menegak minuman yang ada di atas meja untuk menghilangkan rasa gerahnya itu.


“Sayangnya Stok wanita seperti Kenzia hanya satu di Dunia, itu pun punya aku Om, jadi jangan coba-coba mengambilnya ,” ucap Arjuna posesif.


“Lihat putramu Bram, dia sangat Posesif sama pacarnya, gak seperti kamu tuh yang suka main perempuan, sebenarnya dia itu putra kamu bukan sih, kenapa sifatnya sangat berbeda dengan kamu ha..ha..,” ucap Gery lagi


“Diam kamu Ger, sudah kalian masuk sana, suruh dia buatkan makanan yang enak untuk kita semua.” Ujar Bram.

__ADS_1


 


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2