DENDAM SANG PEWARIS

DENDAM SANG PEWARIS
Ketahuan


__ADS_3

Arjuna membawa Kenzia masuk lebih dalam lagi ke dalam mansionnya. Ken bertemu dengan teman-temannya waktu itu, mereka saling melepas Rindu.


Tiba-tiba ada seorang gadis dengan sengaja menabrak Kenzia dan menumpahkan minumannya ke gaun yang di pakai Oleh Kenzia.


“Upsss...Sorry ,” ucap Gadis itu


“Apa yang Lo lakuin Hah ?”Bentak Arjuna kesal karena gaun mahal Kenzia Rusak gara-gara Gadis yang tak lain adalah Bella.


“ Maaf Aku gak sengaja Ar, lagian makan malamnya nanti malah pakai gaunnya sekarang, dasar Norak ,” ucap Bella mencibir.


“Lo Tu ya, gak pernah di sekolahin tu bibir,” kesal Arjuna


“Sudah Mas, gak usah di perpanjang lagi, aku pinjam baju kamu ya Mas, biar gaun ini aku cuci dulu,” ujar Ken.


“ Gak usah sayang, biar aku suruh anak Buahku membawa Gaun baru buat kamu,”


“ Jangan mas, gaunnya gak terlalu kotor kok, di cuci sedikit saja sudah beres,” ucap Kenzia


“ Ya sudah kalau begitu. Ayo sayang, kita ke kamar aku saja,” ajak Arjuna, Kenzia mengikuti Arjuna ke kamarnya untuk mengganti pakaiannya.


“Mas siapa sih gadis tadi ?” sepertinya dia sangat membenci aku ?” tanya Ken


“Dia itu Bella Gadis yang di Jodohkan dengan aku sayang, tapi kamu tenang saja  sayang aku gak mau kok sama dia,” ucap Arjuna, Kenzia terdiam.


“Sayang kamu gak marah kan ?” tanya Arjuna sangat takut kalau Kenzia marah padanya


“Ha.. ha.. ha.. ngapain aku marah mas, kan kamu gak mau di Jodohkan sama cabe-cabean itu, pantesan saja dia sangat kesal sama aku tadi, ternyata dia cemburu sama aku,” ucap Kenzia


Arjuna bernafas lega kerena Kenzia tidak marah padanya, dia segera mengambil pakaian untuk Kenzia.


“ Mas apa tidak ada baju lain, baju kamu kebesaran di akunya ,” ucap Kenzia


“Enggak ada sayang, semua ukurannya sama, gimana dong, apa aku suruh anak buahku saja membelikannya ya ,”

__ADS_1


“ Boleh deh dari pada aku harus memakai baju yang kebesaran begini, nanti kamu yang malu kalau aku keluar dengan penampilan seperti badut,”


“ Ha.. ha.. ha.. kamu ini ada-ada saja sayang, kamu mau pakai apapun juga tetap cantik Kok ,” goda Arjuna, Kenzia mau muntah rasanya mendengarnya.


“ Ya sudah kamu istirahat saja dulu di sini, aku mau turun ke bawah dulu.”  Kenzia menghembuskan nafasnya lega dia kemudian mengambil Ponselnya untuk menelfon Kenta.


“ Halo sayang, kamu lagi ngapain ?” tanya Kenzia


“ Biasa sayang, aku lagi jagain mobil sambil bersih-Bersih juga, kamu kenapa telponin aku sayang, apa di sana tidak ada Arjuna ?”


“ Dia lagi keluar, aku bete tau gak, tadi aku di siram sama gadis yang di jodohkan sama dia dan kamu tahu? Gaun mahal yang aku pakai ini kotor gara-gara dia,” ujar Kenzia kesal


“Ha.. ha.. ha.. Bagus dong sayang,”


“ Loh Kok bagus sih ?” tanya Kenzia


“ Kan kalau bajunya Rusak yang rugi kan Si Arjuna,” ujar Kenta


“ Iya juga sih, Biar Uangnya cepat habis ya.. tapi sayang Uang si Arjuna itu gak bakalan habis hanya karena satu gaun yang rusak, kamu ada-ada saja deh,” ucap Kenzia


“ Jangan Dong, ini kan Mansion keluarga aku, nanti setelah aku merebut segalanya dari Mereka aku akan menempatinya lagi ,” ujar Kenzia


Kenzia tidak sadar kalau Arjuna mendengar percakapannya di Telpon itu. Tangan Arjuna menggepal menqhan amarahnya dan dia tidak menyangka kalau Kenzia menghianati Cintanya.


Arjuna kembali pergi dari sana dengan wajah kesalnya, dan menyuruh pelayan untuk mengantarkan baju buat Kenzia.


Kenzia sudah kembali cantik dengan memakai baju uang di antarkan oleh pelayan itu itu dan tidak lama Arjuna pun datang, Kenzia lalu bergaya di depan Arjuna.


“ Gimana sayang, apa aku cantik memakai baju ini ?” tanya Kenzia


“Heemmm...


Kenzia mengerutkan keningnya ketika melihat tanggapan dari Arjuna tersebut, gak biasanya dia begitu padanya, biasanya dia akan heboh tentang apa pun yang menyangkut dirinya.

__ADS_1


Kenzia mulai menghampiri Arjuna lalu menggandeng tangannya.


“ Mas kamu kenapa sih, kok kamu kelihatan lemas gitu, kamu sakit ya ?” tanya Kenzia


“ Aku enggak enak badan, Kita pulang yuk ,” ajak Arjuna.


“ Loh kok pulang sih, bukankah kita akan makan malam ya ?”


“ Tapi aku Ingin kita pulang ke Rumah kita, aku sangat bosan dengan semua yang ada di sini,” ucap Arjuna beralasan.


“Baiklah, aku juga risih berada lama-lama di sini, kalau begitu ayo kita pulang,” ucap kenzia lalu menggandeng tangan Arjuna.


Kenzia tidak menaruh Curiga sedikit pun terhadap Arjuna , mereka sudah sampai di Mobilnya terlihat Kenta sedang mengelap-ngelap mobil itu.


“ Kenta ... berikan Kuncinya , aku akan menyetir sendiri, kamu ikut saja makan malam di sini ,” ucap Arjuna.


“ Loh Mas, kamu kan gak enak badan, kenapa kamu mau menyetir sendiri ?” tanya Kenzia


“ Aku hanya ingin berduaan saja dengan  kamu sayang,” perasaan Kenzia mulai tidak enak ketika melihat tatapan mata Arjuna yang sangat  berbeda kepadanya.


Arjuna membukakan pintu mobil buat Kenzia, Kenzia terpaksa masuk ke sana dan sebelum dia masuk dia mengode ke arah Kenta agar mengikuti mereka.


Arjuna mulai melajukan mobilnya dengan kecepatan Tinggi menuju ke sebuah tempat yang sanggat asing bagi Kenzia, Kenzia merasa heran kenapa Arjuna membawanya ke sana.


Di sebuah Rumah yang Besar tapi kelihatan Tua, di sanalah mereka sekarang.


" Sayang kenapa Kita ke sini ?" tanya Kenzia, tanpa aba-aba Arjuna menyemprotkan Obat Bius ke arah wajah Kenzia sehingga perlahan Kenzia tidak sadarkan diri.


Kenta sudah sampai juga di sana, dia bersembunyi di balik sebuah Pohon. Terlihat di sana banyak penjaga dengan persenjataan lengkap, Kenta melihat kalau Arjuna menggendong Kenzia masuk ke dalam Rumah itu.


"Sepertinya Kenzia pingsan, apa yang di lakukan Oleh Arjuna kepadanya." guman Kenta.


Sebaiknya aku pergi dulu dari sini, aku akan meminta bantuan dari Bang Jack," ucapnya lalu bergegas pergi ke sana, dia tidak mau kalau Arjuna berbuat macam-macam pada Kenzia kalau sampai dia terlambat menyelamatkannya.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2