
"Nona Nora, apakah kau yakin dengan Tugas ini, nyawamu menjadi taruhannya. aku tidak ingin kehilangan mu juga". tanya Atasan nya dengan kencang sebagai Agen.
"Sudah lama aku menginginkan hal ini Pak, mohon izinkan saya bergabung. Bukan kah bapak tau tujuan saya ada di sini?". jawab Nora yakin.
"Tapi Nora, tidak bisakah kamu melupakan semuanya. ini sudah berlalu, hidup lah dengan normal. masa Depanmu masih panjang". ucap atasannya lagi.
"Paman saya harap paman tidak mencampur adukan masalah pribadi dan tugas negara ini Paman,bukan kah atasan paman memang merekrut ku tanpa tahu masa lalu ku". kali ini Nora bicara dengan nada yang sangat dingin seolah sedang menahan sesuatu yang akan meledak.
"Tapi Nora, paman tahu tujuan mu masuk ke divisi ini agar kau bisa leluasa membalas kan semua nya bukan?". jawab pria paruh baya itu lagi.
"Aku menanggung semua derita demi berada di posisi ini Paman, untuk apa tangis, tenaga dan air mataku selama ini jika paman sekarang menghalangi jalan ku mencapai tujuan ku". ucap Nora lagi.
"Baik lah, tapi aku harap kamu menjaga nyawamu baik-baik. aku tidak sanggup jika harus kehilangan mu juga Nora". jawab paman nya tadi.
__ADS_1
"Jika aku harus mati, setidaknya aku sudah berusaha untuk membalas mereka paman, aku tidak akan menyesal jika aku kalah. tapi setidaknya aku akan menghancurkan mereka, jika aku harus menghilang bersama mereka aku siap". jawab nya menatap ke depan di balik kaca gedung pencakar langit di negara A.
Paman nya hanya menarik nafas panjang melihat wanita muda berusia 25 tahun di depan nya.
Nora...
Ya namanya Hanya Nora, tanpa nama belakang Karena dia tidak mau ada orang tua siapa dirinya. entah mengapa identitas nya sangat di sembunyikan, ada apa sebenarnya.
Di tempat lain seorang pria tampan berusia 30 tahun sedang menembaki kepala orang-orang yang berkhasiat tanpa belas kasih karena telah membocorkan informasi ke musuhnya.
Tapi Doooorrrrr...!!
Dia tidak peduli dengan ancaman ke keluarga orang itu.
__ADS_1
"Kau fikir keluarga mu tidak jauh lebih berharga dari pada nyawa orang-orang yang tidak bersalah di pulau itu karena informasimu bod*h, Puluhan anak Mati karena ulahmu". jawab Pria tersebut.
Cedric Ezaz pemimpin Mafia The Morrigan, yang di bentuk oleh nenek buyut nya dan di wariskan kepada ibunya kemudian dia ambil alih oleh dirinya sekarang.
"Apakah kalian sudah mengurus orang-orang yang mencari masalah dengan kita Jack?". tanya Cadric dengan suara berat dan dingin nya.
"Sudah tuan, mereka hanya perkumpulan tikus yang ingin mengambil wilayah Elang dan singa". Jawab Jack tangan kanan Cedric.
"heemmm bagus,dan berikan kompensasi untuk keluarga yang menjadi korban di pulau". perintah Cadric lagi dan di Jawab dengan anggukan.
Cadric melambaikan tangan nya dan berlalu meninggalkan tempat di mana mayat para penghianat tadi di eksekusi.
Ya walaupun The Morrigan adalah perkumpulan Mafia yang menjual senjata dan juga menjual organ,tapi organ yang mereka jual berasal dari musuh-musuh yang kalah.
__ADS_1
Setidaknya di akhir hayat mereka Masih bisa menjadi manusia yang berguna, fikir pemimpin mereka yang sampai sekarang perbuatan itu masih di lakukan oleh Cedric sang penerus.
Di depan dunia Keluarga herakles Ezaz ayah dari Cedric Ezaz memang hanya sekedar pengusaha Sukses, memiliki berbagai macam perusahaan di laut dan darat.