Di Antara Kalian

Di Antara Kalian
25. Dia lebih penting.


__ADS_3

Malam hari, Nora menyempatkan diri untuk menelfon ke markas.


"Bagaimana paman, apakah sudah ada titik terang semuanya. waktu yang ku punya tidak banyak paman, aku harus bisa menghancurkan mereka semua". ujar Nora pada paman nya di seberang sana.


"Ada yang janggal Nora, seperti ada yang menutupi kasus ini. tapi paman tidak tahu siapa, mereka memiliki organisasi besar yang tidak bisa terbuka identitas nya". ujar Paman.


"Ck, pasti ini bagian dari orang-orang milik Cadric, syyyiiittth". Nora mengumpat.


"Aku harus bisa mengambil perusahaan mereka secepatnya jika seperti ini paman, aku perlu pegangan lain jika nanti perusahaan milik mommy dan Daddy ku benar-benar di ambil alih. aku akan minta Cadric mengambil itu untuk ku". ujar Nora.


"Tidak mungkin dia akan memberikan padamu secara cuma-cuma sebuah perusahaan Nora,kau siap jika dia meminta untuk menikah dengan mu?". ujar Paman nya lagi.


"Jika memang itu perlu, akan ku lakukan. bagaimana pun aku tidak ingin kehilangan peninggalan kedua orang tua ku paman".ucap Ria.

__ADS_1


"Baiklah jika itu keputusan mu, paman akan selalu mendukung mu. tapi ingat sekarang kamu benar-benar bergerak sendiri di sana, jadi jaga dirimu baik-baik". Nora mengiyakan dan mematikan sambungan teleponnya.


"Bisa kah aku mengambil kembali semua usaha milik kalian yang di ambil paksa mommy, Daddy bantu aku dari atas sana". Nora akhirnya keluar kamar mandi, tempat biasa dia melakukan telepon.


Pagi harinya, Nora seperti biasa bersiap untuk mengikuti Cadric ke kantor. mereka naik mobil bersama dengan di supir kan oleh Jack.


"Apakah kalian sudah mendapatkan informasi tentang Shiren". ujar Cadric membuat Nora yang ada di sebelahnya terkejut.


Untuk apa Cadric mencari dirinya, karena ingin menjawab pertanyaan dalam otaknya, Nora memberanikan diri untuk bertanya pada Cadric .


"Adik yang kemarin aku cerita kan, Perusahaan miliknya sebentar Lagi akan memasuki batas tanggal di mana ia harus menandatangani kontrak baru, kamu perlu keberadaan nya. jika tidak, mungkin perusahaan miliknya akan dalam masalah". tanya Cadric.


"Kenapa dalam masalah, itu hanya perusahaan yang tidak terlalu besar jika di bandingkan dengan perusahaan kalian". ujar Nora berusaha netral dan tidak gugup.

__ADS_1


"Semua keuntungan dari perusahaan masuk ke dalam rekening bank Swiss dan hanya dia lah yang bisa mencair kan nya untuk membuat kontak baru, dan perusahaan Shireen terletak di beberapa industri di beberapa negara, walaupun di sini kantor pusat nya". ujar Cadric menjelaskan.


"Apa, jadi mommy dan Daddy memiliki Perusahaan di beberapa negara juga bank di Swiss dan hanya aku yang bisa membukanya, aku fikir perusahaan mereka hanya ada itu saja. jadi karena itu mereka mencari ku, mereka juga ingin merebut uang ku di sana". ujar Nora dalam hati.


"Jika dia tidak muncul bagaimana, apa yang akan terjadi?".tanya Nora lagi.


"Mungkin para investor akan mundur karena mereka tidak ingin melanjutkan kontrak yang mereka lakukan tanpa ada kepastian dari wali yang sah dari perusahaan itu. selama ini kamu hanya membawahi perusahaan itu dengan orang-orang kami saja tanpa ingin mengganti sistem yang dulu orang tua Nora buat".jelas Cadric lagi.


"Jika dia muncul apakah masalah akan teratasi, apakah dia aman jika di lihat oleh dunia. sepertinya mereka sangat berambisi untuk memusnahkan Shireen". ujar Cadric.


"Itu mereka, bukan aku. aku akan menjaga nya dengan segenap jiwa ku jika benar sampai bertemu dengan nya". ujar Cadric.


"Benar kah, aku cemburu. lebih penting mana dia atau aku". ujar Nora ingin tahu.

__ADS_1


"Maaf Nora, dia jauh lebih penting bahkan jika di bandingkan dengan nyawaku". ujar Cadric menjawab dan membuat Nora menatap wajah kekasih nya dengan seribu pertanyaan namun sulit untuk di ungkapkan.


__ADS_2