
Beberapa tahun menyelidiki kasus ini hingga dia faham rute mana saja yang di lewati oleh pemimpin dari Mafia the Morrigan.
"Tunggu aku, sebentar lagi akan ku hancurkan kalian semua". ucap nya masih dalam hati.
Setelah Nora tenang dia berpura-pura bangun dari tidur nya dan dengan sengaja berjalan tertatih menyenggol Gucci di meja agar menarik perhatian penjaga di depan.
Praaanggg..
Suara Gucci itu memecah kesunyian, selang beberapa lama seorang wanita masuk ke kamar.
"Kau sudah bangun ternyata, Istirahat lah dulu dan jangan banyak bergerak. aku Rose, salah satu penjaga di rumah ini". ucapnya mengenalkan diri.
Nora berpura-pura bergetar dan ketakutan air matanya mengalir dengan sempurna. dengan mengingatkan bayangan Masa lalu nya, sudah cukup membuat ekspresi nya muncul seperti sekarang.
"Tenang lah,kami bukan orang jahat yang menyekap mu. siapa nama mu?" ujarnya bertanya.
"Baik lah nanti saja kita bicarakan, sebaik nya kamu sekarang makan dan minum obatmu. Michael ambilkan makanan untuk tamu kita". perintah Rose sambil berusaha menenangkan Nora yang sudah menangis di pojokan kamar.
__ADS_1
Terlihat sangat menyedihkan memang, Tapi tanpa mereka sadari ada seringai tipis di wajah Nora saat dia menunduk sesaat.
"Bukan orang jahat kamu bilang, kalian adalah manusia kejam. bersandiwara lah kalian, aku akan dengan senang hati membuka kedok kalian". ucap Nora dalam hati, dan melanjutkan acting nya menjadi wanita lemah.
"Michael, kau mau kemana?". tanya Jack saat berpapasan dengan Michael yang sedang berjalan menuju dapur.
"Nona yang tadi di bawa oleh tuan Sudah Sadar, Rose memerintahkan saya untuk membawakan makanan" jawab Michael.
Jack hanya mengangguk dan melanjutkan langkah nya menuju ruangan atas, tempat tuan muda nya.
Malam hari Nora membuka matanya, berjalan mengendap-endap dan membuka pintu. untung pintunya tidak di kunci dan tidak ada penjaga juga.
Nora berjalan keluar dengan pelan memperhatikan mansion yang dia tinggalkan, terlihat beberapa penjaga di lantai bawah dan sepertinya bangunan ini memiliki beberapa lantai lagi di atas.
Nora berjalan pelan-pelan ingin memastikan ke adaan, Nora tidak ingin mengambil tindakan apa-apa.
Nora tahu pasti tempat ini ada Cctv-nya, Nora terlihat seperti kucing bodoh yang berusaha kabur dari kandang macan untuk menyempurnakan penyamarannya lagi.
__ADS_1
"Kau sudah puas mengamati Nona?". tanya seseorang di belakang Nora.
Nora pura-pura terkejut dan langsung bersimpuh meminta maaf, jangan lupakan air mata buaya nya.
"Tuan maafkan saya, tolong jangan apa-apakan saya, Jangan pukul saya tuan". ucap nya sambil menangkup kedua tangan nya.
"Pergilah ke kamar mu lagi, kau belum pulih. Jangan fikirkan apapun, kami tidak akan memukul sembarang orang di sini. jangan khawatir, nama ku Jack, aku asisten tuan Muda di sini. jika kamu bersikap baik, kami tidak akan melakukan apapun pada anda Nona, dan siapa Nama mu??". tanya nya.
"Nama saya Nora tuan". Jawab Nora.
Dia tidak ingin menyembunyikan identitas yang biasa dia pakai, karena kemungkinan sangat mudah meretas identitas Nora sebelum dia bergabung ke anggota CIA.
Setahu orang-orang di luar dia hanyalah gadis yatim piatu berpretasi yang sering mendapatkan beasiswa sebelum menghilang 4 tahun lalu tanpa jejak.
Setelah menyelesaikan sekolah dan bekerja di perusahaan luar negeri.
Karena sudah lama Nora merancang semua rencana, hingga dengan detail melakukan penyamaran dari dulu.
__ADS_1