
Karena sudah lama Nora merancang semua rencana, hingga dengan detail melakukan penyamaran dari dulu.
"Baiklah, pergi ke kamar mu dan beristirahat lah, jika sudah pulih kau bisa mengambil langkah apa yang akan kamu lakukan kedepannya". ucap Jack lagi.
Nora mengangguk pelan dan berjalan menuju kamar nya.
"Rencana ke depanku sudah ku fikirkan Jack, Menghancurkan kalian". ucap Nora dalam hati.
Sudah 1 Minggu Nora di sini dan dia sudah sembuh, selalu terlihat polos berkeliling mansion dan selalu bertanya ini itu pada penjaga di sana.
Walupun kadang tidak mendapatkan jawaban atau justru di usir dari ruangan yang ingin dia masuki dengan alasan ingin melihat-lihat.
Cadric yang sedang berada di balkon atas tanpa sengaja melihat Nora yang sedang mengejar kupu-kupu di bawah, berlari kecil berpura-pura terlihat bahagia dan lugu.
__ADS_1
Nora tau Cadric suka berada di balkon kamarnya tiap sore hari untuk merokok sepulang dari kantor nya, Nora sedang berusaha mencari perhatian Cadric di atas dan pucuk di cinta ulam pun tiba. dari pantulan kaca paviliun di depan Nora memantau Cadric yang sedang memperhatikan nya, tidak sulit bagi Nora untuk memikat seseorang, wajah yang cantik, body yang **** Tinggi dan memiliki rambut hitam bergelombang Sepinggang. siapapun akan dengan mudah masuk ke perangkapnya.
"kena kau". batin Lia.
"1, 2, 3" Nora berbalik melihat ke atas berpura-pura ingin menangkap kupu-kupu yang seperti takdir terbang mengarah ke arah Cadric.
Mata mereka saling bertemu.
"1,2,3,4,5,6,7" Nora menghitung lagi.
Meninggalkan Cadric yang masih menatap kepergian Nora.
"Dia sudah sembuh, setelah menghilang selama 4 tahun kau di temukan oleh ku. mahasiswi jenius yang menjadi rebutan semua perusahaan waktu itu, menarik!. tapi ku fikir orang-orang memperebutkan mu karena terpesona oleh kecantikan mu Nora". ucap Cadric bergumam.
__ADS_1
"Kemana kau selama ini,dan kenapa kau tidak memiliki nama keluarga". gumamnya lagi.
Karena sudah lama Nora merancang semua rencana, hingga dengan detail dia melakukan penyamaran dari dulu.
Cadric memang sempat menyuruh anak buahnya untuk mencari informasi tentang gadis yang dia tolong, sangat mudah untuk nya mendapatkan informasi seseorang. walaupun tidak komplit.
Dia tidak mau ambil pusing dengan informasi yang ia dapat tentang Nora, karena informasi yang ia dapat sudah cukup menurut nya.
Saat jam makan malam Nora bersiap menyajikan makanan yang dia masak sendiri sebagai bentuk terimakasih nya pada Cedric.
"Orang bilang dari mata turun ke hati, Dari mulut juga bisa membuat orang lain menyukai. tadi sore aku sudah memikat mata mu Tuan, sekarang tinggal rencana selanjutnya, akan ku buat kamu terpesona. beruntung sekali kau mencicipi makanan ini, ini adalah resep dari orang yang telah orang tuamu kau lenyap kan. asal kau tahu saja Cadric". Nora yang selalu menemani ibunya memasak untuk ayah nya.
Mencoba memikat Cadric dengan cita rasa favorit keluarga nya dulu, Cadric yang merasa masakan malam ini berbeda.
__ADS_1
Seperti masakan seseorang yang dulu pernah dia kenal menanyakan pada pelayan di rumah nya siapa yang memasak makan malam.
"Siapa yang membuat hidangan makan malam?". tanyanya dengan suara nya yang berat.