
Ia Memberikan saputangan pada Nora,Nora justru semakin Ter Isak membuat Cadric menarik tubuhnya ke dalam pelukannya.
Praangggg!!!
Bunyi benda berjatuhan dari meja.
"Jadi kalian masih tidak menemukan di Mana keberadaan nya?". ucap seseorang yang sudah mengamuk dan menghancurkan Ruangan kerjanya.
"Maafkan kami tuan, seperti nya Nona Nora tidak menyelidiki kasus Mudah Tuan". Jawab anak buah lelaki tersebut.
"Kau fikir aku bodoh sampai aku tidak mengetahui seberat apa kasus yang di tangani kekasih ku haaahhhhh!!!". ya sekarang Ankarian sedang mengamuk di ruang nya karena masih belum mendapatkan kabar kekasih nya Nora.
"Rian apa-apaan ini, kenapa tidak sekalian saja kau pecahkan kepala mereka". terlihat tuan Smith ayah Ankarian memasuki ruang kerja anak nya dan terkejut melihat keadaan nya seperti kapal pecah.
"Keluarlah" perintah nya pada anak buah nya.
__ADS_1
"Sudah ku katakan, Dia tidak pantas untuk mu. bahkan dia pergi tanpa pamit padamu, carilah wanita yang jelas Rian. seperti tidak ada wanita lain saja di muka bumi ini". ucapnya sambil duduk di kursi kebesaran anak nya.
"Keberadaan nya hanya membuat kau menjadi tidak fokus dengan bisnismu Rian, bahkan kau meninggalkan Rapat penting hari ini. ingat walaupun kau hanya wakil ku sebagai Presdir di perusahaan ini, tapi nanti kau lah yang akan menggantikan ku." ucap nya sambil menunjuk wajah anaknya.
"Jangan sampai wanita itu menghancurkan Perusahaan ku, jika kau masih seperti ini kau tahu apa yang akan ku lakukan". ancam tuan Smith.
"Jangan coba-coba melukai nya ayah, aku tidak akan segan-segan meninggalkan semua ini untuk nya. lagi pula, Nora tidak pernah memandang ku sebagai wakil Presdir di perusahaan ini, ia tulus padaku". jawab Rian.
"Tulus?... hahahaha, kau membuat lelucon Rian. tanpa uang dan jabatan mu sekarang, kau tidak akan pernah bertemu dengan nya dan memiliki koneksi untuk bisa tahu siapa kekasih mu". ucap tuan Smith.
"Dan lagi, ketulusan tidak nyata di dunia ini Rian, kau bukan siapa-siapa tanpa perusahaan ini". lanjut nya lagi
"Jika kau masih ingin berhubungan dengan wanita yatim piatu yang tidak jelas asal-usulnya itu, sebaik nya kau juga harus tanggung jawab dengan perusahaan ini atau kau tidak akan pernah bertemu dengan nya lagi". Ancam tuan Smith.
"Dan ingat sore ini kau harus bertemu dengan Putri tuan Abraham, jangan sampai terlambat". titahnya.
__ADS_1
"Ayah kenapa kau melakukan ini padaku, bukan kah kau tau aku sudah memiliki kekasih,bdan aku tidak ingin berselingkuh di belakang nya ayah". Rian berusaha menolak perintah ayahnya
"Ya kau benar, anak yatim itu hanya kekasih mu. gunakan dia sampai kau bosan, kemudian menikah lah dengan wanita pilihan ku". kemudian tuan Smith keluar dari ruang Rian.
"Aaaaaaaaaa, Syi***". ucap Rian menarik rambutnya ke belakang.
Nora masih terisak di pelukan Cadric.
"Tenang lah, mulai hari ini. kau bisa menjadi bagian dari kami, Jadilah kuat Nora. agar kau bisa melindungi dirimu sendiri". ucapnya sambil mengelus pundak Lia di pelukan nya.
Nora menyeringai tipis,.
"Jatuh sudah kau Cadric. Ayah,Bunda, sedikit lagi". ucap Nora dalam hati.
"Apa yang ingin kau lakukan kedepannya?". tanya Cadric menatap wajah Nora, tangan nya mengusap sisa air mata nya yang tersisa di pipinya.
__ADS_1
"Aku ingin menjadi kuat Tuan". ucap Nora lembut, suaranya memang betul bisa menghipnotis orang yang mendengar nya.
"Baiklah besok pagi, aku akan melatih mu secara langsung, jangan bersedih lagi. kau aman sekarang bersama kami, di sini". Cadric sambil menggenggam tangan Nora.