Di Antara Kalian

Di Antara Kalian
14. selalu bersama.


__ADS_3

"Sayang, sabar lah, aku tidak akan meninggalkan mu dan datang ke padanya". ucap Nora mencoba menenangkan Cadric yang terlihat sangat emosi Ketika Nora melihat Cadric yang sudah mengepalkan tangan nya dengan Kuat.


Kini Nora sudah berdiri di samping Cadric dan mengusap pundak nya.


Cadric yang mendengar Nora memanggil nya sayang pun mencoba meredam emosi nya, ia memeluk pinggang nora dengan 1 tangan mencoba mencari ketenangan di sana.


Nora yang terkejut dengan perlakuan Cadric tidak bisa apa-apa selain pasrah saat tangan kanan Cadric bertengger di pinggang nya dan membawa tubuh nya semakin kuat ke dalam pelukan laki-laki yang ia benci.


Rian menoleh sesaat ke belakang, melihat Cadric yang memeluk kekasihnya dengan 1 tangan membuat darah nya mendidih.


Namun ia masih berusaha untuk tidak membuat masalah, karena ia masih sangat mencintai Nora.


"B*doh nya aku yang bahkan tidak bisa melepaskan mu Nora, aku harap kasus yang kau jalani cepat selesai". ucap Rian kemudian berjalan meninggalkan Nora dan Cadric.

__ADS_1


"Kau tidak apa-apa kan Sayang, apakah ia menyakiti mu?". tanya Cadric pada Nora, kemudian Nora hanya menggeleng.


"Aku tidak apa". jawab nya.


"Kau tahu, rasanya aku ingin mengurung mu di rumah saja. Aku tidak ingin Dunia melihat kecantikan mu, kau betul-betul bisa membuat orang lupa diri Nora". ucap Cadric sambil mengusap pipi kekasih nya.


"Kau tahu, dulu cita-cita ku adalah menjadi wanita sukses karena ingin membuktikan pada orang-orang yang merendahkan kan ku. karena aku yatim piatu yang hidup dari uang donatur". ucap Nora.


"Dan saat aku lulus kuliah, berharap semua mimpi ku menjadi Nyata, aku malah di culik dan tidak bisa mewujudkan mimpi ku. sekarang kekasih ku pun ingin mengurung ku juga, sepertinya para anak yang tidak punya orang tua juga miskin seperti ku tidak bisa menentukan hidup nya sendiri". lanjut nya.


"Tidak apa, sekarang bagaimana keputusan mu setelah mendengar penjelasan ku?". tanya Nora pada Cadric.


"Lakukan apa pun yang kamu mau Sayang, ataukah kau ingin ku buatkan perusahaan atas nama mu?". tanya Cadric pada Nora.

__ADS_1


"Aku tidak setamak itu Cadric, izinkan aku bekerja dengan mu dan berikan aku gajih yang cukup itu sudah membuat ku bahagia. aku tidak ingin di sebut memanfaatkan mu". jawab Nora.


"Kau memang betul-betul berbeda Nora, biasanya wanita yang ku kenal,akan langsung mengucapkan seribu satu ke keinginannya padaku".ucap Cadric dalam hati.


"Baiklah, mari kita ke kantor. akan ku umumkan pada semua orang siapa kau, agar kedepannya kau mudah untuk bekerja dengan ku". ucap Cadric kemudian menaiki mobil yang tadi ia bawa bersama Nora.


"Aku akan selalu berada di dekat mu Cadric, karena aku butuh semua informasi tentang mu". ucap Nora dalam hati.


Cadric kembali membawa mobilnya sendiri tanpa supir, hingga akhirnya ia dan Nora tiba di perusahaan.


Semua orang memandang ke arah mereka, terutama Para karyawan wanita yang memang mengagumi Cadric.


Sangat bingung melihat Cadric yang datang bersama seorang wanita cantik bak model Dunia, apalagi tangan Cadric yang selalu bertengger di pinggang wanita itu.

__ADS_1


Sepertinya wanita itu adalah wanita Spesial pikir mereka semua tanpa ada yang berani bertanya.


__ADS_2