Di Antara Kalian

Di Antara Kalian
18 NORA (sireN ORAndo)


__ADS_3

"Kau tidak sendirian lagi, ingat itu sayang". ucap Cadric setelah selesai mengecup kening Nora beberapa saat.


"Kenapa aku menangis begini, apa yang terjadi padaku, aku tidak ingin menjadi lemah begini". batin Nora dalam hati.


"Aku ingin tidur". ucap Nora, Cadric pun bangkit mengangkat tubuh Nora ala bridal style dan membawanya ke dalam kamarnya, ia merebahkan Nora, menyelimuti tubuh nya kemudian mencium kening, kedua pipi nya, dan berakhir di bibir seksi kekasih nya itu.


"Tidurlah dan lupakan kesedihan mu, ingat sekarang kau hanya akan bahagia. tidak akan ada Lagi yang menyakiti dan merendahkan mu lagi sayangku". ucap Cadric sambil membetulkan anak rambut Nora yang sedikit acak-acakan setelah ia selesai mengecup bibir Nora.


Di tempat lain.


"Kau sudah mendapatkan informasi,kenapa Nora menyelidiki Cadric, selama yang aku tahu tuan Cadric tidak memiliki masalah apapun dengan hukum". ucap Rian.


"Mungkin karena kekuasaan yang Cadric miliki bisa jadi semua kejahatan nya tidak terlacak Tuan". Jawab anak buah nya.


"Kau benar, selidiki apapun yang berhubungan dengan Cadric. aku tidak ingin kekasih ku kenapa-napa di sana". ucap Rian yang masih sangat mencintai Nora dan menghawatirkan nya.


"Bagaimana, kau sudah menemukan anak dari sahabat ku?". tanya wanita tua di sebelah sebuah makam kepada bawahan nya.

__ADS_1


"Sudah hampir 15 tahun kami terus mencari nya, bagaimana keadaan mu sekarang nak. harus nya aku lebih Cepat datang sahabat ku, maafkan aku karena tidak mengetahui musibah yang menimpamu". ujarnya sambil menangis.


"Maaf Nyonya,kami sudah mencari semua panti yang berada di negara ini. tapi nona muda sama sekali tidak ada jejaknya, anda yakin nona muda masih hidup?". tanya pengawal nya.


"Mereka tidak akan berani membunuh nya, karena untuk mengambil semua aset milik keluarga nya. memerlukan akses dari anak itu. dan akses itu hanya bisa di gunakan saat dia sudah berusia 25 tahun, sebentar lagi dia akan ber umur 25 tahun. karena itu kita harus cepat menemukan nya, sebelum musuh lah yang mendapat kan nya terlebih dahulu". ucap wanita itu kemudian.


"Berikan aku petunjuk dan arahan agar aku bisa bertemu dengan putrimu anggelina dan Ferro Orando. kalian tidak ingin bukan semua yang kalian punya di miliki oleh orang lain". ujarnya lagi.


"Sayang, ayo pulang. sudah terlalu lama kau di sini, Minggu depan kita bisa kembali lagi". ucap seorang pria yang seperti nya suami dari nyonya itu datang untuk menjemput istrinya pulang.


doakan aku agar bisa secepatnya menemukan kesayangan kita". ujar nya kemudian pergi meninggalkan kedua makan sahabatnya.


"Sayang, kau sudah tumbuh dengan cantik kuat dan mandiri. Mami dan Daddy sangat bangga padamu, bertahan lah sayang. sebentar lagi kebahagiaan mu akan tiba". ucap seorang wanita di dalam mimpi Nora yang adalah mami nya..


"Mami bisa kah aku ikut saja dengan kalian, jangan tinggalkan aku sendirian di dunia ini hikzz". ucap Nora sambil menangis di pangkuan Mami nya.


"Siren Orando sayang, anak ku. kau tidak pernah sendiri, kau memiliki banyak orang yang menyayangi mu. Hanya saja kau sedikit tersesat di jalan, bertahan Lah. mereka sudah dekat". ucap Daddy Siren sambil menggendong anak nya dari pangkuan maminya.

__ADS_1


"Sireeeennn, ayo kita pergi sama-sama. kau kemana saja, aku terus mencari mu dasar anak nakal. kakak lelah mencari mu". ucap seorang anak laki-laki pada Siren Orando kecil.


"Pergilah sayang, Mami dan Deddy selalu bersama mu, melihat mu dari atas sana". ucap mami nya kemudian mencium kening Nora kecil, di ikuti oleh Daddy nya.


Kemudian Nora di diturunkan dari gendongan Daddy nya.


"Paman titip kan Putri paman padamu, Jaga dia". ucap ayah Nora kemudian mereka menghilang perlahan.


"Tidak, Mami, Daddy, jangan tinggalkan Siren. Siren ikut Mami, Siren mohon jangan pergi lagi. Siren tidak mau sendirian". ucap Nora mengais di tidur nya.


Ia terisak-isak hingga membuat seseorang yang kini sudah ada di samping nya khawatir.


"Panggil kan dokter pribadi ku, badan kekasih ku panas sekali. sepertinya dia demam karena Tadi malam". ucap nya pada pelayan.


Saat Cadric ingin kekantor dan menunggu Nora di meja makan, kekasih nya tidak turun-turun dari kamar atas miliknya membuat Cadric khawatir dan setelah ia membuka pintu pun ia terkejut melihat kekasihnya yang sedang menangis dengan mata terpejam.


"Sayangku,Nora bangun lah. kau Kenapa, kau bermimpi apa sampai menangis seperti ini". ucapnya sambil mengompres kepala kekasih nya.

__ADS_1


__ADS_2