Die Inside

Die Inside
Chapter 12 : Sesi belajar


__ADS_3

Sekarang adalah hari Sabtu, Aku mempunyai janji untuk belajar bersama dengan Akira di rumahnya, Aku sendiri belom pernah datang ke rumah orang lain terutama cewe dan itu membuat Ku sedikit gugup, tunggu kenapa Aku Gugup?.


Aku sudah selesai bersiap-siap dan memastikan tidak ada yang tertinggal, Aku berjalan dan melihat refleksi Ku di cermin sambil menarik nafas untuk meyakinkan Diri.


Aku menuruni tangga, disaat Aku menuruni tangga Aku bertemu dengan Ibu yang sedang di dapur dan Amara yang sedang menonton Televisi.


"Ah selamat pagi Yuu" sapa Ibu dari dapur


"pagi Kakak" sapa Amara dengan riang


Aku hanya mengangguk untuk membalas sapaan Mereka.


"Kamu terlihat rapi apakah Kamu ingin pergi suatu tempat?" tanya Ibu yang mukanya mulai kusam


"Apa?, Kakak ingin pergi dari rumah" teriak Amara yang terkejut


"Tidak, Aku akan pergi ke rumah teman Ku untuk belajar bersama" jawab Ku dengan datar


"Humm begitu, hati-hati di jalan oke" balas Ibu memperingati Ku


"Dan Aku juga tidak tau apakah Aku akan pulang lebih awal atau tidak, jadi jika Aku pulang terlambat sebelum makan malam tidak usah menyiapkan untuk Ku" ucap Ku kepada Ibu


"Ba...baik" jawab Ibu dengan ragu


"Aku berangkat" ucap Ku meninggalkan rumah


Aku berjalan menuju rumah Akira yang jaraknya tidak jauh dari rumah Ku, walau begitu Aku tidak ingin datang tanpa membawa apa-apa jadi Aku berniat untuk terlebih dahulu pergi ke toko roti atau kue untuk membeli beberapa sebagai Bingkisan.


Aku berjalan menuju sebuah toko kue dan masuk Kedalamnya.


"Selamat datang di toko Kami silakan pilih yang Anda mau" ucap seseorang anak laki-laki


"Ah Aku ingin membeli 1 Fluffy Japanese cheesecake" jawab Ku memilih


"Baik tolong tunggu sebentar" balas anak tersebut


Aku menunggu kuenya untuk dikemas dan sambil menunggu Aku juga melihat beberapa kue yang banyak Pilihannya.


Disaat Aku melihat kue tersebut, Aku melihat sebuah Kue ulang tahun yang cantik Bentuknya.


"Aku penasaran kalau Aku membeli kue tersebut untuk ulang tahun Akira apa Dia akan senang?" ucap Ku yang berbicara sendiri dengan nada pelan


"Ah permisi mas ini pesanan Anda" ucap laki-laki tersebut


Aku mengambil kuenya dan membayar kue tersebut, setelah selesai Aku keluar dari toko tersebut dan mengambil ponsel untuk melihat jam berapa Sekarang.


"Sudah jam 9, Hum? pesan dari Akira" ucap Ku sedikit kaget


「Log Chat」


Akira:


Hai Yuu, Apakah Kau sudah bangun?

__ADS_1


^^^Aku:^^^


^^^Ya Aku sudah bangun malahan Aku hampir sampai^^^


Akira:


Eh?!!, Kau sudah mau sampai tunggu jangan datang dulu Aku belum bersiap-siap


^^^Aku:^^^


^^^Baik^^^


Aku melanjutkan berjalan menuju rumah Akira sambil membawa kue yang ada di tangan Ku.


Setelah berjalan Aku sampai di depan rumah Akira, Aku sendiri tidak tau apa yang harus Ku lakukan selanjutnya, sial Aku sangat Gugup.


Aku menarik nafas dalam-dalam dan mencoba memencet bel pintu, disaat Aku bersitegang tiba-tiba pintu rumah Akira terbuka dan muncul seorang wanita yang seperti bukan Akira, Sial.


"Wah-wah" ucap wanita tersebut


"A...ah per...misi apa Akira ada di rumah" balas Ku dengan sangat gugup


"Ya Dia ada didalam, Kamu Yuu bukan?" tanya Ibu Akira


"I...iya Saya Yuu Arata salam kenal" jawab pertanyaannya


"Tidak usah gugup ayo masuk anggap saja rumah sendiri" balasnya


"Akira, Yuu sudah datang loh sampai kapan Kamu mau bersiap-siap" panggil ibu Akira


"Mou..., kan sudah Aku bilang tunggu setelah Aku selesai bersiap-siap" ucap Akira yang turun


"Ah selama pagi" sapa Ku ke Akira


"Pagi" balas Akira


"kau tidak pernah bilang kalo Kamu punya Ibu yang cantik" ucap Ku blak-blakan


"Ara, terima kasih Yuu" ucap Ibu Akira terlihat senang


"Yuu" teriak Akira sambil membuat wajah cemburu


"Tenang Kau juga terlihat cantik seperti ibu mu" balas Aku


"Ah... Itu Sedikit" ucapnya terbata-bata


"Hemm?" balas Ku memiringkan kepala


"Mou Yuu bodoh, bodoh, bodoh" ucap Akira sambil malu


"Ah kalau begitu silakan" ucap Ku memberikan Kue ke Ibu akira


"Ini adalah bingkisan yang Aku beli tadi sebelum datang kesini" ucap Ku sekali lagi

__ADS_1


"Ara terima kasih Yuu" jawab Ibu Akira berterima kasih


"Kalo begitu Kalian duluan saja, nanti Ibu akan membawa kuenya dan minumannya" timpal Ibu menyuruh Kami


"Aku akan mengantar Yuu ke kamar, ayo Yuu" ucap Akira


"Baik" ucap Ku berjalan


Aku berjalan menuju kamar Akira, Aku hanya mengikuti Akira dari belakang dan sedikit panik + Gugup.


"Baiklah Kita sudah sampai, Kamu boleh duduk di mana saja, Aku akan turun untuk membantu Ibu menyiapkan Kuenya" ucap Akira menyuruh


Ku


"Owh ya Yuu apa Kau ingin minum sesuatu?" tanya Akira


"Aku bisa minum apa saja" jawab Aku santai


"Bagaimana dengan kopi?" tanya Akira


"Jika Kamu tidak keberatan tidak apa-apa" balas Ku


Aku masuk ke dalam kamar Akira dan duduk di lantai, Aku melihat sekeliling dan sedikit terkejut dikarenakan kamarnya yang seperti anak perempuan walau di luar Dia sedikit seperti Laki-laki.


Setelah menunggu beberapa menit Akira kembali sambil membawa nampan berisikan kue yang sudah dipotong dan 2 gelas Minuman.


Akira menaruh semuanya di atas meja dan kembali keluar dari kamar untuk menaruh nampan, Dia kembali sambil menutup pintu secara pelan dan duduk di depan Ku.


"Maaf tadi sedikit lama" ucap Dia meminta maaf


"Tidak apa-apa santai saja" balas Ku


"Kalau begitu gimana Kita mulai belajarnya?" tanya Akira


"Boleh" jawab Ku mengeluarkan buku


Aku dan Akira mulai belajar bersama, Aku mengerjakan beberapa tugas yang masih belum Aku selesaikan begitupun dengan Akira.


Akira sering sekali bertanya tentang beberapa pertanyaan yang Dia tidak ketahui, dan terkadang saat Aku mulai bosen dengan belajar, Aku melihat kearah Akira yang sedang serius dalam mengerjakan tugasnya, menurut Ku Dia terlihat manis dan juga lucu ketika dia Serius dengan sesuatu seperti waktu Kami berbicara tentang Novel.


Tak terasa waktu sudah menunjukan pukul sore hari, Aku berencana untuk pulang sebelum Malam.


"Ah, sudah sore hari sebaiknya Aku pulang" ucap Ku


"Ah, Kau benar sudah sore hari" ucap Akira yang terlihat merenung


Setelah membereskan buku, Aku turun dan berjalan ke pintu Keluar.


"Apa Kamu sudah mau pulang?" tanya Ibu Akira


"Ya sudah hampir sore" ucap Ku


"Bagaimana kalo Kamu ikut makan malam bersama Kami?" tanya Ibu Akira mengajak Ku

__ADS_1


"Eh?"


Bersambung.


__ADS_2