Die Inside

Die Inside
Chapter 19 : Akhir Pekan


__ADS_3

Bel pulang sudah berbunyi Aku merapikan meja dan bergerak dari kursi, Aku berjalan melewati lorong untuk sampai ke depan gerbang Sekolah.


di saat Aku sampai di depan gerbang Aku mendapati seseorang sedang bersandar di Sana.


"Hai" panggil Akira


"Kamu sedang apa?" tanya Ku yang


bingung


"Aku sedang menunggumu" jawabnya


"Menungguku kenapa?" tanya Ku yang bingung


"Tidak apa-apa, Aku hanya ingin meminta maaf, karena Aku tiba-tiba menulis namamu di papan tulis tadi" jawab Dia


"Kau tak perlu meminta maaf" balas Ku pelan


"Maksudku, bukannya Aku ingin bersamamu atau semacamnya, tapi akan menjadi masalah jika Kita berada sekelompok dengan murid lain di kelas" timpalnya mengelak


"Iya mungkin Kau benar" balas Ku


"Terima kasih" timpal Ku dengan cepat


"Jadi apa Kau sudah mempersiapkan barang untuk studi tour nanti?" tanya Ku ke Akira


"Yah..., Aku belum tahu harus membawa apa sih, Kamu sendiri bagaimana? jawab Akira bertanya kepadaku


"Mungkin Aku akan membawa beberapa buku dan kaos untuk salin jika perlu" balas Lu


"Aku sendiri tidak punya banyak pakaian yang bisa Aku pakai untuk berpergian seperti ini, mungkin Aku akan membelinya?" timpal Ku ragu


"Kau ingin pergi untuk membeli pakaian?" tanya Akira yang tiba-tiba bersemangat


"Mungkin tapi kalau dipikir-pikir itu tidak perlu, Aku juga tidak mengerti tentang fashion jaman sekarang" jawab Ku ke Akira


"Kalau begitu bagaimana kalau Aku ikut dengan Mu untuk memilih beberapa baju untukmu?" tanya Akira


"Apa Kau yakin dengan itu" jawab ku ke Akira


"Tentu, Aku tidak masalah jika Kau mau" balas Akira


"baiklah jika kau tidak keberatan" jawab Ku


"Oke kita ketemu hari minggu nanti" balasnya


Dengan begitu, seperti ini Aku akan mempunyai kegiatan akhir pekan bersama seseorang, yang biasanya Aku tidak Punya.


.


.


.

__ADS_1


.


.


Sekarang adalah hari Minggu pukul 06:20 pagi, hari ini Aku ada janji dengan Akira untuk pergi ke mall, Aku yang sudah bersiap berjalan keluar kamar menuruni tangga menuju ruang Makan.


Di sana, terdapat ibu yang sedang bersiap untuk memasak sarapan Pagi.


"Ah selamat pagi Yuu" sapa Ibu


"Iya" jawab Ku singkat


"Apa Kau ingin ke suatu tempat di hari Minggu?" tanya Ibu


"Ya Aku ada janji dengan Akira untuk menemaninya ke mall" jawab Ku berjalan ke ruang tamu


"Baiklah kalau begitu, semoga harimu menyenangkan" balas Ibu


"Terima kasih, kalau begitu Aku berangkat" jawab Ku keluar rumah


Aku berjalan dari rumah menuju rumah Akira yang jaraknya tidak jauh dari rumahku, Aku berjalan melewati perumahan yang sepi di pagi Hari.


Jarang untuk Ku keluar di akhir pekan, Aku biasanya menghabiskan akhir pekan Ku dengan mengurung diri di kamar sambil menulis novel atau membaca komik ya Aku beli.


Sesampainya Aku di depan rumah Akira, Aku memencet bel rumah tersebut dan mendapati Ibunya membukakan pintu untuk Ku.


"Selamat pagi Yuu" sapa Ibu Akira


"Selamat pagi Ibu" jawab Ku


"Kalau begitu masuklah Akira sedang bersiap-siap, Kamu bisa ikut sarapan terlebih dahulu bersama Kami" balas Ibu Akira mengajakku


"Baiklah" jawab Ku


Aku memasuki rumah Akira dan ikut sarapan pagi bersama dengan keluarga Akira, di sana terdapat Ayah Akira yang sedang duduk sambil melihat Berita.


"Selamat pagi Yuu" sapa Ayah Akira


"Selama pagi juga" jawab Ku mengangguk


Setelah saling sapa Aku duduk di meja makan, Diikuti oleh Kakak Akira dan Akira yang baru turun, Ibu Akira sudah selesai masak dan menyajikan makanan tersebut di Meja.


.


.


.


.


.


「Pukul 07:15」

__ADS_1


Kami selesai dengan sarapan pagi, Aku dan Akira memutuskan untuk berangkat menuju pusat perbelanjaan, kami berangkat menggunakan bus lalu turun di depan stasiun,


dan menaiki kereta cepat untuk sampai ke daerah pusat Perbelanjaan.


Aku sedang tidak di pusat perbelanjaan yang biasanya Aku datangi, Akira yang mengajakku, Dia bilang bahwa daerah sana banyak baju bagus dengan harga terjangkau, Aku tidak tau bedanya Apa.


"Baiklah akhirnya kita sampai" ucap Akira


"Lalu apa yang harus pertama kita lakukan?" tanya Ku ke Akira


"Eits sabar sebelum itu ayo kita cari baju untuk Mu terlebih dahulu" jawab Akira bersemangat


Dengan begitu Kami memutari semua toko yang ada, Akira menyeret Ku dan mencoba melihat beberapa baju dan mencocokkannya dengan Ku.


"Hum, bagaimana dengan ini" tanya Akira memberikan beberapa baju


"Apa Kamu yakin?" jawab Ku agak ragu


"Sudah-sudah kenapa Kamu tidak mencobanya terlebih dahulu" balas Akira mendorong Ku ke ruang ganti


"Baiklah" jawab Ku pasrah


Dengan begitu Aku mengganti baju Ku dengan baju pilihan Akira dan menunjukkan, setelah selesai memilih Aku mengambil beberapa set pakaian dan membayarnya, kami berjalan keluar dari toko pakaian dan berpindah ke toko selanjutnya, Aku juga menemani Akira yang memilih baju, Dia sangat kesulitan dengan Itu.


"Yuu menurutmu lebih bagus mana?" tanya Akira memegang dua baju


"Aku tidak yakin, tapi keduanya terlihat bagus" jawab Ku ragu


"Mou dasar, kalau begitu Aku akan mencoba keduanya, ayo ikut Aku" balas Akira menarik lenganku


"Eh?" jawab Ku terkejut


Aku sedang ada di depan ruang ganti pakaian wanita, banyak orang yang datang termasuk Pegawainya.


"Bagaimana menurut Mu Yuu?" tanya Akira selesai berganti


"Itu terlihat cocok untuk Anda" timpal pegawai yang tiba-tiba datang


"Benar Kamu terlihat cocok dengan itu" timpal Ku ke Akira


"Anda terlihat Imut menggunakan itu" ucap pegawai lagi


"Mba itu benar Kamu terlihat imut menggunakan itu" ucap Ku ke Akira


"Ah, kalau begitu Aku akan mengambilnya" jawab Dia malu


"Yap Kau terlihat imut ketika Kau malu" balas Ku tanpa pikir panjang


"Tun...,tunggu Kau terlalu blak-blakan Yuu" jawab Dia menutup tirai ruang ganti


Selesai memilih baju untuk Akira, Aku dan Akira masih berputar-putar disekitar untuk mencari sesuatu yang kami inginkan, kami menemukan banyak hal, kami juga mencoba minuman yang sedang viral akhir-akhir Ini.


Setelah puas berputar-putar Aku dan Akira setuju untuk mencari tempat untuk beristirahat dan juga makan, karna Aku yang sudah lumayan Lapar.

__ADS_1


Setelah menemukannya tempatnya, Aku dan Akira lalu duduk sambil mengobrol bersama, kami juga sering melakukan lomba, siapa yang paling cepat dalam menulis Novel.


Bersambung.


__ADS_2