
Hari pertama sekolah Ku dihabiskan dengan hanya duduk dan mendengarkan wali kelas yang sedang memberikan informasi untuk siswa Baru.
Setelah memasuki kelas Aku hanya duduk dan melihat keluar jendela sambil mendengarkan orang-orang yang saling berkenalan dan menyapa satu sama lain, Aku tidak tertarik dengan semua sosialisasi tersebut dan hanya menatap keluar Jendela.
Disaat semua orang berbicara satu sama lain, Mereka berhenti sejenak karna seseorang yang memasuki Kelas.
"Baiklah anak-anak mohon untuk diam dan duduk di bangku kalian masing masing" ucap seseorang yang masuk kedalam kelas
"Perkenalkan Saya adalah wali kelas Kalian, nama Saya adalah Siti Zulfa , Saya akan menjadi wali kelas Kalian mulai hati ini" ucapnya mengenalkan diri
Setelah mengenalkan diri Bu Siti memberikan beberapa informasi yang dibutuhkan untuk Kedepannya.
Aku yang selesai mendengarkan wali kelas berbicara lanjut melihat kearah luar jendela, di selang waktu Aku melihat keluar, Aku merasakan getaran yang berasal dari ponsel Ku, Aku pun meraih ponsel dan melihat notifikasi dari apk novel yang Aku sudah lama Punya.
Didalam notifikasinya terdapat sebuah pesan komentar dari novel yang Aku Tulis.
Isi pesan:
"Hai Thor Aku selalu menunggu update kelanjutan dari novel yang Kau buat, kisah yang terasa nyata bagi Ku yang membacanya, banyak sekali rasa sakit, pengkhianat,pernyataan palsu, dan ketidak percayaan didalam novel, banyak sekali perasaan yang membuat Ku ingin terus membacanya"
Setelah membaca pesan tersebut, Aku sedikit merasa ada yang terhubung dengan Ku, walau Aku tidak tau itu Siapa.
Hari pun berlalu, sekarang sudah jam pulang, Aku berjalan menuju pintu keluar dan ingin segera pulang untuk menulis lanjutan Novel.
Disaat Aku berjalan di lorong seseorang memanggil Ku dari Belakang.
"Yuu" panggil seseorang
Aku yang mendengarnya berhenti sejenak dan melihat Kebelakang.
Disaat Aku berbalik Aku menemukan murid cewe yang berlari mendekati Ku.
"Siapa?" tanya Aku yang tidak tau
Dia berhenti dan terengah-engah akibat berlari, ketika sudah baik kan Dia mulai Berbicara.
"Apakah Yuu melupakan Ku?" tanya Dia balik
__ADS_1
"Tidak, Aku tidak mengenal Mu" jawab Aku dengan datar
"Aku Ira teman Sd Mu" balas Dia
"Ira?, owh Kau orang yang menuduhku melakukan pelecehan di kamar mandi bukan?" ucap Aku dengan dingin
"Eh, bukan begitu, maksud Ku itu adalah kesalahpahaman bukan, Aku waktu itu panik dan tak bisa berfikir Jernih" jawab Dia
"Tidak bisakah Kau memaafkan Aku, dulu Kita berteman bukan?, Kita sering bermain bersama-sama dulu" ucap Dia sekali lagi
"Aku mendengar rumor yang Kamu punya dan Aku tidak percaya dengan semua rumor tersebut, karna Aku percaya pada Mu" timpal dengan sekali lagi
Kalimat terakhir yang membuat otak dan tubuh Ku membeku, Percaya, adalah kata kata yang membuat Ku sedikit mengingat masa lalu yang sudah Aku kubur dalam-dalam, dan Dia dengan mudahnya membongkar semua ingatan
Tersebut.
"Kenapa?" ucap Aku dengan nada rendah
"Hem?" balas Dia yang bingung
"Kenapa baru sekarang Kau bilang seperti itu?, kenapa Kau tidak bilang itu disaat Aku terkena masalah yang dibuat oleh Mu?" ucap Aku dengan nada rendah
"Cukup, tolong jauhi Aku, Aku tak ingin Kau terkena masalah akibat diriku, Aku tidak mau lagi mendapatkan masalah" ucap Aku dengan cepat
"Permisi" timpal Gw sambil memberikan senyum palsu
Aku yang sudah mulai tidak tahan dengan percakapan tersebut memilih untuk pergi dan meninggalkan dirinya yang terdiam membeku di Lorong.
Aku hanya Ingin pulang dan mengupdate novel yang sudah lama Aku Tulis.
.
.
.
.
__ADS_1
.
[ Pov Ira ]
Aku adalah Ira, Aku adalah siswi SD yang senang berteman, Aku sering bermain dengan teman sekelas Ku terkhusus Yuu, Aku sering bermain bersamanya dan bermain bersamanya sangatlah menyenangkan, Aku menyukai Yuu karna dia anak baik walau Dia sering sendirian dan suka di olok-olok oleh teman-teman yang lain.
Aku mendengar bahwa Yuu adalah anak yang bermasalah namun setelah Aku bermain bersamanya itu semua hanya omongan belaka, Dia sebenarnya anak yang baik dan mudah tersenyum, Aku juga sering melihat tubuhnya yang penuh dengan ruam yang Aku tak mengerti disebabkan oleh Apa.
Aku menghabiskan banyak waktu bersamanya, namun semua itu berubah disaat Aku tak sengaja menemukannya yang berada di depan pintu toilet, Aku yang kaget dan panik berteriak hingga menarik semua perhatian anak murid yang lain, disaat semua orang bertanya apa yang terjadi Aku tanpa sadar mengucapkan kalo Yuu telah mengintip diriku di Toilet.
Semua anak mulai mengintrogasi Yuu yang terlihat panik karna Dia tidak tau apa yang Terjadi.
Setelah kejadian itu Yuu semakin dijauhi oleh anak anak di sekolah dan di bully secara verbal bahkan mereka melempari batu atau barang lain kepada Yuu.
Aku sebenarnya merasa kasihan karena Yuu tidaklah bersalah, namun kebodohan Ku membuat Yuu semakin menderita, Aku pernah ingin meminta maaf kepada Yuu.
"Yuu" panggil Ira
"Aku minta maaf karna berbohong"
"Aku minta maaf karna tidak berkata yang sejujurnya"
"Aku waktu itu panik dan tidak sengaja mengucap kata tersebut"
"Aku mohon maafkan Aku"
Aku yang coba meminta maaf kepada Yuu tidak mendapatkan balasan darinya, hanya punggung yang membelakangi Ku, bahkan Yuu tidak menoleh sama Sekali.
Ketika Aku masuk SMP Aku mulai kehidupan baru dan melupakan Yuu, Aku menjalani hidup normal sebagai Siswi SMP, sampai Aku mendengar berita bahwa terjadi perampokan yang pelakunya adalah siswi SMP kelas 8, ketika Aku melihat berita itu betapa terkejutnya Aku melihat Yuu Didalamnya.
Aku terdiam dan mengingat semua kesalahanku terhadap Yuu waktu SD dulu dan Aku akhirnya mengerti dimana kesalahan yang Ku Perbuat.
Ketika Aku telah menjadi siswi SMA, Aku tidak menyangka kalau Aku akan bertemu dengan Yuu kembali setelah berpisah selama 3 tahun, Aku mencoba untuk mencari Yuu dan meminta maaf sekali Lagi.
Namun setelah Aku bertemu dengannya, Aku kaget karna melihatnya yang sudah berubah, Aura gelap dan ketidak perdulinya terhadap sekitar, membuat Dia bukanlah Yuu yang Aku kenal, Aku berhasil menemukannya dan mencoba meminta maaf, namun Dia menjawab dengan perkataan yang dingin yang membuat Aku sedikit terdiam Membeku.
Aku akhirnya pulang dengan perasaan yang sangat sakit, Aku tidak tau apa yang harus Aku perbuat, Aku hanya bisa masuk kedalam Kamar dan menjatuhkan diri ke kasur, Aku mulai mengingat semua perkataan Yuu, Aku tidak bisa menahan semua kesedihan Ku, Aku mulai menangis aku tidak bisa berhenti, Aku menyesali semua yang telah Aku perbuat kepada Yuu.
__ADS_1
Bersambung.