Die Inside

Die Inside
Chapter 14 : Nama depan?


__ADS_3

Setelah berjalan beberapa menit, Aku sampai di depan rumah, Aku memasuki rumah dan langsung menaiki tangga dan berjalan ke Kamar.


Aku memasuki kamar dan menutup pintu pelan-pelan Aku melangkah dan menjatuhkan diri ke kasur Ku.


Aku masih merasa bingung dan terkejut dengan bersamaan, semua perasaan yang Ku rasa saling bercampur membuat otak Ku sedikit Pusing.


「Flashback」


Rumah Akira.


"Tidak usah terlalu tegang Yuu" ucap ayah Akira yang sedang minum kopi


"Bukan hanya ibu Mu dan istri Ku yang berteman, Saya dan ayah Mu adalah teman dekat juga, malah Kita berempat adalah teman Sma" ucap sang ayah


"Kami berteman sejak Sma, kami selalu bersama, Aku tau Kamu lumayan mendapatkan tekanan dari ibu Mu karna memang begitu sifatnya" ucap sang ayah sekali lagi


"Ibu Mu adalah orang yang keras dan memiliki sifat yang lumayan arogan ketika Dia sedang tertekan" ucap sang ayah


"Aku tau sifat ibu Mu memang buruk tapi ayah Mu selalu meyakinkannya dan sangat mencintai ibu Mu" ucap sang ayah


"Namun Aku masih tidak percaya bahwa Yuu sudah meninggal Akibat kecelakaan" ucapnya merasa sedih


「 Trivia Bersama Samuii」


Di jepang jika pihak wanita menikah dengan pihak pria, maka marga/nama keluarga dari pihak wanita akan mengikuti marga sang pria


contoh:


Yuu Arata, Yuu di ambil dari nama sang ayah dan arata adalah nama aslinya dan jika Yuu Arata menikah, maka sang istri dan anaknya akan mengikuti nama ayahnya yaitu Yuu.


"Setelah tau semua rumor yang terjadi adalah palsu ibu Mu sangat terpukul dengan kenyataan tersebut, Dia merasa sangat bersalah terhadap diri Mu" ucap sang ayah


"Ini memang berat namun ketika Kau sudah dewasa setidaknya Kau mau memaafkan ibu Mu meski hanya sedikit itu saja nasehat Ku" ucap sang ayah


「 Masa Sekarang 」


Aku masih mengingat percakapan yang terjadi kepada Ku dengan ayah Akira, Aku masih merasa bimbang atas semua perkataannya terlebih lagi keinginan Akira yang membuat Ku semakin campur Aduk.


「 Flashback 」


Perjalanan pulang.

__ADS_1


"Yuu" panggil Akira


"Hem?" jawab Ku memandang langit


"A-" balasnya terhenti


"Jika Kamu ada yang mau diutarakan bilang saja" ucap Ku meyakinkan nya


"Apakah bisa Kita saling memanggil na...nama satu sama lain?" tanya Akira yang malu


"Eh?" ucap Ku terkejut


"Kenapa Kau meminta hal seperti itu?" tanya Aku sekali lagi


"Disaat Kau dan Kakak saling memanggil nama belakang Aku merasa kalau Aku kalah dari kakak Ku" jawab Dia sangat malu


"Pfft jadi Kau cemburu dengan kakak Mu yang saling memanggil nama belakang?" tanya Aku


"Bu-bukan seperti Itu Kau tau" balasnya mencoba memukul Ku


"Tapi bukan kah jika Kita saling memanggil nama belakang, anak-anak akan mengira Kita mempunyai hubungan spesial?" tanya Aku ke Akira


"Aku tau, tapi bu-bukan kah Kita adalah te-teman?" jawabnya sangat Malu


"Dasar" ucap Akira yang memukul Ku sambil merasa Malu


"Aku tidak masalah jika Kita saling memanggil nama asli tapi Aku akan malu jika melakukannya di depan umum Kau tau?" balas Ku yang sedikit mengelak


"Benar, itu memalukan tapi Kita bisa saling memanggil nama asli ketika Kita sedang berdua saja Kau tau seperti saat Kita di food court" ucap Akira yang mencari alasan


"Hum..., baiklah jika itu mau mu Harumi" ucap Gw Aku spontan


"Tun...tunggu A...Aku" ucapnya ter patah-patah akibat terkejut


"Kenapa?" tanya Aku bingung


"Ke-kenapa Kau memanggilnya begitu saja?" tanya Dia


"Kan kata Mu tidak masalah jika Kita berdua saja?" jawab Ku yang mencoba menjelaskan


"Mou" ucapnya sambil memukul dan mencubit Ku

__ADS_1


Tak terasa Kami sampai di sebuah persimpangan, Kami berhenti sejenak dan terjadi keheningan di antara Kami, Kami merasa canggung satu Sama.


"Ah kalo beg-begitu sampai nanti" ucap Akira agak sedih


Aku melihat wajahnya yang kusam, Aku bingung harus mengatakan apa, Aku mulai merasa sedikit panik melihat wajahnya mulai agak sedih, Aku tidak tau harus bagaimana untuk Menghiburnya.


Aku kembali dari isi pikiran Ku sendiri, tanpa sadar Aku mengangkat tangan Ku dan menaruhnya di atas kepala Akira, dan Dia sedikit terkejut dengan tindakan Ku.


"Eh Yuu?" tanya Akira yang kaget


"Ah!, maaf Aku tidak bermaksud melakukannya" ucap Ku yang menarik tangan dari kepalanya


"Ya..., tidak apa-apa" jawabnya sedikit malu-malu


Mukanya yang tadi agak kusam dan sedih, mulai berubah sedikit tersenyum, Aku merasa senang dengan hal Tersebut.


"Baiklah kalo begitu sampai jumpa lagi" ucap Ku ke Akira


"Ah iya, hati-hati dijalan oke" balas Dia


"Baik, Kau juga Harumi" jawab Ku tersenyum


Akira hanya diam dan membalikkan badannya dan mulai berjalan, Aku tidak langsung pulang namun hanya melihatnya yang berjalan semakin menjauh, sekiranya aman Aku langsung berjalan untuk Pulang.


「 Kembali ke waktu sekarang 」


Setelah pulih, Aku berdiri dari kasur dan mencoba berjalan Ke kamar mandi untuk mencuci muka, Aku mencuci muka dan melihat refleksi diri Ku di cermin, disana Aku mulai merasa bahwa ekspresi Ku mulai berubah, banyak hal yang terjadi pada Ku dan masih bisa Berlanjut.


Aku kembali ke kamar dan berniat untuk tidur, namun karna Aku sedikit tidak mengantuk Aku menyiapkan buku pelajaran untuk besok dan menyalakan tablet Ku, setelah selesai menyiapkan buku pelajaran, Aku membuka apk novel dan melihat kapan terakhir Update.


Aku mulai membaca kembali bab sebelumnya untuk membuat cerita lanjutannya, Aku sedikit tidak focus membacanya dikarenakan terus kepikiran oleh Akira.


Setelah selesai membaca Aku mencoba untuk membuat alur cerita terlebih dahulu, setelah mendapat intinya Aku mulai menulis kata-kata narasi dan juga dialog, Aku menulis beberapa kata dan sempat write blok, Aku menghela napas sambil berfikir apakah Aku harus memasukkan seorang Heroin?.


"Jika aku memasukkan heroin siapa yang harus Aku masukkan?" ucap Ku berfikir sejenak


Aku sedikit memukul muka Ku untuk mengembalikan fokus Ku, Aku kembali menulis Novel.


setelah beberapa menit berlalu Aku selesai dengan novel Ku, waktu menunjukkan lewat tengah malam, Aku mengecek kembali apakah ada tulisan yang typo dan salah, dianggap sudah bagus Aku menulis judul untuk bab terbaru, terkadang Aku menulis isi novel terlebih dahulu dan baru mencari Judulnya.


Selesai menulis judul Aku memposting bab novel terbaru Ku, Aku keluar dari apk novelnya dan mencoba untuk membuka sosmed Ku.

__ADS_1


Sudah mulai lelah Akhirnya Aku memutuskan untuk kembali ke tempat tidur untuk Beristirahat.


Bersambung.


__ADS_2