Die Inside

Die Inside
Chapter 18 : Kelompok


__ADS_3

Aku dan Akira selesai dengan makan siangnya, masih ada waktu beberapa menit sebelum bel masuk berbunyi, Kami memutuskan untuk berbicara sebentar sampai bel Berbunyi.


"Ne Arata" panggil Akira


"Iya Harumi?" tanya Ku


"Bagaimana perkembangan novel Mu?" jawab Akira


"Perkembangan ya, Aku sendiri masih merasa cukup baik walau Aku sering terkena write blok" balas Ku ke Akira


"Begitu ya" jawabnya


"Kamu sendiri bagaimana?, apa Harumi masih berencana untuk kembali menulis?" tanya Ku ke Dia


"Aku ingin kembali menulis namun Aku berencana untuk membuat sebuah novel baru" jawabnya


"Benarkah?" tanya Ku yang terkejut


"Namun ini masih rencana" jawabnya mengkoreksi


"Tenang saja jika Harumi berencana membuat novel baru, Aku yang membacanya pertama" balas Ku dengan cepat


"Benarkah?" tanya Akira yang bersemangat


"Tentu" jawab Ku


Dengan begitu bel masuk pun berbunyi, Aku dan Akira berdiri dan kembali ke kelas sambil berbicara satu sama Lain.


Ketika Aku dan Akira berjalan Kami berpapasan dengan Octavia, Ira dan Kana, apa yang mereka lakukan dan kenapa mereka berkumpul Bersama.


"Ah Yuu" ucap Kana


Aku hanya diam tanpa berkata sepatah kata pun, tubuh Ku secara tiba-tiba membeku dan tak bisa berpikir Jernih.


"Hai apa kabar" panggil Ira yang tiba-tiba mendekat namun diberhentikan


Ira yang mencoba mendekat tertahan oleh Octavia yang menahan Ira, Aku tidak tau apa yang dilakukan Octavia namun sepertinya Dia tidak menginginkan Ira dekat dengan Ku.


"Ne Octa apa yang Kamu lakukan?" tanya Ira yang bingung


"Bisakah Kita pergi dari sini?" jawab Octavia


"Maksudnya?" tanya Ira bingung


"Hei Kau abis dari mana Yuu?" tanya Ira yang tidak memperdulikan Octa


"Apa Kau baru saja dari kantin atau semacamnya?" tanya Ira


"Daripada makan di kantin bagaimana kalo Aku membuat Mu bekal atau semacamnya?" tanya Ira bertubi-tubi


Pertanyaan tersebut membuat otak Ku berhenti sejenak, dan dengan keberadaannya saja sudah membuat otak Ku Pusing.

__ADS_1


"Lalu kenapa Kau bersama dengan Akira si Yanke?" tanya Ira bingung


"Dan kenapa Kau terlihat bersamanya?" tanya kembali Ira


Disini Ira sedikit menyinggung Akira yang membuat Ku tidak tahan dengan sikapnya, Dia benar-benar sangat menganggu Ku.


Disaat Ira bertanya macam hal Akira ingin membalasnya dengan menggunakan mode yanke nya namun terhenti oleh Octavia yang menarik Ira pergi bersama Kana.


"Hei dengar Ya" ucap Akira menggunakan nada yanke


"Maafkan Kami, kalau begitu permisi" ucap Octavia menyela sambil membawa Ira pergi


"Hey Octa apa yang" timpal Ira yang diseret pergi


Dengan begitu Ira, Octavia dan Kana pergi dari hadapan Ku dan Akira, Aku terselamatkan oleh Octavia yang membawa pergi paksa mereka berdua walau Aku tidak tau maksud dari perkataan dan Perbuatannya.


"Ne Yuu apa Kau baik-baik saja?" tanya Akira


"Ya Aku baik-baik saja untuk sementara" jawab Ku pusing


Kami pun kembali kedalam kelas dan melanjutkan ujian jam Kedua.


.


.


.


.


.


Aku duduk di kursi sambil menulis novel sedangkan Akira sedang membaca novel di Ponselnya.


Selama seminggu Aku datang dan menjemput Akira di rumahnya, Aku juga ikut sarapan pagi bersama keluarga Akira dan menjadi rutinitas pagi Ku.


Kini Aku dihadapkan dengan masalah baru, Kemarin Bu Siti bilang bahwa setelah ujian akan ada darma wisata dan kelompoknya sendiri akan dipilih secara Sendiri.


"Selamat pagi anak-anak" ucap Bu siti datang


"Pagi Bu" jawab mereka


"Baiklah pertama Ibu berterima kasih kepada Kalian karna telah mengikuti ujian kemarin" ucap Bu Siti


"Kedua sesuai yang diberitahukan bahwa minggu depan Kita akan mengadakan darma wisata, dan tempatnya sudah di tentukan jadi untuk 1 minggu ke depan kalian bebas dari pelajaran untuk persiapan darma wisata nanti" ucap Bu Siti


"Ketiga untuk pemilihan kelompok akan Ibu mulai dari sekarang dan kalian bebas untuk memilihnya" ucap Bu Siti sekali lagi


"Tolong ketua kelas maju ke depan untuk menulis nama peserta kelompok" panggilnya


dengan begitu ketua kelas pun maju ke depan dan mulai membuat nomer Kelompok.

__ADS_1


"Baiklah, kalian bisa tulis nama kalian masing-masing di papan tulis untuk menentukan anggota kelompok" ucap ketua kelas


Kelas yang tadinya sunyi berubah menjadi ramai dikarenakan murid lain berbondong-bondong maju ke depan untuk menuliskan nama mereka Masing-masing.


Kursi yang tadinya di diduduki oleh murid kini menjadi kosong, hanya beberapa anak yang tidak maju ke depan termasuk Aku dan Akira.


Semua anak sudah menulis nama mereka masing-masing di papan tulis, dan hanya menyisakan nama Ku dan Akira.


"Baiklah tinggal Yuu dan Akira saja yang belum mendapatkan kelompok apa ada yang mau satu kelompok dengannya?" tanya Bu Siti


Suasana kelas yang tadinya ramai dan riang berubah menjadi sunyi dan sepi, mereka saling berbisik satu sama lain membicarakan tentang Ku dan Akira.


"Hei bagaimana dengan Yuu?"


"Aku tak ingin satu kelompok dengannya"


"Kita tidak membutuhkan cowo lagi di kelompok kita"


"Kelompok Ku sudah penuh"


"Aku tak ingin bersama dengan Akira dia menyeramkan".


"Akan menjadi masalah jika Yuu di kelompok kita"


Benar, mereka berbisik satu sama lain untuk menolak keberadaan Ku dan Akira.


Aku tak masalah jika Aku tidak punya kelompok dan Aku tak masalah jika Sendirian.


Aku melihat ke arah Akira sesekali dan melihatnya sedang berfikir akan sesuatu, yah Dia juga mungkin tak mau satu kelompok dengan Ku juga, kalau Begitu.


"Bu Saya tak masalah jika saya sendi-" ucap Ku terpotong


Akira tiba-tiba bangun dari tempat duduknya sambil menarik nafas, Dia berjalan menuju depan dan mengambil spidol dari ketua kelas sambil memasang wajar seram dan menuliskan namanya di papan Tulis.


"Eh?" teriak Ira yang kaget


"Selesai, Ibu tak masalah jika hanya Aku dan Yuu yang berada di dalam kelompok?" tanya ke Bu Siti


"Ya Ibu tak masalah soal itu" jawabnya


"Baiklah dengan ini Aku dan Yuu ada dalam satu kelompok kalian mengerti?" tanya Akira yang kesal ke anak kelas


Setelah selesai Akira kembali ke tempat duduk dan menatap Ku dengan tatapan kesal akan Sesuatu.


Dengan begitu pemilihan kelompok telah selesai dan Bu Siti menyuruh Kami untuk duduk di bangkunya Masing-masing.


"Baiklah anak-anak kelompoknya sudah ditentukan, Ibu harap kalian menggunakan sisa waktu kalian dengan baik untuk menyiapkan apa saja yang diperlukan" ucap Bu Siti


"Ingat kalian harus datang pukul 06:30 disekolah usahakan untuk tidak terlambat" ucapnya


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2