
Pangeran yuk tidak bisa melukai dunianya. Putri Yin bisa menyembuhkan dan melindungi semestanya.
Kecuali purti Yin sudah jatuh cinta kepada pangeran yuk. Pangeran yuk bisa melukai putri Yin dari hatinya.
Itu jauh lebih menghancurkan dunia.
***
Cup
Pangeran yuk yang kehabisan tenaga dan energi karena dikurung putri Yin sampai tiga hari, membuat dia kehilangan banyak tenaga dan energinya yang melemah.
Hingga pangeran yuk jatuh ke pelukan putri Yin, tak sengaja menundukkan kepalanya yang lemas dan mencium bibir putri Yin begitu saja.
Putri Yin kaget. Ini ciuman pertamanya.
"aishh."
Putri Yin kesal sekali. Dia melepaskan dan mendorong pangeran yuk begitu saja. Dia memberikan energi kepada pangeran yuk untuk menahan tubuh pangeran yuk yang akan jatuh ke tanah.
"ibu, panggil pengawal dan bawa pangeran yuk ke ruang pengobatan."
Pinta putri Yin dengan kesal. Pas juga dengan cadarnya yang diterbangkan angin lagi. Jadi bibir dia bertemu dengan bibir pangeran yuk secara langsung.
"Ahh!"
"Menyebalkan sekali."
Putri Yin menendang angin dengan kesal. Dia jalan dengan kesal menuju ke ruang pengobatan. Pelayan setia putri Yin terus mengikuti dia. Ada dua pelayan wanita yang mengikuti putri Yin.
Mereka hampir saja tertawa karena tingkat putri yin. Mereka belum pernah melihat dan mendengar cerita romantis putri Yin. Ternyata selucu dan seromantis ini.
Keduanya saling menatap dan berbagi senyum.
"awas ya kalian kalau senyum."
"aku hukum!"
"dan jangan diingat kejadian itu."
"itu tidak pernah terjadi. Ok!"
Putri Yin memarahi keduanya, dia menoleh dan berjalan mundur sambil memarahi dua pelayan setianya itu. Dia masuk ke ruang pengobatan dengan kesal. Karena terlalu kesal. Dia tak melihat kiri kanan dan menabrak seseorang dibelakang dia.
Dari sisi dalam area pengobata, ada pangeran Huang yang baru saja berobat dari sana. Baru saja meminum teh ramuan obat bunga mawar merah mudanya.
Bruk!
Tubuh putri Yin jatuh dan ditangkap oleh pangeran Huang. Mata keduanya saling menatap.
__ADS_1
Pangeran Huang begitu menikmati wajah cantik Putri Yin. Begitu juga putri yin yang menatap ketampanan pangeran Huang.
Pangeran Huang dan pangeran yuk memang sedikitnya mirip. Tak salah karena mereka satu ayah.
"maaf."
Putri Yin baru sadar. Dia segera berdiri dengan benar. Berbalik menatap pangeran huang. Menunduk meminta maaf.
"Maaf."
"salah saya juga tidak melihat jalan."
Pangeran Huang ikut menunduk dan meminta maaf kepada putri Yin. Beberapa pengawal datang membawa tubuh pangeran yuk yang kali ini tak sadarkan diri. Benar-benar tak sadarkan diri. Matanya terpejam.
Di belakang diikuti ratu Li, ratu Wu dan raja Yong. Putri Yin dan pangeran Huang menyingkir dari sana.
Pengawal membawa masuk pangeran yuk kedalam ruang pengobatan. Ratu Li tak sengaja berpapasan dengan ratu Huang yang mencari anaknya itu. Khawatir kalau bertemu dengan yuk dan perkelahi hebat lagi.
Ratu Huang memberi hormat kepada ratu Li. Ratu Li pun sama. Kemudian dia masuk kedalam ruang pengobatan.
"Ayo pergi dari sini."
"Berbahaya disini."
Ratu Huang menarik pangeran Huang pergi. Putri Yin masuk dan mulai mengobati pangeran yuk. Dia memberikan ramuan dan mengembalikan kembali tenaga pangeran yuk.
Mengambil energi merah yang mengurung energi biru didalam tubuh pangeran yuk. Dari ujung kaki sampai atas kepala.
"Pangeran yuk sudah tidak apa-apa."
"tinggal menunggu dia sadar saja."
"saya permisi karena harus bertemu dengan ratu dan pangeran Huang."
"Mereka saudara, harusnya mereka tidak boleh berkelahi. Kalau sampai ada dendam diantara keduanya. Duni pendekar bisa mereka jadikan permainan dan saling bertarung."
Ratu Li mengerti. Dia juga mendengar ramalan itu. Ratu Li mempersilakan putri Yin pergi. Putri Yin ditemani pelayannya. Mereka terus mengikuti putri Yin keman pun sang putri pergi.
Ratu Li dan ratu Wu menunggu pangeran yuk sampai siuman. Raja Yong pamit untuk memerintahkan pengawalnya berjaga-jaga saja. Juga ada beberapa pertemuan yang harus raja hadiri.
"saya permisi ratu Li."
"Semoga pangeran yuk cepat sadar."
Raja Yong pergi dari sana. Tinggal dua ratu itu. Putri Yin lupa membatasi pintu keluar ruangan itu dengan energinya. Jika pangeran yuk sadar, dia bisa saja keluar dari sana dan mencari pangeran hujan dan membunuhnya mungkin?
***
"yang mulia ratu Huang."
__ADS_1
"pangeran huang?"
Putri Yin memanggul mereka yang keluar dari kamarnya. Sudah berkemas mau pergi. Mereka membawa obat-obatan pangeran huang yang diikat dalam satu kotak dengan berbungkus kain bermotif bunga merah muda.
"jangan pergi dari sini."
"Kalau anda membawa pangeran Huang pergi dari sini, akan jauh lebih berbahaya."
"pangetan yuk tidak bisa melukai pangeran Huang disini. Saya juga bisa mengawasi pangeran yuk secara langsung."
"pangeran Huang jauh lebih aman disini."
Putri Yin kembali mengambil bekal kotak obat ditangan ratu Huang. Putri Yin menjelaskan takdirnya dengan pangeran yuk.
Pangeran Huang hanya diam. Dia sedih dan menyesal. Putri Yin yang baik dan lembut harus di takdirkan untuk bersama pangeran yuk. Hanya untuk menjadi pelindung dunia kerajaan dan pendekar.
Baru saja mengatakan itu. Pangeran yuk sudah siuman. Dia terbangun dan kabur begitu saja setelah mendapatkan tenaganya yang terasa sudah kembali.
"yuk."
Ratu Li berteriak memanggil yuk yang terbang dan kabur begitu saja keluar ruangan pengobatan. Ratu Li dan ratu Wu mengejar pangeran yuk. Takut dia membuat ulah lagi.
Pangeran yuk bisa tahu dimana energi lawannya. Energi pangeran Huang yang ada di kerajaan Yin. Dia mengejar pangeran Huang.
Pangeran yuk tepat di belakang putri Yin. Pangeran Huang melihat itu. Betapa cepat pangeran yuk menuju ke putri Yin. Seperti ingin melukai putri Yin.
"putri Yin."
"di belakang anda."
Pangeran Huang menarik Yin begitu saja. Menggantikan dirinya yang ada di depan Putri Yin. Putri Yin yang justru melindungi pangeran Huang. Dia mengeluarkan energi merah mudanya untuk menahan serangan dari pangeran yuk kepada pangeran Huang.
Pangeran yuk sama sekali tak bisa mendekat dan melukai pangeran Huang. Dia terbentuk karena tameng energi putri Yin yang melingkar melindungi dia dan pangeran Huang.
"pangeran yuk."
"saya minta maaf."
"saya sama sekali tidak bermaksud mengambil kerajaan ayah atau kekuasaan ayah bahkan menggantikan anda."
"anda adalah kakak saya. Say menghormati anda dan ibu ratu Li."
Pangeran Huang menjelaskan kepada pangeran yuk. Tapi amarahnya malah menjadi. Pangeran yuk menargetkan ratu Huang. Dia beralih dengan cepat menyerah ratu Huang.
Putri Yin tahu tatapan dan hati pangeran yuk entah kenapa dia gampang sekali menebaknya dia segera melindungi ratu Huang. Berdiri tepat didepannya.
Mereka saling beradu pandang. Pedang biru tak terlihat, karena hanya terbentuk dari energi biru milik pangeran yuk. Juga tameng merah muda milik putri Yin.
Mata putri Yin menunjukkan apa yang dia lihat dimasa depan.
__ADS_1
"ayah."
Seorang putri kecil dan pangeran kecil yang berlari menghampiri pangeran yuk.