
Gried termenung selama beberapa saat. Tatapan matanya terlihat tajam, tapi juga terlihat kosong. Seperti dia sedang menatap sesuatu yang tidak ada di tempatnya saat ini. Gried kemudian memejamkan mata, menggeleng pelan kepalanya. Anak itu mendongak, menatap wajah Mike dengan ekspresi kusut.
"Aku tidak bisa menceritakannya. Lebih baik kakak melihat keadaan itu sendiri. Aku yakin, bahkan orang seperti kakak juga akan sangat terkejut." Gried menghela napas berat. Meski anak itu mencoba menyembunyikan, tapi tubuh kecilnya terlihat sedikit gemetar. Seketika pikiran Mike dipenuhi oleh berbagai macam kemungkinan terburuk yang bisa dia pikirkan.
"Yah, apapun itu setidaknya kamu sudah selamat." Suara Miss Elyana datang memecahkan keheningan yang terasa tidak menyenangkan. Mike dan Gried mengangguk hampir bersamaan, kembali mengembalikan fokus pada keadaan saat ini.
"Status window!" Mike memutuskan untuk mengecek statusnya saat ini.
...⍟✮:▹┈⛧┈┈•༶»»✧༺❖༻✧««༶•┈┈⛧┈◃:✮⍟...
\[SISTEM\]
Nama : Charles Mike
Kelamin : Pria
Usia : 23 Tahun
Level Keseluruhan : Lv.15 -> Lv.40 (up)
Strength Lv.15 -> Lv.42 (up)
Agility Lv.16 -> Lv.40 (up)
Vitality Lv.17 -> Lv.45 (up)
Dexterity Lv.10 -> Lv.40 (up)
Attack Lv.13 -> Lv.40 (up)
Defense Lv.15 -> Lv.39 (up)
Intelligence Lv.16 -> Lv.40 (up)
Luck Lv.15 -> Lv.35 (up)
SP : +50.000
MP : 1.600 -> 4.000 (+3.000)
HP : 2.550 -> 6.750 (+3.000)
Koin : 50.000
Title : -
Item : Pedang Lv.45, Busur Cahaya Lv.30
Artefak : Cincin Kristal Naga Tingkat Menengah
__ADS_1
Skill : Samurai Lv.35, Absolute King of Monsters Lv.5, First Class Cook Lv.Max, Absolute Healing Lv.Max, Devil Intimidation Lv.Max, Sword of Destruction Art Lv.10, Weapons Master Lv.Max
...⍟✮:▹┈⛧┈┈•༶»»✧༺❖༻✧««༶•┈┈⛧┈◃:✮⍟...
Mike terdiam melihat layar semi-transparan di depannya. Meski dia sudah mendengar sendiri dari Miss Elyana mengenai peningkatan level keseluruhannya yang mencapai sampai level empat puluh, tapi tetap saja melihat itu sendiri membuatnya terpaku.
"Kamu bilang kalau level asliku saat ini jauh lebih tinggi dari yang ditunjukkan oleh layar sistem. Aku ingin segera melihat kekuatan penuhku." Mike menyunggingkan senyum puas di wajahnya. Dia ingin segera menguji kekuatan yang dimiliki saat ini.
"Tidak, Mike! Kamu harus bisa mengendalikan kekuatanmu agar tidak menarik perhatian para konstelasi. Jangan melakukan hal yang bisa membuat rencana besar menjadi terancam gagal. Bukan puluhan nyawa yang akan menjadi korbannya ketika itu terjadi." Miss Elyana menggelengkan kepala, kembali mengingatkan Mike untuk bisa menahan kekuatannya.
Mike sengaja tidak menjawab, hanya bergeming menatap layar sistem dengan tatapan kosong. Entah apa yang ada di pikirannya saat ini.
"Aku hanya perlu melakukan ujian kelas malam dan mendapatkannya dengan sempurna. Setelah itu aku bisa kembali ke bumi, benar?" Mike beralih menatap wanita berambut keriting itu. Miss Elyana pelan sebagai jawaban, membuat Mike merasa lega dengan anggukan itu.
"Baiklah, tidak perlu membuang waktu lagi. Oh, ada satu hal." Mike yang sudah bersiap membalik badan untuk pergi menuju pintu keluar kembali menujukan pandangannya pada Miss Elyana.
"Apa Gried juga sama?"
"Itu saja sudah cukup." Mike kembali membalik badan, melangkahkan kaki menuju pintu diikuti oleh Gried yang mengekor di belakangnya. Mike ingin mengecek status Gried juga, tapi tidak untuk sekarang. Mike ingin melihat kejutan ketika sudah praktek di lapangan.
"Ah, aku lapar. Sudah berapa hari kita tidak makan?" Gried memegangi perutnya yang sedari tadi menggerutu meminta untuk diisi.
"Wajar saja kalau lapar, kita tidak makan atau minum selama hampir seminggu, atau lebih?" Mike menarik alis sambil melirik Gried yang lebih pendek darinya. Dia benar-benar menantikan seperti apa kekuatan Gried yang akan ditunjukkan.
Mereka terus berjalan di lorong koridor tanpa ada percakapan lagi setelah itu. Empat kaki itu terus melangkah menuju kantin untuk memberikan asupan yang hilang selama beberapa hari terakhir.
Sehabis mengisi perut, mereka langsung beristirahat di kamar untuk memulihkan tubuh supaya bisa melalui ujian kelas malam dengan sempurna. Sebenarnya tidak ada yang perlu di khawatirkan. Meski mereka dipaksa untuk bertarung secara individu, tidak ada satupun dari keduanya yang akan kalah karena lompatan level yang sangat gila.
"Gried, aku menunggu kejutan darimu." Mike menatap Gried dengan raut menantang. Gried membalas tatapan mata itu dengan mimik wajah angkuh yang baru pertama kali dia perlihatkan.
__ADS_1
"Aku juga menunggu kejutan darimu, Kak!" Gried melipat tangan di dada, menunjukkan sikap sombongnya pada Mike.
"Ya..ya...baiklah. Untuk sekarang kita harus membersihkan diri dulu dan tidur sampai beberapa jam ke depan."
...✧༺❖༻✧...
Suasana ramai memenuhi ruangan. Diantara puluhan orang yang berkumpul, mereka membahas hal yang sama. Sesuatu tentang keberhasilan peningkatan level dari peserta tahap lanjut. Apalagi mengetahui bahwa malam ini akan ada pertunjukan dari lima orang itu membuat atmosfer dalam ruangan menjadi tidak terkendali.
"Menurutmu seberapa kuat mereka saat ini?"
"Entahlah, tapi yang pasti mereka bukan tandingan kita lagi."
"Waah...aku tidak sabar menunggu pertarungannya."
Percakapan demi percakapan berlangsung dalam kelompok-kelompok yang berbeda di satu ruangan. Namun keadaan seketika menjadi senyap ketika sesosok wanita berkulit gelap memasuki ruangan.
"Seperti yang kalian tahu, hari ini kita akan menyaksikan ujian kelas malam dari lima kandidat kelulusan akademi. Karena ini adalah ujian, maka monster yang akan mereka lawan bukan berasal dari dimension break, melainkan monster yang sudah diprogram oleh sistem." Miss Elyana langsung menembak pada inti pembahasan mengenai kegiatan kelas malam ini.
Semua siswa tertegun sejenak. Mereka baru mengetahui bahwa sistem juga memprogram monster untuk ujian. Kebanyakan dari mereka berpikir bahwa ujian dengan melawan monster yang sudah diprogram akan berjalan lebih mudah daripada melawan monster sesungguhnya akibat dari dimension break.
"Tidak perlu berlama-lama lagi, aku akan memulai ujiannya. Selain peserta ujian harap untuk tidak memasuki lingkaran yang sudah tersedia." Miss Elyana menekan tombol pada remote control yang sedari tadi berada digenggamannya.
Seketika itu pula sebuah cahaya merah bergerak membentuk lingkaran di dalam ruangan, membuat peserta akademi yang tidak mengikuti ujian menyingkir lebih jauh. Mike dan Gried menjadi yang pertama memasuki lingkaran, disusul oleh Stade dan dua peserta lainnya.
Miss Elyana kembali menekan tombol di remote control, lalu diameter lingkaran itu membesar sambil membentuk dinding penghalang yang transparan. Dinding itu berfungsi untuk melindungi peserta lain dari kerusakan yang dibuat akibat pertarungan. Ruang kelas juga semakin membasar sampai akhirnya ukuran itu hampir menyamai sebuah arena pertandingan.
Semua peserta menahan napas, termasuk lima orang yang sekarang sedang berada di dalam dinding lingkaran itu. Beberapa detik setelah itu, beberapa monster tipe troll muncul dengan level yang berbeda. Sekita atmosfer di sekitar memadat dengan cepat.
"Pemanasan dengan 5 troll sekaligus? Ini sangat gila, tapi terserahlah! Aku hanya ingin menguji kekuatanku saat ini."
__ADS_1
»»✧༺❖༻✧««
Author minta maaf banget ya! Habis author keluar dari RS, kakek yang masuk RS ╥﹏╥ Maap karena update kelamaan