Doomsday System

Doomsday System
Bab 47 Penyelesaian Ujian : 0%


__ADS_3

Asap yang mengepul akibat dari serangan Gried perlahan menghilang. Dapat dilihat siluet bayangan dari lima troll yang sedang menjadi lawan. Kulit dan daging mereka pulih seketika, membuat semua pasang mata terkejut.


"Ini gawat!" Stade menelan ludah melihat itu. Dia mengeluarkan sebilah pedang yang sangat panjang dari inventori. Pedang itu mengeluarkan cahaya emas kebiruan yang memancar disetiap inci mata pedang.


Stade melesat maju menyusul Mike dan pasukannya.


⍟✮:▹┈⛧┈┈•༶»»✧༺❖༻✧««༶•┈┈⛧┈◃:✮⍟


[SISTEM]


Skill {Sword Art of Demon King} diaktifkan.


Level attack akan bertambah tergantung musuh yang dihadapi. Semakin kuat musuh, maka level attack juga akan semakin bertambah.


Title {Mad Dog Swordsman} melipat gandakan aktifasi skill {Sword Art of Demon King}


⍟✮:▹┈⛧┈┈•༶»»✧༺❖༻✧««༶•┈┈⛧┈◃:✮⍟


Stade berlari dengan kecepatan penuh, membelah gumpalan debu yang menurunkan pandangan. Dia mengabaikan layar sistem yang muncul di depannya.


Dari kejauhan Mike dapat melihat siluet Stade yang tengah berlari ke arahnya. Mike mengukir senyum tipis di wajah, kemudian bangkit berdiri. Pasukan gabungan sudah beberapa kali dikalahkan dan dibangkitkan, namun serangan mereka seperti tidak memberikan dampak apapun.


"Stade!" Mike berteriak memanggil namanya, membuat perhatian Stade teralihkan dari monster. Dia melihat Mike berlari mendekatinya dengan senjata pedang yang sama. Sekarang Mike berlari sejajar dengan Stade.


"Lakukan serangan setelah aku! Tebas tepat di pangkal lehernya, mengerti?!" Mike memberikan sedikit instruksi. Stade dengan cepat menganggukkan kepala. Dia memercayai Mike dan dia akan melakukan seperti yang sudah Mike katakan.

__ADS_1


Setelah melihat anggukan Stade, Mike kembali mempercepat dan memperbesar jangkauan langkah kakinya. Dia pergi mendahului Stade dan meninggalkan pria Itu di belakangnya.


Mike bersiap dengan pedang yang dipegang dengan kokoh. Dia akan membuat serangan pertama dan Stade akan melanjutkannya untuk merangan akhir.


Mike melompat tinggi, namun lompatannya tidak bisa menjangkau titik yang Mike inginkan. Lalu beberapa saat kemudian peserta yang lain membenruk bongkahan es yang bisa Mike pakai sebagai pijakan.


Mike kembali melompat sampai sejajar dengan leher monster. Sekuat apapun monster yang mereka hadapi, selama kepalanya terpenggal maka merekalah yang menang.


Mike mempererat genggamannya, mengayunksn pedang dengan berbagai gabungan gerakan sampai membuat bekas sayatan yang cukup dalam.


Sebelum monster itu bisa beregenerasi, Stade sudah menyusul Mike untuk melakukan serangan lanjutan. Pedang panjangnya yang memancarkan cahaya terarah tepat pada bekas sayatan yang ditinggalkan oleh Mike.


Ayunan pedang itu dapat membelah angin, sehingga udara yang berada di sekitarnya terbelah dan menimbulkan angin yang cukup besar pada bagian bawah.


⍟✮:▹┈⛧┈┈•༶»»✧༺❖༻✧««༶•┈┈⛧┈◃:✮⍟


[SISTEM]


Title {Mad Dog Swordsman} melipat gandakan level attack.


Attack Lv.27 → Lv.54


⍟✮:▹┈⛧┈┈•༶»»✧༺❖༻✧««༶•┈┈⛧┈◃:✮⍟


Stade sedikit terkejut melihat level attack miliknya saat ini, namun sekarang bukan waktunya untuk merasa kagum. Prioritas utama dan yang paling utama adalah mengalahkan semua monster itu. Stade bisa merasa kagum sepuasnya setelah ujian kelas malam ini berakhir.

__ADS_1


Ayunan pedang Stade berhasil menembus lebih dari setengah leher monster di depannya. Padahal tinggal sedikit lagi, tapi Stade sudah seperti sangat kelelahan. Mana yang dikonsumsi dalam serangan ini sangat banyak.


"AAARRRGGHHH!!!!" Stade berteriak, terus berusaha melanjutkan serangan sampai melampaui batasannya.


"Sedikit lagi!" Mike menggigit bibir melihat Stade dari bawah.


"BERTAHANLAH SEDIKIT LAGI, DASAR SIALAAAAN!!!" Stade berteriak lebih keras, mengerahkan seluruh tenaganya. Bisa dibilang itu adalah serangan dengan seluruh tenaga terakhir yang dimiliki olehnya.


"Berhasil!" Mike mengepalkan tinjunya melihat akhir dari serangan itu yang berhasil meski hampir menemui kegagalan.


"Bagus, Kak Stade!" Tried yang berada di baris belakang juga ikut berteriak. Mereka berpikiran sama tentang telah mengalahkan satu monster. Namun nyatanya, monster yang diprogram oleh sistem tidak dapat dikalahkan hanya dengan memenggal kepala.


Tubuh tanpa kepala itu dengan perlahan menumbuhkan sel-sel dan daging serta tengkorak yang baru. Regenerasinya terlihat lebih lambat dari sebelumnya, tapi tetap saja pemandangan itu membuat semua pasang mata membelalak.


Mike mengeraskan rahang disertai dengan erangan kecil. Tangannya mengepal keras karena menahan rasa kesal.


"Bagaimana cara mengalahkan monster itu?" Mike bergumam pelan dengan wajah kusut yang tidak karuan.


"Apakah ada kemungkinan bahwa ujian ini tidak akan bisa diselesaikan dan dibuat untuk menghabisi kita?"


[Kalian harus menghancurkan monster core untuk bisa mengalahkan mereka. Meski kalian sudah memotong seluruh bagian tubuh monster tapi ttap membiarkan core-nya utuh, maka bisa dipastikan kemenangan tidak akan pernah datang.]


Suara Miss Elyana terdengar dari pengeras suara. Mike semakin menggeram setelah mendengar itu.


"Kenapa baru mengatakannya sekarang setelah kami hampir kehabisan mana dan kelelahan?" Mike menoleh, mengalihkan perhatiannya pada wanita berambut keriting yang sedang menonton dirinya di balik dinding penghalang.

__ADS_1


"Dasar wanita culas!"


__ADS_2