Dosa Masa Lalu

Dosa Masa Lalu
Episode 11


__ADS_3

Bunga memutar balik mobilnya....lalu ia melawati jalanan pintas mengendarai mobilnya dengan sangat cepat..


Rumah bunga


Pak hendra sedang duduk di rung makan di temani tomas dan kim, ia sedang sarapan sambil membaca laporan bulanan scorpio grup yang tomas kasih meskipun beliau tidak aktif di perusahaan ia selalu meminta laporan bulan scorpio grup ke bunga dan sebagai salah satu dari tiga orang kepercayaan bunga di perusahaan tomas sangat rutin memberi laporan bulanan dan perkembangan scorpio grup ke pak hendra.


Tidak dapat di pungkiri campur tangan dan pendapat dari tuan membuat scorpio grup yang kini berada di bawah kepemimpinan nona berkembang dengan sangat baik Ucap tomas ke pak hendra.


Aku tidak melakukan apa-apa tom justru kamu, Kim dan nugroho lah yang sangat membantu bunga saya sangat berterima kasih kepada kaliyan semua .


Anda tidak usah sungkan tuan itu memegang sudah menjadi tugas dan tanggung jawab kami jawab Kim.


Iya apa yang Kim ucapkan benar tuan anda tak usah sungkan begini ucap tomas.


Tuan sebenernya ada yang mau saya tanyakan ucap tomas ke pak hendra


Soal apa tom bicara saja tidak usah gugup begitu santuy aja ucap pak hendra


Em... Em.... Em..


Anu tuan anu...


Am em...... am em


Anu... Anu


Bicara yang jelas tom kaya orang gagap aja ucap pak hendra dengan nada kesal


Begini tuan sebenarnya namun tomas belum sempat menyelesaikan ucapannya terdengar teriyakan nugroho yang memangil bunga.


.


.


.


.


.


.


" Nugroho mengetuk pintu kamar bunga ia mengulangi beberapa kali tapi belum ada jawaban dari dalam kamar, apa mungkin nona sedang di kamar mandi ah tapi rasanya ngak mungkin sekarang sudah jam 8 pagi biyasa nona mandi jam 7 pagi ujar nugroh sambil melihat jam tangan yang ia kenakan.


Sudah hampir 15 menit lebih nugroho menunggu di depan kamar bunga sambil mondar mandir dengan raut wajah yang sangat gelisah tapi bunga tak kunjung keluar juga, nugroho terus mencoba mengetuk pintu kamar bunga sambil berkata nona apakah anda di dalam, apakah anda baik-baik saja tetap tidak ada jawaban dari dalam kamar.


Nugroho yang merasa sangat penasaran sekaligus khawatir dengan keadaan bunga akhirnya memberanikan diri masuk membuka pintu kamar bunga.


Ceklek


Suara pintu kamar bunga terbukak, nugroho masuk ke dalam kamar , nugroho melihat bunga yang terbaring di lantai ia langsung berlari dan menghampiri bunga, nugroho sangat kaget dan terperanjat melihat darah berceceran di lantai dan se bilah pisau tertancap di perut bunga.


Nona... Nona... nona bunga bangun


Nonaaaaaaaa


Teriyakan nugroho sangat kencang hingga terdengar sampai rung makan.


Tomas yang sedang bicara ke pak hendra belum sempat menyelesaikan ucapannya seketika terhenti, tuan teriyakan itu sepertinya dari kamar nona ucap tomas ke pak hendra


Bener itu suara nugroho ucap Kim


Tanpa pikir panjang lagi pak hendra berlari ke kamar bunga, di susul tomas dan Kim di belakang pak hendra.


Begitu sampai di kamar bunga pak hendra sangat terkejut melihat darah yang berceceran di lantai, ia langsung berlari ke arah bunga sampai di dekat bunga pak hendra melihat se bilah pisau menancap di perut bunga ia langsung pigsan, namun sebelum tubuh pak hendra jatuh ke lantai tomas dengan gesit mengkap tubuh pak hendra.


Tuan..... Tuan.... Panggil tomas


Baiklah kita tak ada waktu lagi sekarang bagi tugas ucap nugroho.

__ADS_1


Kemudian mereka ber tiga bergerak cepat


Tanpa harus menunggu aba-aba lagi mereka mengetahui apa yang harus mereka lakukan dalam keadaan darurat begini.


Tomas membawa pak hendra ke kamarnya, dan menghubungi dokter keluarga hendra irawan.


Nugroh mengeluarkan mobil dan membawa bunga ke rumasakit ia mengemudikan mobilnya dengan sangat cepat.


"Rumasakit


Sesampainya di rumasakit bunga di larikan ke l. G. D


Nugroh tampak bingung ia mondar mandir di luar ruangan I. G. D sambil menunggu kabar dari dokter perihal keadaan bunga.


Kim menghubungi polisi untuk menyelidiki musibah yang menimpa bunga


Polisi berdatangan ke rumah bunga untuk menyelidiki kejadian yang sebenarnya


Pak Kim dari hasil olah tkp sementara ini serta barang bukti yang ada kami menyimpulkan ini adalah percobaan pembunuhan tapi kami akan terus menyelidiki kasus ini kalu begitu kami pamit dulu Ucap komandan polisi ke pak kim


Kim mengatar komandan polisi dan anak buahnya keluar.


"Kamar pak hendra "


Dok bagian keadaannya?? Tanya tomas ke dokter setelah ia selesaikan memeriksa pak hendra dengan khawatir


Pak hendra baik-baik saja dia hanya syok saat melihat keadaan putrinya hanya saja anda harus lebih hati-hati menjaganya melihat kondisi sekarang mungkin akan banyak orang-orang yang berniat tidak baik ke beliau dan putrinya ucap dokter.


Iya dok terimakasih atas perhatiannya dok ucap tomas.


Baiklah kalu begitu saya permisi dulu ucap dokter itu ke tomas.


Kim masuk ke kamar pak hendra, gimana kepadanya??? Tanya Kim ke tomas sambil memandangi pak hendra


Tidak usah khawatir bos baik-baik saja beliau hanya syok melihat keadaan putri kesayangannya makanya sampai pingsan, justru saya mengkhawatirkan keadaan nona sampai sekarng nugroho belum ngasih kabar lagi kabar yang saya dengar terakhir nona masih di I. G. D. Ucap tomas ke kim.


Salah satu dari kita harus pegi ke kantor bukan untuk menyelesaikan beberapa kerjaan biyar tidak ada orang yang mengambil keuntungan dari kejadian ini Ucap Kim


Kamu bener, kalu begitu pergilah Kim lakukanlah yang terbaik bukankah kita dulu pernah mengalami hal yang lebih parah dari ini Ucap tomas ke kim sambil menepuk bahu Kim lalu mereka berdua sama-sama tersenyum.


Ok....


Klau begitu saya pergi dulu, kabari kalu ada keadaan yang darurat tom....


Ok.... Kim


Pak Kim pergi dari kamar pak hendra ia kemudian berangkat ke kantor


" kusuma group "


yosep sedang sibuk memilih beberapa desain yang akan ia serahkan ke rehan, banyak sekali disaen berserakan di meja kerja yosep.


Tok.... Tok... Tok


Alin mengetuk pintu ruanga zidan


Masuk jawab zidan


Cekle suara pintu ruanga zidan terbuka


Alin masuk ke ruangan zidan, ia membawa beberapa contoh disaen.


Kenapa lin ?? Tanya zidan yang sedang sangat sibuk dengan laptopnya


Ini ada beberapa contoh disaen yang harus kamu priksa dan, ucap alin sembari menyerah disaen yang ia bawa ke zidan.


Bawa saja ke kak rehan suruh dia memeriksa ucap zidan dengan nada dingin.


Tadi saya sudah menyerahkan ke pak rehan tapi beliau menyuruh saya untuk kasih ke kamu, ucap alin

__ADS_1


Kalau begitu taruh saja di meja ucap zidan dengan nada dingin sambil terus sibuk dengan laptopnya.


Boleh saya tanya sesuatu ??? Tanya alin ke zidan


Tanya saja... Jawab zidan masih dengan nada dingin dan tanpa menoleh ke alin.


Apakah ada kesalahan yang tanpa sengaja aku lakukan sehingga sikapmu begitu dingin kepada ku?? Tanya alin ke zidan


Tidak ada jawab zidan ke alin dengan nada dingin.


Baiklah kalu begitu saya permisi dulu ucap alin ke zidan.


Zidan menekan tombol telpon di ruang kerjanya, sep ke ruangan gue sekarang beritahu kak rey juga suruh ke ruangan gue sekarang setelah selesai bicara zidan langsung meletakkan telepon nya.


Brakkkkkkkk


Zidan membanting telpon yang berada di ruang kerjanya


Begini nih kalo lagi kumat kakak adek sama aja nyebelin ngak tau apa kalu orang lagi sibuk gerutu yosep sambil membereskan disaen yang berantakan di meja kerjanya.


"Ruang kerja zidan "


Rehan membuka pintu runagan zidan sambil bicara , ada apa zi ngak biyasa kamu nyuruh kita berdua dateng secara bareng - bareng gini??


Melihat zidan tak ada di meja kerjanya, rehan menyuruh yosep untuk memeriksanya di kamar mandi, Yosep melangkah ke kamar mandi dan ke teras tempat biyasa zidan minum kopi di kala lagi banyak pikiran namun ternyata di teras pun zidan tidak ada.


Rey.... zidan tidak ada, gue juga udah cari ke teras ngak ada ucap yosep ke rehan


Rehan kemudian duduk di sofa yang berada di ruang kerja zidan, sep coba lo liat di laci meja kerja zidan masih ada ngak laptopnya ucap rehan.


yosep bergegas membuka laci meja kerja zidan, ia melihat laptop dan beberapa bekas yang terumpuk di atas laptop zidan.


Yosep mengambil laptop dan beberapa berkas itu kemudian ia menyerahkan ke rehan.


Yosep duduk di samping rehan sembari berkata sebaiknya laptop dan berkas ini loe bawa han takutnya ini penting ucap yosep ke rehan.


Hemmmmmmmmm.....


Bener juga kata kmau sep ucap rehan


Sudah 30 menit rehan dan yosep menggu zidan di ruangannya tapi zidan tak kunjung datang.


Lah kemana ni anak, kok ngak balik-balik , beneran zidan nyuruh kita kesini?? Tanya rehan ke yosep


Iya bos lagian ngapain gue bohong ama loe jawab yosep.


Rehan mengeluarkan ponselnya dari saku celana.... Ia mencoba menghubungi zidan namun zidan tak mengangkat telpon.


Kemudian rehan dan yosep keluar dari ruangan zidan sambil membawa laptop dan berkas yang mereka temukan di laci kerja rehan.


"Ruma sakit


Pak hendra dan tomas sampai di ruma sakit, tomas mencoba menghubungi nugroho untuk menanyakan di ruangan mana bunga di rawat namun nugroh tak menjawab telpon dari tomas, nugroh tidak menjawab telponnya bos Ucap tomas ke pak hendra.


Lah itu ada resepsionis ayo kita tanya aja sama resepsionis ucap pak hendra.


permisi mba pasien yang bernama bunga irawan di ruangan mana ya?? Tanya pak hendra ke resepsionis itu


Tungu sebentar ya pak, lalu resepsionis tersebut mencari data bunga di komputer


Pasien yang bernama bunga irawan ada di ruang operasi pak jawab resepsionis tersebut.


Pak hendra mendengar anaknya berada di rung operasi kagetnya bukan main


Apa......


operasi ucap pak hendra.


Iya pak.... Ucap resepsionis tersebut

__ADS_1


__ADS_2