Dosa Masa Lalu

Dosa Masa Lalu
episode 14


__ADS_3

" Kusuma group "


Satu jam sebelum fesen show di mulai semua orang sibuk mempersiapkan keperluan kelengkapan acara.


Zidan mengecek ke siapan para model dari mulai rambut ,riasan , sepatu , dan baju yang akan para modelnya pake di atas ketwalk.


Rehan mengecek keperluan panggung seperti laiting, para kru fotografer dan lainnya .


Yosep bertugas memantau keamanan, supaya acara fesen shownya dapat berjalan dengan lancar.


sedangkan alin mendapatkan tugas untuk mengawasi riko dan ayahnya yang tak lain adalah Kakak dan ayah alin sendiri.


rehan dan zidan sengaja menugaskan alin untuk mengawasi mereka berdua meskipu alin mendapat tugas untuk mengawasi mereka berdua anak buah rehan yang lainnya juga mengawasi setiyap gerak alin sehingga membuat alin menjadi risih dan tak bebas bergerak.


Tepat pukul 10 pagi acara fesen show di mulai ,para model berlenggak lenggok dengan sangat mahir di atas ketwalk. gaun keluaran Kusuma grup pun terlihat sangat glamor nan elegan memanjakan mata para pecinta mode .


Ceo dari majalah mode fx pun turut hadir menyaksikan fesen show yang di selenggarakan kusuma group.


Sangat menawan glamor tapi tetep elegan guman ceo dari majalah mode bergengsi tersebut.


Acara berjalan dengan lancar dan sukses, senyum manis merekah di bibir zidan dan rehan kala mereka mengetahui semu gaun yang mereka produksi langsung penuh dengan pesanan .


Setelah acara selesai alin pergi menemui riko dan ayahnya di lobi .


Kak kenapa loe biyarin acaranya berjalan dengan lancar kaya begitu?? tanya alin dengan muka sangat bete dan nada sangat kesal.


Tenang saja Kakak dan papa sudah menyiapkan kado buat mereka ucap riko ke alin sambil menglus kepala alin


kado apa'an maksud kakak ?? tanya alin dengan penasaran


Ada deh anak kecil nggak usah banyak tanya


sana masuk nanti ada yang liat kamu di sini malah kacau ucap riko ke alin.


Tukan gitu deh sekarang main rahasia-rahasia an ucap alin sambil manyun.


Lalau alin pergi meninggalkan lobi, riko dan ayahnya masuk ke mobil lalu pergi.


"ruang kerja pak hadi"


pak hadi , pak hendra dan kim , duduk di sofa sambil menikmati secangkir kopi di tamani beberapa makanan ringan.


Selamat ya had acaranya berjalan dengan sangat lancar semua baju rancangan perusahaan mu sangat bagus .ucap pak hendra ke pak hadi


Ah kamu bisa aja hend, giman keadaan bunga sekarang hend sudah ada perkembangan ?? tanya pak hadi


hemmmmmmmm


pak hendra menghela nafas panjang sebelum menjawab pertanyaan dari sahabatnya


masih sama had belum ada perkembangan jawab pak hendra.


Meliaht exspsi wajah sahabatnya sedih pak hadi langsung menepuk bahu pak hendra seraya berkata maaf hend lalu keduanya pun tersenyum.


Ponsel Kim berbunyi kim mengeluarkan panselnya dari saku celana, terlihat di layar ponyel kim, panggilan masuk dari tomas


Kim berpamitan ke pak hendra untuk mengangkat telpon dari tomas ,saya keluar sebentar tuan ucap kim .


Pak hedra mengangukan kepalanya tanda ia mengijinkan kim keluar.


Ada apa tom..?? tanya kim


Fesen show Kusuma group gimana??? tanya tomas


Berjalan dengan sangat lancar bahkan ceo fx mode ingin mewawancarai kusuma group. jawab kim


Kalu acaranya sudah selesai bawa tuan ke tempat saya nanti saya serlok alamatnya ke ponsel kamu ucap tomas dengan nada datar lalu ia mematikan ponselnya.


Hadehhhhhhh


ada apa lagi ini, kalau nadanya udah datar begitu pasti penting. gerutu kim


klunting


ponsel kim berbunyi tomas mengirim serlokasi ke ponsel kim,ia bergegas melihat pesan dari tomas ini dia lokasinya ucap kim


Kim kembali masuk ke ruang kerja pak hadi,


tuan kita harus segera pergi bisik Kim di telinga pak hendra.


Kemudian pak hendra dan kim berpamitan ke pak hadi


" ruang kerja rehan"


Rehan duduk melamun di meja kerjanya tangannya memegang bolpoin pikirnya saat ini hanya tertuju pada bunga ia sangat khawatir dengan keadaan bunga.

__ADS_1


Yosep membuka pintu ruangan rehan ia melihat rehan sedang melamun kemudian yosep membatalkan niatnya untuk masuk ke ruangan rehan.


Pasti sibos lagi mikirin tuan putrinya gerutu yosep.


" tok tok tok "


masuk jawab zidan


Yosep membuka pintu ruangan zidan


Kenapa sep tanya zidan namun pandangan matanya tak terlepas dari laptopnya


Yosep duduk di depan meja kerja zidan


Lagi sibuk ngak dan ?? tanya yosep


Nggak hanya menyelesaikan beberapa berkas ada apa sep wajahmu kelihatan bingung begitu ..??


Ceo dari majalah fx mode ingin melakukan wawancara dengan perusahaan kita ,tadi saya keruangan rehan tapi dia sedang melamun nampaknya sedang mikirin tuan putrinya sementara ayah kamu sedang berbicara sangat serius dengan pak hendra di ruangannya gue ngak berani gangguin mereka.


Apa seriusan terus sekarang beliau di mana ??


Ruangan gue jawab yosep singkat


tunggu-tunggu maksudnya anne ceo fx mode ??? tanya zidan ke rahan sekali lagi dengan nada tak percaya


Iya bawel amat si lu, jawab yosep


Bawa beliau ke ruangan gue sekarang jangan lupa bawakan makanan dan minuman juga ucap zidan ke yosep .


Okey sippp boss jawab yosep


Yosep mengantar ceo fx mode ke ruangan zidan.


Silahkan duduk nona anne ucap zidan


Terimakasih, langsung saja ke inti pembicaraan saya tertarik dengan busana yang kalian keluarkan saya ingin memuatnya di majalah fx mode bulan ini ucap anne dari fx mode .


Oke ayo kita siapkan segala keperluan yang di butuhkan, sep kamu batu saya ucap zidan .


Bos kayaknya loe harus pake jas ucap yosep ke zidan


Haaaa.... pake jas emang perlu ??


Lalau mereka pergi melakukan pemotretan


" Caffe"


Adel dan stiven duduk di meja no 9 di temani secangkir cafe late sambil menikmati pemandangan pantai yang sangat indah .


Apa yang ingin kau bicarakan tidak mungkin jauh-jauh pergi ke pantai cuman duduk di caffe sambil minum kopi. ucap stiven sambil menyeruput caffe late


Kamu sangat mengerti isi pikiran ku stiv


ucap adel ke stiven.


Di dalam caffe yang terletak di pinggir pantai adel dan stiven menyusun rencana untuk menghabisi nyawa bunga.


Nanti malam waktu yang tepat semua rencana sudah tersusun dengan rapi ucap adel dengan nada sadis ciri khasnya.


" Rumasakit "


Tomas masuk kedalam ruang rawat , di dalam ia melihat nugroho sedang duduk di sofa sembari memandangi bunga yang terbaring di ranjang pasien, tanpa sadar nugroho menitikan air matanya .


Tomas menyodorkan secangkir kopi ke nugroho, minumlah mungkin sedikit mengurangi bengkak di matamu ledek tomas ke nugroho sambil tersenyum melihat mata sahabat sekaligus rekan kerjanya yang bengkak.


Kita harus segera pindahkan nona, di sini sudah tidak aman lagi .ucap tomas


Pindah , tak aman bagaimana bukankah penjagaan di luar sangat ketat tuan bahkan memasang alaram sinar x . ucap nugroho dengan terheran-heran


Filing ku ngak enak nug selama ini kamu tau sendiri kalau filing ku tidak pernah salah


nanti aku ceritakan yang terpenting sekarang kita harus segera pindahkan nona dulu sudah tidak ada waktu lagi buruan habiskan kopinya ucap tomas ke nugroho.


okey......


sudah kamu siapkan semuanya??


Beres nug...jawab tomas


Bagaimana dengan tuan ??? tanya nugroho


Saya sudah serlok ke kim, setelah acara fesen show Kusuma grup selesai kim segera meluncur ke lokasi. ucap tomas


Kita harus bergerak cepat tak ada waktu lagi ucap tomas ke nugroho .

__ADS_1


Nugroho mengendong bunga sedangkan tomas membawa infus yang menempel di tangan bunga, mereka keluar dari rumasakit dengan sangat hati-hati bahkan tomas menyuruh nugroho memakai gamis dan kerudung ala mak-mak, tomas sendiri mengenakan rambut palsu sudah agak beruban kumis palsu yang sudah agak memutih bak pak tua dengan mengenakan tongkat membuat orang tak mudah mengenalinya .


Sedangkan tomas merias wajah bunga sedemikian rupa sehingga tak mudah bagi orang lain akan mengenalinya .


"Di dalam mobil"


Dalam perjalanan menuju lokasi, kim sebenernya kamu mau bawa saya kemana sudah 2 jam lebih perjalanan tapi belom sampe juga.


Rumah peristirahatan tuan , jawab kim sambil menyetir mobil .


Rumah peristirahatan siapa, ini sebenarnya ada masalah apa??? tanya pak hendra dengan sangat penasaran ke kim


Nah itu dia masalahnya saya juga tidak tau menau, nanti setibanya di lokasi kita akan tau ada apa sebenarnya .ucap kim ke pak hendra


Kenapa semua orang hari ini jadi aneh begini gerutu pak hendra sambil memakai kacamata hitam kesukaannya.


Mendengar celotehan dari pak hedra Kim hanya tersenyum.


.


.


.


.


.


Hari sudah mulai malam saat yang di tunggu-tunggu adel dan stiven sudah hampir tiba mereka bersiap menjalankan rencananya untuk menghabisi bunga malam ini.


Stiven menyewa orang untuk meretas alaram sinar x yang berada di depan ruang rawat bunga.


Butuh waktu 1 jam untuk meretas alaram sinar x , setelah orang sewan stiven berhasil meretas alaram yang berada di depan ruang rawat , adel memerintahkan anak buahnya untuk segera bersiap di posisi masing-masing.


Tidak sia-sia bayar orang mahal untuk meretas alaram sialan itu,kalau yang kita dapatkan bahkan jauh lebih menguntungkan ucap adel dengan nada sadis ciri khasnya


Setiven menyuruh anak buah yang lainnya untuk segera kerumasakit dan menjalankan rencananya tepat pukul 6 sore anak buah stiven sudah siap siaga tinggal menunggu aba-aba ada yang menyamar menjadi cleaning servis suster dan dokter gadungan .


" Kediaman keluarga pak hadi "


kamar zidan


Zidan keluar dari kamar mandi ia hanya mengenakan handuk untuk menutupi tubuh bagian bawahnya, rasanya sangat seger setelah mandi capek dan sumpek ku hilang ucap zidan sambil memilih baju yang hendak ia pakai.


Setelah cukup lama berdiri di depan lemari untuk memilih baju ia mengambil celana kolor dan kaos oblong berwarna merah di bagian depan ada gambar wajah zidan dan bunga ,sahabat terbaikku ucap zidan sambil memandangi wajah bunga yang ada di dalam kaos oblongnya lalu zidan memakai kaos oblongnya kemudian pergi tidur .


" kamar rehan "


Rehan sudah merebahkan tubuhnya di kasur sedari tadi tapi ia masih tak bisa tidur rasanya susah banget mata di ajak kompromi mana pikirannya selalu tertuju pada bunga ,rehan hanya membolak balikan badanya di atas kasur sampe badan terasa pegel semua.


haaaaaaaaahhhhhh


Rehan mengacak acak rambutnya seraya berkata,kalau gini terus lama-lama gue bisa gila pokoknya gue ngak akan pernah nyerah untuk dapetin lo bunga ucap rehan sambil menarik selimutnya untuk menutupi seluruh tubuhnya agar cepat bisa tidur.


.


.


.


.


.


.


Setelah menempuh perjalanan selam 4 jam tomas dan nugroho sampai di sebuah rumah yang berkonsep ala timur tengah tapi rumahnya tidak terlalu besar bisa di bilang rumah sederhana dengan konsep timur tengah khas arab bahkan perabotan di dalam rumah sengaja di datangkan langsung dari timur tengah membut suasananya makin terasa kental kahas timur tengah.


Rumah peristirahatan milik bunga berada jauh dari kota dan keramaian bisa di bilang berada di pedesaan dengan pemandangan alam yang begitu indah dan suasana yang masih sangat asri.


Thomas dan nugroho turun dari mobil, nug kamu masuk duluan tolong bawa nona ke dalam dulu.


okey ....


tapi kamu mau kemana lagi tom???


Saya mau keluar sebentar nug ada urusan yang harus saya selesaikan ucap tomas ke nugroho.


Kenapa belakangan ini tomas berubah menjadi misterius begini sebenarnya apa yang sedang ia sembunyikan dari ku ucap nugroho dalam batin


Kemudian nugroho mengendong bunga masuk kedalam rumah dan membawa bunga ke kamar utama yang telah di siapkan oleh tomas .


" Rumasakit "


Jam sudah menunjukkan pukul 9 malam suasana di dalam rumasakit sudah tak begitu ramai hanya ada beberapa orang yang sesekali lewat suster jaga serta dokter jaga malam.

__ADS_1


__ADS_2