
Nugroho berteriak memanggil Bunga , ia mencari Bunga di teras dan kamar mandi namun ia tak menemukan Bunga. Mendengar Nugroho memanggil-manggil nama Bunga pak Hendra dan Tomas yang sedang asik berbincang di minibar berhambur lari ke kamar Bunga. Sesampainya di kamar Bunga mereka sangat terkejut melihat kamar yang berantakan serta darah berceceran di lantai. Pak Hendra bertanya apa yang terjadi..?? Mana Bunga..??? Nugroho berkata entahlah saya sendiri juga tidak tau, saya datang sudah seperti ini nona juga tak ada. Tomas mengeluarkan ponsel dari saku celananya ia bermaksud menelpon Bunga, Nugroho berkata saya menemukan ponselnya didalam tempat sampah.Nugroho meminta Tomas untuk membereskan kamar Bunga sementara dirinya pergi mencari Bunga.
*
*
*
*
Yosep mengendarai mobil ia bermaksud datang ke rumah Bunga dalam perjalanan mencoba menelpon Bunga beberapa kali namun tidak ada jawaban.
Pasti ngambek ni gegara kemarin lima puluh kali ucap Yosep dengan nada berat ,baiklah mungkin dia marah.
Aisssss.... menjengkelkan sekali !
Kemana sebenernya kamu ucap Yosep sambil memukul setiran mobil, lalu ia mencoba menelpon Bunga sekali lagi.
Tomas yang sedang sibuk membersihkan kamar Bunga ia terlihat kesal karena mendengar ponsel milik Bunga yang sedari tadi terus berbunyi apalagi melihat nama Yosep tertera di layar ponsel ia makin jengkel dan makin kesal.
Dengan perasaan jengkel Tomas mengangkat telpon dari Yosep.
Hallo dek kamu dimana...??
Nona minggat dan banyak darah berceceran di dalam kamarnya lebih baik kamu segera temukan nona setelah selesai berbicara Tomas langsung menutup telponnya .
Awas saja jika memang kamu dalangnya ucap Tomas sambil mengepalkan tangannya .
Sitttttt.....Yosep menghentikan mobil secara mendadak hampir saja menabrak pohon ia masih tak percaya dengan apa yang ia dengar barusan . Mi..mi...minggat yang benar saja ucap Yosep dengan muka pucat. Yosep kemudian putar balik ia mengendarai mobil dengan sangat cepat .
Bunga masuk ke apartemen Yosep ia merebahkan tubuhnya di soffa tak berapa lama matanya sudah terpejam .
Yosep membuka pintu ia berteriak memanggil Bunga, kemudian ia menyalakan lampu dan melihat Bunga terbaring di soffa Yosep segera mendekat. Yosep tersenyum tipis melihat tangan Bunga berlumuran darah, ia mengambil bantal yang ada di soffa dan berpikiran ini adalah waktu yang tepat untuk melenyapkan Bunga. Yosep mengangkat bantal tersebut tepat di depan muka Bunga,namun tiba-tiba ia membatalkan niatnya. Kalau dia mati sekarang gimana dengan semua mas itu bisa-bisa si brengsek Hendra yang akan mendapatkan ucap Yosep dalam hatinya.
Yosep kemudian membawa Bunga ke rumasakit.
*
*
*
*
" Scorpio Group"
Nugroho masuk keruang kerja Bunga ia melihat deretan piala penghargaan terpajang rapi di lemari. Angannya membawa kenangan di masa jayanya Scorpio Group saat itu ia merasa sangat bangga dan bahagia bisa menjadi bagian dari Scorpio Group yang sangat sukses pada masanya. Bau ayam goreng yang begitu menggoda selera membuat Nugroho tersadar dari angannya,ia melihat Tomas duduk manis di soffa sedang asik makan ayam goreng.
Kamu....!!
Kenapa memakan semuanya sendirian triyak Nugroho dengan kesal. Salah sendiri bengong mulu emang bengong bikin kenyang ucap Tomas seraya tertawa meledek.
Sialan....beneran abis itu ayam..??
Tomas tersenyum kemudian ia berkata masih ada dua biji sengaja gue sisain dua potong biar kamu ngak oleng.
Aizzzzz.... sungguh pelit kenapa hanya dua potong gerutu Nugroho sambil memakan ayam goreng tersebut.
Tomas bertanya dimana Bunga sekarang..??
Apartemen Yosep jawab Nugroho dengan santai. Mendengar jawaban Nugroho mata Tomas langsung melotot . Sialan yang bener saja kamu ingin membunuhnya !!
Tenang Tom jangan marah-marah begitu nanti cepat tua .Tenang-tenang gimana bisa tenang !! Tomas mencengkram dada Nugroho, sialan apa yang kamu rencanakan ..!!
Apa'an si kamu Tom ! Lepasin sakit tau !
Nugroho berkata ia hanya mengikuti apa yang Bunga katakan jadi jangan berpikir bahwa aku baik-baik saja,aku juga sangat khawatir dengan keadaannya..!!
Maksudnya ucap Tomas dengan tatapan tajam.
Sebenernya tadi aku sempat bertemu nona di kamar bahkan aku melihat dengan jelas tangan yang berlumuran darah.
Mendengar ucapan Nugroho,Tomas melepaskan cengkeramannya dari dada Nugroho .
Ceritakan kepadaku dengan jelas .
Entahlah bagaimana awalnya yang jelas saat saya masuk ke kamar tangan nona sudah berlumuran darah .
Dengan cepat aku mengambil kotak obat dan bermaksud untuk mengobati lukanya namun nona menolak . Kemudian aku bertanya kenapa menjauhkan tangannya..??
Lalu nona berkata ada sesewatu yang harus ia pastikan dengan jelas dan memintaku untuk mengantarkannya ke apartemen Yosep. Setelah itu aku kembali ke kamar nona dan berteriyak sampai pada akhirnya kalian datang. Mendengar penjelasan dari Nugroho membuat Tomas terheran-heran.
Nugroho berkata,ngak usah berpikir macam-macam bagaimanapun Yosep menginginkan mas itu lebih dari siapapun.
Bagaimana kamu bisa tau soal mas itu..???
Nugroho tersenyum lalu ia berkata malam itu saat kamu menelpon ku karena nona tidak ada di villa, sebenarnya saya sedang bersama nona di sini.
Tomas bertanya, jadi Bunga menceritakan apa yang ia lihat di villa..??
Tidak....jawab Nugroho dengan sangat santai.
Tidak bagaimana ?? Jelaskan kepadaku pinta Tomas. Namun Nugroho hanya tersenyum dan engan memberitahu Tomas.
Kemudian Nugroho berkata jika begitu penasaran tanyakan kepada Bunga secara langsung aku sendiri masih tidak cukup mengerti dengan apa yang ia inginkan ucap Nugroho.
Tomas bertanya kenapa Nugroho datang, kenapa kamu kesini..?? Oh....aku datang untuk tidur sejenak tidak ada tempat untuk tidur dengan nyaman selain di sini. Tomas menyeringi mendengar jawaban dari Nugroho.
Kemudian Tomas berkata sungguh aneh kita sama-sama datang ke sini untuk tidur.
Ahhh... sepertinya adegan ini tidak asing entah kapan dan dimana rasanya aku pernah melakukannya ucap Tomas. Mereka berdua merebahkan tubuhnya di soffa dan tertidur pulas.
*
*
*
*
__ADS_1
Bunga terbangun ia menemukan dirinya berada di rumasakit ia melihat Yosep duduk di sampingnya, tangan Bunga kini telah di perban. Kak maaf membuat mu khawatir ucap Bunga lirih. Yosep mengusap kepala Bunga dengan penuh kasih sayang lalu ia berkata berjanjilah padaku kamu tidak akan mengulanginya lagi.
Bunga menganggukkan kepala tanda ia setuju. Dengan gaya manja andalannya Bunga berkata bahwa dirinya sudah tidak betah mencium bau orang sakit dan ingin pulang. Tentu saja membuat Yosep menghela nafas panjang, bagaimana mungkin ada lelaki yang mau sama gadis semanja ini ucap Yosep seraya tersenyum. Bunga kemudian memanyunkan bibirnya membuat Yosep merasa geli. Nah begini nih persis anak TK .
Baiklah....setelah infusnya habis kita pulang tapi sampai perban di tangan mu bisa di lepaskan kakak tidak akan membiarkan mu pulang ke rumah. Kamu harus tinggal di apartemen kakak .
Ngak mau kakak aja tiap hari sibuk ngak ada waktu sering tidur di kantor ngapain aku tinggal di apartemen kakak udah sepi kaya kuburan ngak berpenghuni . Yosep tertawa lepas mendengar rengekan Bunga, mulai besok kakak libur jadi apartemen tidak akan seperti kuburan.Ngak mau paling cuman satu dua hari aku tetep mau pulang ucap Bunga dengan gaya manja. Aduh adikku ini bener-bener manja sekali ucap Yosep sambil memencet hidung Bunga.
Sakitttt.... protes Bunga dengan manja.
Kakak dapet libur satu minggu .
Beneran ..??? Ngak bohong kan..??
Beneran jawab Yosep dengan penuh kasih sayang. Bunga merasa senang mendengar jawaban dari Yosep .
Dari dalam mobil Rehan melihat Bunga dan Yosep keluar dari rumasakit, tangan Yosep melingkar di bahu Bunga membuat Rehan sangat terkejut melihatnya. Bunga merasa pusing, kak kepalaku pusing sekali ucap Bunga sambil memegang kepalanya. Yosep kemudian berjongkok di depan Bunga ia menyuruh Bunga untuk naik ke punggungnya. Ngak usah kak aku masih bisa jalan. Namun baru dua langkah Bunga hampir saja terjatuh dengan sigap Yosep menangkap tubuh Bunga. Yosep kemudian mengendong Bunga ke mobil. Rehan kesal dan cemburu melihat Yosep mengendong Bunga, kenapa harus Yosep ..!! Kenapa !?
" FX Mode "
Semua orang di FX Mode nampak sangat sibuk menyiapkan keperluan untuk acara lomba fesyen show yang akan di gelar pada besok pagi tak terkecuali Stiven Anne Adel mereka juga sangat sibuk hari itu . Anne melihat wajah Stiven sangat cemas kemudian Anne bergegas menghampiri Stiven, apa yang kamu cemaskan..?? Apapun itu jangan sampai menyebabkan kekacauan di acara ku !
Kita cari tempat untuk bicara ucap Stiven.
Keruangan ku saja di sana aman untuk kita bicara ucap Anne. Oke...... pergilah dulu aku akan segera menyusul ucap Stiven.
Stiven masuk keruang kerja Anne ia memeriksa setiap sudut ruangan dan kamar mandi dengan jeli setelah dirasa aman ia kemudian mengunci pintu.
Apa yang kamu lakukan...?? Kenapa harus mengunci pintu !
Tenang An aku tidak akan macam-macam .
Lalu....??
Stiven meminta Anne duduk di soffa.
Katakan ada apa jangan membuat ku jadi panik begini . Stiven memberi Anne sebuah foto . Foto Yosep dan Alin, bukankah aku menyuruh mu untuk mencari Zidan kenapa kamu malah membawa foto ngak jelas begini !
Kemana otak jenius mu itu ucap Stiven dengan nada mengejek . Dengar orang didalam foto tersebut adalah pasangan kekasih,perempuan itu meminta Riko untuk menyelamatkan Zidan supaya lelaki di dalam foto tersebut tidak mendapat masalah .
Jadi maksud mu sekarang Zidan berada di tangan Riko begitu Stiv..??
Binggo ucap Stiven sambil menjentikkan jarinya. Lelaki yang ada didalam foto tersebut adalah kakak dari Bunga Irawan mereka satu ayah namun beda ibu .
Anne sangat terkejut mendengar ucapan Stiven, ap...apa kamu serius..??
Dua belas rius malah, kemudian Stiven menunjukkan hasil tes DNA Yosep dan pak Hendra disitu tertulis 99,9% cocok darah antara Yosep dan pak Hendra . Anne tersenyum sinis kemudian ia berkata dunia ini sungguh aneh. Tapi apa hubungannya tes DNA,foto ini dan fesyen show yang akan kita langsungkan..??
Dan bagaimana kamu bisa mendapatkan hasil DNA ini ..??
Kim yang memberikan semua itu kepada ku kemaren .Anne merasa heran kenapa Kim mau memberikan ini semua. Dia berkata bahwa pihaknya tidak akan mengacaukan acara fesyen show besok dengan sarat. Anne kemudian bertanya, apa syaratnya..??
Kim meminta kita menyimpan semua ini sampai waktu yang belum di tentukan, kelak bila tiba waktunya kita harus membantu untuk mengunakan semua barang-barang ini ucap Stiven.
Namun Anne menolak ia merasa imbalan yang diberikan tidak cukup menarik, berani sekali hanya karena tidak akan mengacaukan acara ku mereka meminta imbalan yang tak masuk akal ucap Anne dengan geram.
Apapun itu yang penting tidak merugikan kita dan perusahaan, ini hanya kunci tak berguna sampai Kim memberikan kode aksesnya kepada kita . Jadi mari kita dapatkan 10 milyar tersebut ucap Stiven dengan menyiratkan senyum aneh di wajahnya.
Okey...jawab Anne seraya tersenyum tipis
sudah kamu pastikan dengan benar..?? Kamu yakin akan hal ini..??
Yap...sangat yakin ah hampir saja lupa Kim juga meminta supaya kita menutup kasus Zidan dia tau kalau gaun itu punya Bunga jika kita tidak menutup dan melepaskan Zidan ia akan memporak porandakan FX Mode.
Hizzzzzz....
Brengsek bahkan dia tau sepak terjang kita ucap Anne dengan geram.
Tapi sebenarnya Kim bekerja untuk siapa kali ini bahkan dia siap untuk menghancurkan tuanya sendiri dengan kartu ini ucap Anne sambil memegang hasil tes DNA tersebut.
Baiklah atur jadwal makan malam dengannya untuk malam ini .
Okey......ucap Stiven dengan girang.
*
*
*
*
Yosep dan Bunga sampai di apartemen, Yosep kemudian menyuruh Bunga untuk istirahat. Dek kamu istirahat dulu jangan pikirkan apapun. Pak Kim sudah kamu siapkan kamarnya..?? Udah jawab pak Kim singkat,Bunga kemudian masuk kedalam kamar untuk beristirahat. Sementara itu pak Kim menarik Yosep masuk kedalam kamar .Apa'an sih ucap Yosep dengan nada tinggi.Pak Kim mencengkram leher Yosep lalu mendorong tubuh Yosep ke tembok. Apa yang kamu rencanakan ! Kenapa membawa Bunga kesini...!! Tak....a..a...tak ada lepaskan tanganmu kamu gila...!! Namun Kim tak menghiraukan ucapan Yosep tangan kirinya justru malah melayangkan tinju di perut Yosep sedang tangan kanannya tetap mencengkram leher Yosep. Kita memang mempunyai kesepakatan tapi jika kamu berani menyentuh Bunga tanpa sepengetahuan ku akibatnya akan tidak baik !! Jadi jangan coba-coba menyentuhnya walau hanya sehelai rambut saja..! Setelah selesai mengucapkan kata-katanya Kim kemudian pergi meninggalkan Yosep sendirian di dalam kamarnya.
Ah sialan dasar baji***n teriak Yosep sambil menahan sakit seraya memegangi lehernya. Klunting bunyi ponsel Yosep ia mendapatkan pesan masuk setelah membaca pesan tersebut Yosep mengambil kunci mobil. Yosep masuk ke kamar Bunga ia melihat Bunga yang sedang tertidur pulas, yah tidur lagi apa sebaiknya gue pergi aja, tapi bagaimana kalau nanti dia bangunan dan mencari ku . Dengan berat hati Yosep lalu membangunkan Bunga , dek..dek...bisik Yosep di telinga Bunga.
Em.... apa si kak ngantuk ni gerutu Bunga dengan mata terpejam. Kakak pergi dulu ada urusan yang harus kakak selesaikan .
Dengan mata yang masih terpejam Bunga menganggukkan kepalanya. Yosep mengecup kening Bunga dan menyelimuti tubuh Bunga kemudian ia bergegas pergi. Sesaat setelah Yosep pergi Kim muncul dari dapur dengan senyuman aneh di wajahnya, Kim kemudian memasang benda berukuran sangat kecil dan transparan di setiap sudut ruangan tak terkecuali kamar yang di tempati Bunga dan Yosep . Benda itu sangat kecil untuk melihatnya harus mengunakan kaca pembesar jika hanya dengan mata biyasa saja tidak akan bisa melihat benda itu, meskipun ukurannya sangat kecil namun sangat jelas dan jernih.
*
*
*
*
" Kediaman keluarga Sasongko
( malam hari )
Pak Sasongko dan Alin makan malam, sejauh mana hubungan mu dan Yosep..???
Masih wajar-wajar saja seperti kemaren, tumben papa tanya hubungan ku dengan Yosep. Ada apa pa..??
Ngak hanya saja belakangan ini papa jarang sekali melihat Yosep antar jemput kamu seperti sebelumnya. Owh...itu dia masih sibuk mencari Zidan ucap Alin. Mencari Zidan ucap pak Sasongko mengulang ucapan Alin, anak itu bukannya saat ini bersama kakak mu Riko..??
Alin sangat kaget mendengar ucapan pak Sasongko, bagaimana papa bisa tau..???
__ADS_1
Tak usah tanyakan bagaimana papa tau hanya saja papa ngak habis pikir kenapa kamu merengek seperti bocah kepada Riko untuk menyelamatkan lelaki bodoh itu..!!
Lelaki bodoh itu ,Alin sungguh sangat mencintainya pa. Bagaimana mungkin aku akan membiarkan orang yang ku cinta terkena masalah padahal aku bisa membantunya.
Siapkan segalanya dengan benar untuk lomba fesyen besok ! Scorpio Group tidak akan mengikuti lomba pastikan supaya tropi FX Mode jadi milik kita ucap pak Sasongko dengan kesal. Pak Sasongko kemudian pergi ke kamarnya.
Alin masih duduk di meja makan, hanya demi laki-laki bodoh itu kamu merengek seperti bocah kata-kata itu terus terngiang di benak Alin. Ah kenapa semua makanan ini jadi nggak ada yang enak ucap Alin dengan jengkel.
*
*
*
*
" Tempat karaoke ( malam hari ) "
Yosep masuk ke sebuah ruangan VVIP di sana nampak pak Hendra sedang duduk di soffa sambil memegang segelas anggur ia tersenyum melihat Yosep datang .
Kenap papa menyuruhku datang ketempat seperti ini..? Alangkah baiknya jika menyewa sebuah kamar hotel yang mewah gurau Yosep.
Sudah kamu siapkan semuanya dengan baik..?? Semuanya hampir sempurna hanya saja....belum sempat Yosep menyelesaikan ucapannya pak Hendra berkata pasti Kim ucap pak Hendra dengan sinis. Iya papa bener sekali,orang itu terlalu banyak tau rahasia kita. Bagaimana jika dia membuka mulut dan mengacaukan segalanya..?? Apa yang harus kita lakukan pa..??
Ahhhhh....dia tidak akan pernah mengacaukannya kalau kamu tidak bertindak di luar batas ucap pak Hendra dengan menyunggingkan senyum anehnya. Saat ini Bunga sudah mulai mencurigai Kim kamu hanya perlu memainkan peranmu dengan baik. Itu akan sangat menguntungkan buat pihak kita bukan begitu pa..?? Benar sekali ucapan mu Sep , Kim Tomas dan Nugroho mereka bisa membenci dan memangsa satu sama lain tapi mereka tidak akan pernah meninggalkan Bunga sendirian. mereka akan datang kapanpun saat Bunga memanggil, jiak saat itu tiba mereka akan mengesampingkan segala masalah yang ada di antara mereka. Jadi jangan senang dulu kamu Sep meskipun mereka bertiga bisa saling menerkam satu sama lain namun mereka tidak akan pernah membiarkan siapapun menyakiti Bunga . Bahkan jika hanya menyentuh sehelai rambut saja akibatnya tidak akan baik. Papa sangat mengenal mereka bertiga, luka di lehermu itu adalah peringatan kecil saja.
Dasar orang gila dia seperti binatang buas yang sedang menerkam mangsanya ucap Yosep seraya memegangi lehernya.
Itu hanya peringatan kecil selama Bunga tinggal di tempat mu jaga dia dengan baik, jika terjadi sesuatu padanya kita berdua dalam bahaya bahkan mungkin adik mu akan terseret.
Pastikan kamu mendapatkan sidik jarinya untuk berjaga-jaga besok ucap pak Hendra.
Dari kejauhan Nugroho melihat Pak Hendra dan Yosep sama-sama keluar dari tempat karaoke ia sempat memotret beberapa gambar mereka berdua . Nugroho lalu menghubungi seseorang kita ketemu di tempat biyasa ucap Nugroho kepada orang itu setelah selesai bicara Nugroho masuk kedalam mobil ia mengendarai mobil dengan sangat cepat.
*
*
*
*
" Scorpio Group "
Nugroho keluar dari mobil ia berjalan sangat cepat menuju ke ruang kerja Bunga,kemudian Nugroho menyalakan komputer. Selang beberapa menit kemudian seorang lelaki membuka pintu apa yang terjadi tanya lelaki tersebut dengan nafas ngos-ngosan. Coba kamu lihat ini Kim, iya lelaki tersebut adalah Kim. Mata Kim terbelalak melihat sebuah video di komputer, gaun ini bagaimana mungkin ?? Kenapa bisa berada di sana..?? Tempat apa itu....?? Apa yang sedang terjadi sekarang Nug..??
Jauh sebelum kejadian itu menimpa nona, nona menyuruh Tomas menyembunyikan gaun itu . Nona berpikir harus mengamankan gaun tersebut bagaimanapun caranya gaun itu tidak boleh berpindah tanggan . Pada saat itu aku menanyakan alasannya kenapa harus melindungi gaun itu bahkan jika nyawa taruhannya namun nona hanya berkata pada saatnya nanti kamu akan tau. Berbeda dengan ku Tomas mengiyakan saja apa yang menjadi keinginan nona ia tak menanyakan apapun, dimana tempatnya hanya mereka berdua yang tau . Nona memberi sepucuk surat entah apa isinya Tomas kemudian bergegas pergi entah kemana membawa gaun tersebut.
Jadi maksudmu dimana gaun itu tak ada orang yang tau kecuali Tomas dan Nona..??
Iya...kamu bener Kim jawab Nugroho.
Lalu kenapa kamu menyuruhku kesini dan memperlihatkan semua ini sekarang...??
Beberapa hari yang lalu tepatnya saat Bunga berkata ingin memastikan sesuatu dan pergi tinggal bersama Yosep, aku dan Tomas datang kesini dengan alasan untuk tidur siang disini kami berdua membicarakan banyak hal tapi pada saat itu Tomas berkata jika suatu saat nanti kamu melihat Yosep dan tuan mengadakan pertemuan di belakang nona maka fotolah mereka dan segera hubungi Kim.
Jika saat itu tiba perang dunia ke tujuh akan segera di mulai , apapun yang terjadi tetaplah berada di samping nona.Tomas kemudian memberi ku selembar kertas yang isinya bertuliskan scorpio. Scorpio apa maksudnya aku sendiri juga bingung ucap Nugroho.
Coba ku liat tulisannya,Kim kemudian mencoba mencerna apa yang di maksud dengan Scorpio . Ini pasti sebuah petunjuk atau sandi tapi apa .?? Kenapa harus Scorpio ujar Kim.
Sementara itu Nugroho memutar video tersebut sambil mengamati dengan teliti.
Setelah beberapa kali memutar ulang video tersebut namun tak juga mendapat petunjuk apapun Nugroho mulai merasa putus asa.
Sekarang ini pasti ponsel nona telah di sadap oleh Yosep itu sebabnya Tomas meminta ku untuk dekat dengannya ucap Kim.
Dengannya maksud mu Kim..??
Mungkinkah orang yang kamu maksud Yosep..??
Kim menganggukkan kepalanya sambil berkata Yapp bener sekali.
Sebenernya sudah sejak lama Yosep menyadap ponsel nona, itu sebabnya dia tidak pernah secara khusus menelpon kita hanya untuk memberi perintah atau meminta bertemu dengan kita ucap Kim.
Tunggu sebentar Yosep menyadap ponsel nona katamu barusan Kim??
Heemm....ucap Kim sambil mengangguk.
Pantesan kalau di pikir-pikir setelah nona pulang dari Taiwan sikapnya jadi sedikit berbeda di samping itu Tomas beberapa kali menghilang namun nona sama sekali tidak pernah menanyakan keberadaan Tomas ucap Nugroho. Sebentar maksud kamu dengan Taiwan apa Nug...?? Jangan bilang setelah kejadian malam itu ucap Kim sambil melotot.
Iya.....kamu ingat saat kita duduk di tepi pantai, kamu mengatakan kalau Tomas menjual Scorpio Group yang ada di luar negeri dan juga rumah peristirahatan..???
Owh..ya aku ingat jawab Kim.
Sejak saat itulah aku tau kalau Tomas membawa nona ke Taiwan .Pada awalnya saya bingung kenapa Tomas meminta supaya tidak memberi tahu siapapun kecuali Yosep.
Jadi maksud kamu Yosep datang ke Taiwan dan sejak saat itu Yosep menyadap ponsel nona..??
Binggo.....ucap Nugroho sambil menjentikkan jarinya ya sejak saat itu kamu benar kim.
Kim kemudian mengambil ponsel Nugroho ia iseng-iseng membuka galeri di situ ia melihat foto Yosep dan pak Hendra sedang berada di depan tempat karaoke. Mereka berdua nampak sangat akrab ucap Kim sambil melihat foto tersebut.
Nugroho tersenyum mendengar ucapan Kim ,bukankah seharusnya begitu ..??
Gimana dengan hasil tes DNA..??
Cocok....jawab Kim singkat.
Cocok Nugroho mengulang ucapan Kim dengan mata terbelalak .
Cocok bagaimana Kim...??
*
*
*
*
__ADS_1