
Nugroho sedang mondar mandir di depan ruang I. G. D sambil harap - harap cemas perihal keadaan bunga.
Dokter keluar dari ruang I. G. D
Dok gimana keadaan bunga tanya nugroh ke dokter dengan nada sangat khawatir
Hemmmmmmmmm...
dokter menghela nafas panjang dan terdiam
sejenak, lalu ia melanjutkan kata-katanya
selain pisau yang tertancap di perut bunga ada dua peluru yang tertinggal di dalam perut bunga kita harus segera melakukan operasi untuk mengeluarkan peluru dari perut bung dan peluru itu cukup dalam klau tidak segera dilakukan operasi keselamatan bunga terancam.
Bunga juga kehilangan banyak darah pihak rumasaki kehabisan setok darah golong ab positif, bantu kami cari pendonor untuk bunga tanpa transfusi darah operasi tidak bisa di lakukan pihak rumasakit masih terus berusaha mencari golongan darah yang sama dengan bunga tapi kami masih belum menemukannya karna golongan darah ab positif sangat susah di cari ucap dokter ke nugroho.
Jadi Maksudnya bunga dalam keadaan kritis dok??? Tanya nugroh ke dokter
Iya....jawab dokter
Mendengar jawaban dari dokter nugroho mendadak menjadi lemas bakhkan ia nyaris terjatuh saat mencoba duduk di kursi di depan ruang I. G. D
Dokter yang melihat nugroho hampir terjatuh langsung menolong dan membantu nugroho duduk .
Nugroho duduk sambil melamun, melihat ekspresi wajah nugroho yang begitu sedih dokter menepuk bahu nugroho seraya berkata saya akan melakukan sebisa dan semampu saya ucap dokter ke nugroho
Terimakasih dok saya boleh liat bunga sebentar saja???
Melihat nugroho sangat sedih dokter mengijinkan nugroho untuk melihat kedan bunga, baiklah tapi sebentar saja ucap dokter ke nugroho.
Didalam I. G. D nugroh hanya terdiam memandangi bunga, melihat bunga terbaring di ranjang dengan seabrek alat bantu yang menempel di tubuhnya sambil sesekali menyeka airmata yang jatuh ke pipi.
Sudah jelas bos yang bisa mendonorkan darah untuk nona tapi kondisi bos sendiri sangat tidak mungkin untuk jadi pendonor buat nona siapapun yang melakukannya harus bertanggung jawab guman hati nugroho sambil terus melihat bunga yang terbaring kritis.
Nugroh keluar dari ruang I. G. D la bergegas menemui dokter untuk tanda tangan surat persetujuan operasi.
Dok lakukan operasinya sekarang, lakukan apapun untuk bunga dok !! Ucap nugroh ke dokter
Bukankah sudah saya katakan tanpa adanya pendonor darah operasi tidak bisa di lakukan kalu kita tetap memaksa akan sangat membahayakan bagi pasien ucap dokter itu ke nugroho dengan penuh kesabaran.
Arghhhhhhhhhh..... Ucap nugroho sambil mengacak acak rambutnya nugroho sekarang benar-benar merasa putus asa tidak tau lagi apa yang harus ia lakukan puluhan anak buah nugroho sudah di sebar untuk mencari pendonor yang cocok dengan bunga tapi nihil masih belum ada kabar juga.
Setelah cukup lama tak ada suara lagi dari dalam zidan yang sedari tadi berada di balik pintu mendengar percakapan nugroho dan dokter menerobos masuk ke ruang dokter lakukan operasinya sekarng dokter bisa ambil darah saya ucap zidan memecahkan keheningan di antara nugroho dan dokter.
Zidan sejak kapan kamu di sini, lalu belom selesai nugroho melanjutkan kata - katanya zidan memotong ucapan nugroho sebaiknya kita segera melakukan operasi bukankah akan lebih baik dok ??
__ADS_1
Baiklah untuk kali ini saya setuju dengan kamu, tapi ingat kmau masih utang penjelasan ucap nugroh ke zidan sambil ketawa.
Kemudian dokter membawa bunga dan zidan ke ruang operasi.
saya akan melakukan yang terbaik dan semampu saya ucap dokter ke nugroho lalau kemudian dokter masuk ke ruang operasi.
Didalam ruang operasi posisi ranjang bunga dan zidan berdekatan, dokter memulai operasi bunga.
Di luar ruang operasi nugroho terlihat sangat gelisah, ia sesekali memukul tembok sambil mengacak acak rambutnya tanda ia sangat menyebalkan karna tak bisa menjaga bunga dengan baik sampai-sampai harus berakhir di meja operasi.
Pak hadi dan tomas sampai di depan ruang operasi, mau beberapa puluh kali kamu pukul tu tembok tidak akan merubah keadaan yang ada tangan kamu memar ucap pak hendra ke nugroho.
Tuan....
Maaf saya tidak bisa menjaga nona bunga dengan baik Ucap nugroh.
Pak hendra mengajak tomas dan nugroho duduk, kalian semua sudah menjaga putriku dengan sangat baik musibah yang kita hadapi sekarang adalah rencana all'ah yakinlah pasti akan ada hikmah yang bisa kita ambil dari kejadian ini Ucap pak hendra ke tomas dan nugroho.
Ada apa dengan putriku sampai harus menjalani operasi bukankah hanya se bilah pisau yang tertancap di perutnya ??
Dari hasil pemeriksaan dokter ada dua buah peluru di perut nona karna cukup dalam jadi harus dilakukan operasi untuk mengeluarkan peluru tersebut. Jawab nugroho
nona terlebih dahulu di tembak, lalu di tusuk dengan pisau begitu maksud ucapan mu nug?? Tanya tomas
Iya... Jawab nugroho
Kim sudah menyuruh orang kita mencari dalang di balik kejadian ini dan sekarng Kim sedang pergi ke kantor bukankah kita tetep harus siaga dalam keadaan seperti ini Ucap tomas.
Trimakasih dalam kepada seperti ini kalian masih tetep berada di samping ku ucap pak hendra sembari menepuk bahu nugroho dan
tomas.
.
.
.
.
.
Rehan dan yosep dateng ke kantor bunga untuk menyerahkan beberapa disaen baju terbaik mereka, dan membicarakan peluncuran produk ke publik karna bunga tidak ada di kantor sekretaris mengantar rehan dan yosep ke ruang pak Kim.
Yosep menyerahkan disaen yang ia bawa ke pak kim, sambil berkata ini adalah disaen terbaik yang kami punya.
__ADS_1
Setelah menerima disaen dari yosep pak kim memeriksanya sepertinya saya butuh waktu untuk menentukan disaen mana yang akan kita pakai ucap pak kim
Baiklah pilihan yang terbaik jawab rehan
Mudah-mudahan semua yang kita rencanakan berjalan dengan lancar, jujur saya sangat senang bekerjasama dengan scorpio grup semua transaksi keperluan produksi dilakukan secara transparan sangat berbeda dengan beberapa perusahaan yang pernah bekerja sama dengan kami ucap rehan ke pak kim.
Tidak akan semudah itu bukankah anda tau musuh nona sangat banyak, bisa di bilang kerjasama dengan scorpio grup akan sangat membahayakan kusuma group anda tau dengan pasti arah pembicaraan saya. Ucap Kim ke rehan dan yosep
Apa maksud anda pak Kim??? Tanya yosep dengan nada penasaran
Nanti juga anda paham sendiri apa yang saya maksud ucap Kim ke yosep
Baiklah kalu begitu kami persis dulu pak Kim ucap rehan, lalu rehan dan yosep meninggalkan kantor bunga menuju rumasakit tempat bunga di rawat
" Ruma sakit "
Depan ruang operasi pak hendra dan nugroho duduk di kursi dengan wajah panik dan cemas.
Tomas mondar mandir dengan wajah yang tak kalah cemas.
Di dalam dokter sedang berusaha mengeluarkan peluru dari dalam perut bunga.
Zidan yang menjadi pendaonor darah buat bunga terbaring di dekat bunga ia terus melihat ke arah bunga dengan penuh kecemasan, seseorang yang ku kenal sangat kuat kini harus terbaring di meja operasi batin zidan sambil terus melihat bunga.
Setelah dua jam dokter keluar dari ruang operasi, pak hendra, nugroho, tomas yang melihat dokter keluar langsung bergegas menghampirinya kemudian menanyakan keadaan bunga.
Gimana keadaan putri saya dok?? Tanya pak hendra
Gimana keadaan nona dok..?? Tanya tomas
Gimana keadaan nona bunga dan zidan dok?? Tanya nugroho
Bisakan kaliyan bertanya satu per satu jadi bingung mau jawab yang mana dulu saya ucap dokter dengan nada bercanda sambil tersenyum
Alhamdulillah operasi berjalan dengan lancar tinggal menunggu bunga siuman kami akan segera memindahkan bunga ke ruang rawat, ucap dokter
Mendengar perkataan dokter membuat pak hendra, nugroho, tomas yang sejak tadi sangat tegang dan gelisah kini perasaan mereka sudah lebih baik yah setidaknya proses operasi berjalan lancar.
Lalu gimana dengan zidan dok ..?? Tanya nugroh
Belom sempat dokter menjawab pertanyaan dari nugroho zidan sudah bediri tepat di samping nugroho seraya berkata saya tidak papa pak nug santuy aja kek di pantay dengan nada bercanda.
Nugroho mengamati zidan dengan seksama beberapa menit kemudian nugroho memeluk zidan sambil menepuk bahu zidan trimakasih jangan lupa kamu masih utang penjelasan sama saya bisik nugroho ke telinga zidan lalu nugroho melepas pelukannya.
Hissss....
__ADS_1
Utang penjelasan segala gerutu zidan