
Kim berkata kepada lelaki tersebut kenapa ingin menemuinya. Ini lagi pake celana item kaos item topi item kacamata item masker item udah mulai ngak waras !
Hanya berjaga-jaga , aku mendengar semuanya dari Hadi . Jelaskan kenapa Bunga bisa memiliki saham Kusuma Group !
Menurutmu ..?? Jika kau begitu penasaran pergi temui dia tanyakan secara langsung kepadanya. Haaa.....yang bener saja ucap Yosep seraya tertawa.
Baiklah.....
Jika memungkinkan atur waktu supaya gue bisa ketemu sama adik kesayangan ku itu, jangan sampai papa tau . Sudah ku selidiki Bunga sama sekali tidak terlibat dalam hilangnya Zidan kali ini ucap Kim dengan datar.
Kamu yakin akan hal itu...???
Sekarang ini perusahaannya sedang tidak baik bahkan mungkin sebentar lagi jatuh miskin mana mungkin dia mau membuang-buang waktu untuk hal semacam itu. Jadi maksud mu adik kesayangan ku sebentar lagi akan kere ucap Yosep seraya tersenyum sinis.
Kini Kim dan Yosep sama-sama tersenyum sinis.
Baiklah...
Akan saya usahakan jika kamu bersi keras ingin menemuinya ucap Kim seraya mengejek Yosep.
Kim kemudian pergi.
Waow....makin lama makin menarik saja kita lihat sejauh mana kamu bisa bertahan ucap Yosep sambil tersenyum penuh makna.
*
*
" Villa "
Bunga dan pak Hendra duduk di depan perapian, sebenarnya apa yang ingin papa katakan..? Pak Hendra berjalan ke perapian lalu memencet tombol rahasia di dinding perapian, seketika perapian terbelah menjadi dua di tengah-tengah perapian yang kini terbelah nampak sebuah pintu menuju ruang rahasia.
Bunga sangat terkejut melihatnya .
Berhenti bengong dan melotot seperti itu tak banyak waktu yang tersisa kemudian pak Hendra menarik Bunga masuk kedalam, seketika perapian yang terbelah menyatu kembali .
Pintunya akan secara otomatis tertutup dengan sendirinya hanya ada tiga orang yang bisa masuk ke ruangan ini ucap pak Hendra.
Melihat tumpukan mas batangan di rak kini mata Bunga terbelalak kaget bukan main.
Melihat reaksi putrinya pak Hendra hanya tersenyum . Gila ini beneran gila bukan hanya satu rak tapi hampir setiap sudut ruangan dipenuhi rak berisikan mas batangan, Bunga mengambil satu batang mas, semua ini dapet dari mana?? Jangan bilang hasil papa nyolong . Pak Hendra memencet hidung bunga sambil berkata sembarangan.
Aduhh..sakit protes Bunga .
Entahlah papa juga ngak tau darimana asalnya.
Hah....yang bener saja ucap Bunga sambil melotot . Dari mana asalnya nanti kamu bisa tanyakan langsung kepada Tomas .
Tomas..??
Maksud papa..??
Mungkinkah kamu menyembunyikan sesewatu dari papa ?? Kenapa papa bisa berpikir begitu..?? Hanya saja papa merasa ada yang aneh dengan ucapan Tomas kemaren malam saat papa bertanya kepadanya dia meminta papa untuk menanyakan langsung ke kamu.
Apa yang Tomas katakan...??
" Flash back " kemarin Tomas datang dengan beberapa orang membawa alat jahit dan perlengkapan jahit lainnya , pak Hendra mencoba menghentikan dan bertanya tapi dia malah berkata tidak usah dengerin orang lain selain ucapan saya di rumah ini hanya ada satu orang yang bila menginginkan sesuatu tak perlu persetujuan orang lain flash back selesai.
Buka cuman itu saja Tomas bahkan menatap tajam kearah Kim tatapannya sangat mengerikan, sesat sebelum pergi dia berkata kepada Kim tidak seperti kamu yang grusa-grusu dan selalu menilai semuanya dari uang ucap pak Hendra.
Owhhh....soal itu
Jika semu bukti sudah terkumpul Bunga pasti kasih tau ke papa hanya saja untuk saat ini Bunga minta sama papa bersikap seperti biyasa saja tetapi jangan bicara hal yang akan membuat kita nantinya dalam masalah.
Pak Hendra memegang bahu putrinya kemudian ia berkata apapun itu papa yakin kamu telah memikirkan dengan baik ucap pak Hendra seraya tersenyum.
Lalu semua mas ini bagaimana papa menjelaskan..??
Bukankah papa sudah bilang tadi.
Jadi.....
Sungguh papa tidak tau lalu kenapa papa membawa ku kesini dan memperlihatkan semua ini kalau papa sendiri tidak tau jawabannya. Tomas meminta supaya papa membawa kamu kesini tanpa sepengetahuan siapapun,papa juga baru tau tiga hari yang lalu.
Gila....
Bener-bener gila ucap Bunga.
*
*
*
" Zidan terbangun dari tidurnya ia memperhatikan sekitar kenapa tempat ini begitu asing. Aduh bahuku rasanya sakit sekali Zidan beranjak dari tempat tidur ia berjalan ke teras. Zidan memejamkan matanya menarik kedua tangan ke atas...hemzzzzz .
Secara perlahan Zidan kemudian membuka matanya . Nampaknya kau tidur dengan baik ucap Riko yang tiba-tiba sudah berdiri di samping Zidan. Zidan menoleh dan mengamati dengan seksama dari ujung kaki hingga ujung rambut membuat Riko merasa geli. Heiii....sampai kapan kau memelototi ku begitu, bahkan bola matamu saja sudah hampir loncat ! kemudian Riko mengajak Zidan untuk sarapan , Kenapa terus membolak-balikkan rotinya seperti itu bikin pusing saja, jika tak suka pergilah ke dapur untuk memasak makanan yang kamu sukai ucap Riko dengan kesal . Zidan kemudian meletakkan rotinya dan meminum kopi dengan jengkel. Kenapa kamu menolongku ? Apa yang kamu inginkan ?
Namun Riko hanya bersikap acuh tak acuh membuat Zidan sangat kesal.
Heizzzzz.....Orang ini bener-bener membuat ku jengkel gerutu Zidan.
Kamu pikir aku menolong mu karena kasihan pada mu, jika bukan adik ku yang merengek meminta bantuan ku bisa jadi saat ini kamu sudah berada di alam lain .
Maksudmu Alin.??
Tapi bagaimana mungkin ?? Bukankah kamu dan Alin adalah orang pertama yang ingin melihat kehancuran ku !
Riko melempar sebuah amplop ke depan Zidan.
Mata Zidan terbelalak melihat amplop tersebut berisikan beberapa foto Alin dan Yosep sebagai pasangan kekasih. Demi lelaki bodoh yang ada di dalam foto itu adik ku merengek dan memohon supaya aku menyelamatkan mu dari kejaran Anne ,agar lelaki bodoh itu tidak terkena masalah . Jadi lebih baik tidak usah banyak bertingkah, segera setelah kau pulih lekas pergi dari pandangan ku !
Gila.....
Tapi ini terlihat menarik sekarang , demi cowok bodoh yang ia cintai musuhku sendiri malah menyelamatkan ku dari kejaran musuhku yang lainnya ucap Zidan seraya tersenyum .
*
*
__ADS_1
*
*
" Kediaman keluarga Hadi "
Pak Hadi nampak duduk termenung di depan laptopnya , kemudian ia mengeluarkan sebuah foto dari dalam laci meja kerja. Sungguh takdir yang aneh begitu rumit untuk di jelaskan. Bahkan sekarang anakku sendiri harus mengulang takdir itu ucap pak Hadi seraya menatap foto tersebut.
" Kusuma Group "
Setelah rapat pemegang saham Rehan nampak sangat sibuk untuk sejenak Rehan mengesampingkan perasaan pribadi dan memilih tengelam dalam kesibukannya.
Yosep berdiri di depan pintu, ia melihat Rehan yang begitu antusias dan begitu semangat membuat Yosep senang sekaligus terheran-heran. Mau sampai kapan loe berdiri di sana dan melototin gue kaya gitu...?? Bukannya bantuin biyar cepet kelar, dasar temen ngak punya akhlak . Melihat reaksi Yosep yang cengar-cengir membuat Rehan kesal, Rehan kemudian menarik Yosep dan memberi setumpuk berkas-berkas seraya berkata hadiah buat karyawan sekaligus teman yang ngak punya akhlak ! Ngak usah kebanyakan melototin gue ntar loe naksir lagi.
Yosep memegang jidat Rehan sambil berkata, pantesan panas gini makanya jadi oleng.
Apa'an singkirin tangan loe .
Yosep merebahkan tubuhnya di soffa, membuat Rehan makin jengkel, Rehan kemudian menarik kaki Yosep alhasil Yosep jatuh kelantai dan berteriyak .
Apa si yang loe mau ..??
Bantuin gue selesain berkas-berkas sialan itu.
Dengan syarat .
Bilang aja apa yang loe mau yang penting berkas sialan itu harus selesai paling lambat dua hari. Mulai minggu depan gue ngak mau ngantor selama seminggu.
Ha...aaa..!!
Yang bener saja ngak, ngak ada ganti yang lain. Sekarang loe tidak dalam keadaan tawar menawar atau memilih kalo ngak mau ya ngak papa , selamat berkencan dengan berkas sialan. Yosep hendak melangkah keluar namun Rehan mencoba menahannya.
Sep ngak ada sarat yang lain apa..?? Gimana gue jelasin sama papa nanti klo loe ngilang seminggu. Bodo amat, itu urusan loe !! Ya udah deh oke seminggu tapi inget sebelum dua hari ,satu lagi seminggu ngak lebih !!
Oke.....
Dil siapa takut sebelum dua hari dari sekarang.
Yosep mengambil setumpuk berkas tersebut dan bergegas meninggalkan Rehan.
Dasar temen ngak punya akhlak, awas saja kalo nggak tepat waktu , hemzzzzz .
*
*
*
Malam hari
Anne duduk di meja bar tender ditemani sebotol anggur ,ia menuangkan anggur kedalam gelas kemudian meminumnya. Anne meminta sebotol anggur lagi namun seorang yang bekerja sebagai bar tender mengatakan anda sudah terlalu banyak minum.
Berikan anggur teriak Anne dalam keadaan mabuk. Anda sudah terlalu mabuk lebih baik pulang saja ucap bar tender tersebut.
krumpyang.......
Anne marah karena bar tender tak mau memberikan anggur lagi kepadanya lalu ia membanting botol anggur kosong dan gelas di lantai . Maaf , maafkan temen saya biyar saya yang ganti semua kerugiannya ucap Adel. Sebaiknya lekas bawa teman anda pergi dari sini jangan sampai membuat pengunjung lainnya merasa terganggu. Adel membawa Anne pulang ke rumah, sesampainya di rumah ia membawa Anne ke kamar tamu. Adel menatap Anne, ia berkata kenapa kamu sampai minum sebanyak ini. kemudian Adel membuka pintu kamar ia terkejut melihat Stiven berdiri di depan pintu. Stiven melotot ke Adel, dengan cepat Adel berkata aku tidak minum sama sekali sungguh aku datang kebar itu hanya untuk membawa Anne pulang, sungguh . Awas saja jika kau berani berbohong kepada ku ucap Stiven sambil menjitak jidat Adel.
Melihat Stiven yang sudah berpakaian rapi mengenakan setelan casual di balut jaket kulit berwarna coklat muda dengan sepatu hitam.
Ia bertanya ke Stiven, Mau kemana kak malem-malem gini...??
Keppo...
Pasti cewe ya..?? Kenalin dong kak, aku juga pengen tau cewek mana yang bisa menaklukkan hati kakak. Jangan bilang Alin wanita sundel itu.
Stiven hanya tertawa mendengar ocehan adiknya, udah ah makin lama maik ngaco Kakak pergi dulu . Adel menarik tangan Stiven, jangan harap bisa pergi menemui wanita sundel itu ! Stiven menghela nafas panjang, kemudian memegang bahu Adel, Jika kakak harus jatuh cinta tidak akan ku berikan hatiku kepada orang yang telah membuat kedua orang tua kita meninggal dan membuat kita menjadi yatim piatuh. Soal kedekatan kakak dan Alin dan kenapa kakak mengejar Alin bukankah itu termasuk bagian dari rencana ?? Jadi nggak usah ngawur,gimana sekarang masih belum mengijinkan kakak untuk pergi juga..??
Adel melepaskan tangan Stiven, baiklah .
Stiven kemudian melangkah keluar .
Kak hati-hati triyak Adel.
Stiven menoleh sambil tersenyum, kemudian ia bergegas pergi mengendarai motornya.
*
*
*
*
" Villa "( malam hari )
Tomas masuk kedalam villa ia langsung bergegas ke ruang rahasia namun Bunga dan pak Hendra tak disana. kemudian ia bergegas menuju kamar namun mereka berdua juga tak ada. Tomas kemudian menelpon Nugroho menanyakan keberadaan Bunga dan pak Hendra namun Nugroho juga tak tau keberadaan mereka . Nugroho berkata bukankah seharusnya bersama kamu..?? ceritanya panjang , yang penting segera temukan mereka Thomas kemudian mengakhiri panggilannya .
Siapa yang harus di temukan secepatnya ucap pak Hendra . Tuan kapan datang ..?? Cukup untuk mendengar kamu memarahi Nugroho dan melihat wajahmu pucat.
Ngomong-ngomong dimana nona kenapa ngak kelihatan...?? Entahlah dia pergi begitu saja tanpa sepatah katapun meskipun saya berusaha menahannya disini sampai kamu datang tapi nyatanya sia-sia. Kamu tau sendiri sifat dan kelakuannya . Tomas dan pak Hendra duduk di depan perapian, jelaskan sebenarnya apa maksud semua ini. Akan saya jelaskan tapi bukan sekarang . Lalu kapan...?? Saat Bunga berada disini saya ingin dia tau semuanya langsung dari mulut saya bukan dari orang lain. Kemudian pak Hendra bertanya kepada Tomas meskipun orang lain itu adalah orang tuanya sendiri..?? Tidak ada pengecualian ucap Tomas dengan tegas. Mendengar jawaban dari Tomas pak Hendra tersenyum, sudah kuduga sebelumnya itulah yang membuat saya yakin dan percaya terhadap kamu meskipun awalnya sangat susah buat saya menerima keberadaan kamu di samping putriku.
Terimakasih karena sudah berusaha menerima kehadiran saya dan terimakasih telah mengijinkan saya berada di samping Bunga.
Meskipun saya tau itu sangat sulit buat anda tapi anda tetep memberikan saya kesempatan itu, terimakasih. Kadang kala kita harus menelan rasa susah dan perih demi orang yang kita sayang ,supaya orang yang kita sayangi bisa aman ucap pak Hendra.Pak Hendra dan Tomas sama-sama menyayangi Bunga hingga jurang masa lalu diantara mereka yang begitu menyakitkan satu sama lain bisa mulai terkikis secara pelan tapi pasti.
*
*
*
*
" Tepi pantai " ( malam hari )
Stiven duduk di atas motor, dari kejauhan nampak sebuah mobil mendekat kearahnya tepat di samping motor Stiven mobil itu berhenti. Bunga turun dari mobil ia nampak cantik dalam balutan celana jeans sobek-sobek berwarna dogker dengan ti-sert berwarna putih,warna yang senada dengan kaos yang Stiven gunakan dipadukan dengan jaket warna moccha serta sepatu hitam di tambah lagi rambut pirang yang di keriting gantung dan dibiarkan terurai membuat dirinya makin terlihat cantik di mata Stiven.
Stiven terkesima dengan penampakan bidadari tomboi yang ada di depannya ia tak henti mengagumi kecantikannya meskipun bukan bidadari bergaun tapi dia bahkan terlihat sangat cantik bahkan tak perlu menggunakan gaun untuk jadi bidadari karena bidadari tomboi yang kini berdiri di depan matanya lebih cantik.
__ADS_1
Stiven turun dari motor, ia langsung memeluk Bunga, Bahkan bidadari tomboi pun sangat cantik dan menarik bisik Stiven di telinga Bunga.Bunga mencoba melepaskan diri dari pelukan Stiven, namun Stiven justru mempererat pelukannya tetaplah diam seperti ini lima menit ,hanya lima menit saja ucap Stiven dengan lembut. Bunga mengangkat tangannya dan membalas pelukan Stiven. Stiven tersenyum bahagia mendapat respon dari Bunga.
Bunga merasa susah untuk bernafas, bisakah rengangkan sedikit tangan mu..?? Sangat sulit untuk bernafas .
Baiklah.... baiklah....
Tapi tetap diam seperti ini, tidakkah kamu tau betapa lama aku menanti saat seperti ini ucap Stiven dengan lembut.
*
*
*
*
Apartemen Yosep( Dua minggu sebelumnya)
Kim merasa sangat kesal karena Yosep menganggu waktu tidurnya. Kenapa kamu menyuruhku datang pagi-pagi buta begini ayam juga belom pada bangunan awas aja kalo bukan masalah yang penting !
Kopi.....??
expresso jangan terlalu banyak gula , jangan lupa temen kopi ucap Kim.
Hiszzzz.......orang ini kalo soal kopi paling cepet ucap Yosep . Selang beberapa menit kemudian kopi dan beberapa makanan ringan sudah tersedia di meja. Tidak mungkin menyuruhku datang hanya untuk minum kopi .Kim mengarahkan jarinya kepada Yosep lalu ia berkata kamu , apa yang kau inginkan . Yosep lalu meletakkan cangkir yang ia pegang dan berjalan ke kamar selang beberapa menit ia keluar membawa setumpuk berkas dan laptop kemudian meletakkan di meja.
Kim menghela nafas panjang, Hezzzzz....
ngalamat sengsara kalo udah begini tau gini ngak usah kemari gerutu Kim dengan kesal.
Yosep memohon kepada Kim supaya mau membantu menyelesaikan pekerjaan yang Rehan berikan kepada dirinya.
Aizzzzz......
Baiklah.....
Berhenti merengek seperti bocah membuatku geli .Tapi kenapa kamu menyusahkan diri sendiri jika kemampuan mu tak bisa diandalkan untuk menyelesaikan..??
Untuk pertama kalinya papa memintaku datang ke villanya dan berkata ingin menghabiskan waktu bersama jika aku punya waktu luang .
Aku terus berpikir bagaimana caranya bisa mendapatkan libur walaupun hanya satu atau dua hari pasti akan menyenangkan bisa menghabiskan waktu bersama .Disisi lain aku juga ingin sekali bermain bercanda dengan adikku lagi. Jauh dari dalam lubuk hatiku akupun sangat menginginkan dekat dengan papa bisa merasakan kasih sayang dari papa sama seperti Bunga, meskipun hanya beberapa hari saja ucap Yosep dengan sedih.
Lalu kamu membuat kesepakatan dengan Rehan ?? Berapa hari kamu akan dapatkan libur..?? Kurang dalam dua hari berkas sialan ini bisa selesai maka aku bisa libur selam seminggu ucap Yosep.
Baiklah......
Kita kerjakan sekarang , akan ku pastikan kamu mendapatkan satu minggu itu ucap Kim sambil memegang bahu Yosep.
Yosep merasa senang karena akhirnya Kim bersedia membantunya. Mereka berdua mengerjakan tumpukan berkas tersebut dalam waktu sehari semalam,hari itu mereka berdua nampak sangat sibuk dan mengesampingkan segalanya. Bunga menelpon Yosep berkali-kali namun Yosep tidak mengetahui ada panggilan masuk karena ia meletakkan ponselnya di kamar.
Ke esokan harinya dengan penuh percaya diri Yosep masuk ke ruangan Rehan, ia menyerahkan setumpuk berkas yang telah ia kerjakan itu dengan bangga.
Rehan merasa tidak percaya dan bertanya-tanya bagaimana mungkin ia menyelesaikan hanya dalam sehari .
Tak usah tanyakan bagaimana caranya yang terpenting sekarang sudah selesai dan aku akan segera menikmati waktu liburku.
Yosep melangkah keluar, sesampainya di ruang kerja ia memeriksa ponselnya, tertera di layar ponsel ima puluh panggilan masuk dari Bunga, Yosep menepuk jidatnya aduh mati kalo sudah begini kenapa begitu banyak panggilan masuk . Yosep bergegas ke ruangan Rehan meminta ijin untuk pulang lebih awal hari ini, ah....bahkan di ijinkan atau tidak ia tak peduli setelah selesai berbicara langsung pergi begitu saja. Rehan kesal dengan sikap Yosep yang main ngeloyor begitu saja , sebenernya di sini bosnya aku atau dia.!!
*
*
*
*
" Kediaman keluarga Irawan "
Bunga keluar dari kamar menuruni anak tangga dengan muka manyun ,sampai di ruang makan pak Hendra yang melihat wajah anak gadisnya cemberut ia bertanya kenapa mukanya ditekuk begitu..?? Bunga hanya diam saja kemudian ia megambil coklat dari dalam kulkas dan kembali ke kamarnya. Pak Hendra hanya bisa geleng kepala melihat sikap putrinya itu.
Tomas masuk kedalam rumah membawa belanjaan ia kemudian bertanya kenapa mobil Bunga masih terparkir di garasi..?? Bukankah seharusnya hari ini ia pergi ke Kusuma Group ucap Tomas.
Entahlah Tom semenjak pulang dari villa agak aneh jadi uring-uringan mulu pusing saya di buatnya. Apa yang kau bawa .??
Owh ini, ada coklat kacang polong dan kripik kentang seraya tersenyum. Kemudian Tomas menaruh coklat di dalam kulkas.
Pak Hendra menarik nafas panjang, kemudian ia berkata bahkan kamu mengetahui dengan pasti makanan kesukaannya.
Tomas dan pak Hendra kemudian duduk di minibar yang terletak di sebelah dapur.
Pak Hendra bertanya apakah semuanya sudah di kerjakan dengan baik.
Seperti yang anda inginkan, tapi kenapa harus di villa bukankah akan lebih menyenangkan bila keluar kota atau kepuncak..??
Ada sesewatu yang harus diperjelas .
Diperjelas....???
maksudnya gimana..???
Nanti kamu juga tau dengan sendirinya, bagaimana letak tombolnya..??
Saya mengganti warna cat dindingnya lebih menonjol di deket tombol harusnya itu cukup menarik perhatiannya.
Ahhhh......
Anda ingin melihat apakah Yosep punya akses masuk ke ruangan tersebut , itukah yang anda maksud diperjelas..??
Pak Hendra tersenyum mendengar ucapan Tomas.
Sementara itu didalam kamar Bunga merasa sangat jengkel ia berdiri di depan cermin mengepalkan tangannya kini ia mulai menghitung satu dua dan tepat di hitungan ke tiga ia melayangkan tinjunya ke cermin tersebut krumpyang pecahan cermin berjatuhan kelantai dan tangannya berlumuran darah.
Tak cukup sampai disitu ia bahkan memecahkan semua barang-barang dan mengobrak-abrik semua isi dalam kamarnya. Kamar yang tadinya tertata dengan rapi kini bak kapal pecah dengan lantai berceceran darah .
Nugroho masuk kedalam kamar bunga ia sangat terkejut dengan apa yang ia lihat .
*
*
__ADS_1
*