
Pa....
Om....
Teriyak Rehan dan Yosep secara bersamaan.
Panggil dokter sekarang Sep.
Ngak usah papa ngak papa kok Rey, mungkin karena kelamaan berdiri saja makanya kaki papa sedikit lemas, papa hanya perlu duduk sebentar sambil merenggangkan sedikit otot yang tegang. Tapi sebenarnya apa yang tertulis di kertas itu ?? Boleh saya melihatnya om ucap Yosep. Pak Hadi memberikan kertas tersebut ke Yosep. Rapat pemegang saham ? Kenapa hanya 25% saja dan itupun hanya saham punya Rehan, sebenernya apa yang terjadi ?? Ucap Yosep .Justru itu yang mau Rey tanyakan ke papa, kemana perginya saham Zidan dan punya papa ?? Lalu bagaimana ceritanya Anne bisa punya saham 5% di perusahaan..?? Bisakah papa jelaskan sebenernya apa yang terjadi ! Lalu CEO misterius mana yang memegang saham tertinggi di perusahaan kita !? Dana yang Anne berikan, sebagai gantinya dia menginginkan 5% saham perusahaan,yang Rehan katakan benarkan pa ?!
Iya Rey, papa ngak punya pilihan lain untuk menyelamatkan perusahaan, ucap Pak Hadi dengan berat. Lalu saham papa dan Zidan kenapa bisa berpindah tangan.?? Pak Hadi memberi isyarat kepada Yosep supaya menganti topik pembicaraan . Kurang dari satu minggu lagi perlombaan akan segera berlangsung bukankah akan lebih baik kita mulai bersiap ucap Yosep. Itu ide yang bagus Sep, persiapkan segalanya jangan sampai ada kesalahan ucap Pak Hadi.
Baik om saya mengerti .
Tidak usah mencoba mengalihkan pembicaraan !! Kemana saham papa dan Zidan teriyak Rehan. Melihat ayahnya hanya terdiam saja Rehan merasa kesal, ia kemudian bertanya ke Yosep, sebenernya apa yang terjadi ? Tidak mungkin kalo loe ngak tau apa sebenarnya yang terjadi, sebenernya ada apa !! Sorry Rey ,untuk kali ini gue ngak bisa. Mendengar jawaban yang keluar dari mulut Yosep, Rehan sangat kecewa. Rey masalah saham kamu percaya saja pada papa semuanya akan baik-baik saja.Mendengar ucapan ayahnya Rehan kini sedikit lega, baiklah pa, lalu gimana dengan Zidan..?? Apa yang harus kita lakukan ?
Kalo kita berhasil mendapatkan seketsa rancangan dan gaun itu Pak Hendra bersedia membantu kita, ucap Yosep dengan nada datar.
Zidan pasti telah menaruh di tempat yang aman tak mudah dijangkau oleh orang lain.Pasti ada seseorang yang dia percaya, tapi siapa orangnya . Apa yang kamu bilang masuk akal juga Rey, Rey masalah ini kamu yang urus.
Baik pa ucap Rehan.
*
*
"Kediaman keluarga Irawan ( malam hari ) "
Bunga berdiri di teras kamar ia memandangi bintang yang bertaburan di langit. Kenapa berdiri disini ? Apa yang kamu pikirkan ? Papa kenapa tiba-tiba disini..? Ada masalah apa ? Mendengar pertanyaan itu keluar dari mulut putrinya beliau hanya tersenyum seraya memeluk tubuh putrinya. Kenapa tiba-tiba begini pa ? Pak Hendra melepaskan pelukannya, beliau memandangi wajah putrinya papa menyuruh Yosep untuk membawa disaen milikmu yang di curi oleh Anne sebagai gantinya kakakmu meminta supaya kamu mau menolong keluarga Hadi . Papa minta setelah kakakmu menyerahkan disaen yang asli kamu harus bantu Zidan keluar dari masalah ini. Hampir separo saham perusahaan Kusuma Group telah berpindah ke tangan orang lain, rapat pemegang saham akan segera berlangsung lakukanlah sesewatu supaya Hadi tidak lengser.Bunga hanya terdiam sambil memandangi ayahnya. Melihat ekspresi wajah putrinya yang datar Pak Hendra sedikit kecewa namun beliau berusaha menyembunyikannya.
" Kediaman keluarga Sasongko"
Riko yang mendengar kabar kepulangan Bunga sangat bahagia dan bermaksud untuk datang melihat wanita yang ia cintai. Riko berdiri di depan cermin, Riko memutar tubuhnya di depan cermin, sepertinya sudah cukup ganteng dan keren tingal tambah sedikit minyak wangi biar kece. Alin masuk ke kamar Riko,astaga kenapa seperti kapal pecah tidak biyasanya celana,baju ,jas berserakan di ranjang dan lantai. Kak bisa jelaskan ..?? Kenapa tu muka kusut begitu.?? Ini lagi masih kaya ondel-ondel pagi ini kita ada miting buru siap-siap.Males ngantor gue, loe aja deh kak yang pergi. Kagak ada acara males, hari ini ada pertunjukan yang menarik akan sangat sayang jika loe ngak ada.
Pertunjukan...?? Hemmmm baiklah ucap Alin sambil memasang wajah cemberut.
__ADS_1
" FX Mode "
Stiven masuk ke ruangan Anne, Pecah tu lama-lama layar komputer di pantengin terus menerus. Jika bukan hal yang penting sebaiknya lekaslah pergi..?? Ucap Anne dengan acuh tak acuh tanpa menengok kearah Stiven.
Ini dokumen yang kamu minta, Dalang di balik kebakaran majalah serta orang di balik Zidan bukan Bunga . Kemunculannya sangat tepat dengan mendekamnya Zidan di kantor polisi memang membuat curiga kalau dialah dalangnya, tapi setelah diselidiki dia sama sekali tidak tau soal Zidan . Sebaiknya segera tentukan tanggal lomba vesen show jangan tunjukkan kekalahan mu terhadap musuh. Setelah situa Hadi lengser dari kursi direktur, kita adakan konversi pers. Soal siapa pemilik saham terbesar di Kusuma Group tidaklah penting akan ku pastikan dengan caraku sendiri supaya situa Hadi menanggalkan jabatannya sebagai direktur utama . Apa yang sedang kau rencanakan ?? Akan ku gunakan Zidan sebagai senjata ku ucap Anne dengan sadis. Lakukanlah apa pun yang ining kau lakukan aku juga akan melakukan apa yang ingin kulakukan ucap Stiven seraya tersenyum sinis.
*
*
*
Adel pergi ke supermarket keranjang belanjanya telah terisi penuh oleh kebutuhan sehari-hari, saat ia sedang mendorong keranjang belanjanya ia melihat pasangan muda yang begitu bahagia di tambah lagi mereka mempunyai seorang putra yang sangat imut dan manis membuat dirinya teringat akan masa lalunya yang kelam. Andai pernikahanku tidak gagal mungkin sekarang aku bisa merasakan apa yang mereka rasakan,tanpa terasa air matanya jatuh membasahi pipinya. Tidak baik cewek cantik nangis di supermarket nanti orang pada kabur melihat mukamu yang hitam akibat maskar yang kamu pakai luntur ucap Yosep yang tiba-tiba berdiri di samping Adel. Yosep mengambil tissue basah dari keranjang belanjanya kemudian Yosep membersihkan wajah Adel sentuhan tangannya sangat lembut . Nah sudah selesai gini kan enak dilihat ucap Yosep sambil tersenyum. Sep makasih ya ucap Adel dengan lembut. Yosep hanya menimpali dengan senyum manisnya lalu ia pergi meninggalkan Adel tanpa sepatah katapun.
*
*
*
Coba kamu Perhatikan dengan benar wanita yang berdiri di depan pintu.
Setelah mengamati dengan seksama Alin menoleh kearah Riko dengan sangat terkejut , Bu...Bunga..??Meskipun sudah tak sefeminim dulu kecantikannya tak pernah pudar ucap Riko. Dari dalam mobil,Riko melihat seorang lelaki datang menghampiri Bunga. Bunga terlihat sangat asik mengobrol dengan lelaki tersebut membuat Riko merasa emosi, Riko turun dari mobil dan bergegas menghampiri Bunga, siapa lelaki yang berani mendekatinya ucap Riko dengan sangat geram. Tanpa pikir panjang Riko menarik kemeja lelaki tersebut dari belakang hingga robek.Lelaki tersebut merasa sangat kaget, ia menoleh ke belakang dan melayangkan tinjunya di wajah Riko.Ternyata sampah yang datang untuk meminta bantuan ucap Riko sambil menyeka darah di bibirnya. Jadi ini pertunjukan yang kakak maksud ucap Alin . Mendengar ucapan Riko yang menyebut dirinya sampah lelaki tersebut merasa marah ia bermaksud melayangkan tinjunya kembali, tetapi Bunga menahan lengan lelaki tersebut. jangan Rey ucap Bunga, ya lelaki tersebut adalah Rehan.
Bunga kemudian mengajak Rehan Riko dan Alin ke ruang kerjanya , Bunga menatap tajam ke arah Riko. Tatapan mu membuat ku semakin menyayangi mu ucap Riko. Rehan mengepalkan tangannya ia merasa geram dengan ucapan Riko. Riko merasa kesal melihat Tomas yang berdiri tepat di belakang Bunga ia mencoba mengusir Tomas. Sebaiknya kau suruh orang yang tak berguna untuk menyingkir dari ruangan ini, hal yang ingin kubiarkan tidak pantas untuk di dengan sembarang orang. Bunga memberi isyarat kepada Tomas, Tomas kemudian membawa Rehan dan Alin keluar. Antar perempuan ini keluar pastikan jangan sampai dia membuat onar pinta Tomas ke Kim. Pak Kim kemudian membawa Alin keluar. Sementara itu Tomas membawa Rehan ke ruangan Pak Hendra, Om tau apa maksud kedatangan mu kali ini Han ucap pak hendra. Lekas ganti bajumu yang robek itu ucap Tomas sambil memberi baju ganti ke Rehan. Tomas hendak pergi namun Pak Hendra melarangnya, bukan hal yang rahasia jadi kamu tidak usah keluar Tom ucap Pak Hendra. Silahkan lanjutkan pembicaraan kalian masih ada hal yang harus saya lakukan,saya permisi dulu tuan,ucap Tomas.
Ada begitu banyak pertanyaan di benak saya dan saya ingin mendapat jawabannya sekarang ucap Rehan sambil menatap Pak Hendra. Katakan saja apa yang ingin kamu katakan tak usah menatap om dengan tatapan seperti itu bikin penasaran saja ucap Pak Hendra. Semua saham perusahaan telah berpindah tangan, dalam waktu dekat akan di adakan rapat untuk menurunkan papa sebagai direktur. Sebenernya saham yang om punya berapa persen..?? 20% saham yang saya punya ucap pak hendra.
Bahkan jika kita gabungkan saham kita masih tidak bisa menolong papa ucap Rehan lirih. Bagaimana bisa saham ayahmu dan adikmu mendadak berpindah tangan ?? Bukankah ini aneh ? Sepertinya sesuatu yang besar telah di rencanakan ucap pak hendra. Apa yang om bilang masuk akal juga sih ucap Rehan. Mengenai Zidan bisakah om membantu kami ?? Hemmm...soal itu om tidak bisa berbuat banyak, jika kamu bisa membawa seketsa rancangan yang asli beserta gaung yang sudah jadi ,om bisa membujuk Bunga supaya mau membantu Zidan. Dalam kasus ini Zidan melakukannya dengan suka rela tanpa sepengetahuan Bunga, ditambah lagi posisi Bunga saat kejadian dia masih dalam proses penyembuhan. Masalah saham perusahaan saya bisa bantu, Kemudian pak hendra menyodorkan beberapa berkas ke Rehan. Apa ini om ?? Bukti bahwa selama masa penyembuhan putriku tidak sedetikpun terlibat dalam kasus Zidan, jangan menuntut apapun darinya ucap pak hendra dengan tegas.
.
.
.
__ADS_1
.
Tomas kembali ke ruang kerja Bunga, Tomas lalu membisikkan sesuatu di telinga Bunga. Lakukan ucap Bunga.
Riko merasa kesal semuanya tidak berjalan sesuai yang ia harapkan. Pastikan tidak ada masalah setelah ini , jangan biarkan sesewatu yang tidak baik terjadi ucap Bunga dengan sadis. Tomas kemudian mengambil ponsel dan kacamata serta bolpoin di saku jas Riko. Cukup bagus tapi kurang jeli ucap Tomas sambil menunjuk lensa kamera yang terdapat di pena dan kacamata. Apa yang kau inginkan ?? Jangan terlalu lama mengulur waktu bentak Tomas ke Riko. Ada baiknya masalah Zidan tidak usah ikut campur, jika tetap bersikeras akan ku beberkan semua rahasia yang selama ini kau tutupi. Aku sangat penasaran bagaimana reaksi publik jika tau disainer tersohor se-asia sudah kehilangan kehormatannya ucap Riko seraya tersenyum sadis. Jika kau mampu melakukan itu maka tak akan mungkin kamu membuang waktumu untuk membual disini ucap Bunga ketus. Tak ada gunanya kecerdasan dan kecantikan yang kamu miliki sekarang, kecuali diriku takan ada kaki-laki yang mau menerima perempuan yang sudah tidak perawan ucap Riko. Tomas meradang mendengar ucapan Riko ia bermaksud menghajar Riko. Plak..Plak..sebuah tangan mendarat di pipi Riko, Riko yang mendadak mendapatkan tamparan Sangat kaget dan marah, loe...teriyak Riko sambil melotot. Yosep ucap Tomas dengan sangat kaget . Seret dia keluar , pastikan kejadian seperti ini tak terulang lagi. Baik, Tomas kemudian menyeret Riko keluar. Apa yang ingin kau bicarakan Rey ?? Rehan berlutut di hadapan Bunga, Bisakah kau menolong Zidan..?? Tolong lakukanlah sesewatu supaya Zidan bisa bebas dari kasus ini, sebagai gantinya akan kulakukan apapun yang kau inginkan . Bangun Rey tak sepantasnya kamu berbuat seperti ini. Aku tidak akan bangun sampai kamu bersedia menolong Zidan ucap Rehan dengan sangat sedih. Pak Hendra masuk keruang kerja Bunga, beliau sangat terkejut melihat Rehan yang berlutut di hadapan putrinya. Bantulah Rehan bukankah Zidan adalah sahabat terbaikmu ?? Pak Hendra memegang kedua bahu Bunga kemudian beliau berkata ,papa yakin putri kesayangan papa ini tidak akan melakukan sesewatu yang membuat orang tuanya sedih dan kecewa.
Bunga menyingkirkan tangan Pak Hendra dari bahunya, kemudian ia berkata menolong diri sendiri dan perusahaan sendiri saja sudah tidak sanggup bagaimana mungkin menolong orang lain. Setelah selesai mengucapkan kata-katanya Bunga kemudian pergi.
*
*
*
*
Yosep dan Alin terlihat masuk sebuah pusat perbelanjaan disana mereka bermain ice skating mereka terlihat sangat bahagia.Tanpa mereka sadari ternyata ada seseorang yang sedang memotret kebersamaan mereka.
Setelah dirasa lama bermain ice skating Yosep yang merasa lapar mengajak Alin untuk makan.
Yosep dan Alin masuk ke sebuah restoran, Yosep dan Alin sangat terkejut melihat Adel dan Stiven. Apa kalian datang kesini untuk berdiri dan bengong seperti patung ucap Adel.
Kenapa kamu bicara seperti itu..?? Bukankah ini tempat umum siapapun boleh datang, akan lebih baik jika kita bisa duduk satu meja bukan ucap Stiven. Tentu saja boleh bahkan akan sangat menyenangkan kalau kita bisa duduk satu meja dan ngobrol ucap Yosep dengan nada datar. Suasana kini menjadi tegang canggung dan tak nyaman,Adel bermaksud untuk pergi ke toilet, ia bangun dari tempat duduknya namun tangan Adel menyambar minuman hinga mengenai baju Alin. Sorry gue ngak sengaja. Ngak papa ini hanya minuman kurasa nodanya akan hilang jika di bilas dengan air, Alin merasa sangat kesal namun ia berusaha menutupinya, lalu Alin pergi ke toilet untuk membersihkan tumpahan jus di bajunya. Sepertinya aku harus melihat keadaan Alin, Adel pergi menyusul Alin ke toilet. Setibanya di toilet Adel melihat Alin sedang berusaha memberikan bajunya dengan sangat kesal,namun Adel justru merasa senang melihat betapa kesalnya Alin. Perempuan itu pasti sengaja numpain minuman di baju gue, dasar perempuan iblis. Itu hanya permulaan kecil kenapa bisa sekesal ini ucap Adel. Adel kemudian mendekat, Adel lalu menarik rambut Alin seraya berkata ingat baik-baik apa yang dulu kau dan keluargamu lakukan terhadap ku, akan ku pastikan kau membayarnya. Disini di tunjukan flashback Adel dan Riko akan segera melangsungkan pernikahan, Ditengah tengah ijab kabul tiba-tiba Alin datang mengacaukan pernikahan mereka.
Hentikan.....
pernikahan ini tak seharusnya terjadi teriyak Alin.
*
*
*
*
__ADS_1