
Pukul 15 : 30
"Non Ayunda Ini Kunci Kios, Kataku Menyerahkan Sebuah Kunci Kios Kepada Anak Majikan Yang Sedang Menatap burung Burung Yang Beterbangan di Atas Bangunan Sebuah Pasar Di Kecamatan Cisarua kota Bogor.
"Ayunda Pun Menerima Tampa Menjawab hanya Tersenyum Kearahku.
"Non Ijin Aa Mau Ke Citeko dulu Ada Urusan ucapku Yang Mulai Kaki ku Melangkah Untuk Meninggal kan Nona Ayunda,
' Tunggu Teriak Ayunda Memanggilku yang Sudah Berjalan,
Aku pun Membalikkan badan dan melihat kearah Ayunda Yang Sudah berjalan Kearahku.
', Ada Apa non, Tanya ku Kepada Ayunda yang sudah berdiri di hadapan ku.
'Ikut Ikut Ikut, Dengan gaya Rengek nya Ayunda menjawab pertanyaan dari seorang pemuda yang berdiri di hadapan gadis cantik berjilbab putih tersebut.
Jauh Nanti non Ayunda capek Kataku Memberi Alasan Untuk Supaya Tidak ikut Dalam Kepergian kerumah kang Dani, Orang yang kemarin gue tolong akibat di keroyok Para Preman Pasar.
"Pokok Nya Gak Mau Tahu Ayunda Ikut Jawab Nya Sedikit Memaksa kepada Pemuda yang Bernama Iyus Surya Pratama.!
'yaa udah Kalau non Ayunda maksa mah ayo ikut tapi awas kalau ngeluh sahut ku Sambil berjalan dan di ikuti Oleh Ayunda dari samping pemuda tersebut.
'Aa Iyus Emang mau Nyamperin Siapa Ke Citeko tanya Ayunda di sela berjalan kaki nya Dengan seorang pemuda yang kutahu anak Buah ayahnya.
"Itu non Kang Dani Yang Baru kemarin Aku kenal di ujung pasar yang tak jauh dari kios ayah nona ayunda, Jawabku yang Sudah mendekati Arah tujuannya..
aku gak mungkin memberi tahukan kepada nona Ayunda tentang kejadian kemarin menolong orang yang di keroyok oleh para preman atas suruhan orang lain ucapku dalam hati
Pantas Malam aa Iyus pulang nya larut tak seperti biasa nya berarti aa malam ada di Citeko ya, jawab Ayunda mata nya menatap Kearahku...
__ADS_1
'Aku pun Meng iya kan saja dan tak berucap lagi karna rumah tempat kang Deni sudah semakin dekat...!
'Aku pun masuk ke karangan rumah tempat kang Dani beserta keluarga nya Menyewa rumah di ikuti oleh anak majikan saya yaitu nona Ayunda...
"Tok.....!
"Tok.....!
"Tok.....!
"Assalamualaikum' Ucapku Dalam Teras rumah Kang Dani.
"WaallAikum salam Suara Yang Terdengar Dari Dalam rumah Kang Dani.
"Ceklek......! Suara pintu Pun terbuka Muncul Sosok wanita Yang Usia nya Sekitaran 27 tahun dari Dalam Rumah kang Dani.
'Nak Mari masuk Kebetulan sekali, Sahut wanita Beranak Satu Mempersilahkan Masuk Kepada saya..
Iyus dan Nona Ayunda Pun masuk kedalam rumah kang Dani Yang sudah di Tunggu Beberapa orang yang Hadir di ruangan tamu rumah Kang Dani,
"Iyus Pun Lalu bersalaman kepada Yang hadir di sana dan di ikuti oleh Anak majikan saya,
"Acara Bersalaman Pun Selesai Aku Pun duduk di Samping istri nya Kang Dani dan Ayunda Duduk Sebelah Samping pemuda yang membawa nya..
"Hening Seketika Tak Ada Suara satu pun di antara Banyak Orang Termasuk Para preman yang sempat aku hajar kemarin sore...!!
Gak ada rasa takut sedikit pun di posisi saya waktu melihat sorot tajam lelaki berbadan tegap yang sedang duduk di samping preman yang kemarin saya pukuli sampai babak belur....!!
"Anak Muda Apakah Bener Kamu yang Menghajar Anak buah ku Kemarin sore di Ruko Pasar Cisarua, Tanya lelaki yang Berbadan tegap dan mempunyai tato di tangan Kanannya.
__ADS_1
"Iya Betul tuan Saya yang menghajar anak buah Tuan Jawabku Santai Sambil mengeluarkan satu bungkus rokok gudang garam merah kesukaan ku,
"Ayunda pun Kaget Mendengar Ucapan lelaki berbadan tegap dan jawaban dari Pemuda yang duduk di Samping kanan Aa Iyus Surya Pratama.
"Bedebah..... Kau Anak ****** Ucap Lelaki Sangar itu yang mulai Emosi Saat Mendengar Jawabanku
"Sontak Kang Dani dan istri beserta Anak majikan ku Gemetaran mendengar ancaman dari lelaki sangar tersebut dengan mengepalkan tangannya..
Bang Santai Gak Usah Emosi, Lagian Abang Punya Etika Atau Sekolah nggk Ucapku Dengan Ucapan meledek dan Menyindir lelaki Tersebut
"Bangsat
"Setan'
Emosi Nya Semakin Tinggi Darah nya Mendidih Jantung nya Tak Beraturan Sorot mata nya Tajam Seperti Silet seakan Akan ingin Membunuhnya Saat Ini juga.
"Hei Kunyuk Saat Ini Juga Kita Selesaikan Urusan Kita Saat Ini, Tanya Lelaki Sangar itu..
"Aku pun Mulai Menjawab pertanyaan dari lelaki tersebut
"Boleh Siapa Takut Tapi Saya Minta jaminan Seandainya saya Menang, Saya minta Urusan Kalian Dengan Kang Dani Selesai, Tapi Bila Seandainya Saya Yang Kalah Tuan Bisa Membunuh ku, Jawabku Yang sudah Tersulut Emosi Kepada lelaki Berbadan Tegap Itu....!!
"Hahahahahaha Mimpi'Kalau Kau bisa Menang Dariku Sahut lelaki tersebut menyombongkan diri.
"Kita Buktikan Sekarang Juga Di tempat kemarin Saya Menghajar Anak Buah Tuan Sambil menunjuk Ke arah preman preman yang kemarin Sempat saya hajar.
gila ini mah aa Iyus bisa bisa mati di hajar orang yang berbadan tegap muka Sangar itu ucap Ayunda dalam hatinya
Badannya Gemetaran dan tangannya menggenggam tangan pemuda itu Sangat kuat, Istri kang Dani juga merasakan wajahnya pias muka nya bercucuran Keringat.
__ADS_1
'Beda dengan Seorang Iyus yang dengan santai sekali kali menghisap rokok nya dan mengeluarkan asap nya dari mulut dan hidungnya..
bersambung