Dua Sahabat

Dua Sahabat
Bab 35


__ADS_3

gimana kamu udah ketemu informasi mengenai nomor itu." tanya bara menelpon asistennya


orang itu bukan asli kota ini, dia laki laki. tadi saya sempat mencoba menelpon pura pura salah nomor. kelanjutan nya segera saya kirimkan lewat WA, untuk poto nya belum ditemukan." jawab asisten bara


baiklah, semoga secepatnya ketemu. tadi ada lagi yang meneror aku dengan melempar batu dan mengenai kaca jendela post." ucap bara


saya sebenarnya juga bingung tuan, tuan tidak pernah mempunyai musuh tapi kenapa ada yang meneror keluarga anda." ucap asisten bara


entahlah ki, aku juga bingung. aku takutkan nanti malah membuat yuni khawatir apalagi sekarang udah ada barun." jawab bara sambil memijit kepala nya


ya sudah tuan, saya kirimkan dulu." ucap asisten bara


iya ki, terima kasih." jawab bara


*


ting...


kening bara berkerut membaca informasi yang dikirimkan asisten nya. sungguh ia sangat bingung, siapa orang yang sudah meneror nya ini.


mas," panggil yuni berdiri didepan pintu ruang kerja bara


iya bun, ada apa." jawab bara kemudian membuka pintu


kamu sibuk mas." tanya yuni


sedikit sih bun, emang nya ada apa." tanya bara balik


makan kamu belum selesai mas, selesaiin dulu habis itu baru kerja lagi." jawab yuni


kamu bawain kesini mau gak, sekalian mas mau ngomong hal penting." ucap bara menatap yuni dengan wajah manisnya


ya udah deh, mas tunggu dulu ya." jawab yuni kemudian kedapur mengambilkan makan malam bara


beberapa saat kemudian yuni sudah berada didalam ruang kerja bara, barun dititipkan sama mak yuni dan sanu tadi udah pulang diantarkan pak arief.

__ADS_1


sebenarnya mas mau ngomongin apa." tanya yuni duduk didepan bara


mas selesain makan dulu gak papakan, barun sama mak kan." tanya bara sambil menyendok nasi kemulut nya


ya udah mas selesain dulu, barun tadi udah aku kasih ASI jadi gak mungkin rewel paling udah tidur." jawab yuni


kamu udah tanya sama ibu kamu kalo pakai susu formula boleh apa gak." ucap bara


udah mas, kata mak kalo masih bisa mending ASI aja lebih sehat, kalo udah umur 2bulan atau lebih mau dikasih ASI gak papa tapi jangan sering sering." ucap yuni


hampir 1bulan kan umur barun." tanya bara sambil mengunyah


iya kali mas, waktu lahiran itu tanggal berapa juga aku lupa. kamu gak ada catatan nya kah." ucap yuni


gak ada kelupaan heheee." jawab bara


kata bibi habis masa nifas nanti tasmiyah sama aqiqah nya langsung aja digabung gitu satu acara biar gak ribet." ucap yuni


40hari kan, masih lama tuh, umur barun aja belum 1bulan." jawab bara telah selesai dengan suapan terakhir


iya sayang, nanti kamu yang siapin mau gimana acaranya." jawab bara


udah selesaikan, jadi mas mau ngomongin apa." tanya yuni tidak sabar


jadi gini, mas minta maaf waktu pagi kemaren kamu mandiin barun ingat gak." ucap bara


iya ingat, kenapa waktu itu." tanya yuni


ada nomor yang gak dikenal, isi pesan itu tidak jelas arah tujuan nya kemana. jadi yang mas tanyain itu mulai kapan nomor gak dikenal itu mengirim pesan sama kamu." ucap bara sambil memperlihatkan nomor tidak dikenal itu


gak pernah deh sebelum nya, tapi gak tau deh aku kan sekarang jarang pegang hp mas." jawab yuni sambil mengingat nomor itu


kalo ada langsung bilang sama mas aja ya, jangan takut, mas gak akan marah tenang aja ya sayang." ucap bara sambil tersenyum


iya mas, coba aja mas cek kali aja aku gak tau. sekarang yang aku pentingkan barun, makanya ada sms gak jelas aku gak tau lagian juga aku gak waktu buat ngecek hal begitu." jawab yuni

__ADS_1


mas tau kok, cuman ada hal penting aja makanya mas tanyain sama kamu. mas harap kamu jangan marah ya sayang." ucap bara kemudian memeluk yuni


kita harus saling percaya mas dan juga saling jujur. kamu tau kan dari awal aku selalu jujur sama kamu apapun itu." jawab yuni


makanya mas jadi makin cinta sama kamu, apalagi sekarang udah ada barun. mas bahagia banget mempunyai anak dari seorang ibu tercantik, tersayang, terlembut dan apapun itu mas selalu mencintai kamu sampai akhir hayat." ucap bara kemudian mencium pucuk kepala yuni


kamu kira aku gak cinta sama kamu mas, semenjak kita menikah aku makin cinta sama kamu. padahal kita ini dua orang yang tidak dikenal dan mendadak menikah tanpa ada pdkt seperti ada sebuah kecelakaan yang harus ditutupi." ucap yuni mengingat masa masa sebelum terjadi aqad nikah


kok ngomong nya begitu." tanya bara melepaskan pelukan


kan memang begitu apa adanya," jawab yuni menatap bara


gak boleh kamu ngomong gitu, kita itu menikah murni tanpa ada sebuah kesalahan. kesalahan ku cuman satu, kenapa gak dari dulu kita kenalnya." ucap bara


kalo dari dulu, kita gak bisa menikah mas." jawab yuni


kenapa." tanya bara dengan kening berkerut


karna aku masih dibawah umur, hahahaa." jawab yuni


setidaknya kita masih bisa pacaran dulu atau gak pdkt sebelum menikah." ucap bara


kita udah punya anak mas, ngapain menghayal yang tidak akan pernah terjadi." jawab yuni


ya sudah sekarang kita istirahat yuk," ucap bara


aku kekamar mak dulu ya, barun masih sama mak." jawab yuni keluar ruang kerja bara


iya sayang, mas tunggu dikamar ya." ucap bara membuka kamar tidur nya.


🍀


🍀


🍀

__ADS_1


momo minta sisa vote, likr dan comment 🙏


__ADS_2