
gimana kamu udah ketemu informasi mengenai nomor itu." tanya bara menelpon asistennya
orang itu bukan asli kota ini, dia laki laki. tadi saya sempat mencoba menelpon pura pura salah nomor. kelanjutan nya segera saya kirimkan lewat WA, untuk poto nya belum ditemukan." jawab asisten bara
baiklah, semoga secepatnya ketemu. tadi ada lagi yang meneror aku dengan melempar batu dan mengenai kaca jendela post." ucap bara
saya sebenarnya juga bingung tuan, tuan tidak pernah mempunyai musuh tapi kenapa ada yang meneror keluarga anda." ucap asisten bara
entahlah ki, aku juga bingung. aku takutkan nanti malah membuat yuni khawatir apalagi sekarang udah ada barun." jawab bara sambil memijit kepala nya
ya sudah tuan, saya kirimkan dulu." ucap asisten bara
iya ki, terima kasih." jawab bara
*
ting...
kening bara berkerut membaca informasi yang dikirimkan asisten nya. sungguh ia sangat bingung, siapa orang yang sudah meneror nya ini.
mas," panggil yuni berdiri didepan pintu ruang kerja bara
iya bun, ada apa." jawab bara kemudian membuka pintu
kamu sibuk mas." tanya yuni
sedikit sih bun, emang nya ada apa." tanya bara balik
makan kamu belum selesai mas, selesaiin dulu habis itu baru kerja lagi." jawab yuni
kamu bawain kesini mau gak, sekalian mas mau ngomong hal penting." ucap bara menatap yuni dengan wajah manisnya
ya udah deh, mas tunggu dulu ya." jawab yuni kemudian kedapur mengambilkan makan malam bara
beberapa saat kemudian yuni sudah berada didalam ruang kerja bara, barun dititipkan sama mak yuni dan sanu tadi udah pulang diantarkan pak arief.
__ADS_1
sebenarnya mas mau ngomongin apa." tanya yuni duduk didepan bara
mas selesain makan dulu gak papakan, barun sama mak kan." tanya bara sambil menyendok nasi kemulut nya
ya udah mas selesain dulu, barun tadi udah aku kasih ASI jadi gak mungkin rewel paling udah tidur." jawab yuni
kamu udah tanya sama ibu kamu kalo pakai susu formula boleh apa gak." ucap bara
udah mas, kata mak kalo masih bisa mending ASI aja lebih sehat, kalo udah umur 2bulan atau lebih mau dikasih ASI gak papa tapi jangan sering sering." ucap yuni
hampir 1bulan kan umur barun." tanya bara sambil mengunyah
iya kali mas, waktu lahiran itu tanggal berapa juga aku lupa. kamu gak ada catatan nya kah." ucap yuni
gak ada kelupaan heheee." jawab bara
kata bibi habis masa nifas nanti tasmiyah sama aqiqah nya langsung aja digabung gitu satu acara biar gak ribet." ucap yuni
40hari kan, masih lama tuh, umur barun aja belum 1bulan." jawab bara telah selesai dengan suapan terakhir
iya sayang, nanti kamu yang siapin mau gimana acaranya." jawab bara
udah selesaikan, jadi mas mau ngomongin apa." tanya yuni tidak sabar
jadi gini, mas minta maaf waktu pagi kemaren kamu mandiin barun ingat gak." ucap bara
iya ingat, kenapa waktu itu." tanya yuni
ada nomor yang gak dikenal, isi pesan itu tidak jelas arah tujuan nya kemana. jadi yang mas tanyain itu mulai kapan nomor gak dikenal itu mengirim pesan sama kamu." ucap bara sambil memperlihatkan nomor tidak dikenal itu
gak pernah deh sebelum nya, tapi gak tau deh aku kan sekarang jarang pegang hp mas." jawab yuni sambil mengingat nomor itu
kalo ada langsung bilang sama mas aja ya, jangan takut, mas gak akan marah tenang aja ya sayang." ucap bara sambil tersenyum
iya mas, coba aja mas cek kali aja aku gak tau. sekarang yang aku pentingkan barun, makanya ada sms gak jelas aku gak tau lagian juga aku gak waktu buat ngecek hal begitu." jawab yuni
__ADS_1
mas tau kok, cuman ada hal penting aja makanya mas tanyain sama kamu. mas harap kamu jangan marah ya sayang." ucap bara kemudian memeluk yuni
kita harus saling percaya mas dan juga saling jujur. kamu tau kan dari awal aku selalu jujur sama kamu apapun itu." jawab yuni
makanya mas jadi makin cinta sama kamu, apalagi sekarang udah ada barun. mas bahagia banget mempunyai anak dari seorang ibu tercantik, tersayang, terlembut dan apapun itu mas selalu mencintai kamu sampai akhir hayat." ucap bara kemudian mencium pucuk kepala yuni
kamu kira aku gak cinta sama kamu mas, semenjak kita menikah aku makin cinta sama kamu. padahal kita ini dua orang yang tidak dikenal dan mendadak menikah tanpa ada pdkt seperti ada sebuah kecelakaan yang harus ditutupi." ucap yuni mengingat masa masa sebelum terjadi aqad nikah
kok ngomong nya begitu." tanya bara melepaskan pelukan
kan memang begitu apa adanya," jawab yuni menatap bara
gak boleh kamu ngomong gitu, kita itu menikah murni tanpa ada sebuah kesalahan. kesalahan ku cuman satu, kenapa gak dari dulu kita kenalnya." ucap bara
kalo dari dulu, kita gak bisa menikah mas." jawab yuni
kenapa." tanya bara dengan kening berkerut
karna aku masih dibawah umur, hahahaa." jawab yuni
setidaknya kita masih bisa pacaran dulu atau gak pdkt sebelum menikah." ucap bara
kita udah punya anak mas, ngapain menghayal yang tidak akan pernah terjadi." jawab yuni
ya sudah sekarang kita istirahat yuk," ucap bara
aku kekamar mak dulu ya, barun masih sama mak." jawab yuni keluar ruang kerja bara
iya sayang, mas tunggu dikamar ya." ucap bara membuka kamar tidur nya.
🍀
🍀
🍀
__ADS_1
momo minta sisa vote, likr dan comment 🙏