
Pagi hari yang cerah, sanu sudah berangkat kekampus menggunakan angkutan umum seperti biasa. begitu tiba didepan gerbang kampus ia berpapasan dengan seorang wanita yang memanggil nya.
hay kamu." panggil wanita itu
iya saya." tanya sanu sambil menunjuk dirinya
iya kamu, sini." ucap wanita itu
ada apa ya," tanya sanu
bisa kah kita bicara sebentar." ucap wanita itu dengan wajah tak biasanya
tapi saya ada kelas sebentar lagi, gimana nanti siang saat jam makan siang." jawab sanu dengan wajah bingung nya
ahh ya baiklah, kita ketemu dicafe seberang jalan sana. jam 12 saya tunggu disana." ucap wanita itu kemudian ia berjalan menuju mobil dan setelah itu pergi entah kemana
siapa ya itu, apa aku pernah kenal sebelumnya." kata sanu dalam hati
hey, kamu kok bengong disini, ayo masuk bentar lagi kelas dimulai." ucap maya teman sekelas sanu
gak papa, ayo." jawab sanu berjalan duluan dan meninggalkan maya
ihh, kamu malah ninggalin aku." ucap maya setengah berlari mengejar sanu
nanti kita telat kalo kamu kebanyakan bengong." jawab sanu
bukan nya kamu tadi yang bengong sendirian didepan gerbang." ucap maya
hustt nanti aja ngobrolin itu, kita masuk kelas dulu." jawab sanu memasuki kelas kemudian maya duduk dikursinya berjarak tiga kursi dari sanu.
***
Dikantor bara hendak makan siang, tiba tiba ia mendapat sebuah telpon.
hallo sayang," ucap bara sambil tersenyum menatap layar ponselnya
__ADS_1
iya ayah, ayah udah makan siang belum." tanya yuni mengarahkan layar ponsel nya kehadapan barun
belum sayang, barun udah mimi nak." ucap bara menatap gemas wajah barun
udah ayah, barun udah kenyang baru habis mimi ini bekas nya masih ada." jawab yuni sambil melap dagu barun
tok... tok..
tuan," panggil asisten bara
iya ada apa ko." tanya bara
ini berkas yang harus tuan tanda tangani." jawab asisten bara menyerahkan satu amplop berisikan kertas kertas penting
letakkan aja disitu, nanti saya tanda tangani." ucap bara
baik, saya permisi." jawab asisten bara kemudian menutup kembali pintu ruang kerja bara
ayah makan siang dulu, bunda jangan lupa makan siang ya." ucap bara sambil tersenyum
setelah video call dimatikan barun langsung menangis, yuni pun langsung menggendong barun dan menepuk pelan sambil diayun ayun tapi tidak juga berhenti menangis sampai ia bawa keliling ruangan dalam rumah, bi inah yang didapur pun sampai keheranan.
coba bibi yang gendong neng, siapa tau nangisnya reda." ucap bi inah kemudian menggendong barun dan membawanya ketaman samping rumah
tak berapa lama barun berhenti menangis, matanya sembab hidung nya juga merah.
lah kok tiba tiba juga berhenti nangis nya." ucap yuni dibelakang bi inah
mungkin pengen nya dibawa jalan jalan diluar rumah gini neng, bayi kebanyakan memang gitu pengen suasana baru, kita aja kalo didalam rumah terus pasti sumpek, begitu juga bayi." ucap bi inah sambil berjalan pelan mengitari taman penuh bunga
kalo gitu aku tinggal makan gak papa kan bi, tadi kebetulan mau makan siang eh tau nya barun malah menangis mendadak." ucap yuni
iya neng, makan aja pasti udah lapar, apalagi barun semakin besar biasanya minum ASI tambah kuat." jawab bi inah sambil menatap yuni
iya itu bi, mungkin beberapa minggu lagi mau aku beliin susu formula biar ada tambahan nya selain ASI." ucap yuni
__ADS_1
ya sudah sekarang neng makan dulu mumpung barun enteng." jawab bi inah
iya bi, makasih ya bi, maaf ngerepotin mulu tiap hari." ucap yuni sambil tertawa kecil
barun udah bibi anggap kaya cucu bibi sendiri, gak perlu merasa direpotin, udah tugas sesama manusia kita saling membantu." jawab bi inah tersenyum kemudian yuni mengganggukkan kepala nya dan pergi menuju meja makan
Pukul 12.00 siang dilain tempat, sanu bertemu wanita tadi pagi dicafe seberang jalan kampus.
wanita itu sudah menunggu sanu, diatas meja sudah tersedia secangkir jus alpukat menemani kesendiriannya dalam diam.
ah maaf menunggu." ucap sanu berdiri didepan meja wanita itu
silahkan duduk." jawab wanita itu
sebenarnya anda ini siapa, apa saya mengenal anda." tanya sanu setelah duduk
kita langsung ke intinya aja ya, sebelum itu saya mau minta maaf sama kamu." jawab wanita itu menggenggam tangan sanu
minta maaf," tanya sanu dengan wajah bingung
iya saya minta maaf sudah membuat anda salah paham sama pacar anda, saya baru saja mengetahui kalo anda pacar nya tuan RAgilang." jawab wanita itu
RAgilang, siapa itu, saya tidak mengenalnya." ucap sanu dengan wajah datar
bukan nya pacar kamu bernama RAgilang." tanya wanita itu bingung
saya tidak memiliki pacar, anda salah orang, maaf permisi." ucap sanu kemudian ia langsung pergi meninggalkan cafe
sedangkan wanita itu tidak bisa mengejar sanu karena ia belum membayar pesanannya. ia sangat yakin sanu lah orang nya yang ia cari selama beberapa hari ini. tidak apa, besok ia akan menemui sanu lagi dan menjelaskan semuanya. sekarang ia harus kembali lagi kekantor sebelum jam istirahat berakhir.
🍀
🍀
🍀
__ADS_1
momo minta sisa vote, like dan comment 🙏