Dua Sahabat

Dua Sahabat
Bab 30


__ADS_3

Saat malam hari semua orang berada dikamar, jam menunjukkan pukul 10.00


mas, kemaren ada rey nyariin kamu, aku lupa bilangin." ucap yuni sambil berbaring ditempat tidur


oh ya, ada apa." tanya bara menghadap yuni


gak tau mas, katanya sampein salam ku gitu aja." jawab yuni


tumben banget dia nyariin mas ya," ucap bara


coba besok mas tanyain deh, kali aja pentingkan." ucap yuni


ya sudah, sekarang kita tidur dulu." jawab bara sambil memeluk yuni dari samping


***


Pagi hari,


ting.


bunyi pesan dari hp yuni


bun, hp nya bunyi tuh." bara memberitahukan


iya mas, nanti aja aku masih mandiin barun." jawab yuni


mas cek ya," tanya bara kemudian mengambil hp yuni yang terletak dimeja rias


iya mas." jawab yuni


saat membaca pesan kening bara langsung berkerut, pesan dari siapa sebenarnya disitu bahkan tidak tertera namanya, yang berarti itu nomor tidak dikenal. lebih mengherankan lagi isi pesan nya seperti sebuah ancaman yang mengarah kepada siapa, buru buru bara menyalin nomor itu ke hp nya dan menghapus pesannya.


siapa mas." tanya yuni saat selesai memandikan barun

__ADS_1


ohh ini dari telk**sel," jawab bara kemudian meletakkan hp nya


mas gak siap siap, ini udah jam 8 loh." tanya yuni


agak siangan aja mas kekantor," jawab bara


nanti kita sarapan bersama ya mas," ucap yuni


iya bun, ayah mau gendong barun dulu boleh gak." tanya bara


ya pasti boleh lah kan mas ayah nya barun." jawab yuni sambil tertawa


mas ajak keluar ya berjemur, kamu mandi dulu aja." ucap bara kemudian menghilang dari balik pintu kamar


kita berjemur dulu ya nak," ucap bara sambil menggendong barun


eh zian, udah mandi belum dek." tanya bara saat melihat zian diruang keluarga duduk sendirian


keluar bentar berjemur, zian disini aja yaa diluar panas." jawab bara


iya kak," ucap zian


dikamar


yuni sudah mandi, seperti biasa ia menggunakan dress panjang selutut. setelah menikah dengan bara semua baju yuni diganti dengan dress, panjang dan motif nya berbeda beda.


sedangkan mak yuni didapur membantu bi inah memasak sarapan, dua ibu tua itu sangat akrab seperti sudah berteman lama.


10menit kemudian, bara menuju dapur dengan diiringi zian. karena barun sudah mengoceh tidak jelas mencari bundanya.


bun, barun haus." ucap bara sedikit berteriak


ehh anak bunda haus ya, kita mimi dikamar ya nak." kata yuni menggendong barun dan membawanya kekamar

__ADS_1


zian sini dek, kita duduk sini." ucap bara mengajak zian kemeja makan, dan zian pun menurut.


sarapan sudah selesai dimasak, ketika bi inah ingin menghidangkan dimeja makan. bara mendapat telepon dari asisten nya ia pun langsung buru buru pergi kekantor.


iya hallo," jawab bara ditelepon


(××××)" asisten bara


kamu tunggu sebentar, saya segera kesana. bagaimanapun kamu tahan dulu sebentar jangan sampai membuat kekacauan disana." jawab bara kemudian ia menuju kamar


mas kekantor dulu ya, kamu jangan kemana mana. kalo ada apa apa langsung hubungin mas ya." ucap bara tanpa mengganti pakaian kerja nya


iya mas, hati hati dijalan." jawab yuni setelah menyalimi tangan suaminya


🍀


Sedikit cerita mengenai bara,


Bara memiliki satu perusahaan hasil jerih payah nya, tanpa bantuan oleh orang tua nya. diumurnya 20 tahun ia mulai merintis usaha, ia juga pernah mengalami kegagalan.


awal mula ia merintis usaha dengan membuka wisata kuliner kecil kecilan. kurang lebih 3bulan usaha itu tidak ada kemajuan, tidak juga ia menutup usaha itu, lalu ia membuka usaha lagi dengan modal seadanya dan sisanya ia meminjam kesahabat nya yang dari sekolah SMA.


letak nya lumayan jauh dari kota, ia membeli sehektar tanah yang sudah ditanami kopi. yang menjaga dan merawat tanaman kopi tersebut orang desa disekitar situ, agar lebih mudah dikelola.


usaha kopinya berkembang pesat setelah 1tahun lamanya, dari untung itu lah ia mendirikan perusahaan kopi. sudah berdiri sejak umurnya 25tahun.


🍀


🍀


🍀


momo minta sisa vote, like dan comment 🙏

__ADS_1


__ADS_2