Dua Sahabat

Dua Sahabat
Bab 61


__ADS_3

Berita gembira datang dari pasangan Gilang dan Sanu. baru saja tadi mereka mengadakan resepsi pernikahan, tapi sore ini sudah dapat berita gembira. dimana keluarga Gilang begitu antusias menyambut hari bahagia itu.


Tepat pukul 05.00 sore hari, gilang dan sanu sudah kembali dari rumah sakit ABADI.


Begitu memasuki pintu rumah, Sanu dibuat terkejut hampir saja ia pingsan. bagaimana tidak ruangan itu gelap gulita, begitu lampu menyala beriringan suara terompet yang begitu keras dan suara ledakan balon. ruangan tamu itu juga sudah dipenuhi balon balon cantik ada yang berbentuk hati semuanya sungguh meriah.


Ayo sayang sini duduk dulu, maafin Mama ya sayang, ini semua karena ide gila Mama hahaha." ucap Mama Gilang sambil menuntun Sanu menuju sofa


Aku suka kok Ma," jawab Sanu dengan wajah mata berbinar


Sungguh?" tanya mama Gilang


Sanu hanya menganggukkan kepalanya sambil tersenyum


Pa, ambilin kue nya yang diatas meja tadi." pinta Mama Gilang


dan taraaa...


Satu kue dengan tiga tingkatan, sudah seperti rumah saja kue milik Sanu. tingkatan paling atas bergambar seorang baby dengan kepala botak hanya ditumbuhi satu rambut seperti upin.


Membuat Sanu begitu terharu saat melihat kue itu, kemudian mertuanya yaitu Mama Gilang memberi pisau untuk memotong kue, potongan pertama ia beri kepada suami tercinta nya dan selanjutnya untuk ibu dan mama nya. sedangkan Bapak dan Papanya disuruh memotong sendiri.


Sekarang selesai sudah acara makan kue tiga tingkat itu.


Ahh, sungguh mertua ku paling bisa bikin menantu nya bahagia." ucap Sanu kemudian memeluk Mama Gilang


Ibu dan Bapak Sanu sini, kita harus merayakan hari bahagia ini." panggil Mama Gilang yang masih berdiri menyaksikan adegan romantis dihadapan mereka semua


Iya bu, sini duduk disamping sanu." ucap Sanu


Selamat ya nak, dijaga dengan baik, jangan sampai kelelahan dan ingat untuk Gilang, awas kalo sampai bikin Sanu kelelahan. jangan diajak berperang setiap malam." ucap Ibu Sanu sambil menatap Gilang


iya bu, akan aku usahakan." jawab gilang


Iya bu," jawab Gilang dengan senyum terpaksa


Bagaimana tidak, semenjak menikah ia selalu mengajak Sanu berperang setiap hari, seolah olah sudah seperti narkoba yang bikin ketagihan. tapi, untuk kali ini ia akan berusaha semampu nya untuk tidak main perang perangan setiap hari, demi keselamatan dan ketentraman.


Ya sudah, lang, sekarang bawa istri mu kekamar." ucap Mama Gilang


Ayo sayang, kamu mandi dulu baru istrirahat." ucap Gilang sambil memegang tangan sanu


Ibu sama Bapak, gak usah pulang dulu, ini sudah hampir magrib." ucap Sanu


Iya nak," jawab Ibu Sanu


Kemudian Sanu beranjak kekamar diiringi Gilang, Sanu berjalan dengan langkah yang penuh hati hati.


Setiba dikamar, ia segera mengambil handuk dan menuju kamar mandi. sedangkan Gilang ia menyiapkan baju ganti untuk istrinya. sambil menunggu, Giang memainkan ponselnya untuk mengecek ada beberapa email yang masuk.


tidak berapa lama, Sanu keluar dengan rambut yang basah.


ceklek,

__ADS_1


hati hati jalan nya yang," ucap Gilang memperingati Sanu


Iya Mas, lagian kan lantai nya kering." jawab Sanu beranjak


Itu baju kamu udah siap, aku mandi dulu ya, habis itu tunggu aku selesai, kita makan bersama dibawah." ucap Gilang kemudian ia memasuki kamar mandi


hampir sepuluh menit, Gilang belum juga selesai, Sanu yang menunggu sudah merasa lelah. akhirnya ia duduk disofa yang tidak jauh dari tempat tidur.


Rasanya seperti mimpi Ya Allah." gumam Sanu sambil mengelus perutnya


Aku belum ngasih kabar ke Yuni, pasti ia bahagia banget." kemudian sanu mengambil ponselnya dan langsung mengirim pesan melalui WA


Yun, aku ada berita terhot news untuk mu."


Apa itu San, katakan lah."


Ak hamil ayun,"


Benarkah, bahagia nya aku. udah berapa minggu."


Tiga minggu yun, akhirnya Barun akan punya ponakan."


Selamat ya San, aku turut bahagia, nanti kapan kapan kalo aku gak sibuk mampir kerumah mu."


iya Yun, tapi mulai minggu depan aku udah mulai kuliah lagi, mumpung belum hamil besar."


Iya juga sih, yang penting jangan kelelahan dan stress, bisa mempengaruhi janin yang ada dalam kandungan kamu."


Bisa aja kamu, nanti aku kasih tips nya deh."


aharus itu."


Sayang," panggil Giang yang sudah mengenakan baju dan celananya


Eh, kapan selesainya, kok aku gak tau." tanya Sanu sambil meletakkan ponselnya


Kamu asyik sendiri, gimana bisa tau." jawab Gilang sambil menyisir rambut nya


Ya sudah ayo," ajak sanu beranjak


Gimana kalo kamar kita pindah kebawah aja, biar kamu gak cape naik turun tangga. nanti kalo udah lahiran mau pindah keatas lagi juga gak papa." tanya Gilang sambil berjalan menuju ruang makan


Aku sih terserah Mas aja." jawab Sanu


Ya sudah, nanti kamu pilih kamar nya yang mana, biar dibersihin sama bibi dulu." ucap Gilang


Loh, kok balik lagi." tanya Mama Gilang saat melihat pasangan suami istri itu turun dari tangga


Kami juga mau makan kali Ma," ucap Gilang


akenapa gak dibawa keatas aja, kasian Sanu naik turun tangga." jawab Mama Gilang


Sekalian mau milih kamar yang dibawah, biar besok dibersihin sama bibi dan langsung dipindahkan barang barangnya. kalo nanti hamil besar susah kan Ma, harus naik turun tangga." ucap Gilang

__ADS_1


Iya juga sih, tumben kamu pintar." ledek Mamanya sambil tertawa


sedangkan Gilang hanya cemberut


Ya sudah, ayo makan dulu san." ajak Mama Gilang


Ayo semuanya, kita makan dulu." ucap Mama Gilang yang sudah berjalan menggandeng tangan sanu


acara makan malam telah selesai, sekarang mereka duduk diruang keluarga sambil ngobrol bareng melepas rindu.


hampir satu jam lamanya, kemudian Sanu diajak Gilang untuk istirahat dikamar.


jam sudah menunjukkan pukul 09.00 malam,


Sini sayang, ibu hamil dilarang keras tidur larut. mulai sekarang jam tidur kamu dari jam 09.00 malam, terus kalo siang harus istirahat minimal satu jam lamanya. nanti besok mas beliin susu, mau rasa apa, cokelat, vanilla, strawberry." gilang berbicara panjang kali lebar


Mas, hahahaa..." Sanu tertawa karena suaminya itu sudah seperti orang promosi produk


Kenapa ketawa." tanya Gilang dengan alis berkerut


Abisnya kamu udah kaya orang promosi," ucap Sanu


Jadi mau rasa yang mana." tanya HlGilang sambil memeluk Sanu


Beli nya jangan banyak banyak, satu kotak aja dulu. aku gampang bosan soal rasa," ucap Sanu


Iya, jadi rasa apa? Mas udah tanya tiga kali loh." ucap Gilang sedikit kesal


Vanilla aja, kotak kecil." jawab Sanu


Sekarang kita istirahat dulu," ajak Gilang sambil mengenakan selimut


semoga kita terus seperti ini ya mas, sampai kita menua bersama." ucap Sanu sambil menatap wajah suaminya


Kita akan terus seperti ini, tidak akan ada yang bisa memisahkan kita. itu sudah jadi janji aku sewaktu aku mengucapkan ijab qabul, kalo aku sampai melanggar, aku akan kena azab seperti sinetron ikan itu." jawab Gilang sambil mengelus kepala sanu


Kita ini hidup didunia nyata mas, kenapa disamain sinetron." ucap Sanu cemberut


Itu kan semisal nya, udah ahh yok tidur." ucap Gilang kemudian memejamkan matanya


Sanu yang disampingnya juga ikut memejamkan mata, sebelum itu ia mengecup pelan pipi suaminya. dan akhirnya ia memasuki alam mimpi.


cerita nya sampai disini aja atau dilanjut, kalo sampai disini aja, kita pindah lapak lagi. dinovel aku satunya judulnya TEMAN JADI SUAMI.


udah mogok lama banget, karena mau fokus satu satu dulu biar gak jadi dua dua dan tiga tiga akhirnya sayang semuanya😂


🍀


🍀


🍀


momo minta sisa vote, like dan comment🙏

__ADS_1


__ADS_2