Dua Sahabat

Dua Sahabat
Bab 59


__ADS_3

hari ini tepat pukul 10.00 pagi


barun dipeebolehkan pulang karena kondisi nya sudah kembali seperti awal, hanya saja yuni diperintahkan untuk lebih banyak lagi makan sayur dan buah, agar ASI yang diminum barun juga lebih sehat.


semua baju kotor serta perlengkapan barun sudah dirapikan dan akan dibawa pulang.


pak arief juga sudah datang untuk menjemput mereka, setelah itu bara melakukan pembayaran sedangkan yuni dan barun menunggu dimobil dan pak arief membawa barang barang tuan dan nonanya.


setelah menunggu hampir sepuluh menit, bara sudah berada didalam mobil.


pak, kita mampir sebentar di mini market dekat rumah," ucap bara sambil menatap lurus


baik tuan." jawab pak arief


kemudian mobil pun bergerak perlahan menuju pulang, barun yang berada dipangkuan bundanya hanya diam memandang sekitar sambil memainkan tangan nya.


ayah mau beli apa?" tanya yuni


mau beli perlengkapan barun, ayah lihat malam tadi punya barun banyak yang sudah hampir habis." jawab bara sambil tersenyum


bunda kan bisa beli nanti, dekat juga kok dari rumah." ucap yuni


gak papa, sekalian lewat kan. biar bunda gak cape." jawab bara sambil merangkul bahu istrinya


yuni hanya tersenyum menanggapi sang suami


dreettt....


dreettt


ayah, hp bunda bunyi kayanya ada yang nelfon, bantu angkat dong yah." pinta yuni


dimana hp nya." tanya bara


didalam paper bag punya barun." jawab yuni


hallo, iya ma." ucap bara


"........


udah pulang ma, ini lagi dijalan bentar lagi nyampai rumah." ucap bara lagi


".......


maaf ma, kelupaan." ucap bara lagi sambil terkekeh pelan


"......


baik ma." kemudian telfon terputus


mama nelfon, katanya mama lagi dirumah sakit. tapi pas mama masuk sudah kosong ruangan nya, jadi mama nanyain tadi." ucap bara sambil menatap yuni


Ya Allah, aku lupa ngabarin mama. jadi gimana tuh, mama pasti marah sama aku." ucap yuni


gak akan marah, mama itu pasti paham, namanya juga kelupaan." jawab bara

__ADS_1


kita sudah sampai tuan." ucap pak arief


eh iya pak, tunggu sebentar." jawab bara


kamu tunggu sebentar disini ya, ayah masuk dulu." ucap bara kemudian diangguki oleh yuni


***


dilain tempat sepasang pengantin sedang bersama didalam satu atap.


mas, ayo dong." ucap sanu ngambek


gak mau ah, kamu ada ada aja." jawab gilang meninggalkan sanu menuju ruang keluarga


mas, kamu mau kemana." teriak sanu dari arah dapur


ihh, ngeselin banget sih. awas aja ya kamu mas." ucap sanu dengan menggebu gebu


apa lagi sayang, mas cape loh dari tadi disuruh suruh terus, gantian sama bibi aja." ucap gilang sambil mendudukan bokongnya disofa empuk


sekali ini aja mas, habis itu gak lagi deh." ucap sanu mendekati suaminya


huhh, iya deh, tapi janji ini yang terakhir kalinya." ancam gilang


iya sayangku." jawab sanu kesenangan


ya udah cepetan." ucap gilang mendesak


sabar dong, orang sabar kan disayang Allah." jawab sanu sambil tertawa


sanu kembali kekamar mengambil peralatan tempurnya, dan dress pendek berwarna pink yang biasa ia pakai saat tidur malam hari.


tidak lupa ia juga mengambil karet rambut berwarna warna warni.


selama dua puluh menit sanu melakukan pertempuran dengan gilang, sekarang gilang harus mengganti pakaian nya dengan dress pendek nan seksi. rambutnya sudah terikat dengan karet rambut. gilang begitu lucu dan menggemaskan.


setelah puas memandanginya sanu langsung mengambil ponsel untuk menjepret seorang tuan muda yang cantik itu.


sudah selesai sayang, mas boleh lepas bajunya gak." tanya gilang yang merasa tidak enak dengan baju drees tersebut


iya mas boleh melepasnya. sekarang terserah mas mah ngapain, sanu gak nyuruh apa apa lagi." ucap sanu sambil menahan tawa


tapi tolong bersihin dulu ini, gimana caranya sih." ucap gilang sambil menatap dirinya melalui cermin kecil


sebentar, mas diam baik baik, aku bersihin dulu." ucap sanu mengambil kapas wajah dan sebotol micellar water


hmm..." gilang menutup matanya sambil merebahkan kepalanya diatas paha sanu


lima menit berakhir, dan sekarang muka gilang sudah bersih sempurna seperti semula.


poto yang tadi aku minta sama mas, dicuci. emm tapi mas sendiri aja, kalo aku bawa ketempat cuci poto yang ada kamu malah ditertawakan." pinta sanu sambil menunjukkan hasil poto gilang tadi


iya, nanti mas nyuci sendiri, mau pakai apa? sabun mandi atau sabun..." ucapan gilang terputus


pakai kertas poto mas," sela sanu

__ADS_1


iya iya." jawab gilang


ya sudah, sanu mau naruh ini lagi kekamar. mas ganti bajunya dulu," ucap sanu beranjak pergi


gilang mengikuti dari belakang dengan wajah ditekuk, bagaimana tidak, dari jam 09.00 pagi sampak sekarang hampir jam 12.00 siang. ia terus menjadi bahan tertawa oleh istrinya, untung sayang, kalo tidak sudah ia tinggalkan dari tadi.


para bibi bibi pun senyum senyum melihat kelakuan sanu, tuan muda mereka yang biasa begitu dingin terhadap perempuan dan tidak ada yang berani menyuruh nya. tapi untuk kali ini mereka akui, tuan muda sangat sayang terhadap istrinya.


dikamar, sanu sudah meletakkan peralatan tempur tadi seperti semula. sekarang ia kembali kedapur karena perut nya sudah meronta ronta ingin diisi.


bi, bibi udah masak." tanya sanu saat melihat bi surti mencuci peralatan masak


udah non, mau makan sekarang?" tanya bi surti


iya bi, aku udah lapar." jawab sanu kemudian duduk dikursi meja makan


sebentar ya non, bibi siapin dulu." ucap bi surti langsung menyiapkan dengan berbagai menu


mas, kamu mau makan juga." tanya sanu saat melihat gilang mendekatinya


mas mau minum sayang, haus, dari tadi mau minum tapi gak ada kesempatan." jawab gilang sambil mengambil air ingin dari dalam kulkas


makan yok mas, ini udah siang. memang nya mas gak lapar." tanya sanu


mas belum lapar, mas temanin aja ya. nanti habis makan lanjut lagi istirahat ya, jangan terlalu cape." ucap gilang dengan lembut


iya mas, sanu makan dulu ya." ucap nya sambil menyendok nasi


iya, makan yang banyak." jawab gilang yang sudah duduk didepan sanu


bi, ayo makan bersama sanu disini." ajak sanu


eh bibi nanti aja non, masih kenyang." jawab bi surti sambil tersenyum ramah


ya udah deh sanu makan duluan, semuanya pada kenyang." ucapnya kemudian menyuap nasi disertai lauk ayam bakar


๐Ÿƒ


bonus untuk poto Sanu Maharani


perempuan cantik yang berumur 21tahun,


telah menikah dengan seorang tuan muda karena sebuah kecelakan.


untuk poto tuan muda gilang, nanti menyusul๐Ÿ˜‚karena belum nemu yang pas. oh iya kalo kalian ada usulan boleh deh, biar momo pertimbangkan nanti.



๐Ÿ€


๐Ÿ€


๐Ÿ€


momo minta sisa vote, like dan comment ๐Ÿ™

__ADS_1


__ADS_2