Dua Sahabat

Dua Sahabat
Bab 26


__ADS_3

oh iya bi, besok mak aku mau dateng, aku minta tolong kamar tamu itu ya bi." kata yuni menghabiskan semangkok pisang


iya nanti bibi rapiin, makan siang mau dibuatin apa, biar bibi bikinin." tanya bi inah


yang enak apa ya bi," tanya yuni kembali


mau pepes tahu gak, tapi kita bikin yang rasa ori aja." kata bi inah


boleh deh bi, aku kurang tau apa yang boleh dimakan apa yang nggak, syukur ada bibi dirumah ini kalo gak ada gak tau gimana jadinya aku, heheee." jawab yunu


bibi tinggal dulu ya, biar kita makan nya siang nanti masih hangat. kalo hangat tambah enak rasanya." kata bi inah


iya terserah bibi aja, aku masih kenyang kok." jawab yuni


hmmm, harum banget. siapa namanya neng." tanya bi inah terus menciumi pipi barun yang tengah tertidur


barun bi, sekarang manggil nya gak lagi Baby B." jawab yunu


Baby Barun gitu ya neng," tanya bi inah lagi


aku sih manggil nya barun gitu bi, ayah nya manggil barun juga." jawab yuni


kalo udah selesai masa nifas nya, langsung aja acara tasmiyah dan aqiqah. biar bisa dibawa jalan jalan ketaman." kata bi inah


iya bi, nanti aku omongin sama ayah nya sekalian nunggu masa pemulihan aku selesai." jawab yuni


kamu harus semangat ya neng." kata bi inah


iya bi, terima kasih." jawab yuni sambil tersenyum

__ADS_1


ya udah kalo gitu bibi tinggal dulu ya, kalo neng perlu sesuatu panggil aja bibi." kata bi inah dan diangguki oleh yuni


***


sore hari sekitar pukul 04.00


yuni dan barun duduk didepan tv dengan ditemani bibi ngobrol bareng sedangkan pak arief tetap diluar rumah untuk berjaga jaga.


mana kakak aku." tanya rey tiba tiba datang tanpa memberi salam


lagi dikantor rey, belum dateng." jawab yuni menatap rey heran karena tiba tiba datang dengan raut wajah nya yang kesal


aku haus, ambilin minum dong." kata rey ikut duduk disamping yuni


kamu mau minum apa," tanya yuni lagi


terserah deh apa, pokoknya aku haus mau minum." jawab rey


kamu abis dari mana rey, kok keringetan banget gitu." tanya yuni


hp aku lowbat jadi gak bisa pesan taxi, terus juga gak ada taxi yang lewat jadi nya aku jalan deh kesini." jawab rey


sini hp kamu, aku cas dulu." jawab yuni


ini, hati hati lecet hp mahal itu." jawab rey meletakkan hp nya diatas meja


iya rey aku tau, kamu tunggu sebentar dulu disini." jawab yuni


sedikit demi sedikit rey mulai menerima kenyataan kalo yuni istri dari kakak nya yang harus ia akui, ya walaupun masih sombong. setidaknya ia sudah mau berbicara dengan yuni. seperti kali ini tidak ada sopan sopan nya kepada yuni, datang main nyelonong aja, padahal ia lulusan univertas terbaik tingkat atas, pastinya kan ilmu disana lebih baik lagi dari univertas yuni.

__ADS_1


ini minuman nya non, silahkan diminum." kata bi inah meletakkan segelas jus orange


glek...


glekk..


ahh enak nya," ucap rey setelah menghabiskan satu gelas jus orange tanpa ada tersisa setetes pun.


rey, hp nya udah aku cas, kalo kamu mau istirahat aja dulu sambil nunggu kakak kamu." kata yuni


aku nunggu disini aja deh, lama gak sih." jawab rey


aku gak tau rey, pagi tadi katanya ada rapat penting." kata yuni yang sudah menggendong barun ingin membawa kekamarnya


kamu mau kemana," tanya rey


kekamar rey, kasian barun kalo tidur nya disofa gini." jawab yuni


aku ikut deh." ucap rey mengikuti yuni dari belakang


kamu cuci tangan dulu sebelum masuk kamar, kasian barun masih kecil." kata yuni


iya iya ini baru mau cuci tangan, gak usah dikasih tau juga aku pasti tau kok." jawab rey menuju dapur


🍀


🍀


🍀

__ADS_1


momo minta sisa vote, like dan comment nya


🙏


__ADS_2