Dua Sahabat

Dua Sahabat
Bab 48


__ADS_3

kamu harusnya bersyukur aku gak suka celap celup kaya teh celup." ucap gilang sambil merapikan meja makan


iya juga sih, masih banyak untungnya dari pada teman kamu itu tuh." jawab sanu yang sudah menghabiskan sepiring bubur


hp aku dimana yah, aku lupa naroh nya dimana." tanya gilang


diruang tamu bekas malam tadi." jawab sanu


aku mau hubungin asisten aku dulu masalah nya, kasian kan gak dikasih tau." ucap gilang beranjak menuju ruang tamu


beberapa saat kemudian setelah gilang sudah memberitahu asisten nya, baru lah sanu teringat ia juga harus meminta izin ditempat cafe nya kerja.


lang, izinin juga dicafe ya. aku susah mau jalan, aku kaya gini kan juga karena kamu." ucap sanu cemberut


iya sayang, nanti habis dari kampus ya. jam berapa kamu masuk kelas." jawab gilang


jam 08.00 pagi, jadi sebelum kelas dimulai kamu harus udah izinin aku sampai berapa hari yang diperlukan. kamu urus aja lah sendiri, masalah ini terjadi juga karena kamu." ucap sanu


iya sayang aku minta maaf, kamu kok ngungkit itu terus dari tadi. kamu nyesal udah lakuin ini sama aku, aku gak bisa balikin perawan kamu lagi." jawab gilang


nyesal juga gak bisa lagi toh semua udah terjadi, seminggu lagi jadwal aku datang bulan kalo sampai gak datang tamu bulanan aku, berarti aku harus siap hamil diusia muda." ucap sanu


apa perlu besok kita langsung nikah," jawab gilang


terus orang tua kamu gimana" tanya sanu


orang tua aku pasti setuju, nanti aku pulang kerumah orang tua aku, atau kita berdua biar kamu juga tau gimana nanti calon mertua kamu." ucap gilang


habis urusan kampus sama cafe selesai jemput aku disini, sekalian juga aku mau ngasih orang tua aku dikampung, biar ada persiapan disana." jawab sanu


iya sayang, nanti jam 07.00 aku otw, sekarang masih terlalu pagi." jawab gilang


tok...


tok...


tok..


siapa itu lang," tanya sanu terkejut


bentar aku cek, tadi asisten ku bilang mau otw mungkin dia." jawab gilang berjalan menuju pintu

__ADS_1


kemudian gilang kembali dengan membawa paper bag berisi satu setelan pakaian untuk nya.


siap lang." tanya sanu saat melihat gilang membawa satu paper bag berwarna cokelat


asisten aku, aku mau ganti baju dulu ya," jawab gilang menuju arah kamar tidur


sanu membereskan sisa bekas makanan dan mencuci piring beserta gelas tersebut.


setelah gilang keluar dari kamar tidur, sanu masuk untuk mengambil ponselnya.


Assala'mualaikum bu." ucap sanu ditelepon


Walaikumsalam, ada apa toh neng tumben nelpon pagi pagi." jawab ibu sanu


nanti siang aku mau pulang bu, sama pacar aku. ibu tolong siapin disana ya bu, bilang juga sama bapak." ucap sanu


iya neng nanti ibu bilang sama bapak," jawab ibu sanu kemudian panggilan berakhir


kamu yakin gak papa aku tinggal sendirian dirumah." tanya gilang yang duduk disebelah sanu didalam kamar


gak papa emang aku kenapa pake ditanya kaya gitu segala." ucap sanu dengan ketus


aku kan cuman nanya, siapa tau kamu nanti mau jalan kedapur tapi gak bisa karena sakit punya kamu." jawab gilang tersenyum


mending kamu berangkat dari sekarang aja deh, biar cepat kelar urusan nya." ucap sanu lagi


iya deh, aku berangkat dulu ya. Assalamu'alaikum." ucap gilang keluar dari pintu kamar dan mengambil kunci motor lalu ia berangkat menuju kampus sanu


Waalaikumsalam, hati hati." jawab sanu


bawa baju gak sih, bawa aja deh." gumam sanu kemudian ia menyiapkan beberapa setelan baju untuk dibawa pulang kampung karena baju baju yang dikampung hanya tersisa sedikit artinya tidak cukup jika dipakai lebih dari seminggu


setelah selesai, ia mengambil ponsel lagi hendak menghubungi yuni karena sekarang sudah menunjukkan pukul 08.00 pagi, biasanya yuni sudah tidak sibuk lagi.


Assalamu'alaikum, yun kamu sibuk gak." tanya sanu lewat chat WA


lima menit kemudian baru ada balasan dari yuni,


Waalaikumsalam, udah gak sibuk lagi san, baru aja selesai sarapan." jawab yuni yang duduk ditaman disebelah rumah


hari ini aku mau pulang ke kampung yun, sama gilang. masalah aku udah beres sama gilang, tapi kemungkinan kami akan menikah secepatnya." balas sanu

__ADS_1


loh kenapa jadi mendadak banget nikah nya, apa ada terjadi sesuatu sama kamu." balas yuni


iya yun, pagi tadi udah terjadi, aku juga gak tau kenapa aku jadi mau." balas sanu


diapain sama gilang kamu san, jujur aja, biar aku bilangin sama mas bara." balas yuni yang nampak emosi


aku gak diapa apain kok yun, malahan aku diberi kenikmatan hahaa." balas sanu


maksudnya gimana sih, aku gak paham maksud kamu itu gimana." balas yuni


kami melakukan hubungan terlarang tepat waktu subuh tadi." balas sanu


dimana, dan kenapa gilang bisa ada dirumah mu." balas yuni yang mulai kepo


malam tadi dia datang menjelaskan semuanya sama aku, tapi aku masih belum percaya nunggu gilang bawain rekaman cctv itu dulu siang ini, terus malam tadi gak bisa pulang kan karena hujan lebat itu. jadi dia nginap dulu dirumah, pas bangun pagi dia maksa buat mandi sama sama biar hemat waktu. aku gak mau terus aku tinggal buat masak air, setelah itu ia maksa aku untuk masuk kekamar mandi dah setelah itu terjadilah hubungan terlarang itu." balas sanu


Ya Allah, sanu, kamu gak papakan. gilang gak ngelakuin kekerasan kan sama kamu." balas yuni


gak ada yun, aku cuman mau bilang itu aja. gilang lagi ngurusin izin aku entah beberapa hari aku juga gak tau." balas sanu


dicafe gimana, emang boleh izin lebih dua hari." balas yuni


iya itu aku juga gak gimana nanti gilang mengurusnya, tadi udah berangkat dia. selesai urusan itu kami langsung pulang kekampung." balas sanu


kamu yang sabar ya san, semoga gilang beneran tanggung jawab." balas yuni


masalah nya ada di orang tua nya yun, aku gak pernah tau kaya gimana orang tua nya, apakah mau menerima aku atau nggak." balas sanu


kamu berdoa aja semoga orang tua gilang baik, mau menerima kamu apa adanya, gak mandang level hahaa. kaya mertua aku itu orang kaya tapi gak mandang apa apa sama aku, semoga kamu juga begitu san." balas yuni


iya yun, udah dulu ya. aku lupa belum beres beres rumah." balas sanu kemudian ia membereskan rumah karena nanti siang akan ditinggal pulang kampung entah beberapa hari


sampai sekarang sudah setengah sembilan gilang belum ada kabar, sanu jadi cemas. kalo dihubungin sekarang takut ganggu dia yang lagi ada urusan.


Ahh sudah lah aku tunggu aja dulu." gumam sanu sambil membereskan rumah dan mencuci pakaian bekas semalam.


πŸ€


πŸ€


πŸ€

__ADS_1


momo minta sisa vote, like dan commentπŸ™


__ADS_2