Dua Sahabat

Dua Sahabat
Bab 29


__ADS_3

makasih sudah dianterin loh." ucap mak yuni


iya bu. kalo ada perlu apa apa, ibu bisa panggil saya aja." kata bi inah kemudian kembali kedapur melanjutkan masakan nya untuk malam nanti


**


mas, kapan kamu pulang." tanya yuni lewat pesan WA


bentar lagi ya bun, jam 05.00 nanti ayah sudah pulang." balas bara


iya mas, hati hati dijalan." balas yuni kemudian ia masuk kamar


dikamar tamu,


mak, kamar nya besar ya." ucap zian yang sudah duduk ditepi kasur


iya nak, namanya juga orang kaya pasti bedalah sama kita dikampung." jawab mak yuni meletakkan tas berisi baju baju


zian mandi dulu ya, habis itu istirahat, zian pasti cape kan." tanya mak yuni


iya mak, mana handuk zian mak." tanya zian yang sudah ingin menuju kamar mandi


mak gak bawa zian, coba lihat dikamar mandi mungkin ada handuk disitu." jawab mak yuni


ada mak, zian mandi dulu ya mak." ucap zian


tok... tok...


mak, udah mandi belum." tanya yuni memasuki kamar tamu


itu zian mandi duluan neng, barun nya mana." ucap mak yuni


disebelah mak sama ayah nya, habis mandi mak ke meja makan aja langsung gak papakan." jawab yuni


iya neng," ucap mak yuni. kemudian yuni kembali kekamarnya

__ADS_1


mak, zian udah selesai. baju zian mana mak." tanya zian dengan handuk berbalut ditubuh nya


ini, pake sendiri bisakan. mak mau mandi juga." ucap mak yuni


bisa dong mak, mak mandi aja." ucap zian yang sudah mengenakan baju


ya udah, habis itu tunggu mak kita sama sama kedapurnya udah ditunggui kakak kamu." ucap mak yuni


iya mak," jawab zian sudah rapi dan duduk ditepi kasur


didapur bi inah sudah selesai menghidangkan berbagai menu, tak berapa lama yuni dan bara datang dengan tangan bergandengan tak lupa pula barun juga dibawa dan akan dijaga oleh bi inah.


hampir 10menit mereka menunggu akhirnya datang mak yuni dan zian.


maaf nak kami terlambat yaa." tanya mak yuni


nggak bu, kami baru aja duduk." jawab bara sambil tersenyum


zian sini duduk dek, samping kakak." ucap bara


ayo kita makan bu, jangan malu malu anggap aja rumah sendiri." ucap bara sambil mengambilkan nasi dipiring zian


kamu makan aja duluan bun, mumpung barun masih tidur." ucap bara sambil melihat kearah yuni


ayah gak makan," tanya yuni


ayah nanti aja, bunda duluan aja kasian bunda pasti laparkan." ucap bara


ya udah deh," jawab yuni mengalah


saat asyik makan, tiba tiba suara barun mengejutkan semuanya.


ooeekk..


ooeekkk...

__ADS_1


ehm, barun kenapa bi." yuni langsung menghentikan makan nya


gak tau ini neng, mendadak langsung nangis." jawab bi inah


cup... cup... sayang, barun kenapa nak." ucap yuni sambil memberi ASI tapi barun tetap saja menangis, bahkan suara tangisan nya bertambah nyaring membuat mak yuni ingin melihat keadaan cucunya


barun kenapa neng." tanya mak yuni


gak tau mak, udah digendong udah juga dikasih ASI tapi tetap gak berhenti nangis nya." jawab yuni yang masih menggendong barun


badan nga panas gak." tanya mak yuni


nggak mak," jawab yuni sudah kebingungan


coba periksa apa dia pup." tanya mak yuni lagi


gak juga mak, barun udah pup pagi tadi. gak biasanya kaya gini mak." jawab yuni dengan mata berair


coba sini sama mak." ucap mak yuni


kenapa barun bun." tanya bara yang tiba tiba berdiri disamping mak


aku juga bingung, biasanya gak pernah nangis nya kaya gini lama banget." jawab yuni terus melihat kearah barun


sedangkan barun dibawa mak keluar dapur dibawa keruang keluarga, dioleskan minyak kayu putih keperut dan pucuk kepala nya. beberapa saat kemudian barun berhenti menangis, yuni bara dan zian langsung berlari kecil ingin melihat keadaan anak nya.


barun nya kenapa mak," tanya zian bara dan yuni berbarengan


sakit perut aja nak, perut nya kembung masuk angin." jawab mak yuni


alhamdulillah." jawab semuanya


🍀


🍀

__ADS_1


🍀


momo minta sisa vote, like dan comment 🙏


__ADS_2