Dua Sahabat

Dua Sahabat
Bab 38


__ADS_3

Setelah selesai makan bersama ayah dan mama bara pulang menuju rumah nya karena hari sudah malam, ayah bara juga harus beristirahat sebelum besok pagi berangkat keluar kota meninjau pekerjaan nya.


mak yuni dan zian juga sudah tertidur dikamar tamu, sedangkan yuni dan bara masih mengobrol masalah rey.


tadi ayah ngomongin masalah apa." tanya yuni sambil menyusui barun


masalah rey, kelakuan rey itu sudah diluar batas. dia dikuliahkan dan di didik secara baik baik tapi kelakuan nya diluar sana mencoreng nama baik keluarga. apalagi ayah, dia udah tua harusnya rey berpikir dong secara umur rey itu udah termasuk dewasa." ucap bara sambil menahan kesal


emang nya rey bikin masalah apa mas." tanya yuni dengan wajah bingung


dia keluar masuk klub, dan terakhir ia membuat seorang perempuan hamil keguguran. entah apa yang ia perbuat sampai wanita hamil itu keguguran." jawab bara kemudian ia ikut berbaring disebelah barun


ayah sudah cari tau bagaimana perempuan itu sekarang." tanya yuni


perempuan itu datang kerumah kemaren sambil menangis menceritakan kondisinya dan rey malah marah marah karena gak mau tanggung jawab." jawab bara


terus sekarang rey nya dimana." tanya yuni


kata ayah siang tadi habis dimarahin dia langsung pergi gak tau kemana, bawa tas kecil gak bawa mobil nomornya gak aktif dihubungin." jawab bara sambil memandang langit langit rumah


coba mas telponin dulu, takutnya nanti rey kenapa napa." ucap yuni sambil melap mulut barun bekas ASI


iya ya, kok mas gak kepikiran hehee." jawab bara sambil tertawa kecil kemudian ia mengambil ponsel diatas meja samping tempat tidur


*(nomor yang anda tuju sedang tidak aktif atau berada diluar jangkauan silahkan coba beberapa saat lagi)


gak aktif yang, hp nya dimatiin sama rey." ucap bara


coba medsos nya terakhir dilihat kapan." tanya yuni


disini ada postingan dua jam yang lalu." jawab bara memperlihatkan kearah yuni


mungkin habis baterai mas, coba aja mas chat siapa tau nanti dibalas, tapi mas pura pura gak tau biar dia mau balas pesan mas." ucap yuni


semoga aja rey gak bikin masalah lagi, aku kasian sama ayah." ucap bara meletakkan kembali hp nya


kita berdoa aja mas, sekarang mas istirahat dulu besok kerja kan." jawab bara


hmm barun nyenyak banget tidur nya," ucap bara sambil mencium pelan pipi barun


jangan mas, nanti dia bangun baru aja habis mimi." ucap yuni

__ADS_1


yuk kita tidur." ucap bara


**


Dilain tempat dan diwaktu yang sama malam ini, perempuan yang keguguran gara gara rey itu merintih kesakitan disebuah apartemen sendirian. baru 3hari setelah keguguran waktu itu ia langsung pulang dari rumah sakit karena ia tidak suka lama lama dengan bau rumah sakit.


tut...


tut...


tut...


iya hallo, ada apa malam malam begini mengganggu waktu tidur ku saja." ucap seorang perempuan diseberang sana


aku minta tolong bisakah kamu datang ke apartemen ku sekarang juga," jawab perempuan itu sambil menahan sakit


memang nya kamu kenapa." tanya seorang perempuan itu mulai panik


perut ku sakit sekali," jawab perempuan itu dengan nafas terengah engah menahan sakit


sebentar aku segera kesana, kamu sabar coba atur nafas kamu agar mengurangi rasa sakit, kalo ada air putih didekat mu coba diminum." ucap seorang perempuan itu kemudian ia mengendarai mobil dengan kecepatan diatas rata rata


πŸ€


Mas, udah hampir jam 8 loh, nanti kamu telat." ucap yuni sambil membawa tas kerja bara


iya bun, ayah berangkat kerja dulu ya nak, barun pintar pintar dirumah sama bunda ya nak, tunggu ayah pulang nanti sore." ucap bara kemudian ia mencium kedua pipi barun


sini yah," ucap yuni mengambil alih barun ke gendongan nya


ayah hati hati dijalan ya, makan siang nya jangan telat." ucap yuni lagi setelah itu ia menyalimi tangan suaminya


iya bun, Assalamu'alaikum." bara berpamitan


bi, bi inah." panggil yuni menuju dapur


iya neng ada apa." tanya bi inah


bibi udah sarapan." ucap yuni


belum neng, emang nya ada apa." tanya bi inah

__ADS_1


kita sarapan sama sama yuk bi, tadi ayah barun sarapan sama zian dan mak aku nya tadi mandiin barun." ucap yuni


ya udah yuk, mau sarapan apa biar bibi siapin." jawab bi inah


terserah aja bi, tapi minum nya teh hangat ya bi." ucap yuni duduk dikursi meja makan


oh iya bi, mak mana ya." tanya yuni yang tidak melihat keberadaan mak nya


dibelakang neng, nyuci baju ibu sama den zian." jawab bi inah sambil membuatkan teh hangat


aku kebelakang ya bi, mau nitip barun bentar." ucap yuni


biar bibi yang panggilin aja, neng duduk aja disini." jawab bi inah yang sudah berjalan menuju area belakang


bu, neng yuni minta jagain barun katanya mau sarapan." ucap bi inah


oh iya bi," jawab mak yuni kemudian mereka menuju dapur


uluh uluhhh cucu nenek udah mandi, udah harum ya barun hmm." ucap mak yuni yang sudah menggendong barun dan barun hanya tersenyum


besok mak sama zian mau balik kekampung neng," ucap mak yuni duduk didepan yuni yang lagi sarapan


cepet amat mak, mak kan belum diajak jalan jalan sama mas bara." jawab yuni disela makan nya


kasian abah disana sendirian neng," ucap mak yuni


iya juga sih mak, nanti kalo barun udah agak besaran dikit aku yang kesana sama mas bara." ucap yuni


acara tasmiyah sama aqiqah barun kapan diadakan." tanya mak yuni


habis masa nifas aja mak, biar lebih enak." jawab yuni


tapi nanti mak gak tau bisa datang atau gak, soalnya kan zian udah sekolah lagi. satu minggu aja libur nya." ucap mak yuni


ya mau gimana lagi mak, semoga aja nanti mak bisa datang sama abah dan zian." jawab yuni


πŸ€


πŸ€


πŸ€

__ADS_1


momo minta sisa vote, like dan commentπŸ™


__ADS_2