
Setelah selesai makan bersama ayah dan mama bara pulang menuju rumah nya karena hari sudah malam, ayah bara juga harus beristirahat sebelum besok pagi berangkat keluar kota meninjau pekerjaan nya.
mak yuni dan zian juga sudah tertidur dikamar tamu, sedangkan yuni dan bara masih mengobrol masalah rey.
tadi ayah ngomongin masalah apa." tanya yuni sambil menyusui barun
masalah rey, kelakuan rey itu sudah diluar batas. dia dikuliahkan dan di didik secara baik baik tapi kelakuan nya diluar sana mencoreng nama baik keluarga. apalagi ayah, dia udah tua harusnya rey berpikir dong secara umur rey itu udah termasuk dewasa." ucap bara sambil menahan kesal
emang nya rey bikin masalah apa mas." tanya yuni dengan wajah bingung
dia keluar masuk klub, dan terakhir ia membuat seorang perempuan hamil keguguran. entah apa yang ia perbuat sampai wanita hamil itu keguguran." jawab bara kemudian ia ikut berbaring disebelah barun
ayah sudah cari tau bagaimana perempuan itu sekarang." tanya yuni
perempuan itu datang kerumah kemaren sambil menangis menceritakan kondisinya dan rey malah marah marah karena gak mau tanggung jawab." jawab bara
terus sekarang rey nya dimana." tanya yuni
kata ayah siang tadi habis dimarahin dia langsung pergi gak tau kemana, bawa tas kecil gak bawa mobil nomornya gak aktif dihubungin." jawab bara sambil memandang langit langit rumah
coba mas telponin dulu, takutnya nanti rey kenapa napa." ucap yuni sambil melap mulut barun bekas ASI
iya ya, kok mas gak kepikiran hehee." jawab bara sambil tertawa kecil kemudian ia mengambil ponsel diatas meja samping tempat tidur
*(nomor yang anda tuju sedang tidak aktif atau berada diluar jangkauan silahkan coba beberapa saat lagi)
gak aktif yang, hp nya dimatiin sama rey." ucap bara
coba medsos nya terakhir dilihat kapan." tanya yuni
disini ada postingan dua jam yang lalu." jawab bara memperlihatkan kearah yuni
mungkin habis baterai mas, coba aja mas chat siapa tau nanti dibalas, tapi mas pura pura gak tau biar dia mau balas pesan mas." ucap yuni
semoga aja rey gak bikin masalah lagi, aku kasian sama ayah." ucap bara meletakkan kembali hp nya
kita berdoa aja mas, sekarang mas istirahat dulu besok kerja kan." jawab bara
hmm barun nyenyak banget tidur nya," ucap bara sambil mencium pelan pipi barun
jangan mas, nanti dia bangun baru aja habis mimi." ucap yuni
__ADS_1
yuk kita tidur." ucap bara
**
Dilain tempat dan diwaktu yang sama malam ini, perempuan yang keguguran gara gara rey itu merintih kesakitan disebuah apartemen sendirian. baru 3hari setelah keguguran waktu itu ia langsung pulang dari rumah sakit karena ia tidak suka lama lama dengan bau rumah sakit.
tut...
tut...
tut...
iya hallo, ada apa malam malam begini mengganggu waktu tidur ku saja." ucap seorang perempuan diseberang sana
aku minta tolong bisakah kamu datang ke apartemen ku sekarang juga," jawab perempuan itu sambil menahan sakit
memang nya kamu kenapa." tanya seorang perempuan itu mulai panik
perut ku sakit sekali," jawab perempuan itu dengan nafas terengah engah menahan sakit
sebentar aku segera kesana, kamu sabar coba atur nafas kamu agar mengurangi rasa sakit, kalo ada air putih didekat mu coba diminum." ucap seorang perempuan itu kemudian ia mengendarai mobil dengan kecepatan diatas rata rata
π
Mas, udah hampir jam 8 loh, nanti kamu telat." ucap yuni sambil membawa tas kerja bara
iya bun, ayah berangkat kerja dulu ya nak, barun pintar pintar dirumah sama bunda ya nak, tunggu ayah pulang nanti sore." ucap bara kemudian ia mencium kedua pipi barun
sini yah," ucap yuni mengambil alih barun ke gendongan nya
ayah hati hati dijalan ya, makan siang nya jangan telat." ucap yuni lagi setelah itu ia menyalimi tangan suaminya
iya bun, Assalamu'alaikum." bara berpamitan
bi, bi inah." panggil yuni menuju dapur
iya neng ada apa." tanya bi inah
bibi udah sarapan." ucap yuni
belum neng, emang nya ada apa." tanya bi inah
__ADS_1
kita sarapan sama sama yuk bi, tadi ayah barun sarapan sama zian dan mak aku nya tadi mandiin barun." ucap yuni
ya udah yuk, mau sarapan apa biar bibi siapin." jawab bi inah
terserah aja bi, tapi minum nya teh hangat ya bi." ucap yuni duduk dikursi meja makan
oh iya bi, mak mana ya." tanya yuni yang tidak melihat keberadaan mak nya
dibelakang neng, nyuci baju ibu sama den zian." jawab bi inah sambil membuatkan teh hangat
aku kebelakang ya bi, mau nitip barun bentar." ucap yuni
biar bibi yang panggilin aja, neng duduk aja disini." jawab bi inah yang sudah berjalan menuju area belakang
bu, neng yuni minta jagain barun katanya mau sarapan." ucap bi inah
oh iya bi," jawab mak yuni kemudian mereka menuju dapur
uluh uluhhh cucu nenek udah mandi, udah harum ya barun hmm." ucap mak yuni yang sudah menggendong barun dan barun hanya tersenyum
besok mak sama zian mau balik kekampung neng," ucap mak yuni duduk didepan yuni yang lagi sarapan
cepet amat mak, mak kan belum diajak jalan jalan sama mas bara." jawab yuni disela makan nya
kasian abah disana sendirian neng," ucap mak yuni
iya juga sih mak, nanti kalo barun udah agak besaran dikit aku yang kesana sama mas bara." ucap yuni
acara tasmiyah sama aqiqah barun kapan diadakan." tanya mak yuni
habis masa nifas aja mak, biar lebih enak." jawab yuni
tapi nanti mak gak tau bisa datang atau gak, soalnya kan zian udah sekolah lagi. satu minggu aja libur nya." ucap mak yuni
ya mau gimana lagi mak, semoga aja nanti mak bisa datang sama abah dan zian." jawab yuni
π
π
π
__ADS_1
momo minta sisa vote, like dan commentπ