
Pagi ini hari tidak terlalu cerah, mendung mendung manja terlihat dari kediaman bara.
seperti biasa yuni selalu menemani anaknya bermain sebelum mulai kuliah. yuni begitu bahagia melihat barun yang tumbuh semakin besar dan sehat. sekarang ia berada didalam ayunan listrik, kemarin bara membelikan ayunan itu begitu ia melihat di sosial media modelan terbaru.
ayunan itu berwarna biru sudah disertai kelambu untuk melindungi barun dari binatang yang suka terbang kesana kemari mengganggu kenyamanan seorang tuan muda yaitu barun.
didalam ayunan ada mainan mainan kecil yang menemani barun. sesekali ia mengoceh dan tertawa, barun juga sudah mulai bisa memegang sesuatu, ia akan langsung mengarahkan kemulutnya begitu dapat digenggam nya.
yuni memberikan mainan berbahan lembut agar tidak melukainya. sementara barun didalam ayunan listrik itu, yuni membereskan kamar tidur yang berantakan dan bara sudah berangkat kekantor sekitar pukul 07.00 pagi tadi.
****
sekarang disini lah sanu berada, disebuah rumah yang sangat mewah bagi sanu. dimana rumah itu terdapat dua tingkat disertai kolam renang yang besar dan taman yang indah dipenuhi bunga bunga cantik dan segar yang begitu terawat.
ada tiga asisten yang bekerja didalam rumah gilang, masing masing sesuai tugas nya dan tidak boleh ada yang bermalas malasan. dimana diantaranya ada khusus bersih bersih rumah, khusus bagian dapur dan mencuci pakaian, yang terakhir bagian mengelola taman dan kolam renang. tak lupa juga ada dua satpam yang selalu berjaga dua puluh empat jam secara begantian.
perkenalkan ini Bi SURTI bagian dapur, yang ini Bi MINAH bagian bersih bersih, dan yang ini Bi COCO bagian taman. diluar sana tadi ada dua satpam yang satu Pak NIMAN dan yang satunya lagi Pak MURDI." ucap gilang memperkenalkan semua orang bekerja dirumah nya
kalo non ada perlu apa apa langsung saja panggil bibi, atau telfon langsung. bibi siap melakukan nya." ucap bi surti
iya bi, saya Sanu. kalo ada perlu nanti aku bisa panggil bibi kok." jawab sanu sambil tersenyum
ya sudah kalo begitu bibi bisa kembali bekerja, dan jangan lupa bibi masak untuk kami ya." ucap gilang kemudian ia membawa sanu menuju kamar milik pribadinya
kamar ini sangat luas mas, seperti rumah ku saja." ucap sanu saat memasuki kamar itu
bisa main bola loh yang kalo kamu mau." jawab gilang sambil meletakkan tas kecil milik sanu
emang kamu pernah main bola disini." tanya sanu sambil menatap seisi kamar yang begitu rapi, bersih dan wangi
main bola nya disini nih." ucap gilang beranjak naik keatas kasur empuk nan luas
maksudnya gimana, aku gak paham deh." tanya sanu menatap gilang yang sudah tiduran sambil memeluk guling
nanti malam kamu pasti tau, sekarang kamu istirahat lagi. ingat kata dokter tadi." ucap gilang
makan boleh." tanya sanu
mau makan apapun bilangin aja sama bibi, nanti bibi yang bikinin." ucap gilang
aku mau sop kikil, ada?." tanya sanu
hah? coba tanya bibi dulu ada gak didapur bahan bahan nya." ucap gilang langsung duduk
langsung kedapur aja, gak enak kalo lewat telefon." ucap sanu
__ADS_1
ya sudah, kedapur aja sana." jawab gilang
lang, aku gak tau harus nuju kemana." ucap sanu dengan naja manja
kamu gak akan tersesat," jawab gilang
ayolah," sanu menarik pelan tangan gilang
aku cape san, habis nyetir." jawab gilang
ya udah nanti malam gak ada jatah." ucap sanu dengan tatapan tajam
gak papa, libur satu hari doang." jawab gilang sambil tertawa
ihh kamu, awas ya." ucap sanu mengambil bantal dan memukulnya kearah gilang
buk.. buk...
gak sakit, gak sakit." gilang berlari kecil menuju arah pintu
gilang." teriak sanu kemudian melempar bantal kearah gilang
buk...
gilang berhasil menutup pintu kamar dan bantal mengenai pintu. didalam kamar sanu begitu kesal karena gilang sudah mempermainkan nya, sedangkan gilang menuju dapur untuk menanyakan sop kikil pada bi surti
kikil nya yang gak ada tuan, apa saya kepasar dulu." ucap bi surti
iya bi, istri aku pengen makan sop kikil katanya." jawab gilang duduk dikursi meja makan
ya sudah kalau begitu saya kepasar dulu tuan," ucap bi surti pamit
iya bi, hati hati ya bi." jawab gilang sambil mengupas buah apel
tak berselang lama kemudian sanu tiba didapur dengan diantar oleh bi minah yang kebetulan lewat depan kamar gilang. kamar gilang berada dilantai dua.
enak nya makan buah, istrinya ditinggal begitu aja." sanu menyindir gilang yang asyik memakan buah sendirian
ehh, sini sayang. tadi aku habis bilang sama bibi sop kikil buat kamu. baru aja bibi pergi kepasar buat beli bahan bahan nya." ucap gilang sambil menarik kursi disampingnya
kasian nya bibi," sanu ikut duduk disamping suaminya
gak papa sayang, bibi pergi kepasar kan gak jalan kaki dianterin sama pak niman." ucap gilang sambil menyuapi apel kemulut istrinya
sayang, kamu gak mau gitu ngajakin aku keliling rumah ini. aku kan termasuk penduduk baru dirumah ini." ucap sanu sambil bermanja dilengan suaminya
__ADS_1
yakin mau keliling, nanti kamu cape loh." tanya gilang
biar aku tau seluk beluk rumah ini, masa iya jadi istri seorang tuan muda tersesat didalam rumah, kan gak lucu." jawab sanu dengan raut wajah kesalnya
ya udah ayok, mau digendong?" tanya gilang yang sudah berdiri
jalan aja, aku masih kuat untuk berjalan." jawab sanu
kemudian mereka mengelilingi rumah itu dari didalam sampai ketaman serta kolam renang yang airnya begitu jernih.
selama lima belas menit akhirnya mereka tiba disebuah kolam renang.
mau berenang gak." tanya gilang saat melihat sanu bermain air
nanti sore aja deh, tapi ditemanin sama suamiku tercinta boleh gak?" jawab sanu sambil tersenyum
boleh dong, sekalian kita buat debay juga boleh." ucap gilang sambil memainkan alisnya
ihh itu maunya kamu," sanu mendorong pelan gilang kearah kolam
eh ehh byuurr.... gilang tercebur kedalam kolam itu, alhasil ia basah kuyup
maaf sayang, sini aku bantu." ucap sanu menarik tangan suaminya
tapi, gilang malah menariknya membuat sanu ikut tercebur.
kini pengantin baru itu malah tertawa senang karena sebuah candaan yang gilang lontarkan.
tuan, sop kikilnya udah masak. mau dimakan sekarang?" tanya bi surti menghampiri gilang dan sanu yang masih berada didalam kolam
gimana yang, mau makan sekarang." tanya gilang kepada sanu
iya bi, tapi sanu ganti baju dulu." jawab sanu menatap bi surti
ya sudah, baju handuknya ada? biar bibi ambilkan dulu." ucap bi surti
gak ada bi, hehee. bisa minta tolong gak bi." ucap gilang
tunggu bentar ya bibi ambilkan dulu." jawab bi surti
π
π
π
__ADS_1
momo minta sisa vote, like dan commentπ