Dua Sahabat

Dua Sahabat
Bab 55


__ADS_3

Pagi ini hari tidak terlalu cerah, mendung mendung manja terlihat dari kediaman bara.


seperti biasa yuni selalu menemani anaknya bermain sebelum mulai kuliah. yuni begitu bahagia melihat barun yang tumbuh semakin besar dan sehat. sekarang ia berada didalam ayunan listrik, kemarin bara membelikan ayunan itu begitu ia melihat di sosial media modelan terbaru.


ayunan itu berwarna biru sudah disertai kelambu untuk melindungi barun dari binatang yang suka terbang kesana kemari mengganggu kenyamanan seorang tuan muda yaitu barun.


didalam ayunan ada mainan mainan kecil yang menemani barun. sesekali ia mengoceh dan tertawa, barun juga sudah mulai bisa memegang sesuatu, ia akan langsung mengarahkan kemulutnya begitu dapat digenggam nya.


yuni memberikan mainan berbahan lembut agar tidak melukainya. sementara barun didalam ayunan listrik itu, yuni membereskan kamar tidur yang berantakan dan bara sudah berangkat kekantor sekitar pukul 07.00 pagi tadi.


****


sekarang disini lah sanu berada, disebuah rumah yang sangat mewah bagi sanu. dimana rumah itu terdapat dua tingkat disertai kolam renang yang besar dan taman yang indah dipenuhi bunga bunga cantik dan segar yang begitu terawat.


ada tiga asisten yang bekerja didalam rumah gilang, masing masing sesuai tugas nya dan tidak boleh ada yang bermalas malasan. dimana diantaranya ada khusus bersih bersih rumah, khusus bagian dapur dan mencuci pakaian, yang terakhir bagian mengelola taman dan kolam renang. tak lupa juga ada dua satpam yang selalu berjaga dua puluh empat jam secara begantian.


perkenalkan ini Bi SURTI bagian dapur, yang ini Bi MINAH bagian bersih bersih, dan yang ini Bi COCO bagian taman. diluar sana tadi ada dua satpam yang satu Pak NIMAN dan yang satunya lagi Pak MURDI." ucap gilang memperkenalkan semua orang bekerja dirumah nya


kalo non ada perlu apa apa langsung saja panggil bibi, atau telfon langsung. bibi siap melakukan nya." ucap bi surti


iya bi, saya Sanu. kalo ada perlu nanti aku bisa panggil bibi kok." jawab sanu sambil tersenyum


ya sudah kalo begitu bibi bisa kembali bekerja, dan jangan lupa bibi masak untuk kami ya." ucap gilang kemudian ia membawa sanu menuju kamar milik pribadinya


kamar ini sangat luas mas, seperti rumah ku saja." ucap sanu saat memasuki kamar itu


bisa main bola loh yang kalo kamu mau." jawab gilang sambil meletakkan tas kecil milik sanu


emang kamu pernah main bola disini." tanya sanu sambil menatap seisi kamar yang begitu rapi, bersih dan wangi


main bola nya disini nih." ucap gilang beranjak naik keatas kasur empuk nan luas


maksudnya gimana, aku gak paham deh." tanya sanu menatap gilang yang sudah tiduran sambil memeluk guling


nanti malam kamu pasti tau, sekarang kamu istirahat lagi. ingat kata dokter tadi." ucap gilang


makan boleh." tanya sanu


mau makan apapun bilangin aja sama bibi, nanti bibi yang bikinin." ucap gilang


aku mau sop kikil, ada?." tanya sanu


hah? coba tanya bibi dulu ada gak didapur bahan bahan nya." ucap gilang langsung duduk


langsung kedapur aja, gak enak kalo lewat telefon." ucap sanu

__ADS_1


ya sudah, kedapur aja sana." jawab gilang


lang, aku gak tau harus nuju kemana." ucap sanu dengan naja manja


kamu gak akan tersesat," jawab gilang


ayolah," sanu menarik pelan tangan gilang


aku cape san, habis nyetir." jawab gilang


ya udah nanti malam gak ada jatah." ucap sanu dengan tatapan tajam


gak papa, libur satu hari doang." jawab gilang sambil tertawa


ihh kamu, awas ya." ucap sanu mengambil bantal dan memukulnya kearah gilang


buk.. buk...


gak sakit, gak sakit." gilang berlari kecil menuju arah pintu


gilang." teriak sanu kemudian melempar bantal kearah gilang


buk...


gilang berhasil menutup pintu kamar dan bantal mengenai pintu. didalam kamar sanu begitu kesal karena gilang sudah mempermainkan nya, sedangkan gilang menuju dapur untuk menanyakan sop kikil pada bi surti


kikil nya yang gak ada tuan, apa saya kepasar dulu." ucap bi surti


iya bi, istri aku pengen makan sop kikil katanya." jawab gilang duduk dikursi meja makan


ya sudah kalau begitu saya kepasar dulu tuan," ucap bi surti pamit


iya bi, hati hati ya bi." jawab gilang sambil mengupas buah apel


tak berselang lama kemudian sanu tiba didapur dengan diantar oleh bi minah yang kebetulan lewat depan kamar gilang. kamar gilang berada dilantai dua.


enak nya makan buah, istrinya ditinggal begitu aja." sanu menyindir gilang yang asyik memakan buah sendirian


ehh, sini sayang. tadi aku habis bilang sama bibi sop kikil buat kamu. baru aja bibi pergi kepasar buat beli bahan bahan nya." ucap gilang sambil menarik kursi disampingnya


kasian nya bibi," sanu ikut duduk disamping suaminya


gak papa sayang, bibi pergi kepasar kan gak jalan kaki dianterin sama pak niman." ucap gilang sambil menyuapi apel kemulut istrinya


sayang, kamu gak mau gitu ngajakin aku keliling rumah ini. aku kan termasuk penduduk baru dirumah ini." ucap sanu sambil bermanja dilengan suaminya

__ADS_1


yakin mau keliling, nanti kamu cape loh." tanya gilang


biar aku tau seluk beluk rumah ini, masa iya jadi istri seorang tuan muda tersesat didalam rumah, kan gak lucu." jawab sanu dengan raut wajah kesalnya


ya udah ayok, mau digendong?" tanya gilang yang sudah berdiri


jalan aja, aku masih kuat untuk berjalan." jawab sanu


kemudian mereka mengelilingi rumah itu dari didalam sampai ketaman serta kolam renang yang airnya begitu jernih.


selama lima belas menit akhirnya mereka tiba disebuah kolam renang.


mau berenang gak." tanya gilang saat melihat sanu bermain air


nanti sore aja deh, tapi ditemanin sama suamiku tercinta boleh gak?" jawab sanu sambil tersenyum


boleh dong, sekalian kita buat debay juga boleh." ucap gilang sambil memainkan alisnya


ihh itu maunya kamu," sanu mendorong pelan gilang kearah kolam


eh ehh byuurr.... gilang tercebur kedalam kolam itu, alhasil ia basah kuyup


maaf sayang, sini aku bantu." ucap sanu menarik tangan suaminya


tapi, gilang malah menariknya membuat sanu ikut tercebur.


kini pengantin baru itu malah tertawa senang karena sebuah candaan yang gilang lontarkan.


tuan, sop kikilnya udah masak. mau dimakan sekarang?" tanya bi surti menghampiri gilang dan sanu yang masih berada didalam kolam


gimana yang, mau makan sekarang." tanya gilang kepada sanu


iya bi, tapi sanu ganti baju dulu." jawab sanu menatap bi surti


ya sudah, baju handuknya ada? biar bibi ambilkan dulu." ucap bi surti


gak ada bi, hehee. bisa minta tolong gak bi." ucap gilang


tunggu bentar ya bibi ambilkan dulu." jawab bi surti


πŸ€


πŸ€


πŸ€

__ADS_1


momo minta sisa vote, like dan commentπŸ™


__ADS_2